
~BEBERAPA HARI KEMUDIAN
Keadaan raina sudah membaik hanya perlu dirawat dirumah saja,,tentang permasalahan itu amara berhasil membungkam mulut raina agar tak membawa nama alicia sebagai pelaku nya , melainkan hal itu terjadi atas kecerobohan nya sendiri , setelah kejadian itu armadja benar benar menjaga raina sebaik mungkin , beberapa penjaga dan asisten telah ditunjuk untuk mengkawal raina , dan membantu nya dalam segala hal
Kini raina cocok jika disebut sebagai putri raja , bagaimana tidak semua kebutuhan nya sekarang terlayani sepenuhnya tanpa ada campur tenaga diri nya bahkan sedikitpun , hal itu justru membuat amara maupun alicia berapi-api , mereka sangat tidak terima,,namun apa daya mereka saat itu.
***
Siang Pukul 12.35
Dicafe pinggir kota terlihat amara tengah menyeruput kopi susu nya, ia melirik kesana kemari , tampak nya ia sedang menunggu seseorang.
Selang beberapa menit datang seorang pria memakai jaket kulit berwarna hitam , dengan kupluk di kepala nya serta masker yang menutupi sebagian wajah nya , membuat orang itu sulit untuk dikenali,,pria itu pun duduk sebangku dengan meja yang amara tempati.
Tanpa berlama lama amara langsung membuka suara.
"Kau tau kalau aku paling tidak suka menunggu!".Ujar amara.
"Aku hanya terlambat beberapa menit saja,,".Ujar pria itu.
"Terserahhh pada mu,,yang terpenting aku ingin kau tidak keliru dalam melakukan tugas mu ini".Ujar amara.
"Kau tak usah meragukan kemampuan ku,,dan sekarang katakan apa yang harus aku lakukan".Ujar pria itu.
"btdxshjfhhghrh,,,, ".Bisik amara
"Wouww,,woww,,wowww,,kau ternyata bukan wanita sembarangan,,kau lebih berbahaya dari yang aku bayangkan".Ujar pria itu.
"Tidak usah berkomentar,,jika kau berada diposisi ku kau juga akan melakukan hal yang sama,,tugas mu hanya menjalankan hal ini dengan mulus tanpa ada kerikil sedikit pun,, ingat itu! ".Jelas amara.
"Kau tak perlu meragukan hal itu tenang saja,,tapi kau tak lupa kan tentang perjanjian kita".Ujar pria itu sembari menggesekkan ujung jari telunjuk dengan jari jempol nya.
"Hhh,,seharusnya aku tau dari awal jika sekarang aku akan menjadi mesin uang mu".Ujar amara sembari menyodorkan amplop yang tebal ke arah pria itu.
"Hhh sekarang kau yang mulai berkomentar,,pepatah mengatakan jika kau mengingingkan sesuatu yang besar maka modal yang dikeluarkan juga harus sepadan".Ujar pria itu.
"Ingatt,,,lakukan tugas mu dengan baik,,bermain cantiklahh tanpa meninggalkan jejak apapun,,dan jika kau berhasil aku akan memberikan uang berapapun yang kau mau,,dan kau harus meninggalkan kota ini ".Ujar amara , pria itu mengangguk pelan sembari tersenyum licik,,lalu amara pun bergegas pergi meninggalkan pria itu di cafe.
DIKEDIAMAN ARMADJA
amara baru saja sampai di rumah , ia hendak melangkah menuju pintu rumah tapi langkah nya terhenti ketika melihat armadja dan raina sedang berbincang bincang di taman samping rumah.
hmm kedua anak dan ayah itu tampak serasi,,hufthh aku sudah benar benar muak!!
Batin amara , lalu ia melangkah mendekati raina dan armadja.
"Heiii,,,".Sapa amara.
"Ouh amara kau sudah pulang,,".balas armadja.
"(mengangguk) humm seperti nya terlihat asik sekali,,,boleh aku bergabung??".Ujar amara.
"Hhh tentu saja,,".Jawab armadja,,.
Raina tampak terdiam , ia benar benar tidak mengerti dengan kelakuan amara,,kadang dia bisa menjadi selembut sutera,,dan terkadang ia juga bisa menjadi setajam pisau,,anehh.
"Heii sayang,,bagaimana keadaan mu,,kenapa kau melamun sayang".Ujar amara selembut mungkin.
"Hmm keadaan ku baik bu,,".Ujar raina
Armadja tentu senang melihat hal itu,,ia mengusap pucuk kepala raina,, kemudian berbicara
"Besok aku akan menemui rekan bisnis ku pak shan,,rencana nya aku ingin mengajak kalian besok , bagaimana kau bisakan".Tanya armadja.
"Tentu aku bisa,,kau tenang saja".Ujar amara.
Kemudian mereka melanjutkan perbincangan kecil mereka itu.
.
.
.
Malam harinya,,
amara sedang berdiri di balkon kamar,,ia tampak sibuk dengan ponsel nya,,rupanya ia tengah berkirim pesan dengan seseorang,,
hufthh aku sudah tidak sabar untuk semua ini!
Batin amara,,.
Entah rencana apa yang sedang melintas difikiran nya itu,,hanya dia,,orang itu,dan tuhan yang tau.
Sementara dikamar raina,,,
raina tengah asyik bermain boneka,,namun saat itu pandangan nya teralih oleh sesuatu yang ada di tralis balkon nya,,ia pun menghampiri tralis balkon itu,,dan ternyata ada capung yang menyangkut diantara besi besi tralis tersebut,,
raina ingin membantu capung agar bisa terbebas dari apitan besi itu,,ia membungkukan badannya ke luar pembatas tralis,,dan menjulurkan tangan nya ke bagian bawah tralis ,,namun begitu susah untuk menggapainya karena tangan nya yang kecil dan masih pendek,,tapi ia tetap berusaha untuk bisa menggapai bagian bawah tralis itu dengan terus membungkuk,,
Seorang pelayan masuk ke kamar raina membawa nampan berisi segelas susu coklat,,saat ia menaruh nya di nakas,, pelayan itu melihat raina yang tengah menggapai bagian bawah tralis itu,,ia pun mencoba memanggil raina.
"Nona mudaa,,waktu nya untuk istirahat,,nona kau sedang apa?".Ujar pelayan itu yang kemudian berjalan mendekati raina,,pertanyaan itu tak digubris oleh raina,,ia masih fokus dengan capung itu.
"Hmmmm,,,sdikit lagiii,,rghhh,,,,".Gumam raina yang kala itu berusaha menggapai si capung yang terjepit,,ia berusaha sebisa mungkin untuk menggapainya,,.
Namun karena terlalu membungkuk dan bersikeras mencapai bagian bawah tralis,,tubuh raina hilang keseimbangan,,alhasil raina terdorong keluar pembatas tralis,,,
"Akhhhhh!!!!!".Teriak raina.
"Nonaaaa!!!!".Teriak pelayan itu ,, dengan sigap pelayan itu menggapai lengan raina,,alhasil raina pun bertahan di atas sana dengan mengandalkan tangan pelayan itu,,,pelayan itu tak sanggup menarik tubuh raina ke atas,,alhasil raina menggantung di atas sana hanya dengan sebatas genggaman saja,,.
Suara si pelayan itu terdengar oleh beberapa bodyguard yang sedang berjaga di dekat tangga,,dengan segera si penjaga itu menghampiri sumber suara tersebut,,,
Armadja telah selesai dengan pekerjaan nya dan kini ia melangkah menuju kamar raina,,namun saat hendak membelok ke arah kanan,
BRUKKKK!
"Ekhh,,kaliannn ada apa??,kenapa berlarian seperti ini,,ini bukan waktu nya untuk latihan marathon,,".Ujar armadja sedikit kesal sembari berdiri kembali.
"Maaf tuan,,kami tidak sengaja , maaf sekaliii kami buru buru karena mendengar suara seseorang yang teriak meminta tolong,,,dan seperti nya bersumber dari kamar nona raina tuan,,".Ujar salah satu penjaga.
"Apaa???,,,".Ujar armadja,,,tanpa basa basi lagi ia segera melangkah menuju kamar raina dan disusul oleh bodyguard nya.
.
.
.
"Tangan ku sakit,,,bibi tolong akuu,,huu huuu😭".Ujar raina yang menangis takut.
"Nona bertahan,,genggam kuat kuat tangan kuu,,rghhh,,,akhhhhh,,aku tidak kuat nonaa,,,tolong,,,,tolongg seseoranggg!!".Ujar pelayan itu.
"Rainaaa!!!!,,,".Teriak armadja setelah melihat apa yang terjadi disana,,dengan cepat ia menghampiri balkon disusul oleh bodyguard.
"Ayahh tolongg rainaa,,,".Ujar raina
Aramdja pun menggapai tangan raina yang di pegang oleh pelayan itu,,dan dengan tenaga yang ia punya,,ia berhasil menarik raina kembali ke atas balkon.
Semua yang ada disana merasa lega,,tidak ada yang bisa membayangkan jika raina sampai jatuh kebawah,,bisa bisa seluruh pekerja yang ada dirumah armadja, mengangkat kaki nya dari rumah itu , malam itu juga.
"Ayahhh,,,huuuu😭".Ujar raina seraya menangis karena rasa takut itu masih terasa.
"Tenang sayangg,, ayah ada disinii,,ayah tak akan membiarkan mu terlukaa,,tenang ya,,,".Ujar armadja seraya mendekap erat raina,,ia sendiri juga takutt sangatt takut,,ia tak ingin kehilangan putri tercinta nya.
Lalu armadja menggendong raina menuju kasur,,lalu ia merebahkan tubuh raina di atas kasur,,kemudian armadja memberi isyarat agar seluruh pelayan dan penjaga yang ada disitu keluar kamar,,setelah dirasa mereka telah pergi armadja pun menyusul keluar.
"Aku tidak bisa membayangkan jika tadi putri ku jatuh kebawahh ,, mungkin kalian semua harus membayar kematian putri ku,,tapi syukur nya nasib baik selalu menghampiri putri kuu,,,aku benar benar tidak habis fikirr,,dimana kalian semuaa!,,kenapa bisa raina jatuh dari balkon sana??,,bukankah aku telah membayar kalian semua untuk menjaga putri kuuu!!!!!".Ujar armadja,, tatapan nya sangat tajam yang kala itu sedang menatap wajah wajah para pelayan dan penjaga.
"Maaf tuan,,,aku benar benar tidak menyangka kejadian ini akan terjadi,,,jadi aku memutuskan untuk berjaga dari bawahh".Ujar salah satu penjaga.
"Tuann,,saya sangat meminta maaf,,tolongg maafkan saya,,tadi saya kebawah sebentar untuk mengambilkan susu coklat nona muda,,tapi saat saya di atas,,nona raina seperti ingin mengambil sesuatu,dan mungkin karena tidak sampai dia terdorong keluar dari tralis,,,saya mohon maaf tuann,".Ujar pelayan itu dengan raut wajah cemas.
"Hufthhhh sudahlahh,,, kejadian ini sudah terlanjur terjadii,,,aku beri kalian kesempatan kedua,,ingat baik baik,,jika untuk kesempatan kedua ini kalian gagal,,kalian bisa memikirkan apa yang akan terjadi pada kalian semua nanti nya,,paham!!".Tegas armadja.
"Baik tuann,,terimakasih atas kebaikkan tuan,,".Ujar salah pelayan itu.
"Yaa,,sekarang kalian boleh pergi".Ujar armadja,, lalu ia masuk kembali ke kamar raina.
.
.
.
Raina masih terpaku menatap langit langit kamar nya,,lalu saat ia tau ayah nya masuk kedalam,,ia pun bergegas menuruni kasur dan menghambur pelukan nya pada armadja,,armadja membalas dekapan hangat dari putri kecil nya itu.
Lalu ia menuntun raina agar kembali ke tempat tidur nya,.
"Ayahhh,,ayah akan disini kan menemani raina".Ujar raina
"Iya sayang,,ayah akan disini menemanimu sepanjang malam ini,,".balas armadja.
"Ayahh , bagaimana jika tadi kalau ayah tidak ada,,aku bisaa..... ".
"Rainaa,,ayah akan selalu disamping mu,,ayah akan melindungi mu dari bahaya apapun,,,ayah tidak akan pernah membiarkan mu terluka,,sayangg lain kali kau tidak boleh lagi berbuat hal seperti itu,,jika kau merasa kesulitan ataupun butuh sesuatu,,kau tinggal bilang pada pelayan ,, atau siapapun,, kau jangan memaksakan nya,,".
"Ayahh berjanjilah akan satu hal,,".Ujar raina.
"Apa nak,, ".Tanya armadja.
"Berjanjilah jika ayah akan selalu berada disamping raina,,dan selalu ada untuk raina,,jangan pernah meninggalkan raina sendiri,,,inti nya ayah akan bersama raina selamanyaa oke".
"Janji sayangg,,,".Ujar armadja.
Raina tersenyum lebar saat mendapati jawaban ayah nya,.
"Yeayyy mulai sekarang aku tidak akan sedih lagi karena ayah akan selalu hadir di sini untuk menemanikuu".Ujar raina girang.
"Tapi raina,,jika kau tauu,,kehadiran seseorang itu tidak hanya di ukur melalui mata saja,,namun kehadiran juga dirasakan dari hati,,,saat kau menyimpan seseorang didalam hati mu,kau tidak perlu merasa khawatirr,,karena sekarang orang itu akan tetap hidup,dan,akan selalu ada mendampingi mu melalui hati mu nak,,meskipun raga nya tidak ada,,".Ujar armadja.
"Kenapa ayah bicara seperti itu ,,".Tanya raina.
"Ayah hanya ingin memberitahu mu saja,,jika kau sedang merindukan seseorang dan saat itu kau tak bisa bertemu dengan nya,,ingatlah bahwa seseorang itu tetap ada menemanimu,,dia ada disinii,,dihati mu,,dengan begitu kau tak akan pernah merasakan kesepian atau semacam nya,,".Ujar armadja.
"Hummm apa itu juga berlaku saat aku merindukan ayah?,".Tanya raina
"Itu berlaku untuk semua orang yang kau sayangi,,hati adalah tempat terbaik untuk menyimpan semua yang berharga bagi mu,,tak peduli raga nya ada atau tidak,,yang terpenting orang itu telah tumbuh dihati mu,,dan itulah jarak yang tak akan terpisahkan nak,,".Jelas armadja.
"Baiklah ayahh,,aku mengerti sekarang,,dan kini aku telah menyimpan mu didalam hati ku,, dan tak akan ada siapapun yang bisa mengambilnya hhhh".Ujar raina.
"Good girlss,,oke sekarang habiskan susu mu dan setelah itu kau harus tidur okee".Ujar armadja.
Raina pun mengiyakan perkataan armadja lalu ia segera meneguk habis susu nya,,dan setelah itu ia tidur dengan boneka teddy di dekapan nya,,boneka itu adalah hadiah pertama raina dari armadja,,dan sudah jelas boneka itu menjadi boneka kesayangan nya bahkan ia menamainya dengan wolfi.
~*BERSAMBUNG
HAI PARA PEMBACA JANGAN BOSEN UNTUK TERUS DUKUNG KARYA AKU YAA , DENGAN CARA LIKE,KOMEN,DAN VOTEE 😇🙏*,,
mohon maaf kalau Up nya lama karena tugas author lagi numpuk readers,, tapi author bakal usaha in up tiap minggu nyaa,dan author harap readers seneng dengan cerita nya,,,