
Pukul 06.00 a.m
"Sayanggg,,alicia dan raina ayah pergi dulu,,kalian baik baik dirumah ya,,,muahh,,muahh,, ayah akan segera kembali,,amara muahh,,aku pergi dulu baik baik lah dirumah bersama anak-anak".Ujar armadja
"Kau tidak usah khawatir,,berangkat lah dengan hati-hati ya".Jawab amara.
Mendengar itu armadja pun tersenyum lalu segera melangkah menuju kemobil nya.
"Ayahhh,,,".Panggil raina membuat armadja mengurungkan langkah nya untuk naik kedalam mobil,,dan ia segera menoleh kesumber suara,,,
Rainata berlari menuju armadja dan menghamburkan pelukan nya dengan erat,,tanpa tersadar air mata itu mengalir dari sudut mata nya.
"Rainaa,,,sayangg".Balas armadja yang membalas pelukan putri nya itu ,,dengan berjongkok untuk menjajarkan pandangan nya pada putri nya.
"Ayahh,,jangan pergii,,,,".Ujar raina,,padahal semalam ia sudah setuju jika ayah nya pergi,,tapi ntah kenapa hati nya terasa beratt untuk melepas ayah nya keluar kota.
"Sayangg,,,ayah harus pergi,,,lagipula ayah akan segera kembali,,,hanya tiga hari nakk,,dann apa kau lupa perkataan ayah semalam??".Tanya armadja dengan nada yang lembut,,penuh kasih sayang.
"Bagaimana jika ayah berbohongg,,,dan ayah tidak akan kembali hikss,,,hikss".Ujar raina.
"Sayangg,,itu tidak benarr,,,ayah akan kembalii sungguh,,,lagi pula kenapa kau merasa sedih,,,ayah akan tetap disini kann,,,untuk menemani mu,,ingatt kan apa yang akan kau lakukan jika kau merindukan ayah".Tanya armadja,,dan raina hanya mengangguk kecil,, dari raut wajah nya sungguh tergambar jelas jika ia tak rela ayah nya pergi.
"Nahh,,,kalau begitu kita sepakatt ,,, sayang tiga hari itu sangat sebentar,,, ayah akan segera kembali menemui mu,,yaa".Bujuk armadja pada putri nya itu.
"Baiklahh,,tapi berjanji lahh saat ayah tiba di London ayah harus menemui raina,langsung okee".Ujar raina seraya mengancungkan jari kelingking nya,,
Armadja pun mengaitkan jari kelingking nya pada jari putri bungsu nya itu.
"Janjii,,,muahh".Satu kecupan hangat mendarat dikening raina,,lalu armadja pun segera masuk kedalam mobil,,tak lupa ia melambaikan tangan dan melebarkan senyum nya dibalik jendela mobil yang terbuka setengah.
Raina terus mengamati mobil itu hingga mobil itu hilang dari jangkauan pandangan nya,,,
(menghela nafas panjangg,,,).Raina pun membalikkan tubuh nya menghadap pintu rumah,,,disana sudah tak terlihat amara dan alicia,,seperti nya mereka sudah duluan masukk,,begitu batin raina,,ia pun menyusul masuk kedalam rumah.
"Sayangg,,,ayo habiskan sarapan mu,,hari ini khusus ibu akan mengantarmu kesekolah yaa,,".Ujar amara.
"Yeayy baiklahh,,aku senang sekalii,,,memiliki ayah dan ibu itu menyenangkan,,aku sangat beruntung memiliki kedua nya,,,tidak seperti raina hahaha".Ujar alicia,,,ternyata ucapan alicia terdengar oleh raina yang berdiri di ujung tembok yang menjadi pembatas antara dapur dan ruang tengah.
hummm,,,memiliki ayah saja cukup menyenangkan sihh,,tapi kan ayah tidak ada dirumah,,,ayah cepatlah kembali
Batin raina kemudian ia melanjutkan langkah nya menuju meja makan.
"Haii ibuu,, alice,,,".sapa hangat seorang gadis kecil yang tak lain adalah raina.
"Hehh!,,dia itu ibukuu,,,bukan ibu mu anak pungutt,,,awass jika kau memanggil nya dengan sebutan ibu lagii,,,".Balas alicia sengit,seraya menajamkan tatapan nya pada raina.
"Sayang alice,,ayo kita berangkat kesekolah,,,ibu sudah risih melihat gadis ini".Sahut amara seraya memicingkan mata nya kearah raina.
Kedua nya pun berlalu dari meja makan,,dan tinggal lah raina sendiri,,raina sempat menundukkan pandangan nya lesu,,,tapii ia teringat oleh perkataan ayah nya.
ayah akan selalu menemanimu sayang,,ayah akan selalu ada bersama mu,,dan ayah ada disini,,,dihati mu nakk,,dan ayah akan segera kembali.
Lalu ia pun kembali bersemangat dan menghabiskan sarapan nya,,kemudian ia meraih ransel nya dan berlari kecil menuju halaman depan.
Hanya tersisa satu mobil disana,,,itu artinya alicia dan ibu nya sudah berangkat,,dan kali ini raina berangkat bersama supir pribadi yang biasa mengantar nya kesekolah bersama alicia.
***
Jam menunjukkan pukul 10.30.
Tinggg,,,, tingg,,,.
"Rainn,,".Sapa wili saat raina tengah menyendokkan makanan ke mulut nya.
"Iya,,".Jawab raina disela kunyahannya.
"Kau tau,,,ini adalah hari terakhir ku disekolah ini".Ujar wili yang membuat raina terkejut sekaligus bingung.
"Maksud mu apa wili".Tanya raina.
"Besok aku akan pindah ke luar kota,,,jadi aku akan pindah sekolah,,,dan tidak akan kesini lagi".Jawab wili
"Jadi kau meninggalkan ku begitu,,".Ujar raina
"Yaa,,mau bagaimana lagi ,, kau baik baik lah disini ya,,aku akan selalu mengingat mu,,,ingat kalau ada orang yang usil pada mu,,,kau harus melawan mereka,,,jangan takut".Ujar wili
"hmmm,,,tapi aku akan kesepian di sini,,,aku tidak punya teman selain kau wili ,,,".Ujar raina seraya menunduk lesu.
"rainn,,,kau tidak akan kesepian,,,ini bawa lah ini bersama mu setiap hari nya".Ujar wili seraya menyerahkan boneka kecil yang bisa mengeluarkan suara.
"Wahh ini sangat lucu wili".Ujar raina
"Iyaa,,aku membelikan ini sebagai tanda persahabatan kita,,dan disini aku telah merekam suara ku,,jadi melalui boneka ini kau bisa mendengarkan suara ku jika kau kesepian".Ujar wili
"Hhhh,,, terimakasih wili".Ucap raina seraya tersenyum.
"Oh yaa dan ini,,,gelang persahabatan ".Ujar wili sembari menyerahkan gelang tali berwarna merah.
"Gelang?,,,".Ujar raina.
"Iyaa,,kalau orang dewasa biasanya juga menandakan persahabatan dengan gelang,,,dan aku mau kau memakai ini hingga dewasa,,begitupun aku,,,dann aku sangat berharap saat kita dewasa kita bisa bertemu kembali".Ujar wili semangat.
"Hhahah,,,kau benarr,,aku janji akan memakai nya hingga aku dewasa,,dan akan menyimpannya,,nanti walaupun wajah kita tak akan sama seperti sekarang,,,tapi kita dapat mengenal lewat gelang ini" Ujar raina.
"Kau benar rainn hahaha ".Ujar wili.
***
"Arnold,,,semua berkas sudah kau siapkan".Tanya armadja saat berada didalam pesawat.
"Sudah tuan,,,hanya tinggal tanda tangan bukti atas kerja sama saja tuan".Jawab arnold.
"Baik lahh,,,,,hahh???".Ujar armadja di ujung kalimat nya saat mata nya terfokus pada seseorang di depan nya.
"Tuan kenapa?".Tanya arnold.
"T-tidak,,,".Ujar armadja sedikit gugup.
"Ouh baiklah".Jawab
itu amanda??,,,dia ada disini,,,benarkah itu amanda??,,,aku tidak salah kann???,,,apa yang dia lakukan selama disini,,,daannn dia juga menuju ke kota Leicester??,,,apakah dia memilki kerabat??,,huhh apapun itu,,,tapi dia tidak pernah menjenguk putri nya,,,keterlaluan,,,aku harus bicara pada nya.
Batin armadja,,,mata nya tetap memandang fokus wanita yang ada didepan nya,,,entah itu amanda atau bukan,,tapi yang jelas orang itu mirip sekali dengan amanda.
-*BERSAMBUNG
HAI PARA PEMBACA JANGAN LUPA VOTE, LIKE, DAN KOMEN NYA YAA,,KARENA ITU SANGAT PENTING BUAT AUTHOR,,,TERIMAKASIH😇🙏
by. azzahramaharani*