BETWEEN THE LINE'S OF DESTINY

BETWEEN THE LINE'S OF DESTINY
MEMBAWA



Mobil yang dikendarai felix terus melaju menuju arah hutan,disepanjang jalan hanya terdengar suara mesin mobil yang dikendarai oleh felix,tidak ada penerangan dijalan itu selain cahaya yang tersorot dari lampu mobil felix,,sementara disekeliling jalan mereka adalah hutan dengan pohon pohon lebat yang menjulang tinggi,dan tepat disebelah kanan berjarak 5 meter dari mobil felix terdapat jurang yang sangat curam dan dalam.


Tidak ada satu orang pun yang pernah menghampiri tempat itu selain mereka yang terlibat dalam kasus ilegal,atau tempat pembuangan mayat atas pembunuhan.


Felix sengaja membuat sebuah gubuk tua ditengah lembah hole yang jauh dari keramaian,dimana gubuk itu hanya beralaskan tanah ,,dinding gubuk itu terbuat dari kayu yang sudah lapuk,,sementara atap nya dibuat dengan menggunakan seng karatan,dan selain itu felix tau jika lembah home terdapat banyak hewan buass,ia yakin jika tempat itu adalah tempat yang paling tepat untuk orang² yang berkhianat,,menyakiti,,atau bahkan berusaha mengusik kehidupannya.


Butuh waktu 3 jam untuk sampai ke gubuk tua,,mobil felix terus menyusuri sepanjang hutan,,jalan nya mulai rusak bahkan menanjakk,tapi seolah tak peduli ,felix tetap mengemudi dengan kecepatan tinggi dan menikung dengan tajam saat melewati setiap belokan hutan.


.


.


.


CITTT


(Mobil berhenti tepat didepan gubuk itu).


Felix turun dari mobil,,ia mengatur nafasnya sejenak,,lalu segera menuju kebagian belakang untuk membawa raina keluar dari mobil,namun saat itu raina masih dalam keadaan pingsan.


Felix menarik tubuh raina keluar dari mobil,.


"Sekarangg kau lihat tempat iniii!!".Ujar felix,,namun tidak ada respon apapun dari raina,sontak felix mengarahkan wajah raina kehadapannya.


"Hehh,,aku bicara pada muuu!!".Hardik felix,,namun masih tidak ada respon dari raina.


Lalu felix membuka penutup mata raina,,mata nya terpejam sayu,,bahkan semakin cekung dan sembab,.


Terrlihat luka didagu raina yang semakin memerah dan meneteskan sedikit darah,sementara itu tubuh nya terkulai lemah yang disenderkan felix pada sisi mobil.


Felix menatap lekat raina,,terbersit rasa iba dihati felix,entah mengapa saat itu felix merasa jika gadis dihadapan nya itu adalah gadis lugu yang polos,dan tulus,,tidak hanya itu wajah cantik dari raina masih terpancar bahkan saat wajah nya sayu.


Apa ini alasan alexander memperkejakan dia,,alexander masih berfikir jika aku mudah terkecoh oleh wanita yang bertampang lugu seperti nya,tapi sayang alexander ,,seiring berjalan nya waktu dan kisah hidup yang sudah aku lewatii,aku mengerti jika fisik dan perkataan itu adalah tipuan dari orang orang yang picikk sepertimu,,dan kauu ,,kenapa kau begitu bodohnyaa sehingga kau melakukan pekerjaan kotorr atas perintah alexanderr,,ditambah mulut mu itu yang terusss berbohong,,aku bencii kebohongan!


Batin felix.


Saat Felix mengingat kejadian pahit yang pernah terjadi dihidupnya,dirinya kembali menjadi pria yang dingin,tanpa berfikir apapun felix menggendong tubuh raina dan membawa nya memasuki gubuk tua itu.


BRUKK!!


",hmmmh".Lenguh raina ,,ia telah sadar namun pandangan nya masih buramm,ia melihat hanya ada satu cahaya berwarna kuning diatas nya,,perlahan raina melihat kondisi di sekelilingnya.


Dimanaa aku?


Batin raina.


"Kau sudah sadarr,,sayang sekalii,,akan lebih baik jika dirimu itu tidak sadarr,,karena aku yakinn kau akan lebih merasa tersiksa jika dirimu itu sadarr,,tapi mungkin ini adalah takdir dari tuhann untuk menghukum orang orang picikk seperti mu".Bisik alexander ditelinga raina.


Sontak raina menoleh ke arah felix yang sedang berbisik ditelinga nya,,saat raina menatap felix,,felix membalasnya dengan senyuman licik kemudian felix berbalik badan dan segera melangkah keluar ruangan.


"Diaa??,,tungguuuuu!!!,,".Ujar raina seraya berusaha bangun,,lalu raina menurunkan kaki nya kebawah dan hendak melangkah namun dirinya tiba tiba merasa hilang keseimbangan dan jatuh.


Raina tersadar jika saat itu kaki nya masih diikat oleh felixx,raina berusaha untuk bangkit tapi tidak berhasil karena dirinya masih lemah untuk kembali berdiri,,sementara felix sudah berada di ambang pintu dan hendak menutup pintu,,raina berusaha untuk melepas tali yang mengikat kaki nya,,tapi tali itu sangat sulit terlepas.


"Tidakkkk jangannn tuann,,aku mohonnnnn,,,,tolong jangan tutup pintu nyaaaa,,,".Teriak raina,,segera raina menyeret tubuh nya agar bisa mencapai pintu,,namun raina terlambatt,felix sudah lebih dulu mengunci pintu nya.


"Tuannn bukaa pintu nyaaa,,,jangan tinggalkan aku disiniiiii,,,,aku mohonnn,,,buka pintu nya😭,,,aku takutttt,,,tuannnn,,tolong bukaa,,percayaa pada ku aku mohonn,,aku bukan penjahattttt,,,kau salahhh tuan,,salahhh".Teriak raina yang menangis kencang seraya menggedor gedor pintu nya.


"Diammlahh!!!,semakin kau berteriak maka sama saja dengan kau mengundang hewan hewan buasss untuk datang kemari!!!".Pekik felix,,tanpa berlama lama felix segera masuk kedalam mobil,,.


"Apaa yang kauu lakukan!!! ,,,kau sudah menghukum orang yang tidak bersalahhh,,,,jangann tinggalkan akuuu,,,,bukaa pintunyaaa,,bukaaa,,,bukaa pintu nyaa!,, aku mohonnn,,, aku bersumpah demi dirikuu ,jika aku bukann penjahattt,,,".Teriak raina yang sudah menangis tersedu sedu.


Didalam mobil.


"Kau yang memilihnya,aku sudah memberi waktu untukkmu menjelaskan semuaa nya,,tapi kau malah menyia nyiakan itu,,,".Gumam felix,tak lama felix segera menancapkan gas dan melaju meninggalkan raina sendiri digubuk tua itu.


"Jangannnn tinggalkan akuuu,,,,,,bukaa,,,bukaaa!!!,,".Raina sadar jika felix telah pergi melaju meninggalkan nya sendiri digubuk tuaa yang terpencil,ditengah hutan yang lebat bahkan sangat jauh dari keramaian.


Raina menangis sejadi jadi nya ia sangat ketakutan,ia menyender rapat dengan pintu kayu dibelakangnya,,saking takutnya tubuh nya sampai gemetaran,,ia melihat disekelilingnya hanya ada satu meja kayu tuaa,dan satu pelita yang tergantung di tiang kayu,,selebihnya hanya ada kegelapan dan suara suara hewan kecil.


"Ayahhhhh!!!!!,,ayahhhhhh!!!!!!,,akuu sangatt takuttt,,tolongggg akuuuu😭,kenapa aku haruss melewati ini semua,penderitaan,,disiksaa bahkan di buangg ketempat mengerikan seperti iniii,apa yang harus aku lakukannn,,,ayahhh apakah putrimu ini dilahirkan hanya untuk disiksaa,apa kesalahan ku apaaaa!!!,,pria itu sudahh tegaa meninggalkan kuuu!!!,,kau jahatttttt!!!,,kau bahkan tidak tau siapa dirikuu tapi tanpa nurani kau menyiksa dan membawa ku kemari!,kenapa hanya ada penderitaan didalam hidupku,dan lantass apa kesalahanku,,,orang orang tidak menginginkan diri kuu bahkan kehadiran ku bagi mereka adalah sebuah petaka,,aku disiksa oleh ibu amara setiap hari nya,,lalu aku dijuall,,tapi aku berhasil loloss,,aku legaa sangatt legaa,,namun tidak lamaa aku kembali disiksaa,,bahkan dibuangg ditempat yang mengerikann,,,ini tidak adilll!!!".Ujar raina panjang lebar seraya menangis tersedu sedu.


-*BERSAMBUNG


Hai semuanya maaf ya untuk next author bakalan jarang uploud karena lagi ulangan sama tugas yang numpukk,,tapi author usahain bakalan Up seengganya satu hari sekali Up,,makasih buat udah baca cerita author dan yang udah like sama komen,selalu dukung author ya buat kedepanya😊🙏*