BETWEEN THE LINE'S OF DESTINY

BETWEEN THE LINE'S OF DESTINY
Ayahku



Hari demi hari berganti,,tak terasa sudah sepekan berlalu,kini tiba hari libur dari segala aktivitas yaitu hari minggu,,,armadja berniat mengajak keluarga kecil nya untuk menghabiskan waktu bersama dengan jalan jalan dan bersenang senang,,karena memang hari ini spesial ia jadwalkan untuk family time sebelum besok dia pergi keluar kota untuk urusan bisnis.


Tampak ditaman tepi kolam , armadja dan kedua putri sedang berbincang-bincang.


"Baikk,,sekarang katakan kalian ingin pergi kemana,,kita akan pergi hari ini juga,,karena hari ini ayah akan menemani kalian seharian penuh".Ujar armadja.


"Yeyyyy,,,ayahh bagaimana kalau kita pergi ke taman yang berada di pusat kota ini,,,hyde park".Ujar alicia bersemangat.


"Okee kita akan pergi kesana,,,,dan raina kau bagaimana apa ada tempat dikota ini yang ingin kau kunjungi,,,nanti kita juga akan kesana".Ujar armadja.


"Kemanapun ayah,,yang terpenting bersama ayah".Ujar raina yang membuat senyum armadja terukir lebar di bibirnya.


"Kemari lahh,,,ayo kemari putri putri ayahh,,,muahhh,,,muahhh,,,,".Ujar armadja kemudian ia merangkul kedua putri nya,,dan mengecup kening mereka secara bergantian.


"Kesayangan ayahh,,".Ujar armadja lagi sambil merangkul erat kedua putri nya itu dari kedua sisi nya,,saat wajah raina dan alicia bersamaan mendekap didada ayah mereka,,,terlihat jelas tatapan tajam dari sorot mata alicia,,raina hanya menatap nya tak bergeming kemudian ia mengalihkan pandangan nya kesamping.


.


.


.


Pukul 10.00 a.m


Keluarga kecil armadja sudah sampai di HYDE PARK,,tak lama datang seseorang yaitu salah satu pendiri HYDE PARK memberi sapa terhangat nya karena merasa terhormat saat salah satu pembisnis tersukses di London mengunjungi taman nya,,setelah itu armarjda dan keluarga kecil nya beralih mengunjungi danau yang disekitarnya terdapat hamparan bunga yang indah.



"Ibuuu,,,bunga itu sangat cantikk,,aku ingin berfoto disana".Ujar alicia


"Iyaa kau benar,,ya sudah ayoo kita kesana,,ibu akan memotret mu,,,,,sayang aku kesana dulu ya".Ujar amara pada armadja,,kemudian kedua ibu dan anak itu melangkah menuju ke taman bunga.


Sementara itu armadja mendapati rainata yang terdiam memandang luasnya danau.


"Heii nona kecil armadja,,,kenapa kau hanya terdiam,,apa kau tidak terlalu suka pada tempat nya?".Tanya armadja.


.


"Aku sangat menyukai taman ini ayahh,,disini terdapat banyak warna,,"Ujar rainata.


"Baiklah apakah kau tidak ingin berkeliling??".Tanya armadja,,kemudian mendapat anggukan dari putri nya,,armadja pun menuntun tangan rainata,, kedua nya pun ikut berlalu dari sana.


"Heehh,,, ibu lihat ayah ingin kemana bersama raina? ".Ujar alicia yang tak sengaja melihat ayah nya berlalu didepan nya.


"Entahlah,,mungkin ayah mu ingin berkeliling bersama raina".Jawab amara.


"Ibuu,,,alice tidak suka jika anak itu terlalu dekat dengan ayahh,,,ayah juga,,, jadi lebihh sayang pada nya daripada alice,,itu pasti karena raina yang selalu mencuri perhatian ayah,,tidak tau diri,,,padahal dia cuma anak pungut!".Ujar alicia kesal.


"Sayang sudah lahh,,ini bukan waktu nya untuk mempermasalahkan ini".Ujar amara


"Huhh,,,kenapa sekarang ibu membela raina,,,apa ibu lebih sayang pada anak pungut itu daripada alice,,,ya sudah ibu tinggalkan saja alice dan pergi sana,,,bersama anak pungutt,,dan jelek itu!".Ujar alicia sembari melipat kedua tangan nya didada.


"Alice apa yang kau katakan,,,ibu bukan membela anak itu,,,ingat ibu juga membenci anak ituu,,,ibu hanya menunggu waktu yang tepat untuk memberi hukuman pada nya".Jelas amara.


"Tapi kapan ibuu".Tanya alicia.


"Sampai ayahmu tidak ada disisi nya lagi".Ujar amara sambil memandang sinis kesembarang arah.


***


"Ayahhh,,,aku disiniii hahahhaa,,,".Teriak rainata kegirangan


Armadja menoleh kesumber suara,, saat ia mendapati sosok putri nya senyuman terukir lebar dibibir nya.


"ouhh ternyata gadis kecil ini pandai juga bersembunyi dari ayah nya yaa,,dan membuat ayah nya khawatirr,, ,".Ujar aramdja sambil berjongkok menjajarkan tinggi nya dan putri nya.


"hahahah maafkan akuu".Ujar raina sembari memegang kedua kuping nya.


"Dimaafkan,,,tapii,,,".Ujar armadja menggantungkan kalimat nya.


"Tapi apa ayah???,,,".Tanya raina,,,,lalu pertanyaan raina dibalas gelitikan dari ayah nya.


"Hahahahahha,,,ayahh hentikan,,hahahah".Tawa raina pecah,,,,paras imut dari wajah nya kini menambah,,,melihat tawa itu armadja beralih mengangkat tubuh raina keatas udara,, kemudian berputarerr seperti saat seseorang tengah mengangkat bayi.


Senyuman lebar dan tawa itu menghiasi wajah mereka.


"Aku sangat menyayangi ayahh".Ujar raina sembari memeluk ayah nya.


"Ayah juga sayangg,,,,,mmuahh,,".Balas armadja sembari mengecup kening putri nya.


"Ya sudah sekarang kita menyusl ibu amara dan alicia,,,setelah itu kita akan makan bersama,,pasti perut mu sudah lapar kan".Ujar armadja,,raina pun mengiyakan,,kemudian mereka berjalan menuju ke tempat semula ia berpisah tadi.


.


.


.


Restaurant Kennington Lane


Mereka memilih meja yang berada pinggir kaca,,,dan berbincang sambil menunggu makanan datang,,tak lama ponsel armadja berdering tanda panggilan masuk.


"Hallo ada apa eric".Sapa aramdja usai mengangkat telfon.


"bsgstsgshsjshwh,,,,, ".Suara dari layar handphone itu.


"Oke,,,kau siapkan saja berkas yang harus dibawa besok,,,siapkan juga proposal tentang lahan perusahaan dan tolong gambarkan denahnya serta rancangan nya juga,,,besok aku akan kekantor dulu sebelum berangkat,,".Ujar armadja,,,tak lama panggilan itu berakhir.


"Besok aku akan pergi ke Leicester,,untuk urusan bisnis ku,,mungkin aku akan pergi selama 3 hari".Ujar armadja.


"Ouhh memangnya siapa partner kerja mu kali ini".Tanya amara.


"Tuan johnnas albert,,,".Jawab armadja.


"Yahh ayahh,,tiga hari itu lumayan lama kenapa ayah tidak membawa alice dan juga ibu".Ujar alicia.


"Sayang ini urusan kerjaan,,ayah tidak bisa membawa kalian,,lagi pula kau dan raina juga sekolah besok,,,baiklahhh sebagai ganti nya kita akan berlibur ke Swiss saat liburan musim dingin tiba,,bagaimana?".Ujar armadja.


"Yeayy benarkah ayahh,,,".Ujar alicia


"Benarr sayang,,,ya sudah sekarang kita nikmati saja hari ini".Ujar armadja.


***


Pukul 21.40


Hujan deras beserta angin petir dan suara gemuruh yang keras menderu langit malam di London.


"Hahhh!!!".Pekik raina mata nya yang semula sudah terlelap kembali terbuka karena suara gemuruh yang keras dan petir yang menyambar nyambar.


Raina memang sangat takut pada suara gemuruh dan petir,,ia memiliki astrhaphobia membuatnya gemetar dan menutup telinga nya kuat kuat saat ada petir dan gemuruh,ia menjerit ketakutan dan bersembunyi dikolong tempat tidurnya,,.


"Tolonngg,,,ayaahh,,raina takutt,,,".teriak raina tapi suara nya di sahut oleh dentuman suara gemuruh,,membuat nya semakin ketakutan hingga menangis.


"Hikss,,hikss ayahh,,,,ayahhh😭".Ujar raina.


............


Armadja terbangun dari tidur nya,,,ia melihat ke arah jendela yang terang terpancar kilatan petir, suara gemuruh yang berdentum keras membuatnya teringat pada raina,,ia tahu persis reaksi raina saat ada gemuruh dan petir,,buru buru ia berjalan menuju kamar raina.


"Ceklek",,,ia membuka pintu kamar raina dan menyalakan lampu nya,,,ia mendengar tangisan raina tapi tak melihat raina disana.


"Rainaaa,,,sayangg kau dimanaaa".Ujar armadja


"Ayahhh tolonggg,,raina disini ayahhh huuu😭".Teriak raina bersamaan dengan seruan tangis nya.


Armadja mendekati tempat tidur dan menilik kebawah kolong tempat tidur.


"Rainaa sayangg,,,,ini ayahhh".Ujarr armadja sembari mengulurkan kedua tangan nya dan menarik raina dari kolong tempat tidur,,kemudian ia mendekap raina sekuat kuat nya,,ia tahu betul seperti apa ketakutan yang dirasakan raina,,, karena ia juga pernah mengalami nya saat masih kecil,,namun ia tidak mengidap ashtraphobia sehingga lambat laun ketakutan itu menghilang sendiri nya.


"Sayang tenangg,,,,,ada ayah disinii,,,kau tak perlu takut lagii yaa,,petir itu tak akan menakuti mu lagi,,".Ujar armadja seraya mengusap kepala raina dan mendekapnya erat,,,begitu juga raina ia memejamkan mata nya,,dan menenggelamkan wajah nya didada ayah nya.


Selang 10 menit suara gemuruh itu tak lagi terdengar meski hujan masih deras,,raina pun perlahan mengangkat wajah nya dan melirik ke arah jendela.


"Bagaimana perasaan mu,,,gemuruh nya sudah tak ada lagi sayang".Ujar armadja.


"Hiks,,hikss,,ayahh raina takutt,,bagaimana jika ada lagi".Ujar raina yang masih sesunggukan karena tangisnya.


"Tidak sayangg,,percayalah pada ayahh,,,dan sekarang kau tidak perlu takut lagi kan ada ayah disini,,,ayah akan disini bersama mu oke,,,".Ujar armadja


Raina pun mengiyakan kini armadja menggendong dan merebahkan raina kembali ke kasur nya,,,lalu menarik selimut untuk raina,,kemudian ia menyender di kepala tempat tidur sambil mengusap usap pucuk kepala raina.


Selang 15 menit,,namun raina masih terjaga,,mata nya masih memandang keluar jendela,,,armadja yang semula memejamkan mata nya,,kembali membuka mata nya,, sekedar ingin melihat putri nya yang ternyata belum tertidur.


"Raina,,kau belum tidur nak,,kenapa?".Ujar armadja membuyarkan lamunan raina.


"Ayah,,,apa ayah akan selalu menjaga raina dan melindungi raina saat raina ketakutan seperti tadi?".Tanya raina.


"Tentu sayangg,,ayah akan selalu melindungi mu dan menjaga mu seumur hidup ayahh,,tak akkan ayah biarkan sesuatu yang membuat mu takut untuk mendekati mu".Ujar armadja.


Raina memeluk erat ayah nya dan berkata.


"Ayahh,,apa ayah tau,,,apa ketakutan terbesar raina selain petir".ujar raina.


"apa??,, katakan pada ayah nak".Ujar armadja.


"Kehilangan ayah ,,,raina sangat takut ayahhh,,,raina tidak bisa membayangkan jika ayah tidak ada disamping raina,,,maka berjanjilah,, jika ayah akan selalu ada selamanya untuk raina".Ujar raina.


"Sayangg dengarkan ayahh,,ayah tidak akan kemana mana,,ayah akan selalu ada disini untuk putri kecil ayah,,jadi ayah minta jangan berfikir tentang hal itu yaa,,,berjanji juga untuk hal itu pada ayah".Ujar armadja seraya mengancungkan jari kelingking nya,,kemudian raina mengaitkan jari kelingkingnya juga kepada kelingking ayahnya.


"Ayahh,,,apa besok benar ayah harus pergi selama 3 hari".Tanya raina lagi.


"Iya sayang,,".Jawab armadja.


"(Menghela nafas panjang),,,aku akan sangat merindukan ayahh,,,".


"Begini,,,jika kau merindukan ayah ,,sebut nama ayah 3 kali,,lalu bayangkan saat ayah memelukmu dan saat ayah berkata,,ayah akan segera datang,,,ayah akan melindungi mu,,dan ayah akan selalu ada untuk mu dimana pun ayah berada".Ujar armadja.


"Tapi ayah kan jauhh,,,bagaimana ayah akan selalu ada saat aku merindukan ayah".Ujar raina


"Heii,,,,meskipun saat ayah pergi jauh,,,kemanapun itu,,,tapi ayah akan selalu ada disini bersama mu,,,disini dihati mu nak,,,iya kan".Ujar armadja sambil menunjuk letak hati raina.


"Iyaa,,ayah benarr,,,baik raina akan menuruti semua perkataan ayah".Ujar raina,,kedua nya saling melempar senyuman hangat mereka,,


Selang 10 menit raina tertidur di pelukan armadja.


putri ayah,,ayah sangat menyayangi mu nak,,ayah janji akan segera kembali saat pekerjaan ayah telah selesai.


Batin armadja.


-BERSAMBUNG


HAI PARA PEMBACA SETIA JANGAN LUPA VOTE,LIKE,DAN KOMEN NYA YAA,,KARENA ITU PENTING BUAT AUTHOR,,TERIMAKSIH😇🙏