BETWEEN THE LINE'S OF DESTINY

BETWEEN THE LINE'S OF DESTINY
TERKUNCI



Pria itu merasa jika raina tidak merespon kata kata nya,,lantas pria itu merasa kesal,lalu ia pun berjongkok dan menatap raina lebih dekat lagi.


"Aku bicara pada mu,,,menyingkirr atau kau akan kehilangan nyawa mu malam ini,,gadiss payahh!!".Ujar pria itu dengan sorot mata sendu namun tak mengurangi tajam nya tatapan nya.


Titt!


Titt!


Titt!


Raina tersentak menoleh ke seberang jalan,terlihat dua pria itu berusaha menyebrangi jalan dan mendekat ke arah raina.


Raina pun berbalik menghadap pria didepan nya,yang sekarang tengah berjalan untuk masuk ke dalam mobil nya,,entah apa yang difikirkan oleh raina,,tanpa izin dari si pemilik mobil raina ikut masuk kedalam mobil pria itu dari sisi yang berlawanan,dan raina membuka pintu mobil bagian belakang lalu masuk kedalam.


BABH!!-BREMMM!!!


(pintu mobil di tutup dan segera melaju).


"Berhentiii!!!!".Teriak pria yang mengejar raina tadi,,mereka hanya bisa menggapai bagian bagasi mobil yang sekarang sudah jauh melaju pergi.


"Shittttt!!!!!".Umpat pria itu.


***


Sementara raina yang berada didalam mobil masih menoleh kebelakang sampai bayangan kedua pria mengerikan itu hilang dari jangkauan mata nya,,kemudian ia pun menghela nafas nya legaa,,,namun dalam hitungan detik raina tersadar kalau sekarang dia berada didalam mobil dari pria asing.


Entah apa yang membuat raina memilih masuk kedalam mobil dari pria asing yang karakter nya sendiri belum raina ketahui,bisa saja pria ini adalah pria jahat seperti mereka , kini raina tak tau harus apa,,ia merasa takut ada didalam mobil,namun kalau dia ingin turun pun tidak mungkin,jalan nya masih berada dijalan tol bahkan sekarang jalan yang dilewati nya itu sepi dan begitu luass.


Hmm seperti nya pria ini tidak sadar ada aku disini,baguslahh,,tapi aku harus keluar dari sini,,aku tidak tau apa yang bisa pria ini lakukan pada ku,tapi bagaimana cara nyaa rainaa,,tidak mungkin kau meminta dia untuk menurunkan mu sama saja kau menyadarkan dia dengan keberadaan muu,,yaa tuhann kenapa aku begitu bodoh,,pikiran ku sangatt buntu saat ini!!!


Batin raina..


Tiba tiba kepala nya kembali terasa sakitt,,raina pun memegangi kepala nya,seraya menggigit bibir nya sendiri karena menahan rasa sakit,,lalu raina melihat ke arah sekitar nya,,pandangan mata nya mengabur,,namun beberapa saat kembali normal,,dan sesaat lagi mengabur,, begitu terus.


Kepalaku kenapa sakitt sekali,,lebih baik aku disini dulu jika nanti saat waktu dan kondisi yang pas aku akan lompat dari sini,,,jika aku melompat sekarang terlalu berbahaya untuk ku,,jalan nya sepi,,aku tidak mau kejadian yang sama terulang,,.


Batin raina,,entah apa yang ada didalam benak nya,,jujur ia merasa takut berada didalam satu mobil bersama pria asing,,tapi disisi lain ada rasa aman dan ketenangan yang dirasakan oleh raina tanpa ia sendiri sadari.


"Akuu akan menemukan mu,,,pasti,,,aku bencii!!!,,,,aku muak dengan drama ini!!!,,tidak akan kubiarkan mereka menyakiti nya!!,,tidakk!".Gumam pria itu seraya melajukan mobil nya dengan tingkat kelajuan yang tinggi, pria itu terus mengulangi kalimat yang sama mungkin karena efek mabuk ,,pria itu jadi bicara yang tak tentu arah.


.


.


.


Selang lima belas menit


Raina yang tak sengaja tertidur didalam mobil itu perlahan mengerjap ngerjapkan mata nya ,,samar samar terlihat sorot cahaya menyilaukan mata nya,,raina langsung tersadar jika dia tertidur di mobil itu,,kini raina sudah berada dipusat kota,,begitu ramai kendaraan yang berlalu lalang,,dan juga gedung gedung yang menjulang tinggi disekitarnya,.


Aku tertidurr disini,,,sampai sejauh ini,,.


Batin raina.


Raina pun melihat ke arah depan tepat di tempat setiran,,rupanya pria itu sudah tidak ada,,,mobil nya juga sekarang sedang terparkir di sebuah tepian jalan,tepat di dekat jembatan menuju pantai,banyak penjalan kaki yang berlalu lalang di jembatan dan tepian pantai itu.


Ahh sudahlah,,justru ini bagus,,aku harus segera keluar dari sini.


Batin raina,,ia pun memegang handle pintu dan hendak membuka nya,,namun handle pintu itu tidak bisa terbuka ,,berkali kali raina mendorong handle pintu nya,namun pintu itu tetap sama tidak bisa terbuka.


"Ehh kenapa iniii,,,pintuuu nya,,erghhhh!!".Ujar raina yang masih berusaha membuka pintu nya.


"Tidakk,,tidak mungkin terkuncii,,,,yaa tuhann,,erghhhh".Ujar raina yang berusaha membuka pintu nya,,lalu raina bergeser ke pintu mobil disamping nya,,,raina kembali mendorong handle pintu nya,,namun hasilnya nihil,pintu nya tidak bisa terbuka,,.


Tak menyerah raina kini beranjak kedepan kembali mendorong handle pintu dan sama pintu nya tidak bisa terbuka,,,lalu raina beraih ke tempat mengemudi,,banyak tombol disana yang tak semua nya raina tau tentang fungsi dari tombol itu,,raina pun asal memencet tombol nya dengan menebak nebak tombol yang mungkin bisa membuka pintu nya,,,namun dari sekian tombol yang raina tekan,, pintu nya tetap tidak bisa terbuka.


Ada satu tombol yang menempel dipintu mobil,,ada 4 tombol,,lalu raina memilih untuk menekan tombol pertama dari keempat tombol nya,,namun bukan pintu nya yang terbuka,,mobil itu malah berbunyi,sontak hal itu membuat raina panik.


Raina teruss mendorong handlee pintu dengan sekuat kuat nya seraya memukul kaca mobil nya.l,namun tiba-tiba.


CEKLEKK!!!


(pintu mobil terbuka!).


"Akhhh!!!,,shsss".Pekik raina yang terjatuh dari dalam mobil.


"Kauuu?!!,,".Suara berat dan serak yang sama terdengar lagi di telinga raina,,raina pun menoleh ke sumber suara,,yaa dia pria itu kini tengah berdiri didepan raina dan menatap raina dengan intens.


"Tuann,,,aku minta maaf sudah lancang masuk kedalam mobil mu,,tapi sungguh aku sama sekali tidak mencuri dan tidak berniat melakukan hal yang burukk,,,aku hanya----".


"Ssthhh,,,,kau terlalu banyak bicaraa,,,kuping ku sakitt mendengar nya,,,siapa kauu?!!,,bohong sekali jika kau tidak melakukan apa apa didalam mobil kuu hahh??".Hardik pria itu sambil menyimbangi diri nya yang terlihat sempoyongan.


"Aku tidak berbohongg,,aku hanya menumpang dimobil mu,,karena tadi ada dua orang pria yang mengejar ku---".


"Menumpang??,,pria yang mengejar mu??,,itu tidak ada urusan dengan dirikuu!!!,,kauu tau mobil ini sudah rusakk karena diri muu,,aku bahkan tidak mengizinkan seorang pun masuk kedalam nya,,,dan kauu wanita asing entah dari mana asal nyaa dengan lancang masuk kesinii!!!!,,siapaa kauuu!!!!!!!,,katakann!!!!,apa seseorang menyuruh mu untuk memata mataikuu haaa!!!!!,,,apa pria gila itu yang menyuruh mu!!!!".Bentak pria itu yang membuat raina terkejutt tidak hanya raina orang orang yang ada disana juga ikut melihat ke arah mereka berdua.


"Tuann apa yang kau bicarakan,,,aku sama sekali tidak mengerti,,,aku minta maaf sungguh,,, aku tau aku sudah lancang,,,tapi apa yang aku katakn itu benarr,,tolong percayaa lah".Ujar raina kini mata nya sudah berkaca kaca.


"Percayaa katamu?!!!,,,hahaha bagaimana aku bisa percaya pada orang asingg seperti dirimuu,,sedangkan orang terdekat dan yang sangat aku percaya saja sudah mengkhianati kepercayaan kuu!!".Ujar pria itu yang terlihat semakin sulit menyeimbangkan tubuh nya.


"Siapa kau?!!,jujurlahh!!!".Bentak pria itu lagi seraya mencengkram dagu raina.


"Emmm,,lpskann,lepaskan".Ujar raina yang berusaha melepaskan tangan pria itu dari wajah nya.


"Katakann atauu kau akan terima akibat nya!!!!!".Bentak pria itu lagi,,sontak orang orang yang ada disana pun saling mengadu pandang ke arah raina dan pria itu,,,orang orang itu hanya terdiam saja seolah olah segan untuk maju.


"Sakitt,,,lepaskan tuan aku mohonn,,,hikss,,hikss,,,".Ujar raina dengan derai air mata ,,tapi pria itu masih mencengkram dagu nya ,,bahkan lebih kuatt dari sebelum nya.


"Kauu---,,".Kalimat pria itu terhenti.


BABHHH!!!


Pria itu kehilangan keseimbangan nya dan ambruk menimpa raina,,dan akhirnya pria itu tak sadarkan diri.


"Egghh,,,,tuann,,apa yang terjadii ,,,tolong seseorangg!!".Teriak raina seraya menepuk nepuk bahu pria itu,,raina mencoba untuk bangun namun pria itu terlalu berat membuat raina sulit untuk bangun.


Tapi untung nya orang orang disana segera datang dan mengangkat pria itu dari tubuh raina ,, dengan segera raina berdiri sambil mengelap air mata nya yang masih membasahi wajah nya ,lalu raina yang merasa bersalah pun kembali melihat kondisi pria tersebut.


"Apa dia sedang mabuk beratt??,,,oouhm,,tuann nyonya apa dari kalian ada yang mengenal pria ini ,akuu--".


"Felixxx!!!!".Teriak seseorang yang datang dari arah belakang melewati kerumunan.


"Felixxx,,,,,apa yang terjadii".Ujar pria itu yang datang dari arah kerumunan.


"Aku tadi melihat tuan ini sedang berdebat dengan wanita ini,aku tidak tau pasti apa yang terjadi antara mereka".Ujar seorang wanita.


Sontak pria itu menatap raina dengan intens,pria itu melihat raina dari atas hingga ujung kaki nya ,,.


Siapa wanita ini??,,aku tidak pernah melihat dia sebelum nya,,,apa yang sedang terjadii,aku tau felix tidak mungkin marah secara tiba tiba pada seseorang tanpa sebab.


Batin pria itu,lalu tanpa berlama lama pria itu mengangkat tubuh pria yang ia panggil dengan nama felix itu masuk kedalam mobil yang terparkir dibalik kerumunan ,,lalu pria itu beralih masuk ke tempat mengemudi,,dan melajukan mobil nya meninggalkan kerumunan juga raina.


.


.


.


~DIDALAM MOBIL


"Aku minta pada kalian untuk membawa gadis yang ada di Thames Sea itu ke markas X,,dia memakai gaun putih,,kondisi nya sedikit lusuh dan acak acakkan,ada luka dibagian kening nya,,aku akan pergi kemarkas X besok pagi,, lakukan tugas kalian dengan baikk!!".Ujar pria itu datar dan langsung memutuskan panggilannya.


~BERSAMBUNG