BETWEEN THE LINE'S OF DESTINY

BETWEEN THE LINE'S OF DESTINY
Hal buruk



Di suatu tempat,,,terlihat raina dan armadja tengah bermain,, mereka bermain lempar tangkap bola ,,, kedua nya tampak menikmati permainan itu,,suara tawa mereka saling beradu menghiasi suasana pagi yang cerah,,,


"Ayahhh tangkap ini kalau bisaa,,,,,".Teriak raina seraya menunjukkan bola yang dipegangnya,,kemudian ia berlari menjauhi jarak nya dengan armadja.


"Ayahh akan menangkap muu kau lihat saja yaa,,,".Ujar armadja seraya berlari mendekati raina,,


namun raina yang lincah selalu berhasil berlari dan menghindari sang ayah yang mencoba menangkap nya,,,gelak tawa tak bisa dihindari dari ayah dan anak itu,,


Raina yang terus berlari tak menyadari ada lubang kecil didepan nya,,alhasil ia pun terjatuh kebawah,,,


"Aww,,,".Ujar raina.


"Rainaa,,,,sayanggg".Teriak armadja,,ia pun segera menghampiri raina,,dan mengecek bagian lutut nya untuk memastikan tidak ada luka.


"Ayahh,,hahaha aku tidak apa-apa,,aku hanya tersandung saja,,,hahhh ayah lihat bola nyaa".Ujar raina seraya menunjuk ke arah jalan didepan nya,,,.


"Kau tunggu disini yaa,,,biar ayah yang mengambil nya".Ujar armadja.


Lalu armadja pun berjalan menghampiri bola tersebut,,,ia meraih bola itu seraya menepiskan senyum terhadap raina,,,kemudian ia hendak berjalan ke arah rainaa,,


Namunn secara tiba-tiba segerombolan orang datang menghampiri armadja,,dan tanpa basa basi segerombolan orang itu langsung menghajar bagian perut armadja,,,ada yang menendangg,,,meninjuu,,,bahkan memukul menggunakan kayuu.


"Ayahhh,,,".Teriak raina,,ia mencoba melangkah menuju armadja namun kaki nya terasa sakitt,,padahal sebelum nya tidak kenapa kenapa.


"Akhhh,,,siapa kaliann haaa,,,akhhhh".Pekik armadjaa,,ia sama sekali tak ada kesempatan untuk menghindari aksi gila itu,,,


"Rasakann iniii,,,(BUGHHHHH!!!!)".satu pukulan mendarat di dada nya,,membuat armadja terjatuh seketikaa.


"Tolonggg,,,ayahhhh 😭,,,hentikannnnn,,,tolongg,,,jangan pukuli ayah kuu!!!!!!".Teriak raina namun teriakan itu seperti nya tak terdengar oleh segerombolan orang itu.


Orang orang itu tetap memukuli dan menghajar armadja secara habis habisan,,,setelah dirasa armadja lemah,,dan tak punya tenaga untuk bangun,,salah satu dari mereka mengeluarkan aret dari gundukan karung yang di pegang,,,perlahan ia menatap tajam ke aret itu,,kemudian padangan itu beralih ke armadja.


Lalu ia mengarahkan aret itu mendekati leher armadja,,,.


"Matii kauu,,,(SRETTTT!!!!)".


"Ayahhhhhh!!!!!!!!!".Teriak rainaa sekuat kuat nya.


DEGGG!!!!


"Aku dimana???,,,,".Gumam raina mengamati setiap sudut kamar nya.


Aku bermimpii,,,ya tuhann syukurlahh ini hanya mimpii hahhh,,, tapi mimpi itu buruk sekali,,,,hahhh,,,ayahh ,,,kenapa aku bermimpi seperti inii,,hufthh,,,


Batin raina,,nafasnya masih terengah engah ,,ia mencoba melupakan mimpi itu dan melanjutkan tidurnya.


****


PAGI PUKUL 08.00


Aramdja dan keluarga kecil nya tengah bersiap untuk perjalanan mereka nanti ,,, setelah siap mereka turun kebawah lalu menuju ke halaman depan ,, disana sudah terlihat pak Elden yaitu supir mereka,,


tau majikan nya menuju mobil ,, pak elden segera membukakan pintu mobil ,,setelah armadja dan keluarga kecil nya masuk,,,mobil pun melaju dengan kecepatan sedang


Didalam mobil itu suasana hening,,aramdja yang sibuk mengotak ngatik laptop nya,,amara yang tengah bermain dengan gadget ditangan nya,,alicia juga tengah asyik bermain dengan boneka yang ia pegang sedari tadi,,sedangkan raina ia diam tak bergeming memandang keluar jendela mobil , melihat banyak nya rumah dan bangunan serta pohon yang melintas,,.


Didalam benak nya sendiri , ia masih teringat akan mimpi buruk nya yang ia alami semalam , entah kenapa walaupun sudah mencoba mengabaikan mimpi itu, tapi mimpi itu terus melintas di fikiran nya,,,dan kali ini raina takut jika mimpi itu terjadi didalam kehidupan nyata.


Armadja menutup laptop nya,,kemudian ia memerhatikan sekitar nya yang tampak hening tanpa komunikasi apapun,,.


"Heii ku rasa suasana nya terlalu hening,,,".Ujar armadja


"Ouh sayang,,aku tak mau menganggu kosentrasi mu tadi,jadi aku fikir lebih baik diam saja,,dan anak anak juga tampak nya sepemikiran dengan ku hhhh".Ujar amara.


"Hahah baiklah , tadi aku sudah memberi tahu petugas apartemen agar bisa menyiapkan kamar untuk kita semua,, jadi saat kita tiba kita bisa langsung istirahat,,karena malam ini aku akan mengajak kalian untuk makan malam bersama rekan bisnis ku,,".Ujar armadja.


"Yaa kau benar,,(dan malam ini akan menjadi malam yg indah buat ku hahhaa) ".Ujar amara didalam benak nya.


Armadja menoleh ke arah belakang,, ia mendapati alicia yang sudah terlelap bersama boneka yang ia pegang tadi,,sedangkan raina yang sedari tadi masih saja melamun memandang keluar jendela mobil.


"Rainaa,,".Sapa armadja


"Hemm,,".Balas raina seraya menoleh ke sumber suara.


"Kau kenapa,,seperti nya kau tidak menikmati perjalanan ini ya,,ada apa sayang".Ujar armadja.


"Ouhh baiklah kalau begitu,,".Ujar armadja,,kemudian ia melanjutkan perbincangan nya dengan amara.


.


.


.


Selang 5 jam setengah mereka pun tiba di apartemen Lancer Square ,, apartment itu di beli oleh armadja sejak 14 tahun lalu,,dan selama 7 tahun ia tak pernah berkujung ke apartment nya,,.



Sesampainya di apartment mereka disuguhi dengan fasilitas yang memanjakan tubuh,,tak pakai lama mereka pun memutuskan untuk beristirahat,,merebahkan tubuh yang sedari tadi duduk didalam mobil.


"JAM MENUNJUKKAN PUKUL 17.02"


"Hoahhhh,,,,".armadja menguap seraya mengerjap ngerjapkan mata nya ,, ia meraih ponsel nya diatas nakas,, ia melihat jam ternyata sudah se sore itu,,akhir nya ia memutuskan untuk membangunkan amara,,kemudian menyuruh nya bersiap,,.


Tak lupa ia juga menyuruh beberapa staf disana untuk mempersiapkan kedua putri nya itu.


Tepat satu jam setengah mereka telah rapi dengan setelan mereka masing masing,,,kini waktu nya berangkat menuju tempat yang telah di tentukan untuk acara makan malam itu.


.


.


.


THE SUNBORN HOTEL'S


Keluarga armadja disambut hangat oleh beberapa rekan bisnis yang ikut hadir disana,,,.


"Armadjaaa,,,".Sapa seorang rekan bisnisnya seraya menjabat tangan.


"Alberrtt,,, senang bertemu dengan mu lagi,,,".Balas armadja.


"Hahaha,,,bahkan aku juga tidak menyangka ,,malam ini sungguh luar biasa,,,,,selamat datang juga nyonya armadja,,,heii ini putri putri mu,,mereka sangat cantikk sekali".Ujar Albert.


"Ouh ya,,ini adalah putri sulung ku alicia ,,dan putri bungsu ku ini raina,,,".Ujar armadja.


"Ouhh yaa,,jika kau memiliki kedua putri aku memiliki dua orang pria ,,, marcell kemarii,,,perkenalkan ini putra sulung kuu,,sayang sekali putra ku yang kedua tidak hadir disinii".Ujar pak albert.


"Ouhh putra mu sangat maniss sekali,,".Ujar amara.


"Terimakasih nyonya,,ya sudah kalau begitu marii kita langsung saja menuju acara nya,,,".


"Kalian duluan saja ,, aku ingin ke toilet sebentar,,".Ujar amara.


"Baiklahh,,aku tunggu di acara nya,,".Ujar armadja.


Mereka pun berpisah menuju ke arah yang berlainan,,,amara dengan cepat melangkahkan kaki nya menuju toilet.


Sesampainya di toilet rupa nya ia menghubungi sedang seseorang,,,


"{Halloo,,,aku sekarang sudah ada di Hotel sunborn,,, aku akan mengirimkan pesan pada mu dimana tepat nya posisi ku nantii,,ingatt lakukan tugas ini dengan baikk jangan sampaii kauu salah langkahh,,}".ujar amara.


"[*Kau tenang saja,,,semua ini akan berjalan lancar,,]".


tut,


tut,


tut,


(sambungan telfon terputus*).


Amara pun segara melangkah meninggalkan toilet itu,dan menuju ke lantai 2.


~*BERSAMBUNG


HAII PARA READERS JANGAN LUPA BUAT DUKUNG AUTHOR YAA,,DENGAN CARA LIKE, KOMEN DAN VOTE,,


TERIMAKASIH😇🙏*