
"Uhuk,,uhuk,,,hatciimmmm,".Raina terbatuk batuk dan bersin saat membersihkan gudang yang sangat kotor itu,,.
Dengan gerakan cepat nya ia mengeluarkan barang barang yang ada didalam,kemudian ia menyapu lantainya,,membersihkan semua yang kotor dari ruangan itu,,dan setelah dirasa bersih,,ia mulai menata barang barang yang ia bawa,,.
Ada lemari kayu model klasik yang terlihat masih layak pakai disana,,ada juga kasur berukuran lebar 90 cm dan panjang 200 cm disana yang masih layak pakai walaupun sedikit berdebu,,tapi setelah raina membersihkan nya kasur itu ternyata masih baru dan bagus,,ya meskipun tak seempuk kasur dirumah lamanya,,setidaknya dia tidak tidur dibawah dengan dingin nya suhu pada malam hari.
Raina mulai menaruh baju nya kedalam lemari,,dan menghamparkan sprei,,selimut,,dan memasang sarung bantal yang ia bawa dari rumah lamanya,,.
"Huthhhh,,,akhirnyaa semua nya beress,,ternyata ruangan ini tak seburuk yang aku kira".Ujar raina sumringah,,.
"Rainaaaa!!!!".teriak amara.
Raina tersentak kaget,,dengan cepat ia menuju keluar kamar,,,saat keluar kamar ia mendapati amara dengan ekspresi yang tak dapat diartikan.
"Ibu ada apa?,,".Tanya raina.
"Kau masih bertanyaa,,lihatt semua barang kotor ini,,kenapa kau asal menaruh nya,,,tidakkah kau berfikir jika bakteri nya dapat menyebar kemana mana ha,,,".Hardik amara.
"Maaf bu,,lagipula ini hanya sementara,,selama aku membersihkan ruangan nya.
"Alahhh,,cepatt kau buang semua barang barang ini keluarr,,jika aku masih melihat barang barang ini masih ada di sini,,kau akan tau hukuman yang akan kuberikan pada mu nanti,,".Tegas amara dan ia pun berlalu.
Raina menghela nafasnya pelan,,kemudian ia pun mulai mengangkat beberapa kotak untuk di bawa ke tong sampah,,ada tiga box kotak yang ia bawa sekaligus,,terasa sangat berat sekali,,tapi ia berusaha menjaga keseimbangan nya agar bisa membawa kotak itu keluar.
Setelah sampai dihalaman depan,,mata nya mengitari seluruh penjuru halaman,,tidak ada tong sampah di sana,,ia pun menurunkan kotak yang dibawa nya tadi,,.
"hufthh,,kira kira dimana ya tempat sampah nya,,,,,".Ujar raina.
"Hehhh raina,,,masih ada barang bekas disini,,kau tau bau nya tidak sedap,,kau ini payahh,,cepatt buang semua iniii".Teriak alicia dari atas jendela sana.
Raina menggaruk kasar kepala nya yang tidak gatal,,lalu ia pun bergegas ke atas dan kembali membawa beberapa box kotak dan kantung plastik besar.
hufthhh barang sebanyak ini akan kubuang kemana??,,disini tidak ada tong sampah,,.
Batin raina.
"Raina,,,".Sapa seseorang dari belakang.
"Ouhh,,hai erik".balas raina.
"Kau sendirian diluar malam malam begini,,dann ini??".Tanya erik.
"Ouhh ya,,aku ingin membuang semua barang ini tapi dimana tong sampah nya,,aku dari tadi tidak melihat ada tempat sampah disekitar sini,,".Ujar raina.
"Hmm jika kau ingin membuang sampah sebanyak ini,,tempat sampah nya ada di depan komplek,,dan jaraknya lumayan jauh,,".Ujar erik.
"Hemm,,ya sudah kalau begitu,,aku duluan ya".Ujar raina seraya mengangkat kembali beberapa box dan hendak melangkah.
"Ettss,,kau mau kemana".Tanya erik.
"Yaa ingin membuang ini tentunya,,".Ujar raina.
"Raina kau bercanda??,,,jaraknya lumayan jauh,,dan ini banyak sekali,,apa harus kau yang mengerjekan ini sendiri,,".Ujar erik.
"Hemm ibu dan saudaraku sudah tertidur,,aku tak enak jika harus membangunkan mereka,,,".Ujar raina.
"Ya sudah kau tunggu disini sebentar,,".Ujar erik.
"Kau mau kemana???,,".Ujar raina tapi erik terlebih dulu melangkah pergi.
Tak lama erik kembali tapi kali ini ia mengendarai motor,,.
"Ya sudah,,sinii barang nya,,".Ujar erik yang mengangkut kantung besar.
"Ehh tunggu,,kau mau apa?".Tanya raina.
Raina tak menggubris perkataan erik,,dia masih berdiri mematung memperhatikan erik yang sibuk menggantungkan plastik itu kemotor ,,dan menyusun beberapa box kotak dimotor nya.
"Rainaa,,hallo,,kau baik baik saja?".Tanya erik.
"Ouhh,,erik sudahlah,,kau tidak perlu repot repot,,aku merasa tidak enak sungguh".Ujar raina.
"Aku tidak merasa repot sekali,,anggap saja ini sebagai tanda pertemanan kita sebagai tetangga baru,,dan sesama tetangga juga harus saling menolong,,iyakan?".Ujar erik.
"Hmmm baiklah,,,".Ujar raina,,kemudian ia pun naik kemotor bersama erik serta memegang beberapa kantung sampah lagi,,dan motor erik pun melaju.
.
.
.
"Bagaimana,,sudah selesai kann,,bayangkan tadi jika kau berjalan sendiri sambil mengangkut barang barang bekas itu sendiri".Ujar erik sambil mengendarai motor.
"Hahah terimakasih erik,,,lagi dan lagi,,,".Ujar raina.
"Terimakasih kembali,,,lagipula aku senang bisa membantu,,".Ujar erik.
Selang 5 menit mereka pun sampai dihalaman rumah raina.
"Erik terimakasih sekali lagi,,kita baru bertemu tapi kau sudah sangat baik".Ujar raina setelah turun dari motor.
"Yaa,,seperti nya aku akan sering mendengar kata terimakasih saat bersama mu ".Ujar erik.
"Hahaha,,ya sudah kalau begitu aku masuk dulu ya".Ujar raina
"Hemm iya,,".Ujar erik seraya mengangguk kecil.
Raina membalas dengan menepiskan senyum tipis nya,,kemudian ia melangkah masuk kedalam rumah nya.
"Rainaa,,,".Panggil erik yang membuat raina menghentikan langkah nya dan menoleh kesumber suara.
"Selamat malam,,,".Ujar erik seraya menepiskan senyum nya
"Iya,,selamat malam juga,,sekali lagi terimakasih".Balas raina dan is segera masuk kedalam rumah.
hmmm aku harap kita bisa berteman lebih dekat.
Batin erik,,kemudian ia pun memutarkan motor nya dan masuk kehalaman rumah nya.
.
.
.
Sesampainya diatas raina bergegas mandi,dan mulai mengenakan piyama tidur nya,,setelah itu ia merebahkan tubuh nya dikasur yang bisa dibilang kecil.
Ia memperhatikan langit langit kamar nya dan kembali mengingat momen tadi bersama erik,,sekilas ia melihat bayangan wili,,teman masa kecil nya yang tak akan pernah ia lupakan.
Raina pun menarik ransel nya,,dan mengambil sebuah kantung dari dalam tas nya,,dan didalam kantung itu ada sebuah gelang yang masih ia simpan hingga kini,,karena ia percaya suatu saat nanti entah kapan,,dia akan bertemu dengan wili.
Ya tuhan apa kabar ayah disana,,aku juga sangat merindukan ayah,,sungguh,,ayahh apakah kau dapat mendengarku dari sini,,,entah mengapa,, aku merasa kalau ibu amara sikap nya perlahan berubah seperti dulu lagi,,.
Batin raina,,.
"Hfthhhh,,".Raina menghela nafas nya,,dan mulai berbaring diatas kasur kecil nya,,,sambil mendekap boneka tedi kesayangan nya,,perlahan raina pun larut dalam tidur nya.