
Acara baru dimulai tepat saat amara duduk di meja khusus para tamu pembisnis,,semua yang ada disana tampak menikmati acara presentasi nya ,,, ada beberapa kolega bisnis yang memberikan pendapat nya tentang potongan harga,,keuntungan,dan juga tentang lahan.
Selang beberapa menit acara presentasi selesai,, dilanjutkan dengan jamuan makan malam,,.
"Acara nya sangat menarik,,bagaimana kau tertarik untuk mengambil proyek ini,,".Tanya amara pada armadja.
"Yaa kau benar,,cuma mungkin aku harus berfikir 2 kali untuk mengambil proyek ini,,kau tau sendiri jika aku sudah terikat kerja sama dengan perusahaan milik Pak albert,,".Ujar armadja.
"Yaa baiklah,,aku sudah tau jika kau memang pembisnis yang professional".Ujar amara.
Amara kembali mengecek ponsel nya,,ia mengirim pesan ke nomor yang tidak dikenal,,seperti nya nomor itu sama dengan nomor yang tadi dihubunginya,,,,kini senyum tipis itu mengukir di wajah nya.
"permisi,,silahkan nikmati jamuan penutup nya,,".Ujar seorang pelayan yang datang membawa nampan,,berisikan puding,ice cream,,dan sup buah.
"Yaa terimakasih,,, ".Balas amara.
"Hemm,,ice cream ini persis seperti yang biasa nya kau buat bu,,".Ujar alicia.
"Ouh yaa,,hahah ya sudah habiskan ice cream mu kalau begitu".Ujar amara.
Raina yang sedari tadi hanya terdiam itu,,kini ia semakin merasa resah pada perasaan nya sendiri ,,perasaan nya kini tak menentu,, ia merasa jika ada sesuatu yang mengganjal dilubuk hati nya,,.
PRANG!!!
(senampan sajian jatuh,,hingga mengenai gaun raina).
"Sayangg,,hati hati,,kau kenapa nak".Tanya armadja.
"Hah,,ayah maafkan aku,,aku tadi salah menarik mangkuk,,".Ujar raina.
"Sudahh,,tidak apa apa,,lebih baik sekarang kita membersihkan gaun mu ini yang basah".Ujar armadja.
"armadja,,biar aku saja yang menemani nya ke toilet".Ujar amara,,armadja pun mengiyakan lalu raina dan amara berlalu menuju toilet,,,ada tatapan sinis dari sorot mata alicia yang memperhatikan raina sedari tadi.
.
.
.
Di toilet raina sibuk membersihkan gaun nya dengan tisu,,dibantu amara yang menyipratkan sedikit air agar noda itu memudar dari gaun raina,,.
BLEP!!
(lampu mati!!).
"Heii,,ada apa ini??".Ujar amara.
"Ibu apakah listrik nya padam,,,aku tidak bisa melihat apapun".Ujar raina.
"Sebentar,,".Ujar amara lalu ia melangkah menuju pintu toilet mencoba untuk mencari seseorang,,namun saat ia meraih ganggang pintu,,pintu tak dapat terbuka,,seperti terkunci dari luar,,amara mencoba sekuat tenaga untuk membuka pintu itu namun hasil nya nihil.
"Heiii,,apakah ada orang diluar,,,tolong aku terkunci disinii,,,tolongg".teriak amara sembari menggedor gedor pintu.
Tidak ada jawaban apapun,,amara merasa kesal terlebih ia lupa membawa ponsel nya,,ia mencoba teriak berkali kali tapi tak ada satupun jawaban.
"Ibu,,kau dimana,,aku tak bisa melihat apapun".Ujar raina seraya berjalan mendekati amara sembari mencoba meraba raba sekitarnya.
KRRK,KRKK
(suara ganggang pintu yang bergerak)
"Heih,,ada seseorang diluar sana,,tolongg,,tolong aku terkunci didalam".Ujar amara setelah melihat ganggang pintu yang bergerak,,tak lama pintu terbuka.
BRAKK!
"Akhhh,,,".pekik amara yang terjatuh karena terdorong oleh pintu yang dibuka begitu saja.
Cahaya masuk kedalam toilet membuat amara maupun raina tak dapat mengenali siapa orang itu,,yang pasti ia adalah seorang pria ,tinggi,kekar,dan ia tidak sendiri tapi ada 3 orang pria yang ikut bersamanya.
"Hei,,,cepat bawa anak itu!".Perintah pria itu kepada tiga orang pria yang berdiri dibelakangnya.
Dengan sigap ketiga orang itu melangkah menuju raina dan lalu ia mengangkat tubuh raina menggendong dengan gaya ala bridal style.
"Heiii,,turun kan akuu,,,tolongg,,,ibu,,ibu amaraa".Pekik raina.
"Hehh siapa kaliann,,apa kalian yang sengaja mematikan lampu nya,heiii hentikan,,mau kau bawa kemana diaa,,turun kan aku mohonn".Ujar amara seraya memukul mukul tubuh pria itu namun kedua pria lain nya menahan tubuh amara dan mendorong tubuh amara hingga amara kembali jatuh ke lantai.
Keempat pria itu meninggalkan amara sendiri didalam toilet,,dengan perasaan campur aduk amara segera berlari menuju ruang jamuan,,dan menemui armadja.
"Armadjaa,,armadjaa,,".Ujar amara dengan nafas ngos ngosan.
"Amaraa,,kau kenapa?".Ujar armadja yang heran melihat tingkah amara.
"aramdja,,raina,,raina dibawa oleh sekumpulan orang,yaa dia,,dia diculikk".ujar amara yang membuat mata armadja membulat,,.
"apa yang kau katakan,,,bagaimana bisa amara".Ujar armadja.
"Cerita nya panjang nanti saja aku ceritakan,,ayo kita harus menyusul raina,,dia pasti belum jauh dari sekitar sini".Ujar amara.
tanpa basa basi armadja langsung melangkah menuju keluar ruangan itu,,namun langkah nya terhenti karena kolega bisnis nya yang menghampiri nya.
"Pak armadja,,ada apa,seperti nya kau terlihat cemas,dan kau mau keluar,,acara ini belum selesai".Ujar pak yohan.
"Maaf pak,seperti nya aku tak dapat melanjutkan acara nya ,, putri ku sedang dalam bahaya pak,,tadi ada sekumpulan orang asing yang membawa nya,,aku buru buru,, permisi".Ujar armadja yang langsung bergegas pergi.
Disusul amara yang menggandeng alicia.
Pak yohan yang terkejut mendengar hal itu, langsung memutuskan untuk memberi arahan kepada petugas Hotel untuk memperketat penjagaan pintu gerbang,pintu utama , halaman belakang,dan setiap penjuru hotel yang berkemungkinan menjadi jalan bagi orang asing untuk berlalu lalang.
.
.
.
armadja terus menerus menelusuri lobby hotel hingga ia sampai di halaman depan hotel,,tidak ada sekumpulan orang yang di maksud,,lalu armadja merogoh saku celana nya,dan menghubungi beberapa anak buah nya untuk segera menyebar dan menemukan raina.
"Pak armadja,,aku sudah menyuruh seluruh petugas hotel dan beberapa anak buah ku untuk memperketat penjagaan hotel,,aku telah mengabari jika putri mu itu diculik oleh segerombolan orang asing,,".Ujar pak yohan.
KLINGG!
(sebuah pesan dari nomor yang tidak dikenal,masuk di ponsel armadja)".
temui aku di ujung jalan tol jika kau ingin menemui putri mu.
"aku harus pergi,,seseorang telah mengirimi kupesan tentang putri ku,,pak yohan aku juga minta bantuan mu,,untuk tetap memperketat keamanan disini,,aku takut nya ini hanya sebuah pancingan".Ujar armadja.
"Pasti,,semoga putri mu baik baik saja ,, dan kau hati hati pak".Ujar pak yohan.
Kemudian armadja segera menghampiri mobil nya dan segera melaju.
Didalam mobil amara menceritakan semua kejadian tadi di toilet,,.
"Aku yakin ini sudah direncanakan sebelum nya,,bagaimana mungkin lampu nya tiba tiba mati,,dan terkunci,,,benar benar keterlaluan!".Ujar armadja dengan tatapan tajam nya.
*hfthhh anak pungut itu selalu saja membuat orang repot,,,anak itu memang seharusnya tidak ada didunia ini cih*,,
Batin alicia.
.
.
Mobil armadja sekarang tepat pada posisi yang dimaksud,,namun tak ada siapapun disana,,armadja kembali menghubungi anak buah nya untuk segera datang ketempat itu secara sembunyi sembunyi,,,dan tak lama pesan dari nomor asing tadi masuk.
*Turun dari mobil mu sekarang,,jalan lah lurus dan nanti kau belok kekiri,,temui aku dipersimpangan kanan ujung setelah nya*.
"Permainan macam apa ini,,,amara kau tetap disini bersama alicia,,aku akan turun mengikuti arahan gila ini,,kau tenang saja beberapa anak buahku sedang menuju kesini".Ujar armadja.
"Apakah kau yakin,,,aku takut ini akan berbahaya untuk mu,,".Ujar amara.
Armadja berjalan mengikuti arahan yang diberikan,,sampai petunjuk terakhir ada sebuah jalan menuju rel kereta api disana,,ditempat itu ada satu mobil yang terparkir,,armadja perlahan mendekati mobil itu,,tak lama beberapa orang juga turun dari mobil itu yang membuat armadja sedikit terkejut.
"Hallo tuan armadja,,rupanya kau telah sampai disini,,,".Ujar satu pria itu.
"Siapa kau,,dan dimana putri ku!".Bentak armadja.
"Tidak usah terburu buru tuan armadja,,kau baru saja sampai,,hemm hei bawa anak itu kemari!".perintah pria itu.
Dua orang pun datang bersama gadis kecil dengan mata tertutup kain hitam,dan mulut dilakban,,yang tak lain adalah raina.
"raina!!,,sayangg".Ujar armadja yang hendak melangkah mendekati putri nya.
"Etss!,,sudah kubilang jangan terburu buru,,kau tak bisa mendapatkan putri mu dengan cara semudah itu!".Ujar pria itu.
"Apa yang kau inginkan,,,uang??,,sebut berapapun yang kau inginkan".Tegas armadja.
"Hahaha,,sayang nya aku tidak membutuhkan uang mu,,aku hanya perlu kau mengganti nya dengan imbalan yang setara,,yang mungkin,,,".
"Cepat katakan!!".Ujar armadja memotong pembicaraan.
"Istri mu!".ujar pria itu.
"Gila!,,,apa kau gila hahh!!,,dengan lancang kau berbicara seperti itu!!".Bentak armadja.
"Itu semua pilihan mu tuan,,aku hanya memberi mu 2 option,,baiklah jika kau menolak pilihan kedua,,maka relakan putri kecil mu ini untuk menjadi bidadari malam ku hahahaha!".Ujar pria itu terkekeh.
"Manusia macam apa kau!!,,biadap,,aku tak menyangka jika manusia seperti dirimu hidup didunia ini,,kau tidak lebih seperti hewan,,bahkan kau lebih rendah dari seekor hewan!"Ujar armadja.
"Jaga ucapan mu tuan,,aku bisa saja mencabut satu hal yang sangat berharga bagi mu saat ini juga,,lihat putri kecil mu ini,,sedari tadi ia menangis , melihat ayah nya yang bodoh dalam menentukan pilihan".Ujar pria itu.
BUGHH!!!,BUGHHH!!!,,
(pukulan mendarat,,membuat beberapa penyandra itu jatuh tak sadarkan diri).
"apa apaan ini,,".Ujar pria itu tersentak,,dengan sigap ia menarik tubuh raina dan menjauhkan nya dari anak buah armadja,,.
"akhhh,,,ayahhh tolonggg,,, lepas kan akuu,,lepasss".pekik raina.
"Lepaskan putri ku!!,,atau kau akan terima akibat nya!".Bentak armadja.
"Jikaa kalian mendekat aku tak akan segan segan melempar anak ini masuk kedalam rel kereta,,".Ujar pria itu,,sementara terlihat dari ujung , kereta hendak melewati jalur itu.
"Jangan berani beraninya kau melukai putri ku!!!".Ujar armadja.
"maka kau harus membuat keputusan,,anak atau istri mu hahah".Ujar pria itu.
"Aramdjaaa,,jangan,,,jangan tolong".Teriak amara yang berdiri di ujung sana.
"Lepaskan putri kuu!!!!".Ujar armadja perlahan ia mendekati pria itu,,tak lupa ia memberi beberapa isyarat untuk anak buah nya.
Dengan sigap armadja meregang tubuh pria itu,,namun pria itu memberontak membuat armadja terjatuh,,,dan pria itu tak segan segan melempar raina kedalam rel kereta!.
"Selamatkan putri ku!!".perintah armadja pada anak buah nya.
pria itu mencoba menghalangi nya,namun armadja mengalihkan perhatian pria itu,, alhasil perkelahian sengit antara armadja dan pria itu terjadi,,,
Tak lama segerombolan para penjahat itu datang,,membuat perkelahian kian menjadi antara anak buah armadja dan penjahat itu,,begitupun aramdja dan pria itu.
BUGHHH!!!,,BUGHH!!,,,BAGHH!!!,,.
Tonjokan demi tonjokan saling beradu.
pergulatan terus terjadi,,rupanya banyak nya penjahat itu melebihi jumlah anak buah armadja,,kini beberapa anak buah armdaja terkulai tak sadarkan diri.
"Tuann,,kau akan menyesali semua perbuatan mu akan kupastikan keluarga mu akan menderita".Ujar pria itu.
BUGHHHH!!!
(satu hantaman keras mendarat di dada pria itu membuat pria itu jatuh lemas).
armadja dengan emosi yang memburu pun segera memalingkan wajah nya dari pria itu,lalu ia membalikkan posisi badan nya,,ia melihat putri kecil nya yang kini berdiri di ujung sana.
"Ayaahhhh,,"ujar raina tersenyum.
armadja hendak melangkah menuju raina,,,
BAMM!!!
(Pundak armajda terhantam oleh kayu).
"Akhhh!!!".pekik armadja,,ia menoleh ke arah belakang dengan pandangan samar samar.
BUGHHH!!!,,BUGHHH!!!.
(beberapa pukulan melesat di wajah nya,,aramdja hampir hilang keseimbangan).
Lalu pria itu menarik kerah aramdja dan membawa nya mendekati rel kereta,,ia melempar tubuh armadja kesana,,namun dengan sekuat tenaga armadja berusaha untuk bangun,,
TENGG!!,,,TENGGG!!
(tanda kereta api mulai memasuki jalur).
armadja berusaha menjaga keseimbangan nya untuk berjalan keluar dari rel itu,namun pria itu kembali menghantam tubuh armadja untuk mencegah nya keluar dari rel tersebut,,dengan sekuat tenaga armadja melawan,,ia menarik pria itu masuk kedalam jalur rel kereta.
"Bughhh!!".
"Bughhh,,bughhh!!".
"armadja keluar dari rel ituu cepattt,, armadjaa".teriak amara.
"akhhh,,lepaskan aku!!!".Ujar armadja.
"hahah akhiri lah hidup mu disini,,sedangkan aku yang akan menggantikan posisi mu nanti tuan hahaha".Ujar pria itu terkekeh.
"BUGHHH!!!".pukulan tepat mendarat mengenai pria itu membuat pria itu tak sadarkan diri.
aramdja melangkah menjauh dari rel itu
matilah bersama niat busukk mu!
Batin armadja.
TENGGGG!!!!
(20 detik dari sekarang kereta itu tepat melintas dijalur itu).
senyum tipis mengukir di bibir armadja,,ia hendak melangkah ke arah belakang,,namun,, .
TITTTT!!,,TIITTTT!!,,
"AKHHHHH!!!!!".sebuah mobil sedan melaju ke arah armadja,,alhasil armadja jatuh tersungkur kedalam rel kereta.
"Tidakk,,tidakkk,,,aakhhhhhhhhhhh!".
**DDSSSSS!!!!!!!,,,,.
KERETA TEPAT MELINTAS DIJALUR ITU SAAT ITU JUGA**.
"Ayahhhhhhhhh!!!!!!!!".teriak raina.
DEG!
**DEG!
DEG**!
"TIDAKKKKKKKK!!!! " .teriak amara.
Tubuh armadja tepat terhantam kereta api,,membuat nya terpental dan terseret rel kereta,,sedangkan pria itu terlindas oleh rel kereta api.
kedua nya tewas seketika!.
"Tidakkk ayahhhhhhh,,,,,tidakkkkk,,,ayahhhh,,,,".teriak raina seraya menjerit dalam tangis nya,,ia berlari mendekati rel kereta itu,,namun kaki kecil nya tersandung lubang membuat nya terjatuh.
"rainaaa!!,,,sudahhh,,jangan mendekati rel itu nakk,,tolonggg,,,".Ujar amara yang memeluk tubuh raina,,dalam isakan nya.
"Tidakkkk,,,lepaskann akuu!!,,,ayahhhh,,ayahhh bertahann,,,ibuu amara lepaskan akuuu!!!!!!".Bentak raina.
"Rainaaa!!!,,,ayahmu sudah tiada nakk,,,tolongg,,tolong jangan dekati rel ituu".Ujar amara.
"Tidakkkk!!!!,,tidak!!!,,,ayahhhhh,,,,ayahhhhhhh!!!!".Teriak raina dalam isak nya.
Malam itu merupakan tragedi bagi mereka,,hal yang diluar akal mereka membuat mereka hancur sehancurnya,,terutama raina kini sosok ayah yang selalu melindungi dan mengiasi hari hari nya harus pergi meninggalkan nya untuk selama lama nya,.
~***BERSAMBUNG
HAI PARA READERS AKU MOHON TOLONG SUPPORT NYA YAA,,PLIS HEHE JANGAN LUPA BUAT TINGGALIN JEJAK KALIAN DENGAN LIKE ,KOMEN, DAN VOTE NYA TERIMAKASIH😇🙏
SEMOGA SUKA DENGAN KARYA KU😊***