
Hanya tersisa 3 anak tangga lagi,sampai raina menginjakkan kaki nya dilantai bawah,perasaan raina semakin tak karuan,antara cemas,takut,dan bingung bercampur menjadi satu,ia menelan saliva nya dengan sulit,raina sadar akan tatapan buas yang tersirat dari pria yang tengah duduk tepat dihadapan nya.
"Raina,,".Ujar amara lalu memberikan tanda agar raina duduk.
Raina yang mengerti pun langsung melangkah menuju kursi, dengan ragu ragu raina duduk di sofa paling ujung ,ia tak ingin berada didekat tuan john, karena batin nya sudah merasakan kejanggalan walaupun masih menjadi tanda tanya.
"Eghemm,,raina".Gumam amara dan memberikan kode lewat mata nya agar raina bergeser,raina pun mengikuti kode yang diberikan amara tapi raina hanya bergeser 4 centi dari posisi nya semula.
Amara kesal atas perilaku raina tanpa basa basi lagi amara langsung membawa raina agar duduk di sofa tepat berhadapan dengan tuan john,lalu amara pun duduk disamping raina , agar raina tak bisa bergeser ke arah lain,dan diikuti alicia yang duduk disamping amara.
"Baiklah tuan,,seperti perjanjian kita,aku sudah memenuhi syarat dari mu bukan,,sekarang kau lihat dia,katakan pada ku jika ada yang kurang dari nya".Ujar amara,sontak hal itu membuat raina terperanjat kaget ia masih bingung,,apa maksud dari perkataan amara.
"Yaa kau telah memenuhi syarat nya,,sempurna,,,".Ujar tuan john dingin seraya tersenyum licik dengan sorot mata penuh makna yang kini tengah menatap raina intens.
"Aku sangat senang jika kau merasa puas atas pekerjaan ku tuan,, jadi bagaimana,kau tidak lupa kan tentang perjanjian kita,,,tentang-".
"Mark,,,berkas nya".Ujar john pada salah satu bodyguard nya,yang di perintah kan pun dengan segera menyerahkan map biru kepada tuan john.
"Tidak perlu terburu buru nyonya,aku harus memastikan dengan pasti kalau gadis ini akan menjadi milikku mulai detik ini".Ujar tuan john yang membuat raina tersentak kaget.
DEGGG!!
Jantung raina seolah berhenti berdetak,,rasa tanda tanya,dan kejanggalan nya sudah terjawab pada saat itu juga,ia benar benar tak habis fikir dengan semua ini.
Jadiiii mereka ingin menyerahkan ku pada pria tua ini??,,keterlaluannn,,,mereka menjual ku layak nya----
Batin raina bahkan tak bisa berkata kata,perasaan nya berkecamuk membuat air mata nya menetes.
"Tidak ada yang perlu kau khawatirkan lagi tuann,, aku pastikan jika gadis ini akan menjadi milik mu seutuh nya mulai detik ini juga,, ini aku sudah menyiapkan surat ini sebagai bukti atas perjanjian kita".Ujar amara seraya menyodorkan surat itu kearah tuan john.
"Kemarikan surat nya!!!".Hardik raina,ia merampas surat itu dari tangan amara, dengan segera raina merobek kertas surat itu dengan kekesalan yang ia rasakan pada amara,,surat itu kini telah menjadi hamburan kertas kecil yang raina buang setelah ia merobek nya.
Amara sontak tak percaya atas tindakan raina.
"Rainaa!!,,apa yang kau lakukann,,lancang sekalii diri mu!!".Bentak amara.
"Lancangg??,,apa nyonya tidak salah,,nyonya lah yang lancang atas diriku!!!,,tega sekali kau menjual ku pada pria ini ,,dimana letak pikiran mu".Ujar raina tak kalah lantang.
PLAKK
(tamparan keras mendarat di pipi raina).
"Atau apaa??,,kau akan menghukum ku seperti waktu itu,,hukum saja aku sesuka mu,,ayo tampar aku lagi,,pukul aku sepuas mu aku akan terima dengan senang hati,,tapi tidak saat kau ingin menyerahkan ku pada pria hidung belang seperti dia!!!".Hardik raina seraya menangis.
Tuan john yang mendengar diri nya dihina tentu saja membuat emosi nya bergejolak,,namun sebisa mungkin tuan john bersikap tenang karena tuan john bukan tipekal orang yang cepat membalaskan sakit hati nya,ia akan menunggu waktu yang tepat untuk membalaskan itu semua.
"Cukupp raina!!,,,kau tidak mengenal siapa pria ini,,jika kau tau,, kau pasti akan bertekuk lutut pada nya,,,seharusnya kau merasa beruntung karena aku akan menyerahkan mu pada tuan john,,,sekarang aku minta bersikaplah sopan pada nya!!!".Hardik amara.
"Aku tidak mengerti kenapa kau sangat tergila gila pada harta sampai kau lupa dengan hati nurani mu!!,,aku tidak pernah membayangkan jika kau melakukan hal sekeji ini,jangan paksa aku untuk terus mengikuti kata kata mu,,,aku berhak menentukan jalan ku sendiri!!!,dan aku tidak akan pernah menjadi milik pria ini!!!".Ujar raina sembari menahan amarah yang masih ia pendam dilubuk hati nya,,dengan segera raina berdiri dan hendak pergi meninggalkan ruangan itu,namun dicegah oleh amara.
"Jaga sikap mu raina!!!,kau fikir siapa dirimu yang bisa seenak nya menentukan keputusan,,kau akan menjadi milik nya tanpa bantahan apapunn,,,,,tuan john aku minta maaf untuk semua ini,,tapi aku jamin gadis ini akan menjadi milik mu seutuh nya".Ujar amara menahan emosi atas tindakan raina yang memalukan diri nya.
"Setiap wanita memang seperti itu ,,mereka seolah olah ingin terlihat mahal,,tapi saat yang berbeda mereka akan bertingkah layak nya hewan".Ujar tuan john datar namun mampu menusuk perasaan raina.
"Kalau begitu aku katakan pada mu tuan jika pemikiran mu itu salahhh!!!,,wanita yang kau maksud itu adalah orang lainn bukan aku!!,,dan aku sama sekali tidak sudi diperlakukan seperti ini!!!,,,dan jangan pernah memaksa kuu untuk menyetujui nya!!!".Hardik raina,,emosi nya benar benar bergejolak kala itu.
Tanpa basa basi lagi raina segera melangkah menuju tangga,ingin rasa nya ia segera pergi dari rumah itu,,mata nya sudah berkaca kaca menahan amarah karena dia merasa jika diri nya sudah direndahkan,tapi belum sempat raina menginjak anak tangga,kedua bodyguard tuan john sudah menarik tangan raina,membuat nya tersungkur kelantai,seketika kedua bodyguard itu menyeret raina secara paksa kehadapan tuan john tanpa rasa iba.
Dengan sigap tuan john berdiri kemudian menatap intens seorang raina yang juga menatap nya dengan sorot mata menahan emosi,sementara mata nya sudah dibanjiri air mata namun itu tak membuat raina tunduk oleh tuan john.
"Gadis kecil,,aku akuii jika kau tidak selemah yang ku fikirkan,,tapi kau juga tak sekuat itu untuk bisa menentang keputusan yang sudah dibuat,,jangan terlalu sombong karena gadis seperti mu ini tidak ada apa apa nya,,,dan ingattt!!,jangan pernah membantah jika kau tidak mau menerima resiko yang besar bagi dirimu,,.Kaliann cepat bawa dia!".Tegas tuan john,,dengan segera para bodyguard nya membawa raina menuju mobil yang sudah terparkir dihalaman depan.
Raina yang masih pada pilihan nya untuk menolak semua perjanjian itu tak tinggal diam,raina berusaha memberontak sekuat tenaga.
"Lepasskann!!,,lepaskan akuuuu,,,lepaskann,,,,jangan pernah memaksa ku untuk masuk kedalam lubang neraka seperti inii ,lepaskannn!!".Jerit raina seraya menangis histeris.
"Diammm!!!!,,".Bentak salah satu bodyguard,dengan aksi yang saling berlawan,raina tetap berusaha sekuat tenaga agar diri nya tidak masuk kedalam mobil dan ia tidak ingin terjebak didalam sana,sementara para bodyguard yang terus memaksa raina untuk masuk kedalam mobil.
Sudah tentu raina kalah tenaga dari ketiga bodyguard itu,raina tersungkur hingga kepala nya membentur pintu mobil di belakang nya,,dan belum sempat ia beranjak para bodyguard sudah masuk kedalam mobil dan segera melajukan mobil menuju mansion tuan john.
"Lepaskann akuuu,,aku mohon pada kaliann,,,aku tidak pernah menyetujui perjanjian ini,,tolong lepaskan aku tuan,,,turunkan aku disinii aku mohonn ,aku mohonnn!".Ujar raina dalam isak tangis nya seraya mencoba membuka pintu mobil yang sudah terkunci.
"Diamlahh!!,jika bukan karena kau gadis dari tuan john,aku tidak akan diam seperti ini,,,jika kau tidak ingin menyakiti diri mu ,,maka diamm!!,,ingat nona kau sekarang duduk disini bersama seseorang yang telah melenyapkan ratusan jiwa orang orang perkasa diluar sana,,sekali lagi kau membuat keributan aku tak akan segan segan menamparmuu!!!".Bentak salah satu bodyguard yang duduk disamping raina seraya mengikat paksa tangan raina menggunakan tali tambang,kemudian menutup mulut raina menggunakan lakban,sehingga membuat raina makin sulit utk memberontak.
"Erghmmm,,regrhmmm,,,".Jerit raina seraya terisak,mulut nya ditutup oleh lakban yang menempel keras membuat ia sulit berbicara.
Yaa tuhann,,apa yang harus aku lakukann,,tolong aku,,,aku mohon,,selamatkan aku dari orang orang jahat seperti ini,,cukup aku menderita selama hidup bersama ibu amara,tapi tidak untuk kali ini,,,aku tidak akan pernah menyerahkan diri ku kepada pria ***** seperti diaa,tidakk,tidak akan pernah,,,,ayahhh ,,ayah kau pernah berjanji kepada ku jika kau akan terus melindungiku,,, ayah aku benar benar takuttt,,,,aku tidak tau harus berbuat apaa??,,tolongg selamatkan akuu!!!.ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
Batin raina,mata nya membengkak karena tangis nya semakin menjadi karena ia merasa jika diri nya tak sekuat itu untuk bebas dari para mafia yang mengkawal nya dengan ketat.
-BERSAMBUNG