
Tring tringgg!!!
"Hallo sayang??".Sapa amara saat mengangkat telfon.
"Hallo,,amara malam ini aku tidak pulang,,karena masih banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan,,,aku minta pada mu sampaikan ini pada anak anak pada saat makan malam,,,sampaikan maaf ku karena aku tidak bisa menepati janjiku untuk melihat hasil gambar mereka".Ujar armadja dari layar telfon,,,amara pun mengiyakan apa yang dikatakan oleh suaminya.
Tut tutt tutt
panggilan berakhir,,amara beranjak dari kamar dan turun menuju ke ruang makan,,disana makanan sudah terhidang,,,ada beberapa pelayan yang masih mengelap meja makan.
"Ika,,tolong kau panggil anak anak untuk turun dan makan".Perintah amara pada pelayan itu.
"Baik nyonya".Sahut pelayan itu kemudian berlalu.
armadja tidak ada dirumah,, apakah ini kesempatan ku untuk menyiksa nya,,, tidak terlalu banyak mata mata disini bisa bisa semua rencana ku hancur,,,oke kau harus lebih bersabar amara,,,,
Batin amara,,tak lama kedua gadis kecil itu datang bersama pelayan tadi,,setelah mereka duduk pelayan itu pamit ke dapur.
"Ibuu,,dimana ayah? ".Tanya alicia
"Ayahmu tidak pulang malam ini sayang,,karena masih ada pekerjaan,,ayahmu juga meminta maaf pada mu karena tidak bisa melihat posternya malam ini".Jelas amara.
"Yahh,,apakah pekerjaan itu begitu penting sampai ayah tidak pulang".keluh alicia
"Alice mungkin ayah benar² sibuk,,tapi kan ayah bisa menemui kita di malam besok,,,iya kan".Ujar rainata sambil menepiskan senyum manis nya.
"Aku tidak bicara padamu anak pungut,,,dan berhenti menganggap ayah ku itu sebagai ayah muu,,kau itu anak pungut,,bukan anak ayah armadja hanya aku anak armadja,,kau mengerti,,,ibuuu lihat lah diaa".Celoteh alicia sengit.
"Raina,,,apa yang dikatakan pada putri ku itu benar,,,jadi lebih baik bocah kecil seperti mu diam,,hufthh menyebalkan".Ujar amara pada raina.
Raina terdiam ia hanya menunduk dan mulai meraih sendok nya lalu menyendok nasi serta lauk dan memasukkan itu kemulutnya,,begitu pun dengan alicia dan amara.
Selang 15 menit makan malam selesai,,,kini ketiga orang itu hendak beranjak menuju ke atas.
"Ibuu,,bisa kan ibu membacakan dongeng sebelum alice tidur".Pinta alicia.
"Tentu saja sayang,,,ayo kita keatas".Ujar amara ia mengulurkan satu tangan nya pada alicia,,lalu alicia pun meraihnya,, kedua ibu dan anak itu berlalu meninggalkan meja makan serta raina yang masih duduk disana.
bercerita dongeng?,,, waww seperti yang ada dicerita tuan putri,,aku juga ingin mendengarnya,,,
Batin raina ia pun meneguk air yg ada didepan nya,,kemudian buru buru ia menyusul keatas,,ia menghampiri kamar alicia dan mengetuk pintu lalu masuk kedalam,,
"Hehh kau,,kenapa kau ada dikamar ku,,pergii ini kamar ku, kau tidak boleh ada disini!!".Lontar alicia
"Alice aku hanya ingin mendengar cerita dongeng saja,,ayah sudah lama tak membacakannya untukku,,aku berjanji tidak akan mengganggu,,aku hanya berdiri dari sini dan tidak akan mendekat".Ujar raina
"Aku tidak suka kau ada disinii pergiiii!!,,aku bilang pergi!!!,,atau ibu ku akan memarahi mu,,uhhhh".Kata alicia seraya berjalan mendekati raina kemudian menyubit perut nya dan mendorong raina hingga terjatuh,,amara meraih alicia agar mundur menjauhi raina.
"Sudahh,,kau kembali ke kasur ya sayang,,tunggu ibu sebentar,,,,,heii kauu!,,kemarii!".Ujar amara pada alicia,,kemudian ia memanggil raina dan meraih tangan raina,,amara menuntun raina hingga kekamar milik raina.
"Dengar baik baikk,,,jangan pernah kau berani kekamar putri ku alicia,,,menetaplah dikamar mu,,atau aku akan menghukum mu,,,kau mengerti!,,dan jika kau mengadu pada armadja,,aku tidak akan segan segan membawa mu kekandang buaya dibelakang sana,,agar kau lenyap disana,,mengerti".Bentak amara sembari mengapit kedua pipi rainata.
"Ii-iya ibu maafkan aku".Ujar raina dengan mulutnya seperti ikan karena pipi nya yang masih terkapit tangan amara.
Amara pun berlalu dari kamar rainata dan menutup pintu nya dengan kuat hingga membuat raina tersentak kaget.
ibu amara tidak akan pernah menyayangiku,,dia hanya menyayangi alicia,,apakah aku anak yang nakal,,tapi ayah tidak pernah marah pada ku.
Batin raina kemudian ia memilih untuk naik ketempat tidur dan menarik selimut hingga ke dada nya,,lalu perlahan mata nya menutup dan ia pun terlelap.
***
Sinar pagi menyeruak,,tampak rainata duduk didepan meja rias nya,,dan seorang asisten yang sedang mengikat rambut nya,,asisten itu menyiapkan rainata serapi mungkin untuk berangkat ke sekolah,,lalu setelah siap ia pun turun kebawah.
"Haii putri kecil ayah,,,hmm ayah sudah melihat poster milik alice,,sekarang dimana postermu tunjukkan pada ayah,,".Sapa armadja saat raina sudah tiba dimeja makan seraya memangku raina,,,tentu saja hal itu membuat amara merasa panas,,juga alicia namun apa daya mereka,,jadi mereka hanya memilih diam.
"Ini ayah poster ku,,,aku menggambar ayah disini".Ujar raina sembari menyodorkan kertas gambarnya yang baru ia keluarkan dari dalam tas.
"Ini sangat cantikk sayang,,,ayah sangat bangga padamu,,,katakan pada ayah kenapa kau menggambar ayah disini,,bukan nya kau sangat menyukai kupu-kupu kenapa kau tidak menggambarnya ".Tanya armadja
"Aku menyukai kupu-kupu ,,,tapi aku menyayangi ayah,,ayah adalah ayah terbaikk didunia,,dan ayah adalah pahlawan bagi ku,,,jadi aku ingin semua teman-temanku mengenal ayah".Ujar raina sembari menunjukkan senyum manis nya.
"Dan kau adalah putri terpintar sedunia,,,ayah sangat menyayangi mu,,dan ayah beruntung memiliki mu,,,muahhh".Ujar armadja seraya memeluk dan mencium kening rainata.
"Aliciaa,,,sayaaang".Ujar amara dan armadja bersamaan.
"Kau lihat inii kann,,,jangan terlalu memanjakan raina didepan alicia,,,kau sungguh tidak adil!!".Ujar amara.
"Apa maksud mu,,,alicia dan raina,,kedua nya adalah anakku,,aku tidak pernah pilih kasih diantara mereka".Ujar armadja.
"Sudah lahh,,lebih baik aku menyusul putri ku daripada harus berdebat dengan mu".Ujar amara kemudian ia pun berlalu menyusul alicia.
"Ayahhh,,,maafkan aku,,,gara gara aku,,kau,,ibu dan juga alicia jadi bertengkar".Ujar raina seraya menundukkan kepala nya.
"Sayang ini bukan salah mu,, ini hanya salah faham saja,,ayah dan ibu sama sekali tidak bertengkar begitupun dengan alicia,,kau tak perlu merasa bersalah yaa,,kalau begitu habiskan sarapan mu oke,,nanti kau bisa terlambat".Ujar armadja dan rania pun mengangguk.
.
.
.
Disekolah "THE BURLINGTON SCHOOL"
Raina tengah berjalan menuju kekekelas nya,,,tiba tiba ada yang menarik tangan nya dari belakang,,orang itu tak lain adalah alicia,,ia menarik tangan raina dan membawa nya menuju kekoridor sekolah yang sepi.
"Alice,,lepaskan tangan ku,,,sakit alice,,,aku mohon".Ujar raina.
"Hehh kau anak pungutt!!,,,kenapa kau harus ada dikehidupan ku,,,aku benci pada mu,,,kau telah berani mencuri perhatian ayahku,,kau bertingkah seolah olah hanya kau lah anak nya,,,padahal kau itu cuma anak pungut,,,anak gembell,,,kenapa kau tidak pergi saja dari rumahkuu,,sini kauu,,erghhhh".Ujar alicia seraya menjambak rambut raina dengan sangat kuat.
"Alicee sakittt,akhhh!!,,kepalaku sakit alice,,,lepaskan aku, aku mohonn padamuu".Ujar raina seraya meringis karena sakitt,,tapi alicia bukan nya melepaskan, malah memperkuat jambakkannya,,alhasil rambut raina rontok ditangan alicia,,,
Kini tangisan raina semakin kencang,,alicia yang takut ketahuan orang pun segera berlari meninggalkan raina yang masih terisak dikoridor.
"sakittt,,,hikss,,hiksss,,,".Isak raina
"Rainn,,,kau kenapa?".Tanya wili yang datang menghampiri raina,,,rupanya ia mendengar isakan tangis seseorang dan ia mengikuti sumber suara tersebut yang ternyata adalah raina.
"Kepala ku sakit wili😭".Ujar raina yang masih terisak.
"Heii lihat,,ini rambut muu,,kenapa bisa rontok rainn".tanya wili lagi.
"ituu,,,ee karenaaa,, ya karena alice".Ujar alice awalnya ia tak berniat memberi tahu tapi ia juga tak tahu harus bolong apa.
"Dia kan kakak mu,,kenapa dia jahat rainn,,ayo laporkan saja ini keguru".Ujar wili ia pun tak tega melihat raina yang kini rambut nya sudah compang camping.
"tidak jangann,,,sudah lah ini tak penting,,sakit nya juga sudah kurang".Kata raina.
"hufhthh,,,tapi dia bersalah rain,,dia harus dihukum".Ujar wili
"Wili aku mohon jangan,,,lebih baik kita kekelas dan kau harus janji untuk tidak menceritakan ini kesiapapun yaa".pinta raina.
"tapii,,,".
"aku mohon".Ujar raina sambil mengatupkan kedua telapak tangan nya,,, akhirnya wili pun mengiyakan keinginan raina,,lalu raina mengajak wili kekelas namun wili menolak.
"Rain teman teman dikelas nanti akan mengejek mu jika rambut mu seperti ini,,guru juga akan menegurmu kalau rambut mu berantakan ".Ujar wili
"Lalu aku harus bagaimana,,ikat rambut ku sudah putus".Ujar raina.
"Sudah sini".Ujar wili,,raina pun mengarahkan kepala nya ke willi,,wili membuka tas nya dan mengeluarkan tali sepatu berwarna putih.
"Itu untuk apa??".Tanya raina
"Stsss,,,kau akan kubuat kembali cantik lagi diamlah".Ujar wili,,ia menguncir rambut raina dengan tangan nya yang masih mungil nya kemudian melilitkan tali sepatu itu membentuk pita,,,alhasil rambut raina kembali rapi bukan hanya rapi tapi juga cantik.
"Nahh sudah,,lihat lah dicermin sana".Ujar wili sembari menunjuk kaca jendela di samping nya
"waww,,,,sangat cantik,,,wili terimakasih kau sangat pandai".Ujar raina setelah melihat pantulan rambutnya dikaca,,,,kemudian mereka melangkah menuju kekelas bersama-sama
*BERSAMBUNG
HAI PARA PEMBACA SETIA JANGAN LUPA VOTE, LIKE,DAN KOMEN NYA YAA,,,KARENA ITU SANGAT PENTING BUAT AUHTHOR,,TERIMAKASIH SEMOGA SUKA DENGAN KARYAKU*