
Raina terus mencari cara agar bisa terbebas dari mafia tersebut,,awal nya ia berusaha memberontak dan membuka tali yg mengikat tangan nya,namun sia sia aja karena tenaga nya tidak cukup kuat untuk membuka nya,justru semakin dia berusaha dan memberontak pria yang duduk disamping nya terus membentak nya, dan lebih parah nya pria itu mengancam raina dengan menodongkan pisau ke arah leher raina.
Erikk,,aku tau jika perkataan mu itu benarr,tapi aku malah membantahnya dan bersikeras untuk menetap dirumah ,,,erikk kau dimanaa,,apa kau tidak mendengar keributan dirumah kuu,,,aku benar benar takutt,,apa yang harus aku lakukanš,,,.
Batin raina.
Raina semakin berfikir keras untuk keluar dari mobil dan segera melarikan dirii,,selama diperjalanan akhir nya raina menemukan cara, walaupun agak berbahaya tapi yang terpenting adalah ia bisa keluar dari mobil apapun resiko nya.
"Empttt,,emptthh".Lenguh raina seperti seseorang yang sesak nafass,,beralih ia mengguncangkan tubuh nya layak orang yang sedang kejang kejang.
"Hah,,kenapa dengan gadis inii,,,limm berhenti di tepi sana!".Ujar seorang bodyguard.
"Lebih baik kau buka dulu ikatan nya,,,".Sahut seorang bodyguard yang duduk disamping setiran.
Raina berhasil membuat suasana panik,,raina merasa tangan nya sudah tidak terikat,,ia dengan segera mengambil kesempatan untuk lebih mengacaukan suasana dengan tak sadar kan diri.
Para bodyguard itu dibuat kewalahan oleh raina,setelah mobil menepi,salah seorang dari mereka membuka pintu mobil,dan menghubungi tuan john,dan dua orang menunggu didalam mobil,dengan hati hati tangan raina meraba handle pintu mobil,sesuai harapan,,pintu nya terbuka,tepat posisi raina menyandar dipintu mobil,,,raina sedikit membuka mata untuk mengecek kondisi.
Saat pandangan para bodyguard itu lengah,,raina dengan sigap menendang pangkal paha seorang bodyguard itu dan segera membuka pintu mobil,,kemudian dengan sekuat tenaga yang ia punya untuk berlari.
"Berhentiii!!!!!,,sialll!!".Umpat bodyguard itu dan segera keluar dari mobill lalu mengejarr raina yang sudah berlari diujung jalan sana,,.Saking takut nya raina berlari melebihi kemampuan nya.
"Gadis itu melarikan diriii!!!!".Teriak seorang bodyguard kepada pria yang tengah menelfon tuan john,,dan tanpa sadar tuan john mendengar nya.
***
"Apaaa yang kalian maksudd!!!,,hahhh!!!,,,".Ujar tuan john namun sambungan telfon terputus seketika.
"Berani nya bocah ituu melarikan diriii,dan apa yang mereka lakukan,,,benar benar keterlaluannn!!!!".Hardik tuan john seraya mengepalkan tangan nya.
***
Raina terus berlari,,jalan itu benar benar sepi bahkan hanya ada satu lampu disana,,sementara para bodyguard itu terus mengejar raina,bahkan jarak antara raina dan bodyguard hanya berkisar 3 meter.
"Berhentiiii!!!!!!".Teriak salah seorang bodyguard,,,namun teriakan itu justru membuat raina lari semakin kencang.
Raina terus berlari sekuat kuat nya,,,sampai sampai tak memperhatikan kemana arah dia berlari,,,kini raina berada di jalan berupa kompleks,,sangat sangat sepii,,raina menoleh kebelakang sejenak dilihat nya para bodyguard itu sudah tidak ada,,raina pun memilih untuk berhenti sejenak,karena nafas nya yang sudah memburu tidak karuan.
"Haghhh,,haghhh,,".Lenguh nafas raina yang ngos ngosan.
"Yaa tuhann,,,,aku lepas dari mereka,,,syukurlahhh,,,,,,hmmm sebentarr".Ujar raina lalu ia memperhatikan sekeliling nya.
Hanya ada pohon,dan lampu jalan saja,,tidak ada rumah ,toko,atau bangunan apapun,bahkan kendaraan satupun tidak ada yang berlalu lalang.
Dari kejauhan rupanya tiga sepasang mata tengah mengawasi nya.
"Menyebalkann,,,sekarang kita tidak boleh membiarkan dia loloss,, kalian tau jika gadis ini sampai lolosss,,tuan john tidak akan pernah memgampuni kita".Ujar seorang pria yang tak lain adalah bodyguard tuan john.
"Aku akan berjalan dari arah belakang nya,,dan kauu hubungi lim untuk segera kemari ,,,dan kau tetap disini".Timpal seorang bodyguard,,.
Raina mengitari seluruh jalan disana,,ia benar benar lelah untuk kembali berjalan,,,selang beberapa detikk,,mata raina tak sengaja berpaling ke arah cermin jalan didepan nya,,dan disana raina melihat sesuatu yang mengganjal,,raina sedikit menyipitkan mata nya untuk melihat detail pantulan cermin itu.
Ternyata tepat dibelakang raina,,,seorang bodyguard jalan mendekati nya secara perlahan,,raina kembali panikk,,ia tak mau jika harus tertangkap kembalii.
Pria itu semakin mendekatu raina,,ia juga mengeluarkan sapu tangan yang sudah di olesi obat biuss, jarak nya kini semakin dekatt,,tangan pria itu sudah siap menangkap raina.
"Eghhhhh!!!!!!".Raina segera membalik kan posisi tubuh nya dan melemparkan segenggam pasir ke wajah pria itu,,dan membuat pria itu meringis karena pasir itu masuk dan memenuhi mata nya,,,.
Dengan segera raina berlari menjauhi pria itu.
"Shittttt!!!!!,,,,kejarrr gadisss ituuu!!!!".Teriak pria itu seraya memegangi mata nya yang terasa perih dan sulit untuk memandang.
Tepat saat mobil tiba disana,,,tanpa menunggu apapun salah seorang bodyguard masuk kedalam mobil dan memgambil alih untuk menyetir mobil ,kini mobil itu melajuu kearah dimana raina melarikan diri.
Raina terus berlarii beriringan dengan detak jantung nya yang bergemuruh,,,tak hanya itu tubuh nya juga ikut gemetar karena takuttt jika diri nya akan tertangkapp,,sejauh ia berlari kini cahaya lampu mobil menyoroti tubuh nya dari arah belakang,,raina menoleh sejenak tanpa henti berlari.
Mereka kembali mengejarkuu,,,tidak tuhann aku mohon tolong aku,,, tolongggg,,,jangan sampai mereka berhasil menangkapkuu,,,.
Batin raina,,mata nya sudah berkaca kaca,,rasa nya baru sejenak ia merasa lega tapi kini diri nya kembali ketakutan,,mobil itu semakin mendekat,dan sialnya jalan didepan raina buntu.
Raina bingung harus kemana ditambah ketakutan nya semakin menjadiii,,,fikiran nya juga ikut buntuu,,,benar benar kacauu!!,tanpa fikir panjang raina berbalik seraya berlari mendekat ke arah mobil yang mengejarnya,,,saat mobil itu semakin mendekat raina menghentikan langkah nya dan merentangkan kedua tangan nya serta memejamkan mata nya,,lantass bodyguard itu reflekk banting stir untuk mengelak dari raina.
Alhasil tubuh raina terserempet oleh mobil,,membuat nya terguling ke arah kiri,,sementara mobil itu menghantam pohon ke arah kanan,,mobil itu juga terbalik akibat terlalu kuat menghantam pohon.
"Argh!!!".Raina meringis kesakitan karena siku dan pinggul nya terserempet oleh mobil,,bahkan kening raina yang terbentur oleh pintu mobil kembali terbentur oleh tepian trotoar membuat darah mengucur dari kening hingga kewajah nya.
Raina memandang sekitar nya dengan samar dan sedikit pusing,mengingat tentang bodyguard itu,raina berusaha sekuat tenaga untuk bangun,, perlahan ia berdiri dan sejenak melihat mobil didepan nya yang telah rusak dan terbalik
Mobil itu kini berasap dan mengeluarkan bahan bakar nya,,itu arti nya kemungkinan mobil tersebut akan meledak,,ada terbersit rasa kasihan pada orang orang yang masih berada didalam mobil,namun raina juga tak ingin mengambil resiko atas diri nya,,kini raina segera berlarii menjauhi area itu,,.
BOMMMMM!!!!!!!!
Mobil itu meledak,,,raina sempat tersentak mendengar suara ledakkan nya,secara spontan raina melihat kebelakang,,tepat terjadi ledakan itu,,sungguh semua itu terjadi dihadapan raina,raina membisuu kini ia kembali berlariii,,berlariii dan berlariii sejauh jauh nya dari tempat itu.
-BERSAMBUNG