
Dimansion tuan john,,pria suruhan tuan alexander memberi tahu para bodyguard tuan john, jika lampu mati adalah permintaan dari tuan john untuk menaklukan alicia,jadi mereka tetap berjaga ditangga tanpa mengecek Generator listrik,,dengan begitu alicia dapat pergi dari mansion tuan john dengan mudah.
Sementara dikamar tuan john.
Tuan john sudah tergeletak tak sadarkan diri,,pria yang mengenakan pakaian hitam itu mengecek denyut nadi dari tuan john,,tuan john dinyatakan meninggal,,,lalu pria itu mengeluarkan sapu tangann dan mengambil jarum itu menggunakan sapu tangan agar tidak ada bekas sidik jari.
Lalu pria itu berlari menuju keluar kamar dan tak lama ia kembali membawa karung berwarna putih,,lalu pria itu membuka tali dari karung itu,,ternyata karung itu berisi ular piton yang berbisa,lalu pria itu mengarahkan kepala ular piton itu tepat di pundak tepat dimana jarum itu ditusukkan,,alhasil ular piton itu mematuk pundak tuan john,,dengan segera pria itu melangkah menuju keluar dengan membawa kembali jarum dan karung putih,,ia meninggalkan ular piton itu bersama tuan john.
DI ATAS BALKON.
"Sampai kapan aku harus berada disinii,,dimana pria itu?!".Ujar alicia gusar,,tak lama terdengar langkah kaki seseorang,,dan itu adalah pria suruhan tuan davidson.
"Nonaa,,seperti nya kita harus mengubah rencanaa,,jika nona pergi begitu saja aku hanya takut mereka akan curiga jika nonalah yang membunuh tuan john".Ujar pria itu.
"Lalu apa yang harus kita lakukannn??".Tanya alicia.
"Nona hanya perlu berpura pura jatuh dari balkon ini,,dan saya akan menaruh ular piton ini kemarii,dengan begitu mereka akan mengira jika nona tidak sengaja terjatuh karena ular ini,,saya rasa itu cukup untuk mengalihkan perhatian mereka untuk sementara,sampai tuan david yang akan menghabisi semua yang tuan john miliki".Jelas pria itu.
***
Diperjalanan menuju lembah hole,,wilson tampak begitu cemas,,ia terus melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi.
BOPP!
CITTT!!!!.
Mobil yang dikendarai wilson sempat oleng sampai akhirnya wilson mengerem mendadak.
"Kenapa mobil nyaa".Ujar wilson,,ia pun keluar untuk mengecek,,ternyata ban mobil wilson bocor.
"Apa apaan iniii,,,ban nya bocorr disaat yang tidak pas,,arghhhhh!!".Ujar wilson kesal seraya meremas rambut nya sendiri.
"Apa yang harus aku lakukannn".Gusar wilson, tak lama terdengar suara dering ponsel tanda panggilan masuk.
"Halloo,,,".Sapa wilson ditengah kekesalan nya.
"[Hallo tuann,saya sudah mendapatkan informasi nya,,dan sekarang- ]".Ujar jack terpotong dari balik telfon.
"Akuu sekarang berada dijalan C,,ban mobil ku bocorr sementara aku lupa membawa cadangan nya,,aku harus pergi ke lembah holee secepatnyaa,,".Ujar wilson gusar.
"[Maaf tuann terlalu berbahaya untuk anda pergi sendiri kesanaa,terlebih ini sudah malam,saya akan kesana dan menyuruh beberapa dari mereka untuk mengganti ban mobil,dan membawa nya ke markas]".Ujar jack.
"Aku tidak bisa menunda sampaii besokk jack,,nyawa gadiss itu bisa sajaa terancamm di tengah hutan sanaa,,aku yakin felixx sudah membawa gadis itu kesanaa,,dimana kau sekarang??".Tanya wilson.
"Saya sedang menepi dijalan hammer posisi nya tidak terlalu jauh dari jalan C".Jelas jack.
"Segeralah kemari".Perintah wilson,jack mengiyakan dan sambungan telfon terputus.
Aku haruss segera menemui gadis ituu malam ini jugaa,,yaa tuhann semoga tidak terjadi sesuatu yang buruk pada gadiss itu,,,,felixxx apa yang sudah kauu lakukann,kau jelas jelas sudah menghukum seorang gadis yang tidak bersalahh.
Batin wilson.
.
.
.
Sementara ditengah hutan belantara,tepat nya digubuk tua,raina nangis tersedu sedu karena ketakutan,ia berusaha untuk membuka pintu nya,namun tak kunjung berhasil.
"Bagaimana aku bisa keluar dari siniii,,,aku tidak ingin adaa disiniii,,,aku takutt,,yaa tuhann tolongg bantu aku keluar dari tempat iniiii".Ujar raina disela isakan tangisnya.
Raina mencoba segala cara,,ia mengambil batang kayu dari sela sela dinding, dan menerobos pintu itu menggunakan kayu,,namun hasil nya nihil pintu itu tidak bisa terbuka,,raina tertegun dan akhirnya ia terduduk lemah diatas tanah,,sementara mata nya semakin berkaca kaca dan air mata yang tak dapat terbendung pun kembali menetes.
"Apaa lagi yang harus aku lakukann,,aku kehabisan caraa,,tubuh ku terasa lemahh sekalii,,kepalakuu sakittt,,,aku haruss keluar dari tempat iniii,,,".Ujar raina.
"ayahh kau selalu mengajarkan ku untuk menjadi gadiss yang kuatt,,dan aku berjanjii untuk jadi gadis yang kuatt,tapi kali ini aku mengingkari nya,,aku bukanlah gadis yang kuatt aku ini lemahhh,,,dan saat ini aku sangatt membutuhkan mu,,,ayahhh putrimu mu membutuhkan mu😪".Ujar raina lirih seraya menangis.
Ssssttssss
Ssssttssss
Ssssttssss
Suara ular itu terdengar jelas di kuping raina,,sontak raina menoleh dan mata nya mengitari seluruh penjuru gubuk itu,,saat ia melihat ke arah belakang,sontak saja raina terkejut bukan main saat melihat ular kobra belang kuning yang ada dibelakangnya.
Raina sangat ketakutan,,saking takut nya tubuh raina terasa gemetar dan lemas untuk berdiri,,lantas raina menyeret tubuh nya menjauh dari ular itu,,namun ular itu justru bergerak mendekati raina, jarak raina dan ular itu tersisa satu meter,ia ketakutan bukan main,,raina terus menyeret tubuh nya menjauh dari ular itu,,namun kini raina terhenti saat tubuh nya sudah mencapai dinding gubuk.
"Tolonggg!!!!!,,,shuhhhhh!!!,tolong seseorang,,menjauhh shuhhh!!".Ujar raina yang ketakutan setengah mati ,,raina menyeret tubuh nya kesamping karena kini ular itu semakin dekat dengan raina,,.
Raina terjebak disudut dinding,,sementara ular itu persis berada di depan raina,,raina buntu,,ia hanya bisa merapatkan tubuh nya kesudut dinding.
"Tolongggg!!!,,".Teriak raina sekuat mungkin,,lalu ia berusaha berdiri seraya berpegangan pada dinding kayu,,pelan pelan raina berjalan menepi untuk larii,namun saat hendak melangkah,kaki kanan raina dipatuk oleh ular kobra itu.
"Aghhhh!!".Teriak raina,,ia tersungkur ditanah,,.
"Arghhh,,kakii ku!!!😖".Jerit raina yang merasa sakittt dibagian gigitan ularnya.
Ular itu masih berjalan menuju raina,,dengan segera raina menyeret tubuh nya mundurr,,saat ia berada dekat dengan meja,tanpa berfikir panjang raina mendorong meja ke arah ular itu,,alhasil meja itu tumbang mengenai ular itu.
"Akhh!!!,,hahh,,hahhh,,hahh".Nafas raina tidak karuann,,jantung nya masih berdegup kencang karena ular itu,,raina pun kembali menyeret tubuh nya mundur dan bersender di sisi dinding.
"Atrghhh,,,sakittt!!!!!".Jerit raina,,perlahan raina mulai merasakan sesak,,tubuh nya semakin terasa lemah,,bahkan kaki nya terasa sangatt ngiluu dan sakittt.
"Tolonggg,,,aku mohonn seseorang,,tolongggg".Teriak raina.
Aku tidak akan bisa bertahan lebih lama lagii,,bisa nya akan menyebar keseluruh aliran darahhku,,dan bisa ini akan mematikanku dalam hitungan jam,,,tidak ada seorang pun disinii,,aku jelass beradaa ditengah hutan belantara,,yaa tuhann jika ini adalah waktu kuu aku rela,,mungkin ini adalah akhir dari kehidupanku,,akhir dari segala cerita pahitku,juga penderitaanku,, meskipun aku akan meninggal dengan cara yang mengenaskan,, tubuh ku akan membusukk dan menjadi bangkaii tanpa dikubur,,dan tanpa seorang pun tau.
Batin raina,seraya terisakk.
Aku tauu sepanjang cerita di hidupku adalah penderitaan,,tapi aku tetap berterimakasih tuhan,,kau telah menghadirkan orang orang yang istimewa dalam hidupku,,,erikk aku merindukan mu,terimakasih untuk semua kebaikan mu,,,kau adalah temann terbaikku,aku juga menyayangimu,aku hanya berdoa agar kau selalu bersama orang orang yang menyayangimu,dan kau selaluu bahagia disepanjang hidupmu,,maaf jika aku tidak bisa bertemu dengan mu lagiii,,,kau jugaa wili???.
Batin raina seraya terisak,,namun tiba tiba saja sosok wili teman kecil nya muncul didalam ingatan nya.
Lalu raina melihat pergelangan tangan kiri nya yang masih memakai gelang merah hadiah sewaktu kecil dari wili,,raina tersenyum.
Hadiah ini dari teman kecil ku,,,lihat wili gelang ini masih bersama ku,,dimana kau sekarang,seperti apa dirimu sekarang,,jika pun aku bisa diberi kesempatan,,aku ingin sekali bertemu dengan mu,,tapi sekarang aku tidak kuat lagii,tubuh ku terasa lemahh dan sangat sakitttt,aku sudah lelah dengan rasa sakit ini dan aku ingin segera mengakhiri nya.
Batin raina,,ia meneteskan air mata nya dan memejamkan mata nya,seolah olah ia sudah mengikhlaskan takdirnya untuk menghadapi saat saat terakhirnya.
Raina meringiss menahan sakit nya bisa dari ular itu,ia semakin merasa sesak,,dan tubuh nya seakan membeku.
BRAKKKK!!!.
(Dobrakan pintu).
Muncul seorang pria dari pintu gubuk ,,pria itu adalah wilson,wilson menyenter kedalam gubuk itu.
Lalu wilson melihat raina yang sudah tergeletak lemas di tanah,sontak wilson belari mengampiri raina.
"Nona,,nonaa apakah kau mendengarku,,,nona".Panggil wilson,,suara itu terdengar samar samar ditelinga raina,,perlahan raina kembali membuka mata nya.
"Siapa diaa,,,aku pernah melihatnyaa,,tapi dimana?".Batin raina.
Syukurlah dia sadarr,,dia terlihat sangatt lemah,aku harus segera membawa nya keluar dari tempat ini.
Batin wilson,dengan segera ia menggendong tubuh raina.
"Awassss!!!".Teriak jack yang berada di belakang wilson.
Rupanya jack sedang menahan ular itu yang hendak menyerang wilson.
"Tuann sebaiknya anda cepat keluarr,, disini sangat berbahaya,,lihatlah kaki gadis itu,seperti nya dia sudah terkena bisa dari ular ini,,saya akan mengalihkan pandangan ular ini dan akan segera menyusul anda".Ujar jack tegang.
"Berhati hatilahh jackk, dan cepatt kita harus segera pergi dari sini ".Ujar wilson,,lalu ia segera melangkah menuju mobil yang sudah terparkir didepan gubuk.
-BERSAMBUNG