
Sebelum membaca like dan klik favorit ya.
Seorang gadis dengan kulit putih pucatnya sedang bercermin dan merapihkan make up nya didepan meja rias.
" Kau serius akan ke Korea?!" tanya seorang pria merangkul pundak gadis itu dan mencium tengkuk lehernya.
" Tentu saja. Aku sudah terlalu lama jauh dari rumah." Sora membalas kecupan pada bibir Jung Woon.
Ia mengemasi beberapa baju ke dalam kopernya.
" Ayahmu sudah memaafkanmu?!" tanya Jung Woon lagi, menutup koper Sora seakan tak ingin jika kekasihnya tersebut pergi meninggalkannya.
" Tentu saja. Ia malah yang menyuruhku untuk cepat kembali ke Korea. Lagipula ada seseorang yang harus ku temui."
"Siapa?? Anakmu? Ataukah anak laki laki polos itu?!"
Sora melirik Jung Woon dan menarik kopernya kembali.
" Jangan berkata seperti itu. Jika bukan karena kepolosannya. Mungkin saat itu kaulah yang di penjara."
Sora berniat meninggalkan Paris pagi ini karena ayahnya menyuruhnya kembali. Agar melanjutkan kuliahnya di Korea. Selain itu ayahnya juga menginginkan Sora untuk meneruskan jabatan ayahnya di perusahaan taksi yang ia milikki.
Beberapa tahun yang lalu Sora membuat ayahnya marah hingga ia disuruh untuk pergi keluar negeri agar berita buruk tersebut bisa cepat dilupakan.
Ayahnya menyuruhnya untuk mencari kambing hitam agar semua insiden yang ia alami terlihat bahwa Sora adalah korbannya.
Sora lalu menggunakan Sungjae sebagai kambing hitam atas perbuatan laknatnya dengan Jung Woon. Setelah Sora mengetahui jika dirinya hamil. Ia ingin melakukan aborsi namun dilarang oleh ayahnya. Karena ia berharap agar cucunya tersebut suatu hari nanti bisa berguna untuk nasib perusahaannya.
Namun setelah mengetahui anak Sora bukanlah berjenis kelamin laki laki kemudian ayahnya menyuruh Sora untuk membuang anak tersebut pada Sungjae. Hingga sampai sekarang Sungjae lah yang terkena imbas atas perbuatan yang tak pernah ia lakukan.
***
Sungjae sedang bermain dengan Hyeri di ruang tamu. Lalu terhenti saat seseorang membunyikan bel.
Soobin datang membawakan makanan untuk Sungjae dan Hyeri. Ia baru saja pulang dari tempat lesnya dan bergegas pulang ke rumah Sungjae.
" Kau belum pulang ke rumah kan?!" tanya Sungjae saat membuka pintu.
Soobin mengangguk lalu menghambur memeluk Hyeri.
" Aku menginap disini ya malam ini?? " ucap Soobin. Ia memangku Hyeri yang sedang memainkan kancing baju seragam Soobin.
" Kenapa?? Kau kesepian ya dirumah."
Soobin mengangguk.
" Menginap saja malam ini. Lagipula Sungjae pasti sangat senang karena ada temannya disini." ibu Sungjae keluar dengan nampan yang penuh dengan makanan.
" Makan dulu, setelah itu mandi." ucap ibu Sungjae dibalas anggukan oleh Soobin.
Soobin memang sangat betah tinggal di tempat Sungjae. selain nampak lebih manusiawi rumah Sungjae membuatnya merasa sangat nyaman dan seperti memiliki sebuah keluarga.
" Kau sudah meminta ijin pada ibumu?? "
"Aku tak pulang seminggupun dia tak akan tau. Yang ia tau hanyalah terus mencari uang."
" Jangan seperti itu?!!" ibu Sungjae memukul pundak Soobin dengan niat bercanda dan Soobin yang taupun hanya tertawa lalu mengangguk.
" Setelah ini, aku ingin memberitahumu sesuatu." bisik Soobin.
Ia melirik ibu Sungjae memastikan apakah ibunya mendengarkannya atau tidak. Karena ia sedang sibuk menyuapi Hyeri.
" Tentang apa??!" balas Sungjae dengan berbisik.
" Sora Nuna."
Sungjae meletakkan sumpitnya. Selera makannya turun setelah mendengar nama gadis itu. Selalu kenangan buruk yang ada dipikirannya tiap kali nama gadis itu disebut.
" Dia kembali ke Korea. Aku mengetahuinya dari status instagramnya." ucap Soobin pelan saat ibu Sungjae pergi ke dapur untuk mengambil nasi lagi.
Sungjae terhanyut dalam lamunannya. Ia tak pernah menyangka jika Sora akan muncul secepat itu. Sungjae berharap jika ia tak akan pernah bertemu dengan Sora lagi bahkan berpapasan di jalan dengannya sekalipun. Ia benar-benar sudah sangat membencinya.
Itulah sebabnya ia tak memiliki foto apapun tentang Hyeri karena Sungjae tak ingin Sora tau kabar tentang anaknya yang telah dilantarkannya saat masih kecil.
Tinggalkan komentar kalian... Saran kritik diterima dengan senang hati❤️