Young Papa

Young Papa
Sebuah Perasaan



Sungjae POV


Sudah lama aku tidak mengalami pengeroyokan secara membabi buta seperti tadi. Diserang tiba-tiba oleh pria yang sama sekali tidak aku kenal. Aku yakin jika mereka ada hubungannya dengan Sora, atau mungkin Jung Woon.


Apalagi Sora tadi sore menemuiku dan mengatakan jika ia ingin mengambil Hyeri dariku. Tentu saja aku tak bisa, terlebih saat memikirkan bagaimana masa lalu kami berdua yang kelam telah terlewati tanpa dia. Bisakah kusebut jika Sora tak tahu diri?


Lukaku mungkin tak begitu parah. Aku menolak ketika Sohyun mengajakku untuk pergi ke rumah sakit. Aku tak mau, karena selain membutuhkan biaya lagipula minimarket tak ada yang menjaga. Aku tak bisa meninggalkannya pada Soobin karena tak enak.


"Apa kamu yakin jika dia menyukaimu?" tanyaku pada Soobin, dia langsung tergagap dan protes padaku.


Aku sedikit mendengar tentang pengakuan perasaan Sohyun pada Soobin. Tapi aku benar-benar tak percaya jika gadis itu menyukai Soobin. Lelaki populer yang memang sangat suka membuat gadis-gadis di sekolah GR.


Tapi aku sedikit tidak menyukai ketika mendengar pengakuannya? Kenapa? Bukankah aku seharusnya senang jika andaikan mereka berdua bisa pacaran? Namun sepertinya aku tak bisa membayangkannya.


Apa mungkin aku ... Ah tak mungkin!


**


"Appa! Appa!" panggil Hyeri ketika aku membuka pintu rumah. Dia berlari menghambur ke pelukanku.


Gadis kecil yang selalu membuat perasaanku menjadi lebih baik. Dia memelukku dan menunjuk plester yang menutup lukaku.


"Hyeri ... andwae...," ucapku pelan padanya. "Kamu belum tidur? Menunggu Appa?!" Aku menggendongnya dan masuk ke dalam kamarku.


Hyeri sekarang memiliki kebiasaan tak akan tidur jika aku belum pulang. "Mau Appa nyanyikan lagu? Atau ... cerita?" Aku menawarkan sebuah pilihan padanya, yang tentu saja dia akan menunjuk buku cerita bergambar kelinci ini.


Aku membuka satu persatu halaman. Dan menceritakan dongeng untuknya. Tak butuh waktu lama, dia langsung tertidur di pelukannku.


Dan tak lama ibuku masuk duduk di pinggir ranjangku.


Aku menggelengkan kepalaku cepat.


"Kalau begitu makanlah sebelum tidur," ucapnya kemudian bangkit dari duduknya.


"Eomma," panggilku pelan agar Hyeri tak bangun. Ia menoleh ke arahku. "Ibu Hyeri meminta anak ini. Aku harus bagaimana?"


Ini adalah titik di mana aku sudah mulai lelah untuk mempertahankan Hyeri. Gadis kecil yang sudah mengisi hari-hariku selama beberapa tahun ini.


"Apa kamu rela membiarkan anak itu pergi kepada ibunya?" tanya ibuku seakan tahu kegelisahan yang aku rasakan saat ini.


"Tidak. Aku tidak rela."


"Mungkin aku terlihat plin-plan. Tapi aku ingin kamu mempertahankan Hyeri. Dia sudah terbiasa denganmu. Dan, lagipula aku tidak tahu bagaimana sifat ibu kandungnya. Bagaimana jika Hyeri tidak akan bahagia dengan ibunya?"


Kalimat yang keluar dari mulut ibuku membuatku berpikir sejenak. Dan merenungkan kembali keputusanku.


Akan tetapi, Sora pasti akan bersikukuh untuk merebut Hyeri dariku. Wanita itu kulihat sangat menginginkan Hyeri akhir-akhir ini.


Secara tiba-tiba? Setelah dia menghilang lama. Sepertinya ada yang aneh. Bagaimana jika ternyata Sora memiliki maksud di balik semua ini? Tapi apa? Otakku bahkan tak bisa memikirkan sampai sana.


Ponselku bergetar. Pesan dari Soobin. Dia mengatakan padaku jika Sora sama sekali tidak ada hubungannya dengan insiden yang terjadi padaku malam ini. Lalu siapa orang di balik kejadian ini? Jung Woon?


Note Author: aku mau bikin vote ah. Kalian mau Sohyun tahu kalau Sungjae punya anak gak???


Vote aja iya apa tidak. Cerita selanjutnya di update kalo udah banyak yang vote jawaban ya!