
Pagi-pagi geng glader berangkat ke sekolah seperti biasanya. namun tiba-tiba ada sebuah mobil sport menyenggol motor keisya sehingga membuat keisya terjatuh dan rupanya adalah mobil sport devan dan tasya, louis dan digo menghadapi mereka sedangkan shiren membantu keisya berdiri
"GUE MAU BUAT PERHITUNGAN SAMA LO!" Ucap devan geram setelah keluar mobil sport
"lo, mau apa lagi!" Ucap louis geram
"Eh, gue ga ada urusan yaa sama kalian" ucap tasya geram lalu menatap tajam keisya "gue cuman mau bikin perhitungan sama cewek brengsek ini!"
"Lo mau apa lagi tasya!" ucap keisya cuek
"Alah jangan pura-pura bego deh lo, lo kan yang membawa nyokap gue kabur dari sekolah, terus lo tampar dia, nyiksa dia"
"Terus lo mau apa dari gue!" Ucap keisya
Perkelahi pun terjadi antara tasya lawan keisya dan shiren, sedangkan devan lawan louis dan digo, dan pada dasarnya devan dan tasya kalah
"Eh gue peringatan yaa sama lo berdua" ucap keisha menunjuk Devan dan Tasya bergantian kepada mereka yang masih tersungkur lalu berlutur ke arah mereka menatap tajam "kalau lo cari perhitungan sama gue, lo berdua salah besar, karna lo berdua ga tau lo berhadapan dengan siapa, gue ketua geng glader, cewek yang paling kuat diantara lo berdua, jadi lo jangan macan-macan sama gue, ngerti lo berdua"
keisya pun berdiri
"guyy cabut"
Awass aja lo keis, gue akan balas semuanya batin tasya geram
...❤️❤️❤️❤️❤️...
"Keisya!" Panggil daffa yang merupakan si ketua kelasnya saat jam istirahat "dipanggil kepsek tuh ke ruangnya"
"Ngapain!"
"Mana gue tau" jawab pria itu lalu ia pergi
"kalian ke kantin duluan aja, ntar gue nyusul, gue ke ruang kepsek dulu yaa" ucap keisya pamit kepada sahabatnya itu
Mereka mengangguk
Setelah itu keisya pun pergi ke ruang kepala sekolah sendirian tanpa memikirkan ada kenyataan buruk menimpahnya
"Ada apa ibuk panggil saya!" ucap keisya berusaha sopan kepada mama tirinya itu
"Ga usah pura-pura sopan deh kamu" ucap Ardiana kesel karna ia kejadian kemaren, lalu menyodorkan sebuah amplop "nih buat kamu"
Keisya pun berusaha tenang agar emosi tidak memunjak lalu membuka isi amplop itu dan membacanya
"WHAT" ucap keisya tidak percaya "gue di skors"
"Iya, kamu di skors selama satu bulan" ucap wanita tersenyum kemenangan
"Apa apa nih tan" ucap keisya mulai memunjak, tidak terima dengan pernyataan ini "kenapa gue di skors! Emang gue salah apa! Selama ini kan gue mematuhi peraturan sekolah"
"Alah, jangan pura-pura bego deh kamu keis, kamu kemaren nampar, dan nyiksa saya"
"Eh, tan, gue nyiksa dan nampar tante karna tante telah menghina nyokap gue, ga ada urusan sama sekolah"
"Eh, kamu pikir kamu nampar nyiksa itu orang lain apa! itu ga keis, ini saya, pemilik sekolah ini, kepala sekolah kamu, jadi kamu jangan macam-macam dengan saya, ngerti kamu"
Keisya mendengar itu mengepal tangannya dan dengan terpaksa keisya pun menerimanya
"ok, gue terima penyataan ini, puas lo"
Lalu ia pergi keluar ruang kepala sekolah membanting pintu ruangan meninggalkan mama tirinya tersenyum kemenangan
Rasain kamu keisya, terima balas dendamku batin mama tirinya
...❤️❤️❤️❤️❤️...
"Wihh, baru datang langsung nyolonong aja ambil minuman gue" ucap digo jengkel karna keisya tiba-tiba datang dan langsung mengambil minumannya tanpa permisi
"Diam lo" ucap keisha
"wihh marah Aja lo" ucap shiren lalu menepuk bahu keisya yang berada disebelahnya
"lo kenapa lagi!"
"Nih" ucap keisya melempar amplop di meja "lo baca sendiri"
Shiren pun mengambil amplop itu lalu dibacanya
"ASTAGA"ucap shiren kaget "lo di skors!"
"APA!"
digo pun tidak percaya langsung merebut surat itu dari shiren dan membaca dengan teliti
"Kok bisa lo di skors keis!" Ucap rio tidak percaya juga "bukannya lo selama ini selalu mematuhi peraturan sekolah!"
"Ntah lah, gue bingung sama nenek sihir itu"
"Atau mungkin dia balas dendam keis!" Ucap louis
"Mungkin!"
"Terus, apa lo lakukan sekarang!" Ucap shiren
"Yaa, terpaksa gue harus terima lah"
"Ga" ucap digo geleng-geleng kepala lalu berdiri "gue ga terima lo di skors! Gue harus bikin perhitungan sama dia"
"Ga gue ga akan biarin itu terjadi" ucap keisya ikut berdiri
"Tapi keis, dia itu keterlaluan tau ga, masa lo di skors, selama ini kan lo selalu mematuhi peraturan sekolah, tak pernah lo langgar, kalau mau balas dendam harus diluar urusan sekolah dok, ini ga, keis, ini udah keterlaluan tau ga" ucap digo tidak terima
"Eh, emang lo pikir Gue terima! Ga digo ga"
"Kalau lo ga terima! Lo lawan dong keis, ga diam aja" ucap digo
"Eh, kalau gue lawan malah gue akan di keluarkan sekolah, dan lo akan bakal dikeluarkan juga"
Mendengar jawaban keisya, dia meremas rambut frustasi dan meninju meja kantin
"SIAL"
...❤️❤️❤️❤️❤️...
"Assalamualaikum" ucap keisya mengucapkan salam saat sampai dirumah dan mencium punggung tangan tante mira saat tante mira duduk di sofa, dia membaca majalah
"Waalaikumsalam" balas tante mira
"Mama mana tan!"
"Tuh di kamar"
"Ohh" jawabnya singkat, lalu pergi ke kamar mamanya
"Mau kemana!"
"Mau ke kamar mama"
"Ntar, aja ke kamar mama kamu, sini duduk dulu sama tante" ucap tante mira menepuk sofa "Ada tante omongi"
Keisya pun duduk disebelah tante mira
"emang apa tante omongi sama aku!"
"Jadi gini, besok lusa tante ada proyek baru"
"Proyek baru!"ucap mata keisya berbinar "wah bagus tuh tan, keisya boleh ikut ga!"
"Yee main langsung ikut aja kamu, dengerin tante dulu, tante belum selesai ngomong"
"iya, aku dengarin"
"Proyek baru tante ini adalah pengelolah perkebunan di sebuah perkampungan, perkebunan nenek kamu dulu diwarisi sama kami, rencananya tante mau mengelolah lagi setelah lama tak ter urus oleh nenek kamu, jadi rencana tante adalah mau mengajak mama ikut serta, nanti hasilnya bisa dibagi dua"
"Kalau aku boleh tau, perkebunan apa saja sih diwarisi nenek!"
"Perkebunan teh, kopi, apel, stoberi"
"Wah banyak dong tan!"
"Iya, itu makanya tante aja mama kamu supaya mama kamu ada kegiatan dan juga bisa mencegah mama kamu ketemuan dengan papa kamu lagi kan, tapi mama kamu malah ga mau"
"tidak mau! Kenapa!"
"Tah lah, mama kamu ga beritahu alasannya" ucap Tante mira heran "Kamu bujuk mama kamu yaa keis, supaya dia mau, tante juga ga mau urus sendiri dan ini juga baik untuk mama kamu juga Keisha"
"Om kan ada!"
"Om kamu ga mau urusi gituan"
"Oke, nanti aku bujuk mama"
"Ga nanti, SEKARANG"
"Iya" ucap keisya
keisha pun berdiri pergi ke ke kamar mama setelah pembicaraannya dengan Tante Mira selesai. ia Lalu ku ketok pintu kamar mama terdengar suara mama menyuruhku masuk
"Masuk"
Lalu Gadi itu pun buka pintu kamar mamanya dan mendapati mama yang sedang membaca buku di ranjangnya dan Keisha pun berlari menghampirinya lalu tiduran dipangkuan mama, bermanja-manja dipangkuan dan mama mendengus jengkel tapi tersenyum
"Ya ampun sayang, baru pulang bukannya langsung ganti baju eh malah tiduran di pakuan mama" ucap mamanya mengelus rambut anaknya itu
"Iya mah, abisnya keisha kangen tiduran dipangkuan mama" ucap keisya tertawa kecil
"Baru kemaren kamu tidur dipangkuan mama, dah kangen aja!" Ucap mamanya melanjutkan baca bukunya lagi, keisya hanya ketawa menatap mama
apa gue harus bilang yaa ke mama kalau gue di skors!
Ga keis lo ga harus bilang sekarang, nanti aja, kalau sekarang bisa-bisa khawatir lagi, dan akan menyebabkan mama sakit lagi batin keisya
"Keis, kok kamu bengong, apa ada yang kamu pikirkan!" Ucap mamanya heran
"Ada!" Ucap keisha bangkit dari pangkuannya, lalu duduk disebelahnya
"apa!"
"Jadi gini mah, keisya dengar-dengar mama dan tante ada proyek baru yaa!"
"Iya, mengurus beberapa perkebunan, hasilnya yaa lumayan juga"
"Terus kenapa mama ga ikut"
"Bukannya mama ga mau ikut, tapi....!"
"Tapi apa mah! Sebut alasan mama kenapa mama ga ikut! supaya aku bisa mengatasinya"
"Tapi mama ga mau ninggalin kamu sayang"
Keisya hanya tertawa kecil
"Ya ampun mah, kirain alasan sangat sulit sampai mama ga mau bilang ke tante mira, ternyata hal kecil"
"Bukannya gitu nak, selama mama pergi nanti, mama takut terjadi sesuatu sama kamu nak, mama takut kamu dicelakai oleh saudara tiri kamu gimana! belum lagi papa kamu ia bakal ganggui hidup kamu terus"
Keisya hanya tersenyum lalu mengenggam tangan mamanya erat-erat
"Mama jangan khawatirkan aku, aku bisa mandiri kok, dan aku akan selalu baik-baik aja kok selama mama pergi, ada sahabat aku mah, dan ada sepupuku yang akan menjaga aku kok mah, kalau soal papa, mama ga usah khawatir, aku akan tetap pendirian aku kok mah, yaitu tak akan pernah ninggalin mama sampai kapanpun, jadi mama ga usah khawatir yaa!"
Mama pun mulai mencerna perkataaan keisya
"Lagian untuk apa mama dirumah! tidak melakukan aktifitas, itu akan menyebabkan mama bakal sakit lagi, larut dalam kesedihan lagi! dan papa malah ketemuan mama terus, jadi saran keis adalah mama sebaik ikut tante mira, supaya mama melakukan aktifitas lagi, menyibukkan diri lagi, sekaligus menghindari papa, tidak larut dalam kesedihan lagi, jadi keisya mohon yaa, mama ikut yaa!"
Mama keisya tersenyum
"Ok, nanti mama pikirkan yaa!"
...❤️❤️❤️❤️❤️...
DAVID POV
"APA!" ucap david terkejut "lo serius ri, keisha di skors!"
pria itu kini berada diteras rumahnya bersama rio yang sedang main basket di depan teras rumahnya yang sangat luas
"Gue serius kali! Emang tampak gue ga serius apa!" Ucap rio me ribbel bola basket masuk ke ring
"Iya sih, tapi kok bisa keisya di skors sih! selama ini kan keisya selalu menaati peraturan sekolah, pintar lagi"
"Itu gara-gara nyokap tiri dia tau, kan lo tau nyokap tiri keisya pemilik sekolah, jadi dia bebas melakukan ke keisya"
"Iya sih, tapi untuk apa dia skors keisya!"
"Yaa balas dendam lah" ucap rio berhenti main basket dan duduk disebelah david
"Maksud lo, balas dendam dengan kejadian kemaren gitu!"
Kata gue tahu apa yang terjadi keisya kemaren, karna selama ia jauh keisya, ia tak pernah absen mencari informasi tentang keisya dari rio sahabatnya itu siapa dia? dimana dia? Lagi ngapain dia? Apa yang ia lakukannya? Karna ia hanya ingin memastikan keisya baik-baik saja, selama ia jauh darinya
"Yapp tepat sekali"
"Terus apakah mama keisya tau bahwa keisya di skors!"
"Kata keisya sih tadi ia tak mau kasih tau mama dulu, takut mamanya khawatir"
"Ohh"
ting ting ting
Bunyi suara pesan yang masuk ke ponsel gue dan gue pun membacanya yang tenyata dari mama keisya menyuruhnya main ke rumah
"Ri, kayak lo harus pergi!"
"Hah!" ucap Rio terkejut "lo ngusir gue"
"Yee bukannya gitu, abis ini gue mau pergi! emang lo mau main sendirian selama gue pergi!"
"Emang lo mau kemana sih!" ucap rio heran
"Adeh deh kepo banget sih lo" ucap david bangkit lalu pergi ke masuk dalam rumah, beberapa detik kemudian ia keluar dengan membawa kunci mobil
"Yaa udah deh gue pergi juga" ucap Rio bangkit dan mengambil jaket dan kunci mobinya yang terletak di meja
"Kemana!"
"Ketemu cewek gue lah, kemana lagi" ucap rio bangga karna ia punya pacar, sedangkan sahabatnya sendiri belum
"Sombong"
Setelah itu david pun melajukan kecepatan mobilnya kearah rumah keisya. Ketika sampai dirumahnya, seperti biasa gue menyusap diam-diam masuk ke dalam rumah keisya alias ke kamar mama keisya dan disambut oleh tante adelia dengan hangat dan selama ini keisya masih belum tau
Mama keisya pun menceritakan sebab ia di suruh kesini hanya untuk memberi tahu bahwa ia dan mama digo akan pergi selama beberapa bulan kedepan untuk mengurus perkebunan
"Jadi bagaimana dong dav, apakah tante ikut atau tidak!" ucap mama keisha meminta sarannya
"Kalau menurut keisya gimana tan!"
"keisya sih bilang ia menyuruh tante ikut, supaya tante ada aktifitas lagi sekaligus menghindar dari papa keisya!"
"Nah itu bagus dong tan, berarti keisya sayang sama tante ia tak mau tante larut dalam kesedihan karna papa keisya, dengan melakukan aktifitas lagi yaitu dengan mengelolah perkebunan"
"Tapi dav, selama tante pergi nanti, keisya terjadi sesuatu gimana! Tante takut dav, kalau devan, tasya dan papanya akan memcelakai keisya Selama tante pergi!"
gue hanya tersenyum dan mengenggam tanganya, menyakinkan dia
"Tante tenang aja, ada david kok disini, yang selalu lindungi dan jagain keisya setiap saat" ucapnya tulus "kalau terjadi sesuatu pada keisya! david akan cepat kasih informasi kok pada tante"
Mama keisya pun memcerna perkataan david dan menyetujui saran dia
"Ok, deh tante ikut"
...❤️❤️❤️❤️❤️...
esokkan paginya atau lebih tetapnya Pagi-pagi sekali keisya sudah bersiap-siap untuk pergi ke sekolah, ia sengaja pergi ke sekolah agar mama tidak curiga bahwa ia diskors
"Pagi ma, tante, nayla" ucap keisha menyapa mereka yang sedang sarapan
"Pagi kak" balas nayla
"EH lo!" Ucap digo keluar dari kamar dan kaget melihat keisya berpakaian sekolah dilepisi jaketnya "bukannya lo___" kata digo terpotong karna mulutnya ditutup tangan keisha
"Ma, tan, nay aku dan digo pergi sekolah dulu yah!" Ucap keisya cepat-cepat pamit, sebelum mereka curiga
"Kok cepat banget pergi yee! Ga sarapan dulu" ucap tante mira heran
"tidak. Ntar aja di sekolah" ucap keisya
sebelum pergi Keisha mencium punggung tangan mamanya dan Tante mira sedangkan tangannya satu lagi masih menbungkam mulut digo hingga ia keluar dari rumah dan Keisha pun tangannya dari mulut digo
"Lo gila yaa!" ucap Keisya jengkel "hampir aja lo keceplosan, kalau mereka tau gimana!"
"Iya"
"Apa!"
"Gue ke sekolah, agar mama ga curiga sama gue, lagian gue cuman main-main dong ke sekolah"
"Ohh"
Mereka pun berangkat ke sekolah bersama-sama
...❤️❤️❤️❤️❤️...
"Eh, keis lo kok ada disini! Bukannya lo di skors!" Ucap louis heran melihat keisya sudah berada dikelas
"Gue cuman main-main kok disini, ntar juga balik, hitung-hitung hari terakhir gue disini!"
"Keis-keis" ucap shiren geleng-geleng kepala melihat tingkah keisya
"Lo ada ada aja"
"KEISYAA!"
Bentak ibu guru masuk ke kelas karna bel masuk sudah berbunyi dan pelajaran segera dimulai
"Eh ibu" sapa keisya tersenyum "pagi buk!"
"Keisya keluar kamu!"
"Lo, kok saya diusir buk! Saya kan mau belajar"
"Kamu kan di skors, lagian kamu ngapain disini!"
"Jadi saya benar-benar di skors nih buk, kirain saya mimpi buk" jawab keisya tanpa bersalah dan sontak membuat murid ribut dan beberapa ada yang ketawa
"Mimpi yang jadi nyata" Ledek aldo sehingga murid makin ribut dan ketawa
"Sudah diam-diam" ucap ibu guru memukul meja "keisya keluar kamu atau saya tambah skors lagi!"
"Iya, iya" ucap keisya lalu berdiri, menyadang tasnya "guyy, gue duluan, ntar nyusul di maskas, ok!"
keisya mengangkat jari jempolnya lalu pergi. dan Tanpa keisya sadari aldo pun ikut keluar menyusul keisya
"Keisya!" Panggil aldo
"APA!" Ucap keisha cuek, tapi kakinya terus berjalan, aldo pun berlari kecil menghampirinya dan agar posisi sejajar dengannya
"Lo benaran di skors!"
"Iya, emang kenapa! Lo mau ledek gue lagi! Hah" ucapnya mempercepat langkahnya, agar tidak sejajar dengannya
"Ga kok"
"Terus!"
Aldo lalu berhenti di belakang keisya
"Gue cuman.. bilang jaga diri lo baik-baik, jaga pola makan lo yaa" ucap aldo tersenyum lalu ia balik lagi ke kelas
Meninggalkan keisya langsung berhenti dibuatnya dan terkejut mendengar perkataan
Kesambet setan apaan tuh anak! tumben banget dia perhatian sama gue, aneh batik keisya
beberapa menit kemudian ia pun melanjutkan langkahnya lagi dan secara kebetulan keisya melewati sebuah kelas, ia pun berhenti, mendekat ke jendela kelas itu ingin seseorang, ia bisa liat orang itu yang sedang belajar memperhatikan guru, tapi dari raut wajahnya ia tampak tidak bersemangat, ia pun mengambil ponselnya
keisya adelia
Lo kenapa! Kok ga semangat belajarnya
Lalu ia liat lagi orang itu yang sedang mencari keberadaannya dan pandangannya berhenti saat keisya melihatnya, mata mereka saling ketemu
David wiliam
gimana gue ga semangat! Orang selalu yang bikin gue semangat itu pergi dari sekolah ini
Keisya adelia
Yaa harus tetap semangat dong, Meski gue ga ada disini! Dan lo tenang aja gue akan kembali lagi kok
David wiliam
Kan lama!
Ketika mau balas pesan dari david. tiba-tiba saja ada lain masuk
Rio
cie....cie kayaknya ada cblk nih!
Keisya pun langsung mengarahkan matanya ke meja Rio berada. menatap tajam ke rio yang sedang senyam-senyum tak jelas ke arahnya
Keisya adelia
ganggu aja lo! 😠
Rio
Hah! marah 😃
keisya yang merasa terganggu pun mengakhiri pesannya sama david dan dengan segera menuju pagar sekolah
"Yaa ampun, gue kemana yaa!" Ucap keisya bingung "ke cafe aja deh"
Ia pun pergi ke sebuah cafe yang seperti biasa ia datangi bersama sahabatnya itu. Ia menarik kursi lalu ia duduk, ia lalu mengambil pod disaku celananya memilih lagu yang ia suka, tak lupa memasang headphone, memejapkan mata menikmati alunan musik
"Keisya"
Panggil seseorang, tapi tidak ia hiraukan ia terus menikmati alunan musik itu
"Keisya"
Orang itu kesal karna keisya tak menyadari keberadaannya, ia pun melepas headphone ditelinga keisya secara paksa
"Eh__" ucap keisya jengkel karna masih aja ada orang menganggunya dan mendepati kevin mengacak pinggang kesal "bos, yaa ampun kirain siapa, ganggu tau ga!"
"Habisnya kau sih ga dengar aku panggil dari tadi, yaa terpaksa deh aku ganggu kau" ucap kevin lalu duduk "ngomong-ngomong kau ngapain disini! Kau ga sekolah!"
"Malas"
"Kenapa!"
"Iss, bos kepo banget sih" ucap keisya jengkel "with tunggu, bos juga ngapain disini!" Ucap keisya mengalihkan pembicaraan
"Aku cuman mau antar pesanan bunga disini, tapi siapa sangka aku bertemu dengan mu sini! Dan jangan mencoba mengalihkan pembicaraan, cepat katakan ngapain kau disini! kau ga sekolah!" ucap kevin terus bertanya lagi, karna ia tau keisya mengelak pembicaraan nya
"Kan gue sudah bilang, gue malas"
"Malas! ga mungkin kau tiba tiba malas sekolah, biasanya kau paling rajin datang ke sekolah, apakah terjadi sesuatu padamu keis!"
"Ga ada"
"Serius"
"Dua rius" ucap keisha mengangkat 2 ibu jari jempolnya mengajaknya bercanda
Tapi itu tidak membuat kevin bercanda, karna ia tau pasti ada terjadi sesuatu pada keisya, dan beberapa detik kemudian ia menemukan cara agar keisya mau cerita padanya
"Ok, kalau kau ga mau cerita padaku" ucapnya lalu berdiri "sebaiknya aku pergi dari sini" lalu melangkah pergi
"Mau kemana!"
"Pulang"
...❤️❤️❤️❤️❤️...
tiga puluh menit kemudian.Tiba lah keisya disebuah rumah mewah kevin dan hazel yang memiliki rumah yang sangat besar, cantik dan klasik,
"Selamat datang di rumah mewahku keisya adelia" ucap kevin tiba-tiba merangkul keisya mengajaknya untuk masuk ke dalam
"Issh, Sombong" ucap keisha mendengus jengkel dan membuat kevin ketawa dan membuka pintu untuk keisya
"Silakan masuk" ucap kevin mempersilakan masuk keisya, dan keisya pun masuk
"Hazel mana bos!" Ucap keisya duduk di sofa di ruang tamu sedangkan kevin masuk ke bagian dalam rumah
"Tuh, main ps" ucap kevin menunjuk dengan dagunya ke arah ruang keluarga mendapati hazel sedang serius main ps
"APA! siapa yang datang!" Terdengar suara hazel dari ruang keluaga
"Gue yang datang, emang kenapa!" Ucap keisya
"Ohh lo" ucap hazel tidak melirik keisya, mata fokos main ps "sini duduk bareng gue, main ps bareng gue"
"Ok" ucap keisya ikut duduk bersamanya main
Kevin melihat hazel dan keisya main ps, ia pun mencari kesepakatan untuk bertanya lagi pada keisya
"Keis, aku bertanya lagi nih"
"tanya apa!"
"Kenapa lo ga sekolah!"
"Gue di skors"
"APA!" Ucap kevin dan hazel mendengar itu langsung berhenti main psnya
"Lo di skors! Kenapa!"
"balas dendam"
"Maksudnya!"
"Yaa, istri papa mau balas dendam ke gue karna masalah kemaren, dengan cara memskors gue, kan kalian tau istri papa pemilik sekolah itu"
"Itu makanya kau seharusnya balas dendam itu harus otak bukan pakai otot, jadi gini kan akibatnya" ucap kevin memberi nasihat
"Iya, iya gue tau" ucap keisya cuek "dan mengenai masalah waktu, gue minta maaf yaa zel, bos!"
"Minta maaf buat apa!" Ucap hazel
"Iya minta maaf karna waktu gue membentak kalian"
Hazel tersenyum
"Udah, lo tak perlu minta maaf kenapa kami, kami ngerti kok waktu itu kan lo lagi emosi, lah wajar lah" ucap hazel
"Iya keis, kau tak perlu minta maaf, kami ngerti, jiwamu kan lagi labil waktu itu, tapi jangan kau ulangi lagi yaa!" Ucap kevin bangkit lalu ia pergi menaiki anak tangga rumahnya
Tiba-tiba pembantu rumah kevin datang membawa segelas jus
"Bi buat saya yaa bi, kebetulan saya lagi haus nih " ucap keisya merasakan tenggorokannya terasa kering
"Bukan non, buat felix!" ucap seorang pembantu itu dan hazel mendengar itu menahan tawa
"Felix!" ucap Keisya lalu menatap hazel ia lagi fokos main ps lagi "zel, ada felix disini!"
"Ada, tuh lagi berenang"
"Berenang" ucap keisya,
tiba-tiba muncul kejahilan dibenak keisya. Ia lalu bangkit mengambil menghampiri pembantu rumah kevin
"Bi sebaiknya bibi buatin aku minum dulu yaa!" Ucap keisha mengambil nampan itu
"Tapi minumanya"
"Udah, ntar aja, saya haus nih, ga bisa ditahan"
"Yaa udah, saya ambil buatin minuman dulu yaa non"
Keisya mengangguk lalu bibi pun pergi ke dapur lagi untuk membuatkan minuman untuk keisya, sedangkan keisya ikutan ke dapur, lalu ia mengambil tobles yang berisi garam
"Hahaha mampus lo" ucap keisya mengaduk jus yang sudah berisi garam, lalu menghampiri bibi lagi
"Nih non" ucap bibi itu menyodorkan jus jeruk kepada keisya dan keisya mengambilnya
"Makasih yaa bi, ohh yaa nih buat felix, cepat kasih ke dia" ucapnya tersenyum dan bibi mengangguk lalu melangkah pergi menuju kolam renang
Hazel yang melihat itu hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah keisya
"Keis keis lo ada ada aja"
1 detik
2 detik
3 detik
"HOYY, KEISYA IDIOT LO KERJAIN GUE, AWASS YAA LO!" Ucap felix teriak dari kolam renang
Keisya hanya ketawa puas
"Hahaha rasain lo" ucap keisha berkekeh
sejenak tawanya berhenti karna ada tiba-tiba ponselnya berbunyi
Arka ganteng calling.....
"Hello"
"Hello, cantik apa kabar!"
"Allhamdullah baik, gan, lo gimana"
"Sangat baik jika kau menelepon aku terus"
"Hahaha lo ada ada aja"
"Ohh ya can, lo dimana!, ketemuan yuk! gue kangen lo nih"
"Nih lagi dirumah teman, emang lo dimana!"
"Di kampus"
" gimana kalau gue ke kampus lo aja!"
"Emm boleh"
"Yaa udah sepuluh menit gue kesana!, lo tunggu gue yaa, bye!"
"Iya, bye"
Keisya pun mematikan ponselnya dan merasakan telinga tiba-tiba panas, ia pun menoleh ternyata felix sudah berada disampingnya menjewer telinganya
"Felix" ucap keisya kaget "aduh fel... sakit tau ga"
"Siapa suruh kau mengerjaiku, rasakan ini" ucap felix makin menjewer telinga keisya
"Bodo" ucap keisya memijat kaki felix seketika felix menaikkan kakinya sebelah dan berlompat-lompat karna kesakitan "KABURRRRR"
"Keisya, awasss kau yaa!"
...❤️❤️❤️❤️❤️...
Sampailah keisya disebuah kampus ternama di jakarta, yaitu kampus arka, ia pun turun dari motornya lalu memasang topi di kepalanya sekaligus memakai jaketnya agar orang tidak mengenalinya bahwa ia anak sma
Keisya pun melangkah masuk ke kampus itu, tapi ia tidak masuk pagar kampus itu, melainkan Menuju sebuah tembok, ia pun memanjat tembok itu, dan untuk ia pakai celana jeans sehingga mudah sekali ia memanjatnya
ia melompat dengan selamat, setelah itu mencari keberadaan arka masuk ke kampus, menyelusuri area kampus dan tiba-tiba pandangan berhenti saat melihat seorang yang ia kenal yang sedang mengobrol bersama teman-temannya. terlihat seseorang itu melambaikan tangannya saat melihat dirinya yaitu arka yang sudah menyadari keberadaannya
"keisha sini"
keisha menganggukkan kepalanya dengan segera ia melangkah kakinya menuju area kantin. tempat dimana arka bersama teman-temannya berada. tapi baru beberapa langkah datanglah seorang wanita muda datang memeluk
"keisha gue kangen Lo" ucap wanita itu yang bernama Fita yang merupakan teman kuliah arka
"gue juga kenal Lo kok" ucap keisha tersenyum membalas pelukan wanita itu
"heh.. Lo mau kemana? Lo mau menemui arka yaa"
"iya. arka ngajak gue kesini"
"ohh...yaa sudah kalau gitu. ikut gue. gue juga mau menemui arka dan yang lain"
"oke"
keisha pun pergi bersama-sama menghampiri arka dan juga yang lainnya yang berada di area kantin, disana Keisha mengobrol banyak hal, bercnda ria, bersama temannya yang sudah lama ia jarang ia temui akhir-akhir ini, karna kesibukannya mengurus mama, sekolah, dan bekerja, dan mumpung ia lagi di skors