Dear keisha

Dear keisha
PART 41



Besok paginya senyum di wajah david tampak melebar, ia terus memandang kalender tampak berkedip yang sudah ia tandai dengan pulpen warna merah jauh-jauh hari sebelumnya


Karna kalender yang ditandai spesial baginya, dimana ulang tahun keisya cewek yang ia cintai sejak lama. Kado pun sudah ia siap-siapkan jauh-jauh hari, tapi ia bingung apakah ia menyukainya atau tidak karna keisya orangnya sulit untuk ditembak


Drrtt   Drrtt   Drrtt


Bunyi getaran ponsel membuyarkan lamunannya, ia lalu merokoh saku celana lalu tersenyum manis


My baby keisya


Good morning!!


David wiliam


Good morning too. Lo udah mau berangkat sekolah?


My baby keisya


Ini mau siap-siap


David wiliam


mau dijemput?!


My baby keisya


Boleh. Gue tunggu lo tempat biasa


David wiliam


Oke, siap


David pun siap-siap berangkat ke sekolah ia menyadang tas lalu keluar kamar, dan mengambil kunci motornya karna kali ini ia pergi mengunakan motornya


Lalu turun menyelusuri anak tangga rumah dan mendapati kakaknya sedang membantu bibi menyiapkan sarapan untuk dirinya dan untuk kakaknya sendiri, sedangkan orang tuanya pada sibuk mengurus perusahan di london


"Good morning" ucap david menyapa kakaknya itu Senaya mengambil roti lalu memberi selai lalu pergi tanpa mempedulikan sapaan kakaknya


"Good morning too. Eh kok pergi aja ga sarapan dulu" balas ovilia


"Ini sarapan"


"Roti doang?"


"Ga papa kak. lagian gue buru-buru jemput cewek gue"


"Cewek lo? Setahu gue lo ga ada cewek deh" ledek kak ovilia


"Sialan lo kak, ada tau" ucap david kesal lalu pergi.


ia tak mau mendapat ledekan kakaknya habis-habisan, karna sampai sekarang ia belum jadian sama keisya


O M G !


...❤️❤️❤️❤️❤️...


Keisya sedang menghentak-hentak kakinya ke trotoar kesal, kesal karna orang ditunggu belum juga menunjuk batang hidung, ia telah menunggu selama 10 menit.


"Yaa ampun nih anak kemana sih" ucap keisha melirik jam tangan "awas aja kalau telat"


Setelah lama menunggu tiba-tiba ada sebuah motor sport warna merah berhenti di hadapannya


"Ojek nek" kata seseorang dibalik helmnya


"Tidak pak" ucap keisha menolak lalu melirik kanan-kiri menunggu seseorang tidak pedulikan orang dihadapannya


"Lagi menunggu seseorang yaa neh" tanya orang itu


Nih orang kepo banget sih batin keisya


Keisya tidak menjawab melainkan hanya mengangguk kepala


"lebih baik neng naik aja ke ojek saya saja, orang yang neng tunggu ada dihadapan eneng sekarang" ucap seseorang itu dan langsung membuka helm


Mata keisya terblalaknya melihat dan langsung memukul lengan kokoh david


"Lo kok gue dipukul sih, sakit tau" rengek david mengelus lengan


"Lo gila yaa, lo ngerjain gue, bilang tukang ojek lagi, gue nunggu lo lama tau" ucap keisha kesal


"Hehehe maaf, yuk naik"ucap david berkekeh pelan seraya memberikan helm kepada keisya dan keisya menerimanya mengoporkan pipinya kesal dan naik ke motor david


"Udah jangan cemburut gitu, nanti cantiknya hilang" ucap david mengoda


"Diam lo" jawab keisya "dan cepatan jalankan motornya. nanti kita telat awal lo"


"Iya bawel" ucap david lalu memakai helmnya dan menghidupkan mesin motornya


"Oh yaa ini motor lo" kata keisya  sambil memeluk tubuh david dari belakang


"Iya, kenapa? ingat sesuatu?"


"ingat sesuatu?! Maksud lo?" Tanya keisya bingung


"Lo ga ingat apa dengan motor ini? Motor yang membawa dua insan yang lagi berbahagia, seorang pria tampan, dan seorang wanita cantik yang mendampingnya"


"huh, bahasa lo? lebay "ucap keisha lalu tersenyum "yaa ingat lah. Gue kah pernah lupakan moment itu"


Membuat david tersenyum senang dibalik helmnya, ia benar-benar tak pernah melupakan moment itu, dimana moment saat david dan keisya jalan-jalan dengan motor ini, motor ini adalah saksi pertemuan mereka kedua. Sebelum mereka sekolah Sma


...❤️❤️❤️❤️❤️...


Mood keisya sekarang berubah drastis, mood yang awalnya senang bersama david kini berubah menjadi kesal kepada david


Bagaimana tidak kesal? Baru sampai sekolah dan langsung disuruh oleh guru piket karna terlambat dan harus dihukum, dan itu gara-gara david. Tapi tidak hanya mereka berdua dihukum melainkan ada beberapa orang dihukum


"Udah jangan muka ditekuk gitu, udahan gambeknya. Kan gue tadi udah minta maaf" ucap david ikut berjongkok disebelah keisya karna ia juga dihukum, dan merayu keisya agar tidak marah padanya lagi


"Diam lo. Gara-gara lo gue dihukum tau ga, Asal lo tau dav, didalam kamus gue seorang keisya adelia, seorang ketua geng glader ga ada kata terlambat  dalam hidup gue, dan itu semua gara-gara lo"ucap keisha kesal dengan lebaynya, tak sejak kapan ia jadi lebab begini, mungkin ketularan kali? Entahlah


Bukannya merasa bersama malah membuat david tertawa geli melihatnya


"Iya gue minta maaf sama lo, gue janji ga akan ulangin lagi, oke" ucap david tulus membuat keisya luluh


"keisya, david ngapain kalian disitu, kesini kalian!" Suruh pak sam sang guru piket hari ini


"Iya, pak" ucap mereka bersamaan lalu berdiri menghampiri pak sam


"Ngapain berdiri kalian. Berjalan sambil berjongkok"


"WHAT"


"Tapi pak......"


"Jangan banyak bicara kalian, lakukan sekarang atau hukuman kalian ditambah" tegas pak sam memotong perkataan keisya


"Iya pak" keluh keisya dan david


Mereka mau tak mau berjongkok sambil berjalan membuat keisya memaki diri dan david juga tentunya, sedangkan david hanya senang bisa berdua sama keisya meski ia dihukum berdua


"Oke, kalian berjongkok disini, jangan ada yang berdiri atau saya akan menambah hukuman kalian lagi. Saya akan mengambil daftar nama kalian ke ruangan guru" ucap pak zam pergi


Tak lama siswa berdiri dan duduk tak tahan merasakan pegal di kaki, termasuk keisya dan david tentunya


"Huh, capek" ucap keisha


"Nih minum" ucap david menyodorkan air botol mineral ke keisya


"Ogah"


"Udah, udahan gambeknya, kan gue udah minta maaf tadi keisya adelia. apa perlu gue berlutut ke lo agar lo maafin gue"ucap david menunjuk jurus andalannya agar hati keisya luluh, ia benar keisya luluh jadinya dan menerima minumannya


membuat david tertawa geli lalu mengacak rambut keisya gemas


Tak berapa lama terdengar suara kaki seseorang, dengan cepat keisya dan david langsung kembali berjongkok diikuti siswa yang lain yang ikut berjongkok


"Wow, keisya adelia ketua geng glader terlambat datang sekolah" ucap agam sang ke ketua osis bertepuk tangan takjup melihat memandangan langka ini "Dan kenapa lo telat?"


"Gue habis tungguin orang gila, makanya gue telat. Dan cepat catat nama gue sekarang, gue udah pegal nih" ucap keisha sambil menyindir seseorang, dan orang yang disindir menpourkan pipinya kesal


...❤️❤️❤️❤️❤️...


"Widih pasangan kita telat nih" ucap rio meledek saat david dan keisya sampai di kantin karna hari ini jam istirahat


"Diam lo"ucap keisya kesal


gadis itu pun duduk disebelah cindy tepat disebelahnya dan langsung menyerbu minuman jus, tak punya siapa ia tak tau karna ia haus hari ini dan juga mood ia lagi buruh hari ini


"Keisya minuman gue!"ucap cindy menrengek


"Beli lagi kenapa! Pelit banget sih lo!" Cibir keisha dan cindy mengpourkan pipinya kesal lalu bangkit membeli minuman lagi namun...


"Udah lo duduk aja, biar gue beliin" cegah louis, dan cindy mengangguk


"Lalu setan mana yang bikin lo telat tadi! berduaan lagi!" Ucap digo meminum jusnya


"Gue habis nungguin orang gila di persimpangan jalan makanya gue telat" ucap keisya menyindir seseorang, dan orang disindir mengpourkan pipinya kesal


"Wah parah tuh orang gilanya. Kalau gue jadi lo nih, gue tak mau maafin tuh orang yang udah bikin tuh lo dihukum oleh pak sam, keterlaluan tuh orang" ucap aldo


"Ngomong siapa tuh orang gilanya, ada diantara kita" tanya shiren


"Iya adalah, siapa lagi yang terus bersama ia keisya terus" ucap rio tahu kemana arah keisya


"David maksud lo?" Tanya digo


Keisya mengangguk


"Wah parah lo dav. Lo bikin cewek gue telat" ucap aldo


"Apa lo bilang?" ucap david tak terima jika keisya dibilang ceweknya "keisya cewek lo? Mimpi?"


"Iya kenapa? Keisya cewek gue?" Tantang aldo


"Mulai deh" kata rio yang sudah merasa aura peperangan


"Eh dengari yaa! Sampai kapanpun keisya itu milik gue, bukan milik lo ngerti!"


"Oh yaa, gue ga yakin keisya milik lo, sampai sekarang aja lo berdua belum pacaran, jadi gue berhak dong untuk memilikinya"


"E...."


BRAK


"EH BISA GA SIH LO GA BERANTEM SEHARI AJA, KEPALA GUE PUSING GA LIAT LO BERDUA" bentak keisya kesal berdiri setelah melabrak meja cukup keras sehingga semua mata tertunju padanya


"Dia yang mulai duluan keis" ucap david tak terima


"Lo yang mulai duluan"


"Lo"


"Lo"


"Lo"


DUG


DUG


ARH


ARH


aldo dan david meringis kesakitan pada tulang kering karna mendapat tendangan keras dari kaki keisya sebelum ia pergi dari hadapan mereka, karna ia benar-benar kesal pada mereka berdua. Sedangkan temannya lain malah menewakannya


"Aw, sakit banget nih" ucap aldo mengusap tulang keringnya karna kesakitan "sialan lo dav, gara-gara lo tau"


"Emak lo aja yang sakit, gue juga kali, dan ngapain juga lo disalahin gue?"


"Gara-gara ide gila lo tuh untuk kerjain keisya. berantem pura-pura. Sakitnya beneran"


"APA?!" ucap rio, shiren, digo, louis dan cindy bersamaan


"Apa!" Lirik aldo kepada mereka


"Jadi selama ini kalian berantem cuman pura-pura doang" kata louis tidak percaya


"Gila lo, selama ini beneran tau, cuman hari ini doang pura-pura" kata aldo dan david menggangguk mengiyakan


"Maksud lo"


"Jadi gini guyy" ucap david mulai menjelaskan "gue sama aldo cuman pura-pura berantemnya karna gue cuman mau kerjain keisya karna ia mendekati hari spesialnya. Kalian tau kan tanggal 3 agustus hari apa?"


Mereka mengangguk paham karna mereka tahu hari apa namun tiba-tiba....


"Hari sabtukan? Emang kenapa?" ucap digo dengan polosnya


PLETAK


PLETAK


PLETAK


PLETAK


PLETAK


PLETAK


PLETAK


PLETAK


"Gila lo pada yee, sakit tau ga kepala gue" keluh digo mendapatkan jidatan dari sahabat-sahabatnya secara bersamaan


"Kita pukul lo karna supaya lo ingat tanggal 3 agustus hari apa?" geram louis


Digo tanpa berpikir apa yang dimaksud louis, lalu yaa ingat


"Hehehe" kekeh digo


"Hehehe" ulang mereka


"Gue ingat"


"DASAR LO"


"Gara-gara sikap playboy lo, ingatan tentang ulang tahun keisya lo jadi lupa" sindir aldo


"Iya maaf-maaf" rengek digo dan mereka memandang sinis


"Lanjut david" kata cindy


"Jadi gini kita kerjain keisya sebelum hari ulang tahunnya, biar dia merasa kalau kita itu jahat kepada dia, Padahal kita rayakan dan akan bikin ia bahagia dihari ulang tahunnya yang tak pernah ia lupakan dengan dihadirikan orang yang ia sayangi. gimana setuju ga ide gue!?" Ucap david meminta persetujuan mereka


"Gue ga setuju" ucap digo angkat tangan membuat mereka menatapnya sidis


"Apa lagi sih lo?" Geram louis


"Gue ga setuju Dengan ide lo dav" ucap digo


"Kenapa?!" Tanya david


"Jadi gini, lo sebaiknya pikir ulang deh ide lo itu, karna firasat gue mengatakan kalau pokapnya yang kaya raya itu pasti akan merayakannya. Kalian kan tau om wilson sayang banget kepada anak kandungnya keisya, dari padanya anak tirinya sendiri, pasti ia merayakan lebih megah dan mewah agar ia bahagia dihari ulang tahun, jadi menurut gue nih lo pikir ulang deh ide lo itu" ucap digo memberi mendapat


Mereka diam sesaat hendak berpikir


"Iya sih lo benar juga" kata david penyetujui "tapi menurut gue, keisya kan ga suka mewah-mewahan, kalian kan tau dia seperti apa? Jadi dia pasti nolak"


"Eh dav, walaupun itu mewah atau apa keisya itu ga mungkin nolak asal itu dari orang tuanya. Walaupun ini keisya ada benci kepada pokapnya tapi lebih banyak rasa sayang kepadanya. Keisya itu bukan anak durhaka guyy, keisya pasti nurut apapun yang dilakukan pokapnya asal demi kebaikannya dia sendiri"


Mereka mengangguk paham


"Iya sih digo benar juga" ucap shiren menyisap jus jeruknya


"Lalu gimana sekarang dong dav?" Tanya aldo kepada david yang lagi berpikir keras


"Emm menurut gue gini" ucap David akhirnya menemukan ide "Kalau memang om wilson merayakan ulang tahun keisya, kita akan tetap merayakan juga"


"Bagaimana caranya?" Tanya rio


"Jadi gini nanti pas ulang tahun keisya dengan pokapnya itu. Nanti pas ditengah pesta kita bawa dia ke arah kita, salah satu diantara kita ada yang harus ada yang ikut kita untuk membawanya, gimana?"


"Oke, kali ini gue setuju dengan pendapat lo dav" ucap digo dan mereka mengangguk


"Oke, nanti kita lanjutkan lagi rencana kita saat setelah om wilson bicara pada keisya kalau emang dirayakan atau tidak. Kalau perlu nih, kevin, hazel dan felix ikut dalam rencana kita, gimana?"


"SETUJU"


...❤️❤️❤️❤️❤️...


DI CAFE


di cafe pada malam hari semua karyawan kevin sudah meredahkan otot-otot mereka ke sofa karna mereka semua lelah hari ini, semakin banyak pengunjung datang pergantian membuat mereka ekstra kerja keras hari ini,


Benar-benar lelah hari ini


"Huh, capeknya"ucap digo mendaratkan pantatnya di sofa duduk bersama david dan juga keisya yang sudah berada di sofa, tapi anehnya mereka berdua beredegan romantis


Bagaimana tidak romantis? Keisya tiduran di pangkuan david, sedangkan david mengelus rambut keisya lembut, bukannya keisya lagi ngambek sama david tadi? Sungguh aneh mereka berdua bukan?


"Eh lo, bukannya lo lagi marahan sama david tadi"ucap digo heran


"Gue capek, dan jangan bahas itu" keluh keisya, tentu saja dengan david, ia tak peduli lagi marahan dengan david tadi karna ia butuh sandaran hari ini yang selalu bikin nyaman, ia benar-benar lelah hari ini.


Sedangkan david tentu saja ia senang


"Dasar pasangan aneh" sindir digo


Tiba-tiba suara lonceng kafe berbunyi dan semua mata menuju ke asal suara itu dan menampakan seseorang pria tua yang berpakaian jas formal, dan juga paper bag ditangan kanannya


"Om wilson" guman mereka


"Keis, pokap lo datang tuh" kata david kepada keisya


keisya pun langsung melirik pokapnya dan langsung bangkit menghampirinya papanya yang lagi geleng-geleng kepala melihat tingkahnya


"Papa" guman keisha lalu menghampiri papanya lalu mencium tangannya ikuti yang lain


"Malam om" sapa kevin ramah


"Malam juga vin" balas papanya keisya "Emm boleh om bicara empat mata pada anak om" ucap wilson to the point atas kunjungannya ke sini


"Tentu boleh om" balas kevin lalu menrangkul david tepat disebelahnya "guyy kita pergi"


kevin, felix, hazel, digo dan david pun pergi dihadapannya mereka berdua. Keisha pun membawa papanya di sebuah kursi agar bisa mereka duduki berdua


"Ini nak untukmu?" Ucap wilson memberikan paper bag dan keisya menerimanya dan langsung membukanya


"Undangan?!" Ucap keisya heran


"Iya papa mau merayakan pesta ulang tahunmu nanti yang sudah papa siapkan sejak awal dan itu kartu undangan untuk teman-temanmu nantinya agar mereka menghadiri pesta ulang tahunmu dan ikut merayakan bersama kita"


"Tapi tunggu pa. Ini kan kartu undangan mahal kan?" ucap keisya meraba teliti kartu undangan tanpa terkesan mewah dan elegan "jangan bilang papa mau merayakan ulang tahun kei mewah dan meriah juga?"


"Iya kamu benar"


"Pa, Papa kan tau kalau keisya ga mau acara megah dan mewah-mewahan, cukup seherhana saja, jadi urungkan niat papa itu" ucap keisya menolaknya


"Tapi nak papa mohon kali ini saja" ucap wilson mengenggam tangan keisya "papa mau kamu bahagia dihari ulang tahunmu dan tak pernah kamu lupakan seumur hidup kami nantinya, papa mohon, nak"


Melihat papa memohon seperti ini jujur keisya tidak tega meliharnya. jujur ia tidak mau ulang tahunnya itu mewah-mewah cukup sederhana bersama orang-orang yang ia sayangi. Tapi melihat papa seperti ini membuatnya berpikir dua kali. Apalagi papanya sudah disiapkan sebelum bicara padanya terlebih dahulu


"Oke pah, keisya mau" ucap keisya membuat papa tersenyum senang lalu memeluk anak sekilas


"Oke kalau gitu papa pergi dulu. Nanti kalau ada kurang di undangan, kamu bisa bilang papa" ucap wilson mencium kening anaknya sekilas "Assalamualaikum"


"Waaikumsalam"


Setelah papa keisya pergi, keisya pun menghampiri sahabat-sahabatnya lalu duduk disofa menulis nama sahabatnya itu karna belum dikasih nama lalu memberikan kepada david terlebih dahulu


"Ini dav buat lo, lo datang yaa ke ulang tahun gue" ucap keisha


"Kayaknya gue ga bisa datang dek keis?" Ucap david pura-pura sedih


"Kenapa?"


"Gue akan ke amerika untuk menghadiri pernikahan kakak sepupu gue, jadi maaf yaa" ucap david berbohong


Membuat keisya sedih jadinya


Karna jujur ia pingin david hadir dihari ulang tahunnya


"Ga papa kan keis?"


"Oh, ga pa pa kok" ucap keisya tersenyum getir lalu menulis nama sahabatnya lagi


"Ini buat lo zel" ucap keisya memberikan kepada hazel


Namun mata hazel tidak ke arah keisha melainkan ke arah david yang lagi melambaikan sambil geleng-geleng kepala kepadanya seolah mengatakan "Jangan diterima"


Dan digo juga ikutan seolah mengatakan itu juga dan hazel mengerutkan dahinya karna itu seolah bertanya Kenapa?


Nanti gue jelasin


"Hazel" panggil keisya


"Eh, iya, apa tadi?" ucap hazel sadar dari arti tatapan digo dan david lalu melirik keisha lagi


"gue bilang ini buat lo, lo datang yaa acara ulang tahun gue"


"Kayaknya gue juga ga bisa datang keis"


"HAH" ucap keisya terkejut "kenapa?"


"Karna gue, kevin sama felix pergi ke swiss untuk menghadiri acara ulang tahun kakek kita. iya kan vin?" ucap hazel menepuk bahu kevin tepat disebelahnya,


"Ulang tahun? Kapan?" Tanya kevin heran kepada hazel setahunya ulang tahun kakek tidak hari ulang tahun keisya juga


"Ahh, lo lupa pasti. Lo ga ingat pokap kita masing-masing bilang kalau tanggal 3 agustus kita pergi ke swiss untuk menghadiri ulang tahun kakek" jawab hazel berkekeh


membuat kevin diam tanpa berpikir keras, dan hazel pun menekam bahu kevin cukup keras sambil berbisik


"Jawab iya bodoh"


"Eh iya keis, kita pergi ke swiss, iya kan fel?" Kekeh kevin bertanya ke felix


Sedangkan orang yang ditanya hanya bengong tidak mengerti, namun tiba-tiba hazel menatap ke acaranya seolah mengatakan


Jawab aja iya


"Iya keis" ucap felix


"Emang salah satu dari kalian tidak bisa ikut ke acara gue, gue harap banget kalian ikut" ucap keisha


"Oh maaf kei, papa gue bilang semua anggota keluarga harus wajib ikut tidak ada yang ga boleh ikut" ucap hazel,


jujur ia tak mau bikin keisha sedih atas ketidakhadiran dirinya tapi apa boleh buat ia harus meminta penjelasan ke david dahulu apa maksud semua ini


"Oh begitu, oke, ga papa kok"


"Lo jangan sedih gitu juga dok keis. nanti kado gue ada kok gue kirim ke lo, oke. lo jangan sedih yaa!"ucap hazel berusaha menghibur keisha


Keisya hanya bisa mengangguk sambil tersenyum getir lalu menulis nama lagi


"Ini buat lo digo"


"Maaf gue juga...."


BRAK


keisya melabrak meja karna mulai kesal hari ini, semua sahabat tidak ada yang mau ikutan acara dia. Belum sih semuanya masih ada cindy, aldo, louis, shiren dan yang lainnya


Tapi ia benar-benar kesal hari ini digo sepupunya sendiri juga ikutan dan juga kemarahan tadi di sekolah belum betul-betul mereda


"LO KENAPA LAGI HAH? GA BISA IKUT JUGA? ADA ACARA KELUARGA JUGA? ADA ACARA DENGAN CEWEK LO? HAH!!!"


Bentak keisya kepada digo, membuat digo jadi hampir tersungkur dari kursinya kalau tidak david yang menahan kursinya itu


"Gue...."


"gue bete sama kalian semua"ucap keisha kesal lalu membereskan kartu undangan dan juga tasnya lalu pergi begitu saja


Dan untung ia bawa motor dengan secara kebetulan masa hukuman yang diberikan jason sudah habis. hari ini sehingga ia lebih ingin pulang sendiri tidak bersama salah satu dari mereka yang nanti akan ia nekamnya hidup-hidup


"kau kenapa sih ga bicara pada keisha yang sejujurnya kalau kita itu bisa datang ke acaranya sih, hah?"ucap kevin kepada hazel kesal setelah keisya pergi


"Kenapa juga bilang tidak padahal bisa kan? Kita kan tidak ada acara keluarga di swiss" ucap feliz ikut-ikutan


"Kenapa kalian salahkan aku?" ucap hazel tidak terima jika ia disalahkan


"seharusnya kalian salahkan dua iblis itu" ucap hazel ke arah mereka berdua dengan santainya mereka menyesap teh mereka


"Siapa yang lo maksud iblis zel" kata digo tidak terima jika ia dibilang iblis


"DIAM KAU DIGO"ucap kevin membentak digo


"cepat jelaskan pada kami apa maksud perkataan kalian jika kalian tidak ikut ke pesta keisya, padahal kalian ikut bukan?"


"Memang"ucap david santai lalu bangkit dari sofa sambil mengambil tasnya dan juga digo


"Lalu?" Tanya felix


"Kita ada rencana" Ucap digo melirik david tersenyum penuh arti dan david membalas senyumannya itu lalu melirik mereka lagi "dan besok kami jelaskan"


"Apa?"


"kami pulang duluan" ucap david melambaikan tangannya ketika ia sudah berada di pintu cafe bersama digo, meninggalkan kevin, felix dan hazel yang mati penasaran


"Apa sih rencana mereka?" tanya felix heran kepada kevin dan hazel


"Aku tidak tahu, kita lihat aja besok" ucap hazel menyandang tas dipundak kanannya


...❤️❤️❤️❤️❤️...


BESOK SIANGNYA


Semua orang sudah berkumpul di cafe kevin untuk membicarakan rencana mereka


setelah pulang sekolah. Semua orang itu adalah aldo, david, louis, cindy, rio, shiren, hazel, felix dan kevin tentunya


Mereka berkumpul tanpa sepengetahuan keisya tentunya, karna biasanya setelah pulang sekolah keisya singgah ke rumahnya terlebih dahulu sebelum ke cafe, dan mereka mengambil moment itu sebelum keisya tiba di cafe tepat pada waktunya


"Oke, ulang tahun keisha dilaksanakan jam 7 malam. Apa rencana lo?" Tanya digo kepada david


"Oke, rencana gue adalah kita adakan dua jam setelah itu, kita bawa keisya ke rumah rayakan bersama kita" ucap david


"Lalu" kata felix


"Kita bagi tugas untuk pelaksanaan acaranya, kita mulai dari untuk membuat kue ulang tahun dan makanan, minuman lainnya karna lebih enak kita buat sendiri bukan? aja siapa yang turun tangan?"ucap david


"Gue" ucap hazel tunjuk tangan


"Gue bersama dengan geng cewek, shiren, dan cindy. Lo berdua mau kan" kata hazel meminta pendapat kepada mereka berdua


"Tentu saja mau" ucap shiren sumringah


"Lo cin"


"Gue mau lah"ucap cindy


"Oke, sekarang, renovasi rumah keisya, kita tambah hiasan-hiasan semenarik mungkin, agar pesta lebih cantik, dan juga terkesan elegan dan mewah"


"Gue" kata louis


"Aku" kata kevin


"Aku juga" kata felix


"Gue juga" kata digo


"Oke semua sudah. apa yang tidak pembagian tugas?" Tanya david


"Ada" kata kevin


"KAU" tunjuk mereka bersamaan


"Gue"ucap david tersenyum penuh arti


"Tentu saja jemput calon mertua gue untuk membawanya bersama kita nantinya" ucap david dengan percaya dirinya


Sehingga membuat aldo menatapnya sinis


"Terus gue tugas yang apa?" tanya aldo


"Iya, lo tugas apa al" ucap cindy mengenyit dahinya seolah sedang berpikir


"Bagaimana lo bersama keisya ke pesta pokapnya itu, kalian tahu kan keisya sendiri disana, tidak ada orang bersamanya, dan ditambah lagi pasti ada geng power datang nanti. Jadi kalau keisya akan dibully oleh mereka akan aldo melindunginya dan sekalian juga deh aldo akan membawa ke rumah ikut ke acara kita. Gimana setuju ga?" Ucap kevin


"SETUJU" kata mereka


"ga, gue ga setuju" ucap david tidak suka,


Mereka memutar bola matanya malas karna jerah, dan mereka sudah tahu alasan apa lagi kalau bukan CEMBURU pada aldo. Kalau aldo tentu saja ia senang bersama keisya


"Aldo sialan" batin geram david