Dear keisha

Dear keisha
PART 24



"Umm nyapi"


keisha berseteru senang saat menatap hasil masakannya kini sedang mengaduk nasi goreng hendak memasukkan dua piring


Untuk dua orang. Sedangkan digo dan nayla sudah berangkat sekolah dari tadi, dan kini keisya membuat untuk jason dan dirinya sendiri


"good morning" ucap jason menyapa keisya yang sedang memasak di dapur, dan menuju ruang makan "whether you are cooking keis!"


"Yess" ucap keisya meletakkan nasi goreng di atas meja "for both us"


Lalu jason pun menyatap nasi goreng itu, keisya pun melirik jason menunggu memberi komentar


"How"


"Your diskes are very delicions" ucapnya berkomentar dan membuat keisya tersenyum


"Yaa udah, dihabisin" ucap keisya setelah menuangkan air putih ke dalam gelas kaca lalu memberikan kepada jason


"Ohh yaa, kamu tidak sekolah!" ucap Jason heran melihat keisya sudah berada dirumah, seharusnya keisya pagi ke sekolah


Dan sukses membuat keisya tersendak


Aduh gawat nih, kalau jason tau kalau ia di skors batin keisya


"Why are you silent, is there something you ara hiding from me"


"No"


"So what!"


"I am not feeling well"


"Really" ucap Jason ia mendekat ke arah keisya, tangannya menyentuk kening keisya "your forehead is not hot"


" umm gue__"


"keisya, kamu tau apa yang tidak aku sukai?"


"Apa!"


"Aku tidak suka orang pembohong, jadi sebaiknya kau jujur kepadaku apa yang terjadi yang terjadi sebenarnya, kenapa kau tidak sekolah akhir-akhir ini" ucap Jason menekan kata PEMBOHONG


Mau tak mau keisya pun menceritakan apa yang terjadi tapi dengan syarat jason tidak boleh menceritakan kepada mama dan tantenya, dan jason menyetujui permintaannya


Keisya dapat melihat reaksi jason setelah ia bercerita, ia melihat ekpreksi jason yang sulit di artikan tapi tangannya mengepal sepertinya menahan emosi


"Ok, kalau gitu" ucap jason tiba-tiba bangkit "kita ke sekolah kamu sekarang"


"WHAT"


jason dan keisya pun ke sekolah keisya, tapi sebelum ke sana ada sebuah benda besar yang bikin ia melongo yaitu sebuah mobil lamborghini venena berwarna hitam seharga milayar rupiah dan menurut keisya mobilnya sangat keren sekali,


"Hey, kenapa diam saja! ayo cepat masuk" ucap jason menyuruh keisya masuk secepatnya karna sejujurnya ia ingin sekali ketemu dengan seseorang


"Tidak, gue ga mau naik mobil, gue naik motor saja" ucap keisya menolak


"No" ucap jason tidak peduli, lalu menarik tangan keisya agar masuk ke mobil, mau tak mau keisya mengikuti keinginan


"Ini mobil siapa!" ucap keisya yang sudah berada dimobil jason


"mobilku" ucap Jason fokus menyetir


"Mobil kamu! sejak kapan lo punya mobil di indonesia!"


"Hey, sebelum aku kesini aku sudah membeli mobil ini duluan"


"Mobil seharga milayar ini! kau beli" ucap keisya tidak percaya


"yess"


Keisya langsung menjidat kepalanya


"why!" Ucap Jason tidak terima


"Kau gila yaa, mobil semahal ini kau beli! seharusnya uang kau itu, kau tabung untuk masa depan kau nanti, bukan untuk beli mahal ini"


"So what, aku menyukai mobil ini, Gimana!"


"Terus apakah papa kau tau kau beli mobil ini!"


"Tau"


"Apa katanya!"


"Kata papa sih, yaa terserah aku saja, yaa penting aku bahagia" ucap Jason asal jawab, dan keisya hanya mengdengus kesal


Akhirnya kami sampai disekolah, dan turun dari mobil secara bersamaan,


"If this is your school keisya!"


"Yess"


"Woo, your school is really nice"


Keisya tersenyum


"thank you"


Begitu memasuki koridor sekolah semua anak cewek memperhatikan jason tanpa berkedip


"Oh my god, is very handsome"


"Oh tuhan, dia tampan sekali"


"Iya, rambutnya keren banget"


"Cowok bersama keisya itu siapa yaa! Ganteng sekali dia!"


Itu lah menilai para gadis terhadap jason, lalu jason melepas kacamata hitamnya yang dari tadi dia pake dan tersenyum ramah kepada para gadis itu sehingga para gadis makin teriak girang


"My Flirling" ucap keisya jengkel


Jason mendengar itu hanya tertawa pelan dan mengacak rambut keisya


Sampailah tempat tujuan kami yaitu ruang kepala sekolah, tempat tujuan jason kesini, lalu jason pun masuk kedalam sedangkan keisya tunggu diluar, karna jason ingin bicara empat mata dengan pemilik kepala sekolah ini


Pintu pun terbuka dan mendapati seorang wanita separuh baya sedang membaca majalah di kursi kebesarannya


"excuse me" ucap Jason dengan tangan mengetuk pintu itu agar wanita itu menolek ke arahnya, wanita itu langsung menolek didepannya, melihat jason dari atas ke bawah dengan tatapan mengagumkan


"Yaa apa yang bisa saya bantu!"


"May l say to you"


"Tentu, please sit" ucapnya menyuruh jason duduk dihadapannya


"Apa yang ada bicarakan!"


"Ini mengenai keisha"


"Keisha!?!"


"iya Keisha. keisha adelia wilson!" ucap Jason santai tapi ada penekanan di perkataannya itu yakni kata WILSON


lantas membuat wanita itu kaget mendengar nama keisya, tapi bukan nama keisya yang yang orang lain tau, melainkan nama keisya sebenarnya yang belum diketahui orang lain, hanya keluarga dia dan keisya yang tau nama itu


"Dari mana anda tau nama itu? Apakah anda punya hubungan dengan dia?" Ucapnya heran


Jason hanya tersenyum sinis, dalam hatinya ia memaki-maki, jujur jason juga membenci wanita ini, membenci orang yang telah membuat keluaganya menderita, membenci orang yang telah merebut kebahagiaan keisya,


"You do not need to know who l am" ucap jason bangkit lalu berjalan memutar meja mendekat ke wanita itu dan mendekatkan wajahnya ke wajah wanita itu menatap tajam wanita itu "that you should know that hate women like you"


Wanita itu langsung mendorong kasar tubuh jason, dan jason hanya tersenyum sinis


"Apa hak anda membenci saya! Saya tidak melakukan kesalahan pada anda, hah!"


"Memang benar anda tidak melakukan pada saya, tapi anda sudah keterlaluan menskors keisya adelia wilson tanpa sebab yang tidak masuk akal"


"Emang kau siapa dia hah!" ucap Wanita itu membentak "bodyguad, pacarnya, sahabatnya atau salah satu keluaga yang berpenyakitan itu"


Damn


mendengar kata-kata itu jason langsung memukul keras meja wanita itu sehingga wanita terlonjak kaget


"hey, jaga bicara anda" ucap jason membentak "dia bukan keluarga yang berpenyakitan melainkan keluarga bahagia, dan keluarga anda itu yang berpenyakitan, sebuah keluaga yang gila harta, yang tidak mempunyai akal dan pikiran, sebuah keluaga pengecut"


membuat tangan mengepal dan jason melihat itu melangkah pergi karna sudah puas menghina keluarganya dan tiba-tiba ia berhenti


"Dan satu lagi, jangan pernah anda menganggu dia juga keluarganya kalau sampai anda mengancam dia, saya tak segan-segan bikin keluarga anda hancur-hancur berkeping-keping"


...❤️❤️❤️❤️❤️...


Kini keisya menelusuri koridor-koridor sekolah mencari sahabatnya itu tapi....


Brukk


Tanpa sengaja keisya menabrak seorang cowok, keisya pun menoleh ke cowok itu


"Al__" ucap keisha berhenti karna secara sigap aldo menarik keisya dipelukannya dan keisya terlonjak kaget


"Gue kangen lo keis" ucap aldo disela-sela pelukannya


Hah, aldo kangen gue! Ga mungkin batin keisya


Aldo yang mendengar itu langsung melepaskan pelukannya


"Eh, ngapain lo peluk-peluk gue, jijik gue" ucap aldo pura-pura menyapu bahunya yang sempat disentuh keisya


"Hey, Renaldo bottier, yang jelas-jelas lo meluk gue duluan, kenapa lo yang jijik! aneh lo yaa!"


"Eh, keisya adelia yang jelas lo peluk gue duluan, malah nunduk gue lagi lo" ucap aldo tak mau kalah bila disalahkan


"Lo"


"Lo"


"Issh, aldo lo itu nyeselin yaa"


"Lo tuh yang nyeselin"


"Lo"


"Lo"


Keisya pun makin kesal dibuatnya,


"Eh, pergi ga lo, muak gue liat muka lo"


"Kalau muak, kasih kucing" ucap aldo lalu pergi dihadapan keisya


"Issh, aldo!!! Awas lo yaa!!!"


Ucap keisya setengah teriak


Keisya pun melanjutkan mencari sahabatnya lagi sempat tertunda gara-gara aldo sialan. lalu pandangannya berhenti melihat sahabatnya lagi yang berada di area kantin, lalu menghampiri mereka


"Gue kerjain hah, udah lama ga kerjain mereka" batin keisya


"Woyy" ucap keisya berteriak mengagetkan mereka dan betul saja mereka kaget jadinya dan salah satu dari mereka ada tersendak


"Lo tuh yaa, kalau datang bikin kaget kita mulu" ucap shiren mengelus-elus dadanya karena kaget


"Iya nih si ketua, kalau kita mati muda gimana, apa lo mau tanggung jawab" ucap louis


"Hehehe, maaf-maaf, abis gue kangen sama kalian"


"Iya kita maafin"ucap shiren "btw lo udah tau ga berita tentang david"


"Berita tentang david?"


"Berita kalau david itu__" ucap shiren berhenti karna rio tiba-tiba mengbungkam mulutnya, lalu louis, digo, rio menatap tajam shiren seolah tidak bilang apapun tentang david, kalau ia bilang itu akan menyakiti hati keisya nantinya


"Apa, david baik-baik aja kan?"


"Iya, david baik-baik aja kok" ucap rio tersenyum


"Kenapa hati gue ga enak gini yaa, sepertinya mereka menyembunyi sesuatu dari gue" batin keisya


"Terus kenapa mulut shiren lo bungkam ri! Apakah ada sesuatu lo sembunyi dari gue" Ucap keisya heran dengan tingkah mereka


Reflek membuat rio melepaskannya


"Eh ngomong lo ngapain kesini!" Tanya louis mencairkan suasana yang tegang "bukannya lo waktu itu bilang kalau lo males kesini, apalagi kalau ketemu GP"


"Ini nih, gue abis anterin jason" seru keisya


"Jason! Jason ada disini!" Tanya digo


"Iya, dia lagi ruang kepsek" ucap keisya membuat mereka kaget


"Jason! Jason siapa lagi tuh! Dan ngapain dia ke ruang kepsek" tanya louis


"Jason itu kakak sepupu gue dari amerika" ucap keisya


"Pantes aja tadi para gadis pada heboh, kalau ada cowok bule ganteng datang ke sekolah ini, dan ternyata kakak sepupu lo yah keis!" tanya rio


Keisya mengangguk


"Terus mana orangnya keis!" tanya louis heran "yang bikin cwek disini pada heboh"


"Kalian mau tau orang?" tanya digo dan mereka mengangguk, digo pun menunjuk ke arah belakang keisya


"tuh orangnya"


Mereka pun sama-sama menoleh dan benar saja jason sedang berjalan menghampiri mereka sambil memakai kacamata menunjukkan gaya coolnya yang membuat para gadis histeris


Suara teriakkan histeris para gadis yang berada di kantin makin keras jejak jason memasuki area kantin, bahkan tingkah jason menjadi ketika ia berjalan semakin dalam memasuki area


"Hai" jason melambai tangan ke arah meja sahabat keisya


Shiren melihat jason menghampiri meja mereka ikut histeris, shiren menatap jason tanpa berkedip,


"Hai" balas shiren, sedangkan rio hanya menatap shiren pun cemburu


Lalu jason pun duduk disebelah keisya, sedangkan digo pun merasa terganggu karna teriakan para gadis


"HEY, KALIAN BUBAR GA!" ucap digo teriak kepada para gadis


Para gadis itu tidak mendengarkan digo, malah menatap jason yang tersenyum ramah kepada mereka


"Kalau kalian ga bubar, gue akan cium kalian satu-satu" ucap digo tersenyum jahil


Mau tak mau para gadis pun akhirnya bubar


"Akhirnya mereka bubar juga"ucap louis, lalu menolek ke digo "Eh digo emang lo mau cium cewek itu satu-satu"


"No


"So what"


Setelah mereka berdebat, keisya pun memperkenalkan jason pada sahabat, memberitahu kalau jason itu adalah kakak sepupu dari amerika dan mereka pun mereka


...❤️❤️❤️❤️❤️...


Setelah dari sekolah, keisya dan jason pun tidak pulang, melainkan mampir ke tempat arka, alias tempat kuliah karna jason ingin menemui arka, jason sangat menrindukan arka, yang belum sempat ia temui di rumah oma


Yap! Seperti kejadian disekolah tadi, pada mahasiswi melihat jason tanpa mengerdip, dan ada salah satu dari mereka ada pingsan melihat jason super duper ganteng, keisya pun melihatnya pun bosan


Akhirnya kami sampai ke tujuan kami, yaitu di kantin kampus sekolah arka


"Apa kabar ganteng?"ucao keisya dihadiahi pelukannya,


Arka tersentak kaget saat menatap jason yang berada dibelakang keisya dengan mata sedikit melebar, dia bahkan tidak menyadari bahwa keisya memeluknya


Sementara jason tersenyum menatapnya, karna sangat merindukan sahabat kecilnya yang sudah 10 tahun tidak ketemu


"Hai" ucap jason melambai ke arah arka


"Keis dia siapa?" tanya arka melepaskan pelukan dari keisya Dan menunjuk ke arah jason "Kayak aku pernah melihatnya deh?"


Keisya tersenyum geli


"Iya, dia itu jason anak om hendri, sahabat kecil kamu waktu kita ke amerika dulu"


"APA!" ucap Arka kaget lalu melirik jason "benar kamu jason, sahabat kecilku"


Jason mengangguk tersenyum


Entah apa yang ada dipikiran jason dan arka, tanpa sadar keduanya berjalan saling mendekat. Saat sudah benar-benar saling berhadapan jason langsung memeluk arka erat dan menepuk punggung arka seraya berkata


"I miss you, by brother"


Arka pun membalasnya dengan sangat erat, lebih dari 10 detik mereka pun melepaskan, tampak  arka berkaca-kaca, senang, terharu akan kedatangan sahabat kecil itu yang


sangat ia rindukan


"Keisya dia siapa sih?" Ucap daniel menyenggol lengan tangan keisya


"Iya nih, tuh cowok bule menarik perhatian mahasiswi disini tau" ucap galang melihat jason yang sudah dikerumunan pada mahasiswi yang melihatnya dari tadi


"Dia tuh kakak sepupu gue dari amerika, sekaligus sahabat kecil arka dulu waktu kami dulu ke amerika" ucap keisya


"HEY, INI ADA APA__" ucap fita menerobos kerumunan bersama febby mahasiswi dengan teriakkan, dan berhenti saat melihat jason tanpa berkedip


"Woah, tuh cowok ganteng banget" kata febby kagum melihat jason


Beberapa menit kemudian arka mendekat ke teman-temannya


"Ohh yaa, guyy, kenalin nih sahabat kecil gue jason dari amerika" ucap arka kepada daniel, galang, fita dan febby


Belum sempat galang mengulurkan tangannya, fita dan febby mengulurkan tanganya duluan,


"Aku fita"


"Aku febby"


kata mereka bersemangat sambil mengedipkan matanya ke jason yang lagi tersenyum ramah kepada mereka


"Mulai genit nih orang"ucap daniel sewot


"Kayak ga pernah liat orang bule ganteng aja lo berdua" ucap galang menambahkan


"DIAM LO" teriak fita dan febby bersamaan


Keisya, jason, dan arka hanya tertawa pelan menyaksikan mereka berempat