
4 TAHUN KEMUDIAN
~~
Tepat 4 tahun sudah kepergian armadja,namun rasa pilu masih menyelimuti raina,, raina yang kini genap berusia 14 tahun ia duduk di bangku sekolah menengah pertama kelas 8,, hari hari dilewati tanpa terasa jika kini sekarang dia sudah tumbuh menjadi gadis yang manis dan sangat menawan,,.
Pagi itu tampak di kediaman armadja ada beberapa pria yang tampak berbincang dengan amara,sementara raina dan alicia tampak menunggu didalam mobil.
"Baik ini sudah kutanda tangan,,dan ini kunci rumah nya".Ujar amara.
"Yaa,,kalau begitu mulai sekarang rumah ini resmi berpindah hak kuasa,kalau begitu saya permisi dulu".Ujar pria itu,,.
Amara pun segera melangkah menuju mobil nya,,setelah memasukkan beberapa koper ia pun melaju meninggalkan hunian Jl.duta parliament house itu dengan segala kenangan disana.
Begitu berat rasa nya bagi raina untuk meninggalkan rumah itu,,tapi apa yang bisa ia perbuat sekarang,,selain menurut dan menurut.
.
.
.
Selang 6 jam perjalanan kini mobil yang amara kendarai berhenti didepan sebuah rumah bergaya minimalist ,,memang tidak semewah rumah yang mereka tempati sebelumnya,,tapi setidaknya rumah ini nyaman untuk ditempati,,,demi menghemat biaya yang ada,,.
"Hmmhh,,aku akan sangat merindukan taman rumah,,dan kolam renang ku,,hfthh".Ujar alicia.
"Alice ini bukan waktu nya untuk mengeluh,,nikmati saja apa yang kita punya sekarang,,".Ujar amara.
"Raina,,kenapa kau terdiam saja,,cepat ambil barang barang yang ada di dalam mobil,,aku dan alice akan menunggu mu didalam".Ujar amara yang kemudian berlenggang berlalu masuk kedalam rumah.
Hmmm,,aku sendiri dengan barang sebanyak itu??,,,hfthh bukan waktu nya untuk mengeluh.
Batin raina,,kini perlahan perlakuan amara mulai terasa berbeda pada raina,.
Pintu dibuka amara,,tampak beberapa barang masih tertutup oleh kain putih,,amara mengamati setiap sudut rumah itu,lalu ia menyapu jari telunjuk nya ke rak yang ada di pojok ruang,,tampak debu menempel di jari telunjuknya.
"Hufthh,,".gumam amara.
BRUKK!!
(beberapa kotak dan koper terhempas ke lantai).
"Akhh,,aww".Ujar raina
"Rainaa,,,bagaimana bisa jatuhh,,kau bisa lebih hati hati kann,,lantai ini masih berdebu,,bagaimana jika kuman atau bakteri menempel disana,,hufthh".Ujar amara.
"Dasarr tidak becuss,,".celoteh alicia.
"Maaf,,tangan ku sakit tadi,,jadi aku tak sengaja menjatuhkannya bu".Ujar raina.
"apapun ituu,,alice ambil koper mu itu dan bawa kekamar mu,,kemari raina".Ujar amara.
raina pun berjalan menghampiri amara .
Kedua nya pun segera melangkah menaiki tangga ,,sementara raina mengikut dari belakang.
"Ehh ehh,,sebentar,,mau kemana kau?".Tanya amara.
"Ya aku juga akan ke atas bu,,aku ingin mengemasi barang barang ku".Ujar raina.
"Oh ya,,lalu siapa yang akan membersihkan ruangan ini??,,".
"Hemm,,kau menginginkan aku membersihkan iini?".tanya raina.
"Kenapa kau masih bertanya,,apakah aku harus menjelaskan nya lagi pada mu,,hfthhh,,kau harus membersihkan ruangan ini,,kau lihat masih banyak debu disana,,dan kau tidak boleh masuk kekamar mu sebelum seluruh ruangan ini bersih,,termasuk tangga ini,,apa kau paham".Ujar amara.
"Ii-iya,,akuu akan membersihkan nya".ujar raina.
"Huhuu,,ingat sampai bersih,,".Ujar alicia.
Kemudian amara dan alicia berlalu meninggalkan raina.
Hummm,,sebenarnya aku lelah sekali,,hufthh sudahlah,,mengeluh juga tidak akan membantuku.
Batin raina.
kemudian ia menelusuri rumah untuk mencari serbet,,setelah itu ia membasahkan sedikit kain serbet itu dan mulai mengelap setiap bagian sudut barang,,ruangan,,dan jendela yang berdebu.
Seluruh perabot dan yang lain telah bersih dari debu,,kini dilanjutkan dengan menyapu lantai,,dari atas tangga ruang tamu dan tak lupa untuk membersihkan permadani yang menghampar dilantai,,tak lupa juga untuk membuka tirai yang tertutup agar udara segar bisa masuk keruangan.
"Hfthhh,,semua nya beresss,,, sekarang waktu nya untuk kekamar".Ujar raina dengan cepat ia membawa koper nya naik kelantai atas,,.
Saat sampai diatas raina melirik kesana kemari dan mengitari seluruh ruangan disana,,herannya tidak ada satupun kamar tersisa di atas,,hanya ada dua kamar,,satu kamar mandi,,,balkon,,dan gudang di pojok ruang sana.
ia berniat menghampiri amara untuk bertanya dimana letak kamar untuk nya ,,ataukah dia harus berbagi kamar dengan alicia.
"Ibuu amara,,".Ujar nya pelan diujung kalimat ,, terlihat amara tengah tidur dengan pulas,,raina pun mengurungkan niat nya untuk bertanya,,karena yang ia tahu amara bisa marah besar jika tidur nya diganggu.
''hufthh,,hoahhh,,".raina terlihat lelah,,ia pun kembali turun kebawah menghampiri sofa ruang tamu,,perlahan ia merebahkan tubuh nya disana.
ia merasakan nyaman merebahkan tubuh nya diatas sofa, karena membersihkan seluruh ruangan yang terbilang cukup luas itu tubuh nya terasa remuk,,belum lagi selama diperjalanan tadi.
Perlahan mata raina mulai meredup,,ia pun tertidur disofa ruang tamu,,rasa penat yang ada ditubuh raina itu seakan larut bersama tidurnya.
~***BERSAMBUNG
HAI READERS,,,JANGAN PERNAH BOSEN NYA UNTUK SELALU DUKUNG AKU DENGAN CARA LIKE,KOMEN DAN VOTE NYA YAA,,,
TERIMAKASIH😇🙏
'SEMOGA SUKA DENGAN KARYA AKU😊
follow at instagram:@azhramhrani🍭***