
-Dikediaman amara
"Sialll,,,bisa bisa nya gadis itu lolos dari kawalan tuan john,,,apa yang harus aku lakukann,,,dasarr gadiss kurang ajarr,,seharusnya aku sedang menikmati waktu ku,,tapi sekarang gadis itu membuat semua nya berantkann!!!!".Hardik amara ia meremas rambut nya sendiri.
*Ting!!
Tong!!
Bel berbunyi*.
"Siapa lagiii itu?!!!,,apa dia tidak tau kondisi saat bertamu kerumah orang?!!!".Gusar amara, dengan kasar ia membuka pintu rumah nya.
"Siap-".Perkataan amara terpotong saat melihat seseorang yang berdiri dihadapan nya.
"T tuan john,,".Ujar amara gugup,tanpa izin dari amara tuan john masuk kedalam rumah,, sontak amara ikut masuk kedalam rumah.
"Tuan john,,,kauu-".Perkataan amara terpotong saat tuan john mengarahkan telapak tangan kanan nya ke arah amara.
"Aku tidak tertarik untuk basa basii,,aku sudah cukup kesal atas tindakan gadis itu,,,dan sekarang hanya ada dua pilihan untuk mu,,,aku minta kau ganti 3 X lipat atas saham yang telah aku berikan sekarang juga".Ujar tuan john.
"3 X lipatt,,itu hal yang mustahil tuann,,aku mohonn padamu beri aku waktu,,aku akan membawa gadis itu padamu dan-".
"Aku tidak sudi menunggu seorang gadis seperti dia,,,aku sudah membayar mahal untuk harga seorang gadiss,,dan sudah semestinya aku mendapatkan balasan yang setimpal,,,gadis itu sudah melenyapkan nyawa dua orang bawahan ku,,dan saat ini kau adalah orang yang tepat untuk bertanggung jawab,,".Ujar tuan john dengan nada meninggi.
"Aku mohonn padamuu tuann,,beri aku pilihan lain yang mungkin bisa aku penuhiii,,dan tolong jangan melibatkan aku atas kecelakaan itu,,aku tidak ingin dipenjara,,aku mohonn pada mu".Seru amara seraya duduk memegang kaki tuan john.
"Baikk,,pilihan yang kedua,,berikan putri mu pada ku sebagai ganti nya,,dan aku tidak akan melibatkan mu dalam kecelakaan ini".Ujar tuan john dingin.
DEGGG!!!!
Bak disambar petir,,jantung amara seakan berhenti berdetak,berharap ia salah mendengar atas perkataan tuan john,namun bawahan dari tuan john kini tengah menaiki tangga dan tak lama terlihat alicia yang diseret paksa oleh bawahan tuan john.
"Lepaskan akuu,,,kenapaa kalian membawa kuu,,lepaskann,,,aku mohonnn,,ibuu,,ibu ada apa ini bu,,,lepaskann tolongg".Seru alicia seraya menangis.
"Tidakk,,lepaskan putri kuuu,,,tuann tolong jangan lakukan iniii,,,aku mohonn pada muu,,,".Ujar amara yang terlihat kacau dan berusaha melepaskan putri nya dari cengkaraman bawahan tuan john.
"Aku hanya memberi mu dua pilihan,,,,kau menolak pilihan yang pertama,,dan sekarang hanya pilihan ini yang tersisa,dan aku sudah memastikan bahwa kau sanggup memenuhi nya,.Kaliann bawa gadis itu kemobil,,dan jangan sampai kejadian yang sama itu terulang!!".Hardik tuan john
"Tuann,,jangan lakukan ini padakuu,aku mohonn,,jangan menghukum putri ku karena kesalahan gadiss itu,,aku akan mengganti 3 X lipat sesuai yang kau mau,,tapi aku meminta waktu untuk ituu,,aku mohon lepaskan putri ku".Ujar amara seraya bertekuk lutut.
"hhh,,kau yang menawarkan perjanjian ini padaku,kau yang membutuhkan ku?!!,,aku sudah terlanjur menyetujui nya,,aku tidak peduli atas semua ini,yang aku tau jika didalam perjanjian ini aku resmi membeli seorang gadis dari mu,,ini keputusan terakhir dari perjanjian kita,,jangan berani membantahh jika kau tidak ingin menyakiti dirimu!!!".Hardik tuan john lalu pergi dari hadapan amara.
Tuan john masuk kedalam mobil diikuti oleh beberapa bodyguard nya,,sementara alicia sudah terlebih dulu dibawa ke mansion tuan john bersama bodyguard yang lain.
"Tuannn tunggu,,aku mohonnn berikan aku waktu untuk menebus jaminan yang telah kau berikann,,,aku akan menggantinya 3 X lipatt seperti yang kau katakann,,,tuann buka pintu nya,,,tuannnn!!!".Teriak amara seraya menepuk nepuk kaca mobil sebelum akhir nya mobil itu melaju pergi.
"Aku membenci mu rainaaaa!!!!!,kau membuat putri ku menjadi gadis kotor seperti mu!!,,kupastikann kau akan menyesal atas tindakan mu!!!,,tidak akan kubiarkan dirimu menghirup udara dengan bebas diluar sanaa!!!!".Teriak amara sorot mata nya benar benar tajam ia menatap halaman depan seolah olah ia sedang menatap raina.
***
Di perusahan De'johannes,tepat diruang kerja pribadi lantai 32,tampak seorang pria sedang fokus dengan laptop dihadapan nya sembari jari nya yang sibuk mengetik di papan keyboard,pria itu adalah wilson.
*Tringgg!!!
Tringgg!!!
(Dering ponsel tanda panggilan masuk*!).
"Hallo??,,,kau sudah sadar???!,,atau kau masih menikmati langit penuh bintang itu hahh?".Ujar wilson sedikit sinis.
"[Dimana kau sekarang??]".Ujar seorang pria dibalik ponsel.
"Apa kau ingat jika hari ini ada pertemuan penting dengan perusahaan C,,jadwal nya sudah dibuat dari minggu lalu".Ujar wilson lalu mematikan sambungan telfon nya.
"Cihh tidak ada sopan santun,,oufthhh!!!!!".Ujar pria itu yang tak lain adalah felix,ia melemparkan ponsel nya ke atas kasur lalu beranjak ke kamar mandi.
.
.
.
Dimarkas X.
Ngingggg!!
(Sayup sayup telinga raina terasa berdenging).
Raina masih belum sadar sepenuh nya,ia hanya mendengar dengingan dan merasakan semilir angin yang berhembus di wajah nya.
Tak lama, sayup sayup raina mendengar suara pintu terbuka,dan suara langkah kaki yang mendekat,raina ingin sekali mengetahui langkah kaki siapa itu dan dimana diri nya berada sekarang,,namun mata serta tubuh nya masih terlalu lemah untuk sadar sepenuh nya, selang beberapa detik pendengaran nya terasa hening,seakan akan tubuh di lempar sejauh mungkin,,kini raina kembali pingsan.
Sementara itu dokter leon yang tengah memeriksa kondisi raina dengan mengecek kembali denyut nadi raina,detak jantung raina,dan mengatur selang oksigen nya.
"Syukurlah,,kondisi nya sudah jauh membaik,,hftfff akhir nya aku bisa bernafas lega,,karena jika gadis ini tak kunjung membaik dan tak segera sadar,, maka dipastikan jika gaji ku yang akan menjadi korban nya,,,".Ujar dokter leon seraya membereskan kembali alat medis nya.
"Dia gadis yang maniss,,aku harap jika dia bukan komplotan dari tuan alexander,jika itu benar,,dia mungkin tidak akan mengenal arti kehidupan lagi,,dan sangat disayangkan jika gadis manis dan terlihat lugu seperti nya adalah seorang penjahatt".Ujar leon lalu ia melangkah keluar dari ruangan itu.
-BERSAMBUNG