You're My Destiny

You're My Destiny
Season 2 Day 2 Pacaran dengan lucas



Mentaribpagi kembali menyinari bumi,hari ini jihyun kembali memulai aktivitas seperti biasanya.Saat ini jihyun sedang menikmati sarapan bersama orangtua dan juga adik-adiknya.Selesai sarapan,jihyun pamit mengingat lucas sudah menunggu di depan gerbang rumahnya.


"Appa,eomma aku berangkat dulu."


"Ne,hati-hati di jalan."


Setelah berpamitan jihyun pun segera meninggalkan ruang makan.Setiba di depan gerbang,jihyun langsung menghampiri lucas yang sudah menunggu di gerbang.


"Moorning chagi."


"Moorning."


"Pakailah,untuk keselamatanmu chagi."


"Ne araseo."


Jihyun mengambil helm yang lucas berikan,lalu memakainya.Setelah itu lucas mulai menjalankan motor dengan kecepatan sedang,Selama dalam perjalanan tidak ada yang membuka percakapan.Saat melewati jalan yang cukup lengqng,Lucas menambah kecepatan sehingga motor melaju cepat,Refleks jihyun pun memeluk lucas.


"Yakk bisakah tidak mengebut."


"Berpeganganlah cagi,jika kita tidak mengebut nanti kita akan terlambat."


"Baiklah terserah."


Ujar jihyun malas, lucas semakin mempercepat kecepatan motornya,Jihyun mempererat pelukannya,Lucas tersenyum di balik maskernya.setengaj jam kemudian,mereka punvsampai di parkiran sekolah.


"Kita sudah sampai chagi."


Jihyun turun dari motor, lalu melepas helm yang dia kenakan,Lalu mengembalikan helm itu pada lucas.


"Aku ke kelas duluan."


Jihyun bergegas meninggalkan parkiran,lucas berteriak memanggil jihyun,Tetapi jihyun tak m3ngindahkan teriakan lucas.


"Yakk chagia tunggu aku."


Lucas turun dari motor, ia melepas helm


lalu segera mengejar jihyun.


"Chgaia tunggu."


Teriak lucas saat melewati koridor, beberapa siswi menatap ke arah mereka sambil berbisik.Jihyun mempercepat langkahnya menuju kelas,Lucas pun segera menyusul jihyun.Sesampai dinkelas,jihyun menarik kursi lalu duduk di bangkunya.


"Chagia kenapa meninggalkanku?"


"Jangan membuatku malu lucas,


kamu tidak lihat saat di koridor tadi, mereka


membicarakan kita."


"Baiklah,lain kali aku akan lebih hati-hati."


Ujar lucas mengalah,lucas menarik kursi lalu duduk di samping jihyun.Sementara jihyun mulai asik membaca buku pelajaran,Satu persatu siswa-siswi mulai berdatangan,Tak lama bel berbunyi menandakan jika pelajaran akan segera di mulai.


Tak lama,kim mingyu ssem guru matematika memasuki kelas,Mata pelajaran pertama pun dimulai.Jihyun fokus memperhatikan penjelasan kim ssem,Sementara lucas terus memperhatikan jihyun yang terlihat cantik dengan ekspresi seriusnya.


Mata kim ssem memicing ke arah lucas,


kim ssem berdehem,Tetapi lucas tak mengindahkan nya.Kim ssem yang geram,Akhirnya memanggil lucas untuk mengerjakan soal di depan kelas.


"Lucas wong maju kedepan,kerjakan


soal no 5."


Lucas terkejut,dia bangkit dari duduknya lalu maju kedepan.Lucas menggaruk kepalanya saat melihat soal-soal yang berada di papan tulis,Mengingat lucat tak memperhatikan penjelasan kim ssem.


"Ayo cepat kerjakan."


"Maaf ssem,aku tidak mengerti."


"Siapa yang mau membantu lucas.?"


"Saya saja ssem."


Ujar jihyun,jihyun bangkit dari duduknya lalu maju kedepan kelas.Jihyun mengambil kapur lalu mengerjakan soal nomor satu,Beberapa menit kemudian jihyun pun selesai.


"Bagus jihyun,kamu boleh kembali ke tempat dudukmu."


Jihyun pun kembali ke tempat duduknya,sementara lucas masih berada di depan kelas.


"Lucas saat jam istirahat temui ssem,kamu


boleh kembali ke tempat dudukmu."


"Ne ssem."


Lucas pun kembali ke tempat duduknya,pelajaran pun kembali berlangsung.Dua jam kemudian bel berbunyi menandakan pergantian jm belajar.


"Pelajaran hari ini kita cukupkan,kita lanjutkan


minggu depan."


"Ne ssem."


Kim mingyu segera meninggalkan kelas, murid-murid bergegas menuju toilet untuk mengganti pakaian,Mengingat mereka akan mengikuti pelajaran olahraga.Selesai berganti pakaian mereka pun bergegas menuju lapangan.


"Selamat pagi anak-anak."


"Pagi ssem."


"Sebelum olahraga dimulai,kita pemanasan dulu."


"Ne ssem."


Siswa-siswi mengikuti pemanasan terlebih dahulu,setelah itu mereka mengikuti senam.Selesai senam Choi ssem membagi kelompok berpasangan untuk lomba lari estafet.


"Cho jihyun dan wong lucas kalian berpasangan."


"Ne dengan senang hati ssem."


Ujar lucas sambil tersenyum,jihyun hanya memasang wajah datar.Peritt suara pluit berbunyi pertandingan pun dimulai,Tak lama gilan lucas yang berlari sambil membawa tongkat.Lucas dan jihyun mencoba menyamakan langkah mereka agar mereka tak terjatuh mereka pun berhasil mencapai finish.Lucas sangat senang,refleks lucas memeluk jihyun.


"Cieee pasangan baru."


Ujar teman-teman sekelas lucas dan jihyun mensoraki,Jihyun menunduk malu lucas pun melepas pelukannya.


"Pelajaran olahraga cukup sampai disini


kalian boleh istirahat."


"Ne ssem."


Mereka pun bubar dari lapangan menuju kantin,mengingat sudah memasuki jam istirahat.Lucas terus mengikuti jihyun,menuju kantin. sesampai di kantin,Mereka segera mengantri untuk mengambil makan siang.Setelah mengambil makanan,Mereka mencari tempat duduk kosong lalu mulai menikmati makan siang.


"Makan yang banyak chagi."


Ujar lucas sambil memberikan semur daging pada jihyun,Jihyun memasang wajah datar dia pun segera menyantap makan siangnya.Selesai makan siang,Mereka pun kembali ke kelas untuk mengikuti pelajaran berikutnya.


"Selamat siang anak-anak."


"Siang ssem,baiklah kita mulai saja pelajaran hari ini."


Lee ssm guru sejarah mulai menerangkan materi tentang tiga kerajaan besar di korea selatan yaitu kerajaan joseon,silla dan goreyo.Banyak siswa-siswi yang tertidur tetapi lee ssm membiarkannya,yang terpenting mereka tidak mengobrol saat pelajaran berlangsung.Dua jam kemudian,pelajaran sejarah pun selesai.


"Pelajaran hari ini cukup sampai disini,


kita lanjutkan minggu depan."


"Ne ssem."


Lee ssem meninggalkan kelas,tak lama siswa-siswi pun mulai meninggalkan kelas.Saat jihyun akan keluar dari kelas,


lucas mencekla tangan jihyun.jihyun pun menghentikan langkahnya.


"Ada apa?"


"Chagia,aku mendapat tugas tambahan


dari kim ssem tolong aku."


"Salah sendiri tidak memperhatikan kim


ssem."


tugas kim ssem ya pliss."


Ujar lucas sambil memasang pupy eys,jihyun hampir tertawa melihat ekspresi lucas,Tetapi jihyun tetap menahan diri,Jihyun tetap memasang wajah datar dan bersikap dingin.


"Baiklah,aku akan membantumu sore nanti


datang saja ke rumahku."


"Baiklah,gomawo chagi."


"Sekarang lepaskan tanganku,


supirku sudah menjemput."


"Pulang denganku saja chagi."


"Jika aku pulang denganmu,aku bisa mati muda,cepat lepaskan tanganku."


Lucas pun melepas tangan jihyun,jihyun melenggang pergi menuju parkiran.Sore harinya lucas mendatangi mansion keluarga cho untuk belajar bersama jihyun,Tak lupa lucas membawa kue untuk menyogok calon mertua.Saat ini lucas sudah berdiri di depan pintu utama mansion,Lucas segera menekan bel.


"Ting nong ting nong."


Tak lama seseorang membukakan pintu,lucas tersenyum lalu menyapa Ny cho ( hyera ).


"Selamat sore eommonim,jihyun nya ada.?"


"Ada,ayo masuk nak lucas."


"Oh ia ini ada sedikit bingkisan."


"Yampun,padahal tidak usah repot-repot."


"Tidak apa-apa eommonim."


"Ayo masuk nak."


Lucas pun memasuki mansion mengikuti Ny.cho ( hyera ).Lucas menunggu di ruang tengah,sementara Ny cho menaiki anak tangga menuju kamar jihyun yang berada di lantai dua.


"tok tok tok,jihyun ah namjachingu


mu sudah datang."


"Ne eomma,aku ganti baju dulu."


"Cepat ya,jagan lama-lama."


"Ne eomma."


Jihyun yang baru saja selesai mandi segera berganti pakaian,Setelah itu jihyun mengambil buku dan alat tulis lalu keluar dari kamarnya.Jihyun menuruni anak tangga,Lalu berjalan menuju ruang tamu.


"Jihyun sudah datang,eommonim dulu ya."


"Ne eommonim."


Ny cho meninggalkan ruang tamu, kini hanya ada lucas dan jihyun,suasana terasa canggung.


"Jihyun wangi sekali,sudah mandi ya."


"Jika kamu datang hanya untuk basa-basi,


lebih baik kamu pulang sana."


"Yasudah,kita mulai saja belajarnya."


Mereka pun mulai mengerjakan soal matematika,kali ini lucas menyimak penjelasan jihyun dengan serius.Tak lama Ny cho kembali ke ruang tamu sambil membawa minuman dan camilan.


"Aigoo serius sekali belajar nya,


ayo minum dulu nak lucas."


"Gomawo eomonim."


"Semangat ya belajar nya,kalau begitu


eomma tinggal dulu."


"Ne eomonim."


Ny cho meninggalkan ruang tamu,jihyun dan lucas istirahat sebentar menikmati orange jus dan cookies buatan Ny.cho.Setelah istirahat mereka kembali mengerjakan soal matematika,Waktu berlalu begitu cepat.Jihyun dan lucas yang sudah kelelahan pun tertidur.Saat ny cho akan mengajak makan malam,Ny cho melihat jihyun dan lucas yang tertidur di atas meja.Mereka terlihat menggemaskan,Ny cho pun segera memotret mereka dengan ponsel pintarnya,Setelah itu Ny cho kembali ke dapur.Beberapa menit kemudian jihyun bangun lrbih dulu,Jihyun melihat jam lewat ponsel pintarnya,Jam menunjukan pukul 08.05 malam.Jihyun pun segera membangunkan lucas.


"Lucas ireona."


"Eunggh masih ngantuk chagi."


"Sudah waktunya makan malam,cepat bangun."


Lucas pun segera bangun,jihyun membereskan buku dan alat tulis.Setelah itu jihyun menggiring lucas menuju meja makan.Mereka bergabung dengan Ny cho,tn cho, minhyun dan jihyun.


"Wah wah rupanya calon menantuku datang."


"Ah ne abonim."


"Bagaimana belajar nya?"


"Sudah selesai abonim."


"Sudah sekarang,kita nikmati makan malam nya."


"Ne eommonim."


Mereka pun menikmati makan malam dengan khidmat,Selesai makan malam lucas pun pamit pulang.


"Terimaksih makan malam nya eomonim,


ku begitu saya pamit dulu."


"Ne hati-hati di jalan,jihyun antarkan nak


Lucas ke teras."


"Ne eomma."


Jihyun bangkit dari duduknya,jihyun segera mengantarkan lucas ke teras mansion.


"Chagi aku pamit dulu ya."


"Ne hati-hati di jalan."


Setelah berpamitan lucas menghampiri motor nya,tak lama motor pun melaju melewati parkiran mansion.Dua jam kemudian lucas pun sampai di mansion keluarga wong.Mobil audy hitam terparkir di halaman mansion,Lucas panik mengingat mobil itu merupakan mobil jackson ( ayahnya ).


Lucas segera turun dari motor, melepas helem lalu memasuki mansion.Lucas menekan bel,tak lama pintu pun terbuka.Lucas terkejut saat melihat ayahnya berdiri di depan pintu sambil melipat kedua tanganya.


"Darimana saja kamu?"


"Belajar di rumah teman."


"Appa mendapat laporan,akhir-akhir


ini kamu sering pulang telat kemana saja kamu?


apa kamu masih bergaul dengan anak berandalan itu?"


"Bisakah sekali saja mempercayaiku?


teman-temanku memang anak motor


tapi mereka bukan berandalan."


"Bisakah sekali saja tidak membatah appa."


"Kenapa sekarang appa sok peduli,padaku?


bukankah appa hanya memperdulikan perusahaan saja.?"


"Siapa yang mengajarimu kurang ajar huh?"


"Tidak ada,selama ini aku tumbuh sendiri


appa yang sudah menelantarkanku."


Plakk sebuah tamparan mendarat di pipi lucas,rasa panas menjalar di pipi lucas.Lucas mengepal tangan menahan amarah.Lucas kembali menghampiri motor nya,Lucas memakai helm lalu kembali menaiki motornya menjalankan motor dengan kecepatan tinggi.Hujan membasahi jalanan kota seoul,Lucas mengendarai motor dengan kecepatan tinggi,Melampiaskan amarahnya.Hujan terus membasahi jalanan,sehingga jalanna menjadi licin.Motor lucas tergelincir,motor oleng lalu terjatuh.Lucas terpental ke arah bahu kanan jalanan.


Tak lama sebuah mobil yang sedang berpatroli menemukan keberadaan lucas,Mereka segera menelpon ambulance mengingat lucas terluka cukup parah.Setengah jam kemudian ambulance pun sampai di rumah sakit terdekat.Lucas segera ditangani di ruang ugd.To be continue..........