
PUKUL 19.05
Raina tengah menyisir rambut nya didepan lemari yang terdapat kaca kecil disana,,setelah menyisir rambut nya ia beranjak ke ranjang dan mulai merebahkan diri nya,,ia memejamkan mata nya untuk rilex sejenak setelah seharian penuh bekerja.
BRAKKK!!
"Gadiss bodohh!!!!,,,,,,".pekik seseorang dari pintu kamar raina yang tak lain adalah amara.
Raina yang tersentak kaget langsung mengambil posisi duduk ,, amara yang kini berjalan mendekati raina dengan raut wajah penuh amarah itu segera meraih rambut raina dan menjambak nya.
"Akhh,,,sakit buu,,ibu lepaskan,,ada apa ini,,".pekik raina.
"Gadiss bodohh,,sudah berapa kali kubilang siapa dirimu inii haa!!!,,,kau adalah pelayan disinii,,dann apa yang kau kerjakan haa!!,,seharusnya kau menyiapkan makan malam bukan dengan bersantai santai disini!!,,,erghhhh".Ujar amara seraya memperkuat jambakkannya.
"Ibuu tolongg lepaskan,,sakitt,,aku lupa bu,,".Mohon raina.
"Lancangg kau!!,,aku bukan ibu mu,,gadiss bodohh,, kau itu babu disini maka kau harus tau dirii!!!,,cepatt siapkan makan malam,,jika kau membuat ku menunggu lagi,,maka terimalah hukuman mu!!!!".Ujar amara seraya menarik rambut raina kasar hingga raina tersungkur kelantai.
Lalu amara berlalu dari kamar raina,,raina yang masih dalam posisi tersungkur itu segera membenarkan posisi nya seraya terisak karena ia sungguh terkejut dengan perlakuan amara yang berubah sedrastis itu tidak hanya sinis,namun juga kasar.
Lalu raina segera turun kebawah dan mulai memasak,,ia berusaha masak secepat mungkin agar amara tidak memarahi nya lagi,,selang beberapa menit masakan telah tersaji,,amara dan alicia turun dan mulai duduk dimeja makan,,raina yang menepiskan senyum itu tampak diacuhkan oleh kedua orang itu.
"Ehemmm!!,,aku rasa babu tidak diundang disini,,lebih baik kau menyikat lantai toilet disana,,aku rasa lantai nya sudah mulai licin,,cepatt lakukan!!".perintah amara.
"hmm baik bu,,e-ehm nyonya".Ujar raina gelagapan.
hhahahh ini belum seberapa raina,,tunggu lah beberapa kejutan lagi yang kusiapkan untuk mu,,gadis malang hahah.
Batin amara.
.
.
.
Ditoilet raina mulai mengambil sikat dan deterjen,,lalu ia mulai menyikat lantai nya,,ada terbersit perasaan pilu dihati nya ,, dia tidak akan pernah menyangka kehidupan nya kini berubah sedrastis itu,,bagaimana tidak kalau sebelum nya dia adalah seorang putri dari pengusaha kaya raya kini menjadi babu dirumah nya sendiri.
Tapi raina mencoba menepis itu semua dari fikirannya dan mulai menerima dengan apa yang ia dapatkan saat ini,baginya hidup bersama dengan seseorang yang ia sayang sudah cukup,,meskipun orang itu sama sekali tak pernah menyayangi dirinya.
"Upss,,,".Gumam nya saat deterjen itu tak sengaja tertumpah mengenai baju nya,,ia mencoba mengibas ngibaskan deterjen itu dari baju nya.
"Rainaaaa!!!!!!,,,,".Teriak amara.
Raina sontak menoleh dan segera berlalu menuju ke meja makan dengan terburu buru,,.
BYURRRR!
"akhhhh,,panass!!!!".pekik raina karena dirinya yang disiram oleh semangkuk sup yang ia buat tadi.
"nyonyaa kenapa kau menyiram ku dengan sup ini".Ujar raina seraya meniup niup tangan nya yang masih terasa panas.
"Sinii kauu!!!!,,,".Ujar amara seraya menarik kasar lengan raina yang membuat raina memekik kesakitan.
"Nyonya lepaskan akuu,,aku mohon,,sakitt,,tolongg lepaskan akuu😭".Ujar raina memohon namun tak digubris oleh amara,,amara semakin menarik kasar lengan raina dan menyeret nya kehalaman belakang.
Sampai disuatu ruangan dibawah lantai rumah itu,,amara mendorong raina hingga tersungkur masuk kesana,,lalu amara mengapit kedua pipi raina dengan kuat,.
"Ini hukuman untuk mu,,kau adalah gadis bodoh,,kau benar benar membuat ku emosi malam ini,,jadi nikmati malammu disini!!!".Ujar amara,,.
"Tidakk jangann,,aku mohon jangan biarkan aku disini,,disini sangat gelap,,aku takut gelap nyonyaa,,aku mohon,,jangannn".Ujar raina memelas namun itu sia sia saja,,amara malah mendorong dirinya dengan kuat dan membuat raina terjatuh ,,lalu amara mengunci pintu nya.
"Akuu mohon bukaa,,tolongg nyonya amara biarkan aku keluar dari sinii,,akuu mohon pada muu,,tolongg bukaa,,aku mohonnn😭😭".teriak raina dari dalam sana.
"Apakahh kau bisa diamm!!!,,ingat raina aku tidak akan segan segan untuk memberi hukuman yang lebih menakutkan dari ini jika kau tidak diamm,,,diammmm!!!".Bentak amara,,kemudian ia berlalu dari sana.
"Hiksss,,hiksss,,hiksss,,,aku takutt,,,tolongg,,tolongg,,ayahhhh,,ayahhh tolong akuu,,tolongg aku takut disini,,ini gelapp aku takut gelapp,,hiksss,,hikss,,".Ujar raina dalam isak tangisnya,,seraya meremas rambut nya dengan kedua tangan nya,,.
ia berjongkok disudut pintu,,ia benar benar takut,,bahkan ia tak berani membuka mata nya,,air mata terus saja mengalir membasahi kedua pipi nya,,.
"Tolonggg😭,,tolong akuu,,,hikss,,hikss,,hikss".Hanya itu yang terlontar dari mulutnya,.
Sampai ia merasa lemas ditubuh nya,,kepala nya terasa berat,,kunang kunang mulai mengganggu penglihatannya,,ia baru sadar jika dari pagi ia belum makan,,setelah seharian bekerja penuh tanpa asupan apapun,,tubuh raina lemah,,ia merasa tidak kuat menopang dirinya lag,,.
BLEPP!!
raina jatuh pingsan,,ia tergeletak tepat didepan pintu,,terlihat wajah nya yang pucat,,mata nya sembab,,dan di lengan tangan kanan nya terlihat memar , mungkin karena cengkraman amara yang terlalu kuat.
***BERSAMBUNG
HAI PARA READERS JANGAN LUPA BUAT DUKUNG AUTHOR DENGAN CARA LIKE,KOMEN,DAN VOTE YAA BIAR AUTHOR SEMANGAT NULIS NYA,,
TERIMAKASIH😇🙏***
follow me at instagram:@azhramhrani🍭
semoga suka dengan karya ku😊