BETWEEN THE LINE'S OF DESTINY

BETWEEN THE LINE'S OF DESTINY
Senjata makan tuan



"Hoamm,,,".Alicia terbangun dari tidur nya,ia mengucek ngucek mata nya lalu melihat jam digitally yang ada di samping nya,tepat pukul 07.00 a.m.


Alicia melangkah kan kaki nya menuju balkon kamar nya,ia menghirup udara segar dari sana,tapi seketika terlintas kejadian yang terjadi tadi malam dalam pikiran alicia.


Rainaa,,dia adalah orang yang paling aku benci , dia adalah orang yang selalu merampas kebahagiaan ku,kenapa dia bisa hadir di kehidupan ku,,erikkk,bagaimana bisa dia membela gadis sial itu,aku benciii,,,aku benci rainaaa!


Batin alicia seraya memukul teralis balkon nya,nafas nya memburu menahan amarah yang sudah ia pendam sejak semalam.


-


Sementara dibawah sana raina telah menyajikan sarapan pagi,dan sekarang raina tengah menjemur baju dihalaman belakang.


PRANGG!!


"Hah!,".Raina tersentak ketika mendengar bunyi barang jatuh dari dalam rumah,lalu ia pun buru buru masuk,dan melihat apa yang terjadi.


"Alice,,".Ujar raina ,ia terkejut karena kini semangkuk sup hangat tumpah membasahi seluruh lantai,dan membuat lantai berantakan karena pecahan beling yang berserakan dilantai.


Alicia kini hanya berdiri mematung dan menatap raina dengan tatapan membunuh nya,ia terus menatap raina tajam tanpa melirik atau berkedip sedikit pun,raina yang bisa membaca kondisi nya segera berlalu mengambil lap dan sapu,ia ingin mengalihkan situasi ini dengan pekerjaan nya.


"Cukup!!! ".Bentak alicia seraya melepaskan perabotan itu dari tangan raina.


"Aku muakk dengan wajah polos mu itu ,,,kau bertingkah seolah olah tidak ada yang terjadi,,dasar munafikk kau,,kau tau raina, semalam aku pergi dari hadapan mu bukan berarti masalah kita selesai!".Hardik alicia.


"Lalu apa yang kau ingin kan dari ku,,alice asal kau tau aku sama sekali tidak berniat membuat mu marah seperti ini,erikk---".


"Jangan pernah menyebut nama nya!!,,kau bilang apa yang aku inginkan kan??,,kemarii kauu!".Ujar alicia menarik lengan raina.


Raina tertarik oleh alicia,ia mencoba melepaskan tangan alicia namun terlalu sulit karena alicia makin memperat pegangan nya,,,alicia membawa raina kedepan kompor,disana terlihat air yang sudah mendidih,yaa dari tadi alicia sudah memikirkan hukuman apa yang akan ia beri untuk raina.


"Alice apa yang ingin kau lakukan,,alicee lepaskann".Ujar raina.


"Kau terlalu sering membuat ku kesal rainaa,dan kau tau semalaman aku menahan emosi ku ,,,sekarang rasakan air mendidih ini yang akan merebus tangan mu,,,eghhh".Ujar alicia seraya menyodorkan tangan raina agar masuk kedalam panci.


"Jangann alicee,apa yang kau lakukann,,lepaskann,lepass aku mohon alicee ,,jangann,,".Ujar raina yang berusaha menarik tangan nya agar tidak masuk kedalam air yang mendidih itu bahkan hawa panas nya saja cukup menyakitkan tangan nya.


Alicia tetap memaksa agar tangan raina masuk kedalam air mendidih itu,dan terjadi pertikaian antara menarik tangan dan menyodorkan tangan.


"Akh!!!,,alicee lepasssss".Pekik alicia karena jari jari nya menyentuh air mendidih itu.


Ada senyuman licik yang menyeringai di wajah alicia ia pun semakin kuat menyodorkan tangan raina untuk masuk kedalam air.


"Alicee lepass,,akhhh,,lepass ,,erghhh".Pekik raina,ia reflek mendorong alicia sehingga air mendidih itu tumpah mengenai alicia.


"Akhhh!!!,,,panasss,,panasss,,tolonggg,,akhh".Alicia menjerit histeris,ia bergerak tak tentu arah karena kulit nya itu melepuh oleh air panas yang tumpah mengenai diri nya.


"Aliceee,,,".Raina terperanjat ia tak menyangka jika air itu akan tumpah mengenai alicia.


Rainaa apa yang kau lakukann,,dasar cerobohh ,,bodohh,,.


Batin raina mengutuk diri nya sendiri.


Dengan tergesa gesa raina mematikan kompor nya lalu berlari ke kamar mandi,ia mengambil segayung air dan membawa handuk lalu membawa nya untuk alicia.


"Sakitt,,akhh,,sakitttt😭".Alicia mengerang kesakitan dan menangis ,ia terbaring dilantai karena tak tahan dengan sakit nya akibat air panas itu.


Tak lama raina datang dan duduk di samping alicia,ia tak tega melihat keadaan alicia kala itu ,kulit tangannya merah mengembang,, bahkan wajah alicia sendiri,lalu dengan hati hati raina mengambil tangan alicia,namun saat itu juga alicia mengerang.


"Akhhh,,,sakitttt,,,kauu,,jahatt,,rainaa,,akhh sakitt,,,ibuuuu".Pekik alicia seraya meringis kesakitan.


"Tolongg,,tolonggg!!".Pekik alicia yang kesakitan.


Aku harus bertindak cepat sebelum terjadi apa apa pada alicia,,.


Batin raina,lalu ia berlari keluar ,raina melihat kesana kemari berharap ada seseorang yang bisa menolong nya ,lalu ia pun berlari ke arah jalan untuk mencari apakah ada kendaraan yang lewat.


"Kenapa sepi sekaliii,,,ya tuhan aku harus bagaimana!!".


Lalu dari arah belakang terlihat erik yang bingung dengan sikap raina lalu erik pun memutuskan untuk menghampiri raina.


"Raina,,,ada--".


"Erikk kau disinii".Ujar raina dengan cemas nya.


"Iyaa,,kau kenapa?,apa wanita itu menyakiti mu lagi,apa yang dia coba lakukan raina,,kau baik baik saja kan".Ujar erik tak kalah cemas nya.


"Tidak tidak,,sekarang kau ikut akuu,aku butuh bantuan mu,ayoo!".Ujar raina kemudian ia menarik tangan erik menuju rumah nya.


Erik hanya bisa mengikuti kemana raina membawa nya dengan berbagai pertanyaan yang ada dikepala nya.


Lalu raina menuntun erik kehadapan alicia.


"Erikk kumohon bantu akuu,,alicia harus ku bawa kerumah sakit sekarang juga".Ujar raina.


"Diaa?!!,dia kenapa?!!,,raina-".


"Erik nanti saja,,sekarang lebih baik kita bawa alicia kerumah sakit, aku tidak bisa membawa nya sendiri,aku butuh bantuan mu,tolong carikan taksi dan bantu aku membawa alicee,,aku mohonn".Ujar raina penuh harapan.


"Baikk baik, sebentar".Ujar erik, ia meraih ponsel nya di kantung celana nya,lalu erik memesan taksi online agar datang tepat di halaman rumah.


Lalu raina bergegas naik ke atas dan mencari kain tipis dan berbahan sejuk untuk alicia,lalu ia segera turun,karena saking gopoh nya raina tidak memperhatikan tangga,akibat nya kaki nya salah melangkah dan malah terlipat,lalu raina pun hilang keseimbangan dan jatuh terguling kebawah.


PRAKK!!


"Akhhh,,".Ringis raina seraya memejamkan mata nya karena menahan rasa sakit dikaki nya,kepala raina juga membentur sudut tangga.


Erik yang mendengar itu segera melangkah kesumber suara.


"Rainaa!!!".Pekik erik,ia pun segera menghampiri raina


"Raina apa yang terjadi,,kau terjatuh dari tangga,,".Erik hendak memopong tubuh raina, namun dihentikan oleh raina.


"Tidakk erikk,aku baik baik saja,,,lebih baik sekarang kita bantu alicia,,".Ujar raina, ia berusaha bangun meskipun kaki nya terasa sangat sakit.


"Raina apa yang kau lakukan,,biar aku menolong mu,kau lihat kening mu itu berdarah,dan kaki muu sakitt??,,sini aku bantu berdiri".Ujar erik yang berusaha memopong tubuh raina untuk berdiri dan hendak menuntun nya duduk di sofa.


"Erikk aku tidak apa apa ,,sungguh,aku sangat khawatir pada alice,kulit nya melepuh karena air mendidih ,,dan kau lihat kulit nya membengkak dan merah,,".Ujar raina yang berusaha melangkah namun terjatuh karena sakit yang teramat dikaki nya.


"Raina apa kataku,,kau itu juga sedang sakit, dan bagaimana cara nya untuk membantu alicia,biarkan dulu luka mu dan kaki mu di obati,baru--".


Titttt,,,titt,,.


(Suara klakson mobil taksi).


"Taksi nya sudah datang,,ayo erik kita harus membawa alice".Ujar raina ia pun menguatkan diri nya untuk melangkah,meskipun sangat sakitt,raina berusaha untuk menahan nya agar erik segera membantu nya menolong alicia.


Sesampainya di dapur raina hendak meraih tangan alicia,namun kaki nya terasa begitu sakit saat ia mencoba bungkuk,namun raina membungkam mulut nya dan mencoba menyembunyikan nya dari erik.


"Raina sudah biar aku yang menggendong nya,,kau tetap saja disitu,,".Ujar erik,ia tau raina tidak akan bisa ikut memopong tubuh alica karena kaki nya sakit.


Lalu erik pun membawa alicia masuk kedalam taksi,diikuti raina dengan langkah nya yang pincang dan lambat,karena menahan sakit.


"Raina,,biar aku membantu mu".Ujar erik yang kini memopong tubuh raina ikut masuk kedalam taksi,setelah itu erik masuk dan duduk disamping supir,kemudian taksi pun melaju menuju rumah sakit.


*BERSAMBUNG


HAI JANGAN LUPA UNTUK LIKE, KOMEN,DAN VOTE,TERUS DUKUNG AKU UNTUK TERUS UPDATE CERITA NYA*.


SEMOGA SUKA DENGAN CERITA NYA🙇


follow me at instagram @azhramhrani🍭