
Apa gunanya keisya marah sama david?
Karna keisya sakit hati sama david yang telah mengkhianatinya
Apa gunanya keisya sakit hati sama david?
Itu karna kesalahannya sendiri tidak mau david dekatnya, dan wajar david seperti itu
Mengapa david meminta maaf ke keisya?
Up! Apa jangan-jangan david tahu kalau keisya menyukai david juga itu makanya ia meminta maaf karna ia merasa keisya cemburu
oh no! Kawat nih
"Oi, keisya" ucap kevin menimpuk kepala keisya, sehingga gadis itu kaget dari lamunanya "ngapain ngelamun saja dari tadi "nih cuci piring"
"Iya, bawel"ucap keisya
Lalu pun melanjutkan kerjanya yang sempat tertunda karna mikirin david, dan hazel melihat itu ketika berada didapur
"Keis!" Panggil hazel
"Hmm" ucap keisha tanpa menoleh fokus cuci piring
"Hari minggu kau ada acara ga!"
"Ga tuh, emang kenapa!"
"Hari minggu ini kita ke bioskop yuk"
"bioskop!" ucap keisha akhirnya menoleh untuk menatap hazel
"Iya, lo mau kan!"
"Emm, boleh" uca keisya mantap karna ia butuh refesing
"Oke, kalau gitu hari minggu aku jemput kau yaa"
"Oke, gue tunggu"
...❤️❤️❤️❤️❤️...
Tepat hari minggu, semua orang sahabat keisya dan arka berkumpul di rumah mereka sibuk urusan sendiri, arka dan jason bermain catur ditonton oleh galang dan daniel, sedangkan louis dan digo sibuk main ps ditonton oleh nayla, febby, dan fita yang sering ngumpul bareng kita dan itu karna ada jason
"Assalamualaikum" ucap hazel mengetuk pintu yang sudah terbuka dan langsung masuk
"Walaikussalam" jawab mereka kompak dan menoleh ke orang itu
"Eh, lo zel, yuk masuk, ngumpul bareng kita" ucap digo sekilas menoleh ke hazel, dan mereka tang tidak kenal hazel mengerutkan dahi
"Ga usah digo, gue cuman mampir sebentar kok, jemput keisya" ucap hazelsantai
"Widih ganteng banget lo" fita kagum liat pesona hazel "lo siapa!"
"Iya ganteng" ucap febby ikut-ikut lalu bangkit berjalan ke arah hazel lalu mengulurkan tangannya untuk perkenalan "nama kamu siapa"
Digo melihat itu jengkel, dan cepat-cepat menyingkirkan tangan febby
"Jangan kecentilan lo" cerutu digo
"Sirih aja lo digo"ucap febby dan digo tidak peduli malah berjalan mendekati hazel, untuk memperkenalkan pada sahabat arka dan kakak sepupu juga
"kenalin nih, brother gue, namanya hazel, teman kerja keisya dan gue, dia juga pemilik cafe tempat kami kerja"
Lalu mereka pun perkenalan dengan hazel tersenyum ramah pada dia
"Ohh yaa, ngapain lo jemput keisya!" Ucap digo
"Mau__"
"Gue sama hazel mau jalan" ucap keisya tiba-tiba muncul dihadapan mereka yang sudah berpakaian rapi
"Widih rapi banget lo" ucap fita sumringah "mau jalan kemana neng!"
"Iya, berdua lagi" ucap louis
"Issh sirih banget sih kalian" ucap keisya "yuk zel, kita cabut"
"Yuk" ucap hazel lalu pamit kepada mereka "guyy, aku sama keisya jalan dulu yaa"
"Iya hati-hati, jaga adek gue baik-baik"
mereka mengintip dari jendela saat keisya naik motor hazel
...❤️❤️❤️❤️❤️...
Kami pun sampai di bioskop dan jalan sedikit lagi untuk masuk ke bioskop, harus keisya akui jalan dengan hazel membuat keisya
Tak nyaman, dia begitu menarik perhatian, tubuh jangkung, wajah tampan dan penampilan menarik perhatian wanita, keisya bahkan bisa merasakan kalau dia mengeluarkan aura berkilau kayak efek ditivi-tivi
Lalu tiba-tiba hazel mengandeng tangan keisya yang sempat terlepas ketika hendak ke bioskop, menarik melihat daftar film yang akan diputar, matanya berbinar dan bersemangat sekali
"Magic hour"
"Ya udah, aku beli tiket dulu, kau beli popcorn" ucap hazel lalu menjauh tanpa bantahan, keisya cuma bisa melihat punggung dan menghela nafas,
Keisya pun melangkahkan kakinya kakinya mengantri beli popcorn sesekali keisya melihat antrian hazel yang cukup panjang
"Berapa, mak" si penjual bertanya pada keisya
"Masing-masing dua"
Antrian hazel menipis, bisa keisha liat dia mengobrol dan tersenyum ramah, mungkin sama cewek-cewek yang mencoba perkenalan dengannya, dan dia memang populer.setelah mendapatkan tiket ia lalu mendekat pada keisya dan melambat, mengacuhkan cewek-cewek baru saja mengeluarkan ponsel mereka
"Sini biar aku yang bawa" ucap hazel mengambil popcorn dan minumannya kemudian memberikan tiket pada keisya aku cuman bisa mengeleng kepala melihat tingkahnya
Kami menyerahkan tiket dan duduk dikursi nomor tiga dari belakang tepat ditengah posisi yang bagus dan menikmati filmnya
"Hazel, seperti apa yang kau melihat gue" ucap keisya tiba-tiba mengeluarkan kalimat itu meluncur
"Um.... pertanyaan mendalam banget" ucap hazel tanpa menoleh fokus menatap layar bioskop "Kau itu misterius, sulit ditebak apa yang ada dipikirkan kau, dan juga keren, dan aku benar-benar menganggumimu"
"Kenapa....."
"Kau lebih tertutup dari pada felix, atau siapapun yang aku kenal "kata hazel lagi
"Aku mengagumi dari cerita orang bahwa sebelum aku bertemu denganmu, banyak orang mengatakan bahwa ketua geng glader yang sangat luar biasa, jago bela diri, pantang menyerah juga cerdas, dia selalu bekerja keras untuk membantu keluarga, tak mengeluh dan tak pernah bersedih, saat ia marah dia mengerikan tapi dengan itu ia menunjukkan rasa cintanya, maksud aku adalah ketua geng glader itu laki-laki dan aku mengagumi lagi karna kau perempuan, tak banyak perempuan yang masih memiliki gaya berpikir sepertimu kei, mandiri, tegar, kuat, dan juga cuek, apa kau tak merasa kalau itulah magnet yang membuat kami tertarik padamu"
Membuat keisya terdiam seribu bahasa dan meminum minumannya lalu menatap layar bioskop mengalihkan padanya ketika hazel yang kini menatapnya
"Keisya, aku benar-benar menyukaimu"
HA!
Keisya membatu dengan ucapan hazel barusan
"Yang dikatakan digo benar" batin keisya
"Gimana dengan mamamu, apakah dia baik-baik saja!" ucap hazel tiba-tiba saja pertanyaan beralih, dan keisya menghela nafas lega
"Alhamdulillah mama baik-baik saja dan juga sehat waalfiat" jawab keisya cepat, lalu cepat-cepat meneguk minumanya lagi
"Keisya, apa kau suka padaku?"
Keisya langsung menyemburkan minumannya
"APA?"
"Aku cuman bercanda" ucap hazel mengedipkan matanya dan kemudian ia tertawa
"Rasanya gue baru saja dikerjain, dasar hazel sialan" batin keisya
Setelah dari bioskop kami berdua pun jalan-jalan ke mall, menyelusuri butik-butik pakaian, sepatu, pernak-pernik dan lainnya Dan tiba-tiba hazel berhenti lalu mengandeng erat tangan keisya sehingga keisya kaget jadinya
"Kenapa nih anak gandeng tangan gue erat begini yaa!" batin keisya
Ia lalu menegakkan kepalanya menolek ke hazel, dan melihat hazel menatap lurus ke depan, tatapan menyeramkan seperti melahap hidup orang didepannya dan akhirnya keisya menolek ke arah yang dituju hazel dan
Deg
mata memanas lagi, hati ditusuk pedang yang sangat tajam sekali melihat lagi
David dan tasya
Dan ditambah lagi papa dan mata tirinya sedang bermesraan di depan, juga ada devan juga disana
"Wah, wah, tidak disangka kita ketemu lagi saudara tiriku" ucap tasya tersenyum sinis
"Yaa siapa sangka ketemu sama pasangan yang lagi harmonis yang nya" ucap keisya menyindir papanya yang lagi bergandeng mesra tangan istri barunya
"Yaa, akan harmonis selama-selamanya tak seperti pasangan yang harmonis sementara dan pada akhirnya pasangan itu gagal juga, wah menyedihkan" ucap Devan pura-pura sedih, sepertinya menyindir keisya
Keisya hanya diam mengepalnya tangannya tidak melandani sindiran devan
"Yuk zel, sebaiknya kita pergi dari sini" ucap keisya mengenggam tangan hazel, lalu pergi
tidak kuat melihat mereka, bermesraan didepan dia, dan tambah lagi papa yang sedang bermesraan dengan istri barunya itu
"Ups, gue lupa" keisya berhenti dan menoleh ke david
"AKU BAHAGIA UNTUK KALIAN BERDUA"
Lo bohong keis batin david
...❤️❤️❤️❤️❤️...
Kini hazel sedang mondar-mondir di depan toilet wanita, hati tak kearuan, antara marah, sedih, iba dan lainnya, sekali-kali ia lirik pintu toilet itu, ingin seorang wanita di dalam sana keluar, ingin segera memeluknya menghapus air matanya tak beberapa kali jatuh,
Keisya kini berakhir di dalam toilet wanita
Hazel tahu keisya sedang menangis didalam toilet wanita, menyembunyikan kesedihannya, menyembunyikan air matanya jatuh, menyembunyikan rasa kesalnya terhadap david juga papanya,
Dan bersikap tegar didepan semua orang
Akhirnya ia bernafas lega melihat keisya keluar dengan senyum palsunya
"Udah lama nu__" ucap keisya berhenti karna tiba-tiba hazel menarik dipelukannya, memeluk sangat erat
"Zel, lo kenapa! Kok tiba-tiba lo peluk gue!"
"Lo kalau mau nangis, menangis lah dipelukkan gue, jangan menangis ditoilet sendirian"
keisya berkekeh pelan dan melepaskan pelukannya
Kok hazel tau yaa gue habis nangis! ga gue harus mencoba untuk tegar batin keisya
"Lo gila yaa, mana mungkin cewek galak kayak gue bisa nangis, lagian untuk apa gue nangis!" ucap keisha berusaha tersenyum
Yaa ampun keis, lo masih aja bohong ke gue dan memcoba untuk tegar batin hazel
"Yaa udah kita jalan lagi yuk"
"Kemana!"
"ke tempat bikin lo senang" ucap hazel antusias
Ke tempat dimana lo melupakan rasa sakit hati lo, tempat bikin lo senang batin hazel
...❤️❤️❤️❤️❤️...
Hazel pun membawa keisya ke sebuah taman yang sangat sejuk dan indah banyak bunga warna warni yang tumbuh disekitar taman itu, suara tawa anak kecil membuat suasana sangat kecil, tak kenapa keisya pun ikut tersenyum melihat mereka tertawa, karna ia menyukai anak kecil
tapi hanya sesaat karna melihat salah satu dari anak kecil itu terjatuh dan keisya pun berlari menghampiri anak kecil itu
"Kamu ga papa dek!" ucap keisha berjongkok membantu anak kecil itu berdiri
"Aku ga papa kak" ucap anak kecil itu tersenyum "makasih yaa kak, kakak udah nolong aku"
"Iya sama-sama, lain kali hati-hati yaa!" Ucapnya tersenyum
"Iya kak" ucap anak kecil itu membalas senyumannya "sebagai ucapan terima kasih, gimana kalau kakak main sama aku dan teman-teman aku"
"Emang boleh kakak main sama teman-teman kamu"
"Bolek kok kak, yuk" ucapnya lalu menarik keisya ke teman-temannya
Keisya pun ikut bermain bersama anak kecil itu bermain kejar-kejaran, bermain petak umpat san lainnya. sakit hati hilang dalam sekejap
Sedangkan hazel memilih duduk di bangku taman sambil meminum sebotol air mineral, ia tersenyum bahagia menyaksikan keisya bermain-main bersama anak-anak itu seakan sakit hati yang ia yang di alami keisya beberapa jam lalu hilang dalam sekejap diganti dengan kebahagiaan bersama anak kecil itu, ia pun ikut sedang melihatnya
Keis, andai aja kau suka padaku, mencintaiku, kau akan bahagia bersama ku keis, tidak merasa sakit hati yang kau alami sekarang ini, tidak mengeluarkan air mata kesedihan melainkan air mata kebahagiaan
Tidak seperti orang yang kau cintai keis yang malah menyakitimu, membuat kau menangis setiap saat,
Hanya aku keis yang mencintaimu dengan tulus, selalu berada di sampingmu setiap saat, selalu berada dipelukanku setiap kau menangis karna dia, selalu memberimu semangat dalam melakukan apapun,
Walaupun kau tidak membalas cintaku keis batin hazel
Keisya pun menyadari ada yang ganjil dihatinya, menyadari kalau hazel tidak ikut bermain bersamanya dan juga anak kecil itu,
Dan menemukan hazel sedang duduk di kursi bangku taman dengan santai sambil menatap ia bermain bersama anak kecil tersebut
Beberapa detik kemudian, ia menemukan ide jahil untuk menjahili hazel yang tidak ikut bersamanya. Ia pun menghampiri hazel sambil membawa pistol air yang berada ditangannya
"Zel"
"Hmm"
"Itu apa yaa" ucap keisha menunjuk ke arah lain
"Mana!" Ucap hazel menoleh ke arah yang ditunjuk keisya dan
DOR
keisya menembak pistol air ke arah wajah hazel dan kena bagian pipi mulusnya
Hazel berkesiap, dia terkejut dengan tembakan pistol air yang mengenai pipinya
"Keis kau tembak aku?" Ucap hazel mengusap pipinya
"Iya, biar lo tau rasa" ucap keisya tersenyum kemenangan "siapa suruh lo duduk santai tidak main bareng gue, ini rasa-rasakan" ucap menembak pistol air ke arah hazel lagi dan segera berlagi
"Keisya awass yaa kau" ucap hazel berlari mengejar keisya "gue akan balas dendam" lalu mengambil pistol air yang nganggur dan menembak keisya
"Coba aja bisa kalau bisa, blek" ucap keisya mengulurkan lidahnya, mengejeknya
Dan akhirnya terjadilah aksi saling kejar-kejaran saling tembak-tembakan antara dua insan manusia
...❤️❤️❤️❤️❤️...
Sementara ditempat lain ada seorang cowok duduk bersandar didepan mobilnya ditengah jalan yang sudah sepi. Sedang menunggu seseorang, meminta penjelasannya apa maksud kalimatnya tadi
"Aku bahagia untuk kalian berdua"
Itulah kalimat yang menganggu pikirannya sekarang, sebuah kalimat yang membuat hatinya sakit tidak karuan
beberapa jam kemudian akhirnya orang yang ditunggunya pun datang, dan david harus menahan emosinya melihat hazel mengenggam tangan keisya didepannya
"Gue mau bicara pada lo keis"
"Mau bicara apa lagi sih lo! Belum cukup lo menyakiti hatinya, hah!" ucap hazel membentak david
"Eh, zel, gue ga bicara pada lo yaa, lo jangan pernah ikut campur urusan kami, jadi sebaiknya lo pergi dari sini" ucap David geram
"Lo" ucap hazel maju menghadapi david hendak menghajarnya tapi keisya mencegahnya
"tahan emosi lo, tak perlu lo main kekerasan sama dia" ucap keisya menoleh david dingin "sebaiknya lo tinggalkan gue sama dia, karna gue juga bicara sama dia"
"Tapi keis__"
"Zel, lo tenang aja gue baik-baik aja kok" ucap keisha tersenyum, karna ia ngerti khawatiran hazel
"Ok, gue pergi, tapi kalau dia menyakiti lo lagi, lo lapor ke gue, biar gue hajar dia habis-habisan" ucap hazel menatap tajam david
"Hey, lo tenang aja, gue ga mungkin menyakiti keisya," ucap keisha tersenyum licik
Hazel mendengar itu hanya mengelus kesal lalu ia pergi dengan meninggalkan david dan keisya
"Lo mau apa lagi sih, dav"
"Apa maksud lo? lo bahagia untuk kalian berdua"
"Yaa gue bahagia liat lo sama tasya bahagia"
"BOHONG" ucap david "bilang aja lo sakit hati karna kami berdua, ga usah beralasan lo bahagia karna kami"
"Dav, gue jujur kok .ga bohong"
"Kalau lo jujur, kenapa lo ga mau maafin gue waktu itu? Kenapa lo marah sama gue waktu itu! Karna gue tau kalau lo sakit hati karna gue, dan mana mungkin lo bilang secepat itu lo bahagia, itu ga mungkin keis! sekarang aja lo masih belum mau maafin gue"
Skat mat! Mati gue batin keisya
"Siapa bilang gue ga maafin lo? gue udah maafin lo kok, dan sekarang gue bahagia malah"
"Bohong"
"Terserah lo deh, ga percaya sama gue" ucap keisya kesal lalu ia berpaling badan hendak pergi dari david,
Tapi secara sigap david menariknya dihadapannya lagi memegang bahunya, menatap mata yang sudah lama ia rindukan
"Keis, dengarkan gue dulu"
"Ga, gue mau pergi" ucap keisya berusaha melepaskan pegangannya, tapi apa daya david makin erat pegangannya
"Keis dengarkan gue dulu, setelah lo dengar gue, lo boleh pergi" david menatap mata keisya,
Mau tak mau keisya pun mengangguk
"oke"
"Keis, gue minta maaf sebesar-besarnya, minta maaf karna gue udah menyakiti hati lo, minta maaf karna gue udah buat lo menangis akhir-akhirnya ini keis, gue memang cowok brengsek yang tak patut lo maafin, tapi perlu lo ketahui keis, gue tak ada niat melakukan itu, tak ada niat sama sekali untuk menyakiti lo, bikin lo nangis, karna apa, karna... gue masih mencintai lo, masih menunggu lo, hati gue masih milik lo, bukan cewek brengsek semacam saudara tiri lo itu" ucap david tulus menatap mata keisya,
Tanpa mereka sadari ada dua insan menatap mereka kesal, menatap tajam mereka
HAZEL DAN TASYA
Awass aja lo keis, lo akan terima pembalasan gue nanti karna lo udah berani mendekati cowok gue batin tasya geram