
Pukul 20.05
Felix terlihat sibuk dengan laptop nya,,tak lama ponsel nya berdering,ada panggilan masuk.
"Hallo,,,".Ujar felix.
``[Kau masih disana?]".Tanya wilson dari balik telfon.
"Hm".Balas felix singkat.
"[Aku akan kemarkas,,ada hal yang ingin kusampaikan tentang gadis itu,,dan sebelum aku tiba kesana kau jangan mengusik gadis itu].".Ujar wilson.
'Sambungan telfon terputus.
Terkadang aku tidak mengerti jalan fikirnya.
Batin felix,sementara jari nya sibuk mengotak ngatik papan keyboard.
***
Digudang raina terduduk lesu,wajah nya terlihat lusuh,bahkan kulit dibagian dagu nya itu melepuh dan mulai membengkak,tubuh nya masih terikat dengan kuat begitu juga penutup mata nya.
"Lepaskan aku,,,aku mohonn,,siapapun yang ada disana lepaskan aku,,,".Ujar raina lirih,sesekali dia meringis kesakitan karena luka di area wajah nya yang terasa sangat perih.
Aku tidak bisa bergerakk juga melihatt,,pria itu membuat ku seperti orang yang buta dan lumpuhh,,tunggu,,,alexanderr?? siapa dia,,pria itu menangkap ku agar aku bisa membongkar kejahatan dari alexanderr??,,itu artinya dia bukan komplotan dari tuan johnn,,dan dia telah salah sasaran,,dia menduga aku adalah orang yang memata matai nya,,aku harus bisa menjelaskan kesalah fahaman ini,,justru aku adalah korban disinii
Batin raina.
.
.
.
Diperjalanan wilson terjebak macet,,jaraknya tersisa 1,5 km dengan markas x.
Apa benar gadis itu adalah rein,,,orang yang selalu aku nantikan kehadiran nya,hufthhh,,aku hanya khawatir jika felix sudah jauh bertindak kepada gadis itu,,aku harap sesuatu yang buruk tidak terjadi,.
Batin wilson,,ia kembali menghubungi felix namun tak dijawab oleh felix.
.
.
.
Ceklek
Pintu terbuka,.
"Eghm!".Felix berdehem keras untuk menyadarkan raina akan atas kehadirannya.
Raina terengah dan sedikit terlonjak kaget.
"Kauu kembali?,tolongg lepaskan ikatan nya,aku ingin menjelaskan semua nya padamu".Ujar raina pelan karena tubuh nya terasa lemah.
"Hhhh,,akhirnya kau menyerahh".Ujar felix,,kemudian felix menarik penutup mata raina,,raina menyipitkan mata nya,karena penglihatannya belum stabil dan ia merasa silau karena cahaya lampu yang menyorot mata nya.
Raina kini melihat kembali wajah tampan tapi terkesan datar dan dingin dari seorang felix,,sementara felix menatap intens kedua bola mata raina yang terlihat sembab dan bengkak.
Gadiss malang yang membuat dirinya sendiri tersiksa.
Batin felix.
"Cepatt katakan!'.Hardik felix.
"Kau harus tau jika kau menangkap orang yang salahh,,aku bukan suruhan dari orang yang kesebut alexander,,aku hanya korbann,,dan tentang aku menaikki mobil mu aku minta maaf sebelum nya,,aku han--".
"Cukuppp!!!!!".Bentak felix dan membuat raina tersentak.
Felix menjambak rambut raina dan menariknya untuk berhadapan dengan wajahnya.
"Kenapa kau terus saja berbohongg?!!,,apa semua ini tidak cukup untuk membuat mu tersiksaa?!".Hardik felix.
"Aww!!!,, sakitt lepaskan,,,,lepaskannðŸ˜,,aku tidak berbohong aku mengatakan yang sebenarnyaa, percayaa padaku,,tolongg lepaskann,,aku bukan penjahatt tuann,,bukann,,aku ingin meluruskan semuanyaa,".Ujar raina lirih dengan penuh permohonan dalam isakk tangisnya.
"Jangan bicara jika kau terus berbohongg!!!,,,sekarang akan kubawa kau ke gubuk tua itu!!!,,orang orang seperti mu tidak pantas berkeliaran dengan bebas diluar sana,bahkan penjara terlalu berkelas untuk menjadi tempat tinggalmu!!!".Bentak felix.
Felix segera melepaskan tali yang mengikat tubuh raina,,dengan kasar ia melepas setiap ikatan talinya,seolah tak peduli dengan isakan raina yang memohon ampun atas tindakan kasarnya.
"Sekarang ikut aku!!!!".Bentak felix,seraya memegang lengan raina dengan kuat.
"Tidakk,,dengarkan penjelasanku,,,aku bukann penjahattt,tolongg jangan hukum aku atas kesalahan orang lainn ,,sungguhhhh aku tidak berbohongg,,,aku mohon jangan bawa aku kesanaa,,aku mohonn,,tuan malam itu aku berusaha melarikan diri dari incaran penjahatt,aku menaiki mobil mu karena alasan itu,,sungguh tidak ada niat selainn itu".Ujar raina tersedu sedu seraya memegang kaki felix.
Tapi felix malah meyingkirkan tangan raina agar melepaskan kakinya,,dan kembali menarik lengan raina yang bersikeras untuk menolak pergi.
"Lepaskann,aku mohonnn,,percayalahh padakuu aku tidak berbohong aku bersumpahh,,lepaskan akuuðŸ˜ðŸ˜".Teriak raina yang menangis histeris.
Felix semakin merasa kesal,,ia tak peduli,,kini ia menarik tubuh raina dan menggendong dengan gaya bridal style,lalu ia membawa raina turun kebawah dan menuju mobil tanpa satupun penjaga yang ikut.
Felix memasukan raina kemobil bagian belakang tak lupa ia mengikat kaki dan tangan raina serta menutup mata raina kembali,lalu ia masuk kemobil dan melajukan mobil keluar halaman markas.
"Egghhh,,egh!!,,lepass,,lepass,,,lepaskan akuu".Ujar raina seraya menggerakkan tubuh nya berharap jika tali itu bisa lepas.
"Diamm atau kubuat kau tidak bisa bicara untuk selamanya!".Bentak felix yang tiba tiba menghentikan mobil nya mendadak.
Raina merasa jika kepala nya semakin terasa sakit,,raina tak tahan menahan sakitnya alhasil raina pingsan.
Felix kembali melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi.
***
Sementara wilson baru sampai di markas X,dengan buru buru ia memasuki lorong utama markas X,lalu ia menaiki lift untuk sampai kelantai 2,,ia segera menuju ruang kerja felix.
"Permisi tuan".sapa salah satu penjaga yang menghentikan wilson.
"Ya".Jawab wilson.
"Jika kau ingin bertemu dengan tuan felix,tuan felix baru saja pergi membawa gadis itu bersama nya".Ujar pria itu.
"Apaa?!,kemana dia pergi?!".Tanya wilson yang sudah terlihat panik.
"Aku tidak tau tuan,,tuan felix tidak mengatakan apapun saat pergi,,bahkan salah satu dari kami tidak di izinkan untuk mengkawal".Jelas pria itu.
Wilson merogoh saku celananya dan menghubungi felix,ia sudah memanggil sebanyak 10 panggilan tapi tak kunjung diangkat.
Tanpa basa basi lagi wilson segera berjalan menuju ruang cctv untuk melihat saat terakhir kali felix meninggalkan markas,,disana ia melihat felix mengemudi ke arah kanan jalan,,felix tidak melewati jalan biasanya,ia menyimpang ke arah depan dan melajukan mobil nya kesana.
Kemana dia membawa gadis itu pergi,aku sudah memperingatinya,tapi dia sama sekali tidak pedulii,,sejak kapan kau menjadi sulit dalam mengontrol emosi mu felixx,,,,,tunggu lembah hole,,,apa dia membawa gadis itu kesanaa,,,sudahh pastii.
Batin wilson,,ia segera berlari menuju halaman bawah,ia masuk kedalam mobil dan melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi.
***
Dimansion tuan John.
"Baiklah wanitakuu,,aku rasa ini adalah waktu yang tepatt untuk membuat ku merasa senang".Ujar tuan john
terhadap alice yang saat itu tengah menatapnya dengan tatapan membunuh.
Menjijikann,,,aku bersumpah jika aku tidak akan pernah sudi untuk tidur bersama pria rendahan seperti muu!!,cukupp kau membuat ku tertekann pria tuaa!!,,aku ingin kau merasakan apa yang telah aku rasakann!!!,.
Batin alicia.
Tuan john kini berjalan mendekati alicia yang tengah berdiri disamping kasur,,alice sudah mengepalkan kedua tangan nya,,seolah olah ingin menghabisi tuan john saat itu juga.
Mendekatlah pria tuaa!!,,akan kubuat kau merasakan nikmat yang sesungguhnya,,,.
Batin alicia.
Tuan john kini telah berdiri persis dihadapan alicia dan ia menuntun alice untuk duduk ditepi kasur.
Menjijikan tapi aku harus bertindak cepatt.
Batin alicia.
Alicia kini menatap lekat tuan john,,perlahan alicia mendekatkan dirinya pada tuan john,,,tuan john sangat terkejut atas sikap manis alicia sekaligus merasa senang,sementara alicia yang sudah tak bisa menahan amarah nya lagi, segera ia memegang pundak tuan john,dan menusukkan jarum yang telah dilapisi oleh racun yang mampu membuat seluruh anggota tubuh lumpuh,bahkan kehilangan kemampuan untuk berbicara,,dan jika tidak segera di netralkan dalam waktu sepuluh menit kedepan,maka cairan kimia beracun itu dapat mematikan.
Alice menusuk kan jarum itu dipundak tuan john,,jarum yang ia dapat dari laboratorium milik tuan john,,saat diri nya tidak sengaja terjebak diruang kerja milik tuan john,,terlebih lagi jika ada salah satu pria yaitu suruhan dari tuan Davidson yang berhasil menyelinap dan menyamar menjadi salah satu penjaga disana,,dialah yang orang yang membantu alice untuk mendapatkan jarum itu.
"Arghhh,,,apaa yang kau lakukannn,,eghhh".Teriak tuan john.
"Kau yang memaksa ku untuk melakukan ini,,,ingatlah tuann aku tidak akan pernah sudii untuk tidurr bersama dirimuu,, jangan pernah berharap jika kau mendapatkan diriku dan jika kau terus memaksa maka terimalah balasan nya!".Hardik alicia.
"Kurang ajarr,,,eghhh,,,,bbupbb".Ujar tuan john,,perkataan nya mulai tidak jelas,,itu karena reaksi dari cairan kimia beracun yang masih menancap di pundaknya bersama jarum itu.
Perlahan tuan john mulai merasakan keram dibagian sendi sendi nya,,dan beralih kaki nya terasa membeku,,mulut nya kini terasa sangat sulit untuk digerakkan,,tuan john terjatuh tak berdaya di atas permadani biru,,sementara alice ia tersenyum lebar melihat keadaan ironis tuan john.
"Agg,,aagggh, bbbtrgh".Lenguh tuan john dengan sulitnya.
"Sekarang bagaimana rasa nya?!,sakitt bukann,,ada seseorang didekatmu tapi orang itu bukannya menolongmu tapi dialah orang yang membuat mu tersiksa ,,begitu juga yang aku rasakan,,setiap malam aku menangis memohon padamu,,tapi tanpa peduli kau terus menyentuhku,,memukulikuu,,,pria b*****".Hardik alicia.
Alice meraih ponsel diatas nakas,ia menghubungi pria suruhan dari tuan john,.
"Cepatlah kemari dan pastikan mereka tidak curiga padamu".Ujar alice,kemudian ia menutup telfonnya.
BLUP!
(Lampu mati).
Baguss,,aku sudah tidak tahan berada ditempat yang menjijikan ini.
Batin alice,,.
Tak lama seorang pria masuk kedalam kamar tuan john,,
"Nonaa??".Ujar nya pelan.
"Aku disinii,, bagaimana kondisi diluar??".Tanya alice.
"Semuanya terkendali sesuai harapan mu ,,kau hanya perlu berjalan dan masuk ke lift di ruang pribadi tuan john,naiklah kelantai atas karena saat ini sebagian dari penjaga tuan john sedang berjaga dilantai bawah dan tangga utama lantai ini,,nona tetaplah dibalkon sementara orang orang dari tuan David akan segera kemari".Ujar pria itu.
"Baiklah,,tapi ingat lakukan tugas selanjutnya dengan teliti,,hilangkan jejakk dari pembunuhan tuan johnn".Ujar alice.
"Baik nona".Ujar pria itu,lalu raina segera pergi meninggalkan kamar tuan john.
-BERSAMBUNG