
Leon dan Lea kini telah berada di perusahaan milik mendiang tuan Gofran yang kini telah beralih atas nama Lea.
'Pagi tuan, nyonya" sapa Tio melihat kedatangan Leon dan Lea
'Hmm" balas Leon tetapi Lea hanya mengangguk karena dia tidak mengenal Tio yang merupakan asisten pribadi Leon
'Ehemm" Tio berdehem seolah menyuruh Leon memperkenalkan dirinya pada Lea tetapi Leon malah buang muka membuat Tio kesal
Dengan cepat Tio menginjak kaki Leon membuat Leon mengadu kesakitan dan menatap Tio tajam begitu juga Tio yang membalas tatapannya.
'Sayang, dia adalah babu di kantor ini jadi kamu bebas menyuruhnya" Leon memperkenalkan Tio pada Lea
Tio membulatkan matanya mendengar kata-kata Leon, andai sekarang bukan di kantor sudah pasti Tio akan memberi pelajaran pada Leon karena sudah dengan teganya mengatakan bahwa dia adalah babu.
'Babu? jahat banget kamu kak" kesal Lea
'Nama saya Tio nyonya, saya asisten dari tuan Leon" Tio dengan cepat memperkenalkan dirinya
'Asisten? tahan banget kamu menjadi asisten dari pria jahat ini" tunjuk Lea pada Leon yang melotot sedangkan Tio menahan tawa saat melihat tuannya tidak bisa berkutik
'Ehemmm... Sebaiknya kita keruangan ku sayang, dan kamu suruh semua perwakilan dari setiap divisi menuju ruang rapat, aku ingin memperkenalkan pemilik asli perusahaan ini" perintah Leon pada Tio
'Baik tuan, kalau begitu saya pamit. Permisi" pamit Tio meninggalkan keduanya
Di dalam ruangan bernuansa putih itu terlihat Lea yang tersenyum manis saat melihat sebuah figura foto berisi dirinya saat masih kecil dan sang Daddy. Ruangan ini dulunya adalah milik mendiang Daddy-nya, dan sekarang telah menjadi milik Leon. Tidak ada yang berubah hanya bau ruangannya yang kini berubah jadi bau Leon.
'Bukankah perempuan kecil itu begitu manis" ucap Leon sambil memeluk Lea dari belakang
'Aku kangen Daddy" ucap Lea bergetar
Rasanya Lea baru kemarin bersama Daddy-nya, bertahun-tahun Lea bersama Daddy-nya dan semua itu kini tinggal kenangan. Lea tidak pernah menyangka jika dirinya akan ditinggalkan oleh orang terkasih.
'Ssshhttt... Tenanglah sayang, Daddy sudah tenang disana. Jika kamu menangis seperti ini Daddy tidak akan senang, untuk terakhir kalinya aku memohon padamu untuk jangan mengeluarkan air mata lagi, ini untuk terakhir kalinya" pinta Leon menenangkan Lea
Lea menikmati pelukan hangat Leon, bahkan dirinya tidak menyangka jika dirinya kini telah menjadi istri dari pria yang selama ini dia kejar-kejar sejak kecil. Takdir begitu sulit di duga, apa dirinya telah berhasil memenangkan perjuangan ini? Sepertinya iya.
TOK....
TOK....
TOK....
CEKLEK
Pintu terbuka dan memperlihatkan Tio yang memasang wajah mengejek pada Leon, andai Lea tidak diruangan itu sudah pasti Tio akan mengolok-olok Leon sampai Leon kesal.
'Singkirkan wajah jelekmu itu!" ucap Leon pada Tio
Leon merasa tengah di ejek oleh Tio, entah itu hanya perasaannya saja atau tidak yang penting hari ini Tio begitu menjengkelkan dimatanya.
'Memangnya ada yang salah diwajah saya tuan?" tanya Tio terkekeh
'Aku tau tujuanmu sia*lan" kesal Leon
'Maafkan saya tuan, tetapi diruang rapat semuanya sudah berkumpul dan menunggu kedatangan tuan dan nyonya" ucap Tio sopan karena biar bagaimanapun mereka ada di kantor
'Baik tuan, saya duluan" pamit Tio
'Sebaiknya kita bergegas sayang, mereka sudah menunggu" ajak Leon sambil menggandeng tangan Lea
Saat memasuki ruangan tertutup itu tiba-tiba Lea merasa deg-degan, padahal dirinya sudah sering datang ke kantor. Bahkan dirinya sudah mengenal karyawan mendiang Daddy-nya, tetapi tetap saja dirinya takut.
'Tenanglah sayang, ada aku" ucap Leon menenangkan sang istri saat tau jika Lea gugup
'Aku sedikit gugup" cicit Lea
'Tidak apa-apa, semuanya akan baik-baik saja. Mari masuk" ucap Leon dan Lea mengangguk mengiyakan
Saat pintu terbuka seluruh mata tertuju pada mereka berdua, Lea semakin gugup saat 30 orang itu menatapnya.
'Selamat datang nona" sapa Derrick tersenyum hangat pada Lea
'Uncle" bisik Lea membalas senyuman hangat Derrick
'Selamat siang semuanya, kali ini saya mengumpulkan kalian semua untuk memperkenalkan pemilik perusahaan ini yang sesungguhnya, mungkin sebagian dari kalian sudah mengenalnya. Tetapi biar lebih jelas saya ingin memperkenalkannya supaya kedepannya lebih baik" jelas Leon menatap satu persatu setiap perwakilan dari semua divisi
'Kenalkan dirimu sayang" ucap Leon lembut membuat semuanya kaget karena yang mereka tau jika Leon adalah pria yang tegas dan pemarah
'Perkenalkan saya Azzura Leanne Gofran, senang berkenalan dengan kalian, dan untuk kedepannya mohon kerjasamanya" sapa Lea lembut
Semuanya bertepuk tangan setelah Lea mempermalukan dirinya, terlihat juga Derrick yang menjelaskan kenapa Lea baru muncul sekarang, penjelasan Derrick yang begitu jelas membuat semuanya paham dan mengerti, hingga rapat akhirnya selesai. Kini diruangan itu tinggal Lea, Leon, Derrick dan Tio.
'Mengapa tidak mengabari uncle kalau kamu pulang kesini?" tanya Derrick lembut karena dirinya sudah menganggap Lea seperti putrinya sendiri
'Maafkan Lea uncle, Lea pikir uncle akan marah pada Lea, soalnya waktu itu Lea pernah bilang tidak akan pulang sebelum Lea lulus kuliah" cicit Lea sembari memeluk Derrick yang sejak kecil ikut membantu Daddy-nya untuk merawatnya
'Uncle tidak akan mungkin marah padamu nak, malah uncle senang jika kamu pulang. Jika tidak sibuk datanglah kerumah uncle, dan satu lagi dokter Peter sudah menikah dan punya bayi" Derrick memeluk Lea erat layaknya seorang ayah sedangkan Leon hanya melihatnya saja meski dirinya agak kesal
'Benarkah? Kenapa paman Peter tidak cerita" ucap Lea kesal
'Kamu ini, bagaimana mungkin dokter Peter cerita, sedangkan kamu saja sudah ganti nomor. Bahkan uncle saja tidak pernah di hubungi, uncle hanya bisa mendapatkan kabarmu dari Rauff" ucap Derrick sambil menyentil kening Lea membuat Lea cemberut
'Aauuu... Sakit uncle" keluh Lea
'Maafkan uncle, untuk kedepannya uncle berharap kamu bahagia dengan keputusanmu ini. Jika suami mu menyakitimu katakan pada uncle, okay" Derrick melirik Leon yang menatapnya kesal membuatnya tersenyum kecil
'Harry, sepertinya putri kecilmu akan segera mendapatkan ribuan kasih sayang, kamu tentunya senang kan? Kamu tenang saja, aku akan ikut menjaganya disini, tenanglah disana" batin Derrick
'Jagalah putri kecil kami ini Leon, aku mengatakan ini sebagi paman Lea. Sedikit saja kamu membuatnya menangis akan aku pastikan ribuan panah menusuk dan mengoyak badanmu ini, kamu tentunya tau siapa mendiang Daddy-nya Lea" bisik Derrick pada Leon yang mengangguk paham
Biar semuanya tau, jika mendiang Daddy Lea adalah seorang mantan mafia saat dirinya masih muda. Dirinya jatuh cinta pada istrinya dan meninggalkan dunia hitam itu. Makanya koneksinya begitu banyak.
💕💕💕
Semoga kalian suka Yaaa
riri-can