
Keisya pun senang akhirnya ia kerja lagi, senang banget bisa mencari uang untuk mamanya tercinta, tapi hatinya masih merasa sakit, luka ini belum sembuh dibuatnya melihat david bekerja disini,
Jujur keisya sangat merindukan david, merindukan senyumannya, merindukan pelukannya, merindukan tatapan matanya tapi hatinya sudah terlanjur sakit ke dua kalinya
Beberapa hari yang lalu saat kami bekerja, david selalu mencari kesempatan untuk minta maaf ke keisya bahkan ia bilang ia rela ia bekerja disini tanpa digaji itu demi keisy
Keisha tidak peduli
"Keisha" sapa David
keisha tidak menjawab
"Keisha
"Keis"
"Keisya" ucap david bentak keisha
"Apa" ucap keisha dingin,
"Gue mau minta maaf" ucap David tulus
Kata-kata itu membuat keisya muak, tidak peduli, Keisha pergi menghindarinya tapi hasilnya nihil ia sudah menarik tangan keisya ke tempat kosong yaitu di sebuah gudang, dan hazel melihat itu langsung mengikuti kami berdua dan memberontak ketika pintu gudang terkunci oleh david
"Dav, lo apa-apain sih! Buka ga pintunya, hah" bentak keisya
"Ga, gue ga akan buka pintu sebelum lo maafin gue atas kesalahan gue lakukan ke lo, dan gue mau lo dengari perjelasan gue dulu" ucap David tulus
"Jelasin apa lagi hah" ucap keisha membentak david "kasih harapan ke gue kalau lo mau dekat gue lagi, tunggu gue, terus lo sakiti gue lagi, bikin gue nanggis lagi. ingat dav, luka dihati gue belum sembuh dav, luka, luka ia sudah lo sakitin ke dua kalinya, gue ga akan biarin itu terjadi lagi, jadi sebaiknya lo jauh-jauh dari hidup gue, gue BENCI LO DAV, BENCI LO"
"Gue tau lo bohong keis, gue tau itu, tolong bilang itu bohong" batin david
"Dav gue ga bohong, gue serius" ucap keisha membaca pikiran david
Keisya mengucapkan itu tanpa menoleh ke arah david, tiba-tiba air matanya mulai mengenang dimata
"Yah, keisya bohong" batin david
David pun mengulas senyuman, jujur yaa tak mau mengeluarkan kata-kata ini
"Oke, kalau itu mau lo, gue akan jauh dari kehidupan lo, ga kasih lo harapan lagi, tidak menunggu lo lagi, dan jangan lupa, lo harus jaga kesehatan lo, jaga pola makan lo, jangan ngebut-ngebutan bawa motor"
david berusaha tersenyum lalu ia membuka kunci gudang
"Sekarang lo boleh keluar" ucap david membuka pintu gudang, tanpa berpikir panjang keisya pun keluar gudang meninggakan david sendirian digudang
Setelah keisya keluar, david pun menutup pintu lagi dan menguncinya
"Arrggg"
david menarik rambutnya frustasi. Tanpa sadar, ada air mata sudah terbendung lagi menangis menyesali perbuatannya dan juga ucapannya dan juga air mata penyesalan, air mata kekesalan kepada diri sendiri,
Jujur ia ingin tak mengeluarkan kalimat tadi, sebuah kalimat menyakitkan baginya, ia ingin terus berusaha agar keisya bisa bersama ia lagi, selalu menemaninya dalam suka dan duka
Tapi apa boleh buat secara terpaksa setelah melakukan ini mungkin ia akan menjauh dari keisya terlebih dahulu, menjauh dari kehidupannya, walaupun sakit ia carakan
Dan ia berdoa agar suatu saat keisya
memaafkanya, dan bersama ia lagi
Aku akan selalu mencintaimu sampai kapanpun, dan berdoa semoga kau jodohku batin david
sedangkan Keisya pun keluar cafe sambil menahan air matanya hendak keluar, meninggalkan anak-anak cafe keheranan melihat dia, tanpa sadar hazel mengikutinya
"Tinggalkan gue sendiri" ucap keisha tanpa menoleh, karna ia sadar kalau kalau hazel mengikuti,
"Tapi__"
"Hazel"
"Ok, aku akan tinggali kau sendiri, tapi kalau kau butuh bantuan ku jangan segan-segan hubungiku" ucap hazel lembut
Keisya pun tidak menjawab melainkan pergi dengan motornya, mau tak mau hazel tidak membiarkannya, tapi ia menyuruh orang untuk mengikutinya
...❤️❤️❤️❤️❤️...
3 hari kemudian
David pun menuruti kemauan keisya, ia jauh-jauh di kehidupannya, tidak ketemu di sekolah dan juga di cafe, tidak ketemu dimana tempat, benar-benar jauh darinya
Tapi ia merasakan ada sesuatu yang hilang, Tak apalah itu
"Hey, bengong aja" ucap hazel tepat di sampingnya, lagi menyetir karna hazel menyemputnya pulang sekolah "mikirin dia lagi"
"ga kok" jawab keisha singkat
"Terus kenapa dong"
"Ga kenapa-kenapa"
Hazel pun hanya bisa diam, kalau ia terus bertanya, pasti keisya berusaha mengelak, ia tahu pasti keisya lagi mikirin dia
"Kita kemana sekarang? pulang dulu atau pergi jalan-jalan" tawarnya
"Emm ke markas"
"Ke markas? Ngapain?" Tanya hazel
"Cuman ingin kesana aja"
"Nga__"
"Lo jangan banyak tanya deh, ikuti aja kemauan gue" ucap keisha kesal
Hazel hanya bisa geleng-geleng mengikuti kemauannya, tak apalah lah ia lakukan di markas nanti?
Akhirnya mereka sampai di markas, hazel pun memakirkan mobilnya tepat di samping sebuah motor, ia yakin bahwa ada shiren ada di dalam pasti bersama rio
Dan mendekati pintu markas, barulah keisya dan sedari pintu yang terbuka setengah, semakin mendekat keisya bisa mendengar suara rio dan shiren sedang berbincang tentangnya dan david, tanpa menimbulkan suara, keisya pun mencoba menguping pembicaraan mereka, tak tau kenapa ia ingin mendengar tentang david juga
"Kenapa yaa keisya ngomong gitu sih ke david, kasian david harus menjauh darinya lagi, padahalkan kan david tak salah apa-apa" terdengar suara shiren
"Apa-apain nih anak kenapa dia membela cowok nya sudah menyakiti sahabatnya sih" komen keisya
"Tak lah aku aja bingung sama dia say, david kan banyak berkorban demi dia" terdengar rio
Berkorban? Berkorban apanya? Komentar hazel dan keisya bersamaan
"Iya banyak banget malah, contoh aja waktu david yang secara terpaksa gabung dengan genk power dengan cara devan yang hampir mencelakai keisya waktu itu, waktu keisha hampir ditabrak mobil dan juga mengancamnya kalau tidak mengikuti kemauannya"
"Iya say, aku ga nyangka sama dia rela mengorbankan dirinya demi melindungi cewek yang ia cintai"
Deg
Ucapan rio Membuat hati serasa menusuk dada keisya, ia tak menyangka orang ia ingin ia benci ternyata diam-diam melindungi dirinya dari serangan genk power
"Pantes saja anak genk power tidak menganggunya selama ini" batin keisya
"ditambah lagi david sudah bikin sembuh mama keisya total sekarang dan mulai melakukan aktifitas lagi, benar-benar aku ga nyangka aku say" seru shiren
Apa!
"Jadi selama ini david yang sudah bikin mamanya sembuh dan juga bisa melakukan aktifitas lagi" batin keisya
Mendengar ucapan shiren, keisya langsung hampir saja terjatuh lemas kalau saja hazel tidak memegangnya, setia berada disampingnya,
Ia juga mendengar itu tidak menyangka david melakukan itu padanya, diam-diam telah melindunginya dan juga bikin mamanya sembuh total
"Begitu besarkan cinta david ke keisya? Sampai diam-diam menyembunyikan ini darinya" Batin hazel
"Iya, masih banyak lagi pergobanannya pada keisya yang belum keisya ketahui selama ini"
"Iya aku benar-benar tidak menyangka sama david yang begitu setia mencintainya walau keisya yang sudah menyakitinya hatinya, jauh-jauh dari hidupnya"
Ia pun pergi naik taksi yang kebetulan lewat didepan markasnya tanpa mempedulikan hazel memanggilnya, dan diam-diam mengikutinya, takut terjadi apa-apa pada keisya
Selama didalam taksi, air matanya ia tahan terlebih dahulu agar tidak menangis karna ia ingin menelepon mamanya ingin memastikan ucapan shiren atau tidak
"Assalamualkum ma" ucap keisya nada teleponnya tersambung
"Waalaikumsalam, sayang, tumben kamu telepon mama lagi, tadikan pas pergi ke sekolah kamu kan udah kangen-kengenan sama mama" Terdengar suara kekehan mamanya
Emang benar kata mamanya, tadi pagi pas mau sekolah ia menelepon mama, lagi kangen-kangenan sama mama tercinta, karna ia sudah rindu suara mamanya, tapi kali beda, ia ingin sebuah jawaban dari mamanya
"ga kok mah, keisya cuman ada keisya tanyakan ke mama, tapi keisya mohon sama mama, mama harus jawab jujur dengan setiap pertanyaan keisya"
Membuat suara mama diam beberapa saat lalu menyetujui permintaan anaknya itu
"Ok, kamu tanya apa sayang"
Berlahan-lahan keisya menarik nafasnya dulu,
"Apa benar kalau david yang sudah bikin mama sembuh mah"
diam beberapa saat
"Mah jawab pertanyaan keisya mah, mama jangan diam aja, keisya butuh jawaban dari mama" desak keisya
"Kamu tau dari mana sayang"
"Mama tak perlu tau keisya tau dari mana, yang terpenting cepat jawab, keisya mohon"
Karna ia tak ingin mama menutupi sebuah kebenaran darinya, sebuah kebenaran ia akan ia sesali sekarang
Terdengar suara mama menarik nafas dalam-dalam terlebih dahulu sebelum menjawab pertanyaan anaknya itu
"Iya, kamu benar sayang kalau cowok yang bernama david itu yang sudah sembuhi mama dan juga berhasil membujuk mama untuk ikut pergi meneruskan usaha nenek kamu"
Deg
Ternyata benar dikatakan shiren bahwa diam-diam bikin mamanya sembuh dan ditambah ia berhasil membujuk mamanya ikut kerja meneruskan usahanya neneknya dan itu karna david
Tanpa sadar air matanya sudah tak bisa ia tahan lagi, menangis karna menyesal perbuatannya dan ucapannya pada david
"Sayang, kamu kok diam!" ucapnya menyadarkan lamunan keisya
"Ga mah, keisya cuman shock aja, ok mah, makasih mama sudah jujur sama keisya, keisya sayang mama"
"Mama juga sayang kamu"
"Yaa udah keisya tutup dulu, assalamuaikum"
"Walaikumsalam"
Keisya pun memutuskan telepon,
beberapa menit kemudian akhirnya keisha sampai ke tempat tujuannya, sebelum ia turun ia sudah membayar taksi itu. Dan disini lah dia sebuah pantai tempat yang biasa ia curahkan isi hatinya itu
"Aaaaaaaaaahhhh"
keisya teriak sekencang-kencangnya, benar-benar menyesal atas perbuatannya
"Hiks....hiks.... maa...fin gu...e dav maafin gue" keisya duduk lemas di atas pasir putih menangis sejadi-jadinya
Ia benar-benar menyesal melakukan itu ke david dan juga menyesal mengucapkan kata menyakitkan baginya ke david padahal david begitu banyak mengorban deminya, menyerahkan diri ke genk power, bikin mama sembuh, menbujuk mama ikut pergi kerja bareng tantenya dan masih banyak ia keisya belum ketahui
Atau jangan-jangan david berpacaran dengan tasya itu karna ia juga, karna ia tidak mau terjadi apa-apa padanya,
bisa jadi sih, karna tasya sangat membencinya dan menjadikan david sebagai senjatanya untuk menghancurkannya,
Mengingat itu keisya menangis, meninju pasir putih, frustasi
Tapi apa yang lakukan sekarang?
tidak mungkinkan dia diam diri gitu aja, tidak mungkinkan ia membiarkan david jauh darinya sementara dia melakukan banyak untuknya,
Ia lakukan sekarang adalah minta maaf ke dia, meminta maaf atas semua kesalahannya dan juga mungkin ia akan izinkan david dekati ia lagi,
Ia pun menghapus air matanya kasar, lalu bangkit meninggalkan pantai, tapi sebelum itu ia merogoh sakunya menelepon seseorang untuk menanyakan keberadaan david
"Assalamualaikum ri"
"waalaikumsalam" terdengar suara rio disebrang "ada apa keis? Tumben lo telepon gue"
"Dimana david?" Ceplos keisya
Membuat suara rio tidak terdengar lagi
"Woi apakah ada orang disana? Kok diam sih"
"Gue cuman heran aja sama lo, tumben lo tanya dia"
"Lo jangan banyak deh, cepat katakan dimana david sekarang?" Desak keisya tak sabar
"Widih santai dong keis" terdengar suara rio tertawa geli "Dia lagi perjalanan kecafe ketempat lo kerja, kenapa lo kangen dia!"
Setelah mendapatkan jawaban dari rio, ia langsung memutuskan telepon secara sepihak,
Lalu berlari luar area pantai, mencari taksi, atau angkotan umum yang bisa ia tumpangi agar sampai ke cafe
"Sial, ga ada angkot lagi" kesal keisya
Beberapa menit kemudian angkot pun tidak datang melainkan sebuah mobil yang ia kenal
"Butuh tumpangan"
Keisya tersenyum lega lalu naik ke mobil itu
"Kita ke cafe sekarang"
"Ok"
Ketika dalam perjalanan ke cafe, tiba-tiba pandangan ke arah jalan berhenti, melihat orang ia carinya berdiri dipinggir jalan
"Hazel, stop"
Hazel pun merem mobilnya
"Kenapa!"
Keisya tidak menjawab melainkan turun dari mobilnya, bergegas menyebrang jalan dengan hati-hati
Ketika sampai di sebrang jalan, tempat david berada, langkahnya berhenti, menyadari bahwa david tidak sendiri menglainkan ada tasya disebelah, sedang berayun manja di lengan david,
Membuat hati keisya sakit lagi, tapi ia tidak peduli rasa sakitnya, yang terpenting adalah ia harus minta maaf ke david, Tapi bila ia ke sana, bukannya minta maaf, malah tasya akan ajak ribut nantinya dan mungkin tasya akan mengancamnya lagi, dan keisya ia mau itu terjadi lagi,
Ia pun mengurungkan niat terlebih dahulu,
Tanpa keisya sadari david juga melihatnya, dan secara tak sengaja ia melihat keisha sedang menyebrang jalan dengan tatapan kosong, tidak memperhatikan jalan, tiba-tiba pandangannya berhenti sebuah mobil melaju kencang ke arahnya
"AWASSSS"
Tiba-tiba tubuh keisya sudah tersungkal di aspal, ia merasakan sakit di lututnya
Apa yang yang sebenarnya terjadi?
Keisya pun menengok ke belakang, ada sebuah kerumunan didepan sebuah mobil, keisya yakin tadi kalau dirinya tidak didorong oleh seseorang sudah jadi ia akan tertabrak
seseorang?
Keisya langsung bangkit berdiri dengan terlatih untuk memasuki kerumunan itu
"DAVIDDD"