You're My Destiny

You're My Destiny
Aleysa



Setelah acara nangis-nangis tadi akhirnya mereka memilih untuk makan siang terlebih jam sudah menunjukkan pukul 12 siang.


Sejujurnya Lea merasa bingung dengan wanita cantik di depannya sedari tadi tetapi Lea takut untuk bertanya.


'Hai" sapa wanita cantik itu pada Lea


'H...hai" balas Lea canggung


'Gue Aleysa Kakak Leon, dan gue Kakak ipar lo" ucapnya dengan senyuman sinis


Lea mengerutkan keningnya karena dia baru tau jika Leon mempunyai Kakak yang lain, setahunya Leon hanya memiliki saudara kembar, apa dia kurang update soal Leon?.


'Gue cukup iri deh, tidak lo tidak Lio sama saja, kenapa gue tidak secantik kalian berdua" ucapnya dengan wajah kesal


'Asal lo tau gue ini PELAKOR" ucapnya kembali membuat Lea melotot


Lea berpikir jika Leysa mengalami sister complex Dan mencoba merusak rumah tangganya dengan Leon, wajar sajalah Lea berpikir begitu karena penjelasan Leysa begitu ambigu.


'J...jadi Kakak akan merebut Kak Leon dariku?" tanya Lea polos membuat Leysa mendengus kesal


'Yang benar saja gue rebut Leon dari lo, gue masih waras!" kesal Leysa membuat Lea menghembuskan nafas lega


'Dulu gue pelakor dan asal lo tau gue wanita nggak benar, tapi yaa... karena kesalahan fatal yang gue perbuat akhirnya gue di nikahkan sama pria tua!" kesal  Leysa menceritakan kisahnya yang semakin membuat Lea bingung saja


Lea berpikir jika Leysa adalah tipe gadis gi*la, dia begitu mudahnya menceritakan aibnya sendiri bahkan aib itu sungguh menjijikkan, Lea tidak tau mau bersikap seperti apa.


Lea malah bersyukur jika Leysa di jodohkan dengan pria tua agar Leysa tersiksa merawat pria tua, Lea berpikir jika Leysa pantas mendapatkan itu semua, apa dia terlihat begitu jahat?.


'Tatapan lo jelek banget, iya gue tau jika gue begitu menjijikkan tapi mau gimana lagi udah terlanjur juga jadi gue harus gimana?"  Leysa tidak suka tatapan Lea yang terlihat mencemooh padanya


'Tetap saja pelakor!" kesal Lea membuat Leysa kesal


'Itu kan dulu, gue udah berubah kok!" Leysa malah ikutan kesal saat Lea menyebutnya sebagai pelakor padahal dia sendiri yang membuka aibnya


Lea terdiam, benar jika Leysa dulunya yang pelakor tetapi sekarang dia sudah berubah.


'Bunda, adek nangis nih!" teriak seorang pria yang Lea perkiraan usianya 40 tahun


'Ehh putri Bunda kok nangis, haus ya Sayang?" Leysa mengambil anak perempuan berusia 1 tahun itu dari gendongan pria berusia 40 tahun itu


'Dia suami gue namanya Kellan Hidianra panggil saja Kellan" Leysa memperkenalkan suaminya pada Lea


Lea melotot, bukankah Leysa tadi mengatakan jika suaminya sudah tua? tetapi mengapa begitu tampan dan dewasa, atau Leysa bohong padanya.


'Halo, saya Kellan panggil saja Kak Kellan" ucapnya ramah


Leysa menyusui putrinya di depan matanya membuat Lea melotot, tetapi Lea menggeleng kepalanya karena itu hal yang wajar dia kan perempuan juga dan Kellan juga suaminya jadi wajar saja bukan? entahlah Lea masih tidak mengerti dengan cara berpikir Leysa.


Tetapi Lea tau jika Leysa sifatnya begitu keibuan dengan cara memperlakukan putrinya yang terlihat nyaman saat menyusu padanya dan tidak lama kemudian Leysa pergi meninggalkan Lea dan Kellan berduaan.


'Dia begitu cantik kan?" tanya Kellan melihat Lea yang sedari tadi menatap istrinya


'Ya, sangat cantik" ucap Lea tidak bohong


'Hatinya juga baik, aku tau kehidupannya dulu tidak baik tetapi sejujurnya dia sangat baik meski dulu dia tidak mau menikah denganku yang berstatus duda beranak 2" Kellan menatap kagum Leysa yang mengayun-ayunkan putrinya agar tertidur


'Kakak duda?" tanya Lea tidak percaya


Cukup lama Lea dan Kellan berbincang dan Lea juga baru tau jika Kellan adalah tipe pria yang humoris dan penuh perhatian, sifatnya sungguh begitu hangat terlihat bagaimana cara Kellan berbicara dan menjaga putri kecilnya yang sekarang sudah menjadi keponakan Lea sendiri karena dia sudah menikah dengan Leon.


'Apa yang sedang kalian bicarakan?" tanya Leon yang baru saja datang


Leon tadinya ada di ruang kerja Tuan Alfa bersama keduanya, entah apa yang mereka bicarakan tetapi Lea tidak mau ikut campur.


'Istrimu sangat manis, aku ke atas dulu sepertinya Mayra sudah mengantuk" Kellan pamit sambil membawa putrinya tanpa tau jika Leon kesal padanya karena mengatakan jika Lea manis


Leon cemburu, hanya dia yang boleh memuji istrinya, orang lain tidak boleh, katakan dirinya posesif tetapi Leon sangat tidak suka.


'Sepertinya kalian cukup dekat?" tanya Leon dengan nada mengejek


'Tidak juga tapi aku suka dengan sifat Kak Kellan, dia begitu dewasa dan begitu hangat" ucap Lea kagum pada Kellan


'Ooo suka yaa? besok menikah lah dengannya!" kesal Leon karena cemburu


'Lea pengen juga punya suami seperti Kak Kellan dan Om Xavier" Lea merasa kagum dengan kedua iparnya


'Kamu bilang apa barusan?" tanya Leon tidak percaya


'Memangnya salah ya Kak? tapi aku kagum dengan mereka berdua" ucapnya mengucapkan kekagumannya pada Kellan dan Xavier tanpa tau Leon yang terlihat begitu marah padanya


'Bagus sekali memuji pria lain di depan suaminya sendiri!" sındır Leon


'Memangnya Kakak suamiku?!" skakmat Lea membuat Leon terdiam


'Sepertinya tinggal di Rusia membuat mu lupa statusmu apa" Leon tersenyum sinis tetapi Lea terlihat bodo amat


Karena di abaikan Leon merasa amarahnya sudah di puncak membuatnya sulit mengontrol emosinya.


Leon mendorong tubuh Lea hingga Lea terbaring di sofa kemudian menindihnya membuat Lea kaget dan shock.


CUP


Leon mencium bibir Lea secara paksa dan menggigitnya agar Lea membuka mulutnya, Leon sudah di ambang batas, entah sudah berapa lama dia menahan hasratnya untuk tidak menyentuh Lea.


Lea tidak terima dan merasa di lecehkan mencoba mendorong Leon dari atas tubuhnya, dadanya terasa sesak karena merasa pasokan oksigennya menipis tetapi tenaga Leon lebih kuat darinya dan pada akhirnya Lea hanya bisa pasrah dengan deraian air mata.


Cukup lama Leon menciuminya dan tidak lama kemudian Leon melepaskannya dan menatap bibir Lea yang bengkak kemerahan, matanya yang tajam menatap mata Lea yang merasa disakiti, jujur Leon tidak kuat melihatnya tetapi hatinya panas mengingat Lea memuji pria lain di hadapannya.


'Sekali lagi memuji pria lain di depanku maka ku pastikan keperawanan mu hilang saat itu juga!" ancam Leon membuat Lea semakin terisak


'AKU BENCI KAMU!" teriak Lea menggelegar dan mendorong Leon dari atas tubuhnya


Lea pergi berlari menuju kamar Leon yang sudah dia tau karena sebelum dia pergi ke Rusia dia pernah tinggal di rumah Tuan Alfa sedangkan Leon terdiam membisu.


🌸🌸🌸


Jika laki-laki sudah cemburu maka dia akan memperlihatkan ke posesif pan mereka, bisa jadi mengurung kita di kamar atau lebih parahnya nggak di bolehin keluar rumah, author sering ngalamin ini sampai Gedeg sendiri, author orangnya tidak tahan dengan yang namanya kesunyian tiba-tiba di kurung jadi author akan kabur secara diam-diam, masalah marah terakhiran sajalah yang penting bebas Wkwkwk...


Semoga kalian suka yaaa...


riri-can