
DI KOTA LEICESTER
Armadja , pak john , dan arsitektur lain nya tengah mengecek proyek disana ,,,
"Baikk,,hampir sempurna,,".Ujar armadja seraya mendongak melihat yang bangunan setengah jadi itu.
"Iya tuan,,dan nanti nya pintu pelayanan utama akan dibangun di depan sini,,dan akan ada 2 pintu yang terhubung dengan pintu utama,,,dan yaa di sebelah sini akan dibangun taman,,,bla bla bla,,,,".Ujar seorang arsitektur itu.
"Baikk kau benarr,,,, ouh ya kira kira kapan bangunan ini akan berdiri secara sempurna".Tanya pak John.
"Jika tidak berkendala,,,3 minggu kedepan mungkin bangunan ini sudah sempurna pak".Ujar arsitek itu.
Armadja menggangguk pelan seraya menatap bagian atas gedung,,kemudian ia perlahan melangkah kedepan sambil terus fokus memandang ke atas,,tanpa disadari ada gundukan batako didepan nya ,,,.
BRUKKK!
"Raina!!".Ujar armadja reflex bersamaan dengan ia terjatuh akibat tersandung batako itu.
"Tuan armadja!!".Ujar pak john dan arsitek itu bersamaan.
kemudian mereka segera menghampiri armadja , dan membantu nya berdiri.
"Kau tak apa??".Ujar pak john.
"Ouh ya,,aku baik-baik saja , terimakasih atas bantuan nya".Ujar armadja.
"Tuan,,tangan anda berdarah,,mungkin terkena serpihan kaca yang ada di tanah itu".Ujar arsitek itu.
"Ouh ya,,kau benar".Ujar armadja.
"Heii kalian,,tolong bawakan kotak p3k kemari,,".Teriak pak john pada sekumpulan orang diseberang sana.
hmm kenapa perasaan ku jadi begini,,,rasa nya benar benar tidak nyaman,,,raina??,kenapa aku memanggil nama nya secara tiba-tiba,,,apakah terjadi sesuatu pada nya,,,
Batin armadja.
***
THE BURLINGTON SCHOOL
Alicia berlari sekencang kencang nya,,,sampai sampai ia hampir menabrak guru yang ada didepan nya.
"Ehhhh alicia,,ada apa?? , kenapa sampai berlari seperti ini".Tanya ibu guru.
"Oouhh,,**-tidak bu,,hehe tttidak apa apa".Ujar alicia terbata bata karena saking gugup nya.
"Tidak kenapa kenapa??,,kau berbohong ya,,, ".Ujar ibu guru itu.
"Ber apa berbohong??,,,tidak buu,,mm-maaf yaa aku ituu ee tidak hati-hati tadi,, kalau begitu aku ke kelas dulu , permisi bu,,".Ujar alicia ,, setelah itu ia berlalu secepat mungkin dari hadapan guru nya.
Anehh sekali,,,
Batin guru itu,,ia melihat ke arah sumber alicia berlari tadi,,,ia masih penasaran dan mencoba untuk menghampiri lorong gudang,,,namun,,,.
Tringgg,,,,triinggg
(Bel tanda masuk berbunyi),ia pun mengurungkan niat nya dan segera masuk kekelas untuk mengajar.
.
.
.
Dikelas 5 A tepat nya kelas raina.
"Selamat siang anak-anak,,,oke semuanya sudah siap untuk belajar,,,,".Ujar guru itu(bu zoya).
"Siang,,,siap bu!!!".Seru anak-anak.
"Baik,,pertama ibu akan mengabsen kalian dulu,,nanti angkat tangan nya oke".Ujar bu zoya itu.
Guru itu mulai mengabsen satu persatu nama murid yang akan mengikuti pembelajaran,,,sampai lah pada urutan nama rainata armadja, namun tak ada sahutan.
"Apa raina hari ini tidak masuk,,".Tanya bu zoya.
"Dia masuk bu,,tapi dari jam istirahat tadi dia belum kembali ke kelas".Ujar ketua kelas.
"terakhir dia bersama siapa?".Tanya bu zoya lagi.
"Hmm,,tadi aku melihat dia sedang duduk sendiri di bangku depan kelas,,,dan kakak nya alicia , menghampiri nya,,setelah itu aku tidak tahu bu".Ujar salah satu anak perempuan di ujung.
"Hmmh,,,ya sudah ibu akan pergi dulu ke kelas alicia,,kalian tunggu sebentar jangan berisik ya,,".Ujar bu zoya.
"Baik buu,,,".Seru anak-anak.
Guru itu pun berlalu dari kelas dan menuju ke lantai 2,,tepat dimana kelas alicia berada,,sesampai nya di depan kelas 6B,,guru itu mengetuk pintu kemudian masuk,,didalam terlihat ada pak guru (Pak rey) yang sedang duduk sambil membaca buku,,suasana kelas tampak hening,,,.
"Permisi,,".Ujar bu zoya.
"Eh bu zoya,,".Ujar pak rey.
"Alicia,,kemari sebentar".Ujar pak rey.
Deg!!!
Alicia tersentak,,dengan ragu ragu ia maju menghampiri kedua guru didepan nya.
"Alice,,bu zoya tadi bilang ke bapak,,kalau raina belum masuk ke kelas dari tadi,,dan teman sekelas nya tadi bilang,,kalau raina itu terakhir ngobrol sama kamu,,,nah kamu tau raina dimana?".Tanya pak rey,,
Sontak jantung alicia berdegup kencang tak karuan,,keringat dingin sudah menyelimuti tubuhnya,,.
"hhmmm,,ttt-tidakk,,aku tak tau ia kemana pak".Ujar alicia gugup.
"Benarkah??,,kamu terakhir bersama raina di bangku depan kelas bukan,,nah setelah itu apa yang terjadi?".Tanya bu zoya,,
Pertanyaan itu semakin membuat alicia gugup, dan takut,,ia terdiam bingung harus beralasan apa,,pikiran nya benar -benar buntu kali ini.
"Alicia,,,bu zoya bertanya pada mu kenapa kau diam".Ujar pak rey.
"Alice,,kau tau sesuatu tentang raina,,jika kau tau sesuatu tolong jangan berbohong".Ujar bu zoya.
"akuu,,akuu,,aku benar-benar tidak tau,,,".Jawab alicia yang masih gugup,,,hal itu malah membuat bu zoya curiga kalau alicia sedang menyembunyikan sesuatu.
"Alicia ibu mohon sekali lagi,,jangan berbohong,,,oh ya tadi ibu melihat kau berlari dari arah lorong gudang kan,,".Ujar bu zoya.
Alicia terpaku seketika,,
kenapa bu zoya mengingatnya,,ya tuhan bagaimana ini.
Batin alicia.
"Alicee ibu bertanya pada mu,,,".Ujar pak rey yang melihat alice hanya terdiam saja,,bukan nya menjawab pertanyaan yang ditanyakan.
"Ya sudah jika kau tidak mau menjawab pertanyaan ibu,,ibu yakin pasti ada sesuatu yang kau sembunyikan dari kami,,biar ibu yang mengecek nya sendiri ke sana,,:Ujar bu zoya,,lalu ia pamit dan berlalu dari kelas alicia,,kemudian di susul oleh pak rey.
tidakkk,,,mereka tidak boleh tau,,bagaimana inii,,,aku harus apa,,,hufthhh bodoh alicia bodohh,,bagaimana kau melakukan ini di saat jam sekolah,,,hahhh
Batin alicia,,kemudian ia berlari menyusul kedua guru itu.
.
.
.
Bu zoya dan pak rey segera melangkah menuju lorong gudang,,,tinggal setengah meter lagi dan belok ke kanan mereka sudah sampai di lorong gudang tepat dimana raina tak sadarkan diri.
"Ibuu tungguuu!!!".Teriak alicia yang mengentikan langkah kedua guru itu.
"Tadii raina bilang pada ku,,,dia ituu,,emmm,,dia mau bolos bu".Ujar alicia berbohong.
"Bagaimana bisa??,,".Ujar pak rey.
"Bolos??,,ibu rasa tidak mungkin,ibu tau raina bukan tipe anak murid yang seperti itu,,dia anak yang displin,bahkan saat sakit saja dia tetap kekeh ingin mengikuti pembelajaran".Ujar bu zoya.
"Tapi itu benar bu,,,dia yang bilang sendiri pada ku,,jika ibu tak percaya ibu bisa pergi ke belakang sekolah,,dia pasti lewat disana,,dan meninggalkan jejak nya".Ujar alicia.
"hmm oke,, tapi bolehkan ibu mengecek sebentar ke lorong gudang".Ujar bu zoya dan melanjutkan langkah nya
"Buuu,,aku mohon percayalah,, kemungkinan raina masih disana buu,,ibu harus segera kesana".Ujar alicia berusaha untuk mencegah guru itu melihat lorong gudang .
"Alicee,,kau ini kenapa,,".Ujar bu zoya bu zoya.
"jtshfbshshs bla bla bla,,,".Ujar alicia panjang lebar untuk mengalihkan bu zoya,,, sementara pak rey yang awal nya biasa saja dengan pembicaraan alicia jadi ikut curiga atas sikap alicia yang makin terlihat bersikeras menghalangi mereka menghampiri lorong gudang,,ia pun memutuskan untuk mengecek sendiri,,
Degg!
"Rainaa!".
Pekik pak rey membuat bu zoya menoleh dan segera menyusul nya.
tidakkk!!!!,,mereka sudah melihat nya😣
Batin alicia.
"Rainaa,,,apa yang terjadi???".Ujar bu zoya yang terlihat panik.
"Lebih baik sekarang kita bawa dia ke UKS dan segera menelfon ambulance,,saya khawatir luka ini parah".Ujar pak rey dan bu zoya pun mengiyakan,,lalu pak rey menggendong tubuh raina yang terkulai dan bersimbah darah,,kemudian ia segera membawa raina menuju UKS ,,, di ikuti oleh bu zoya.
sementara alicia dia hanya mematung tak bergeming,,rasa takut menghantui diri nya,,,ia takut jika guru itu tau bahwa dialah penyebab raina terluka,,dan berita ini pasti akan sampai ke ayah nya , ia tak bisa membayangkan apa yang akan ia terima setelah ini.
-*BERSAMBUNG
HAI PARA PEMBACA SETIA JANGAN LUPA VOTE,LIKE,DAN KOMEN NYA YAA KARENA ITU SANGAT TERAMAT PENTING BUAT AUTHOR ,,
TERIMAKASIH🙏😇.
readerss,,mohon maaf yaa kalau up nya lama,,soal nya tugas author lagi menumpuk,,tapi author bakal usaha in buat up sesering mungkin😊*