You're My Destiny

You're My Destiny
Season 2 Pengakuan cinta guanlin



Mentari pagi kembali menyinari bumi,


cuaca hari ini cukup cerah.anggota keluarga cho kembali menjalani aktivitas, setealah


menghabiskan libur chuseok selama 3 hari.


seperti biasa, hyera bagun lebih pagi untuk


menyiapkan sarapan dan kebutuhan khyuhyun.


saat ini hyera sedang berkutat dengan peralatan dapur, memasak sarapan untuk


keluarga tercinta. saat sesang memasak,


tiba -tiba sebuah tangan kekar melingkar


di pinggang rampingnya, hyera sudah tau


sipa pelaku nya iatu suami nya sendiri.


"yeobo, kamu masak apa?


"sayur sop"


"aromanya sangat lezat,aku jadi lapar"


"bisakah kau melepaskanku?


"biarkan seperti ini sebentar"


hyera membiarkan khyuhyun dalam posisi seperti itu, hyera kembali mengaduk sayur


sup yang hampir matang.gerakan hyera terhenti saat ia merasakan, khyuhyun yang


sedang menciumi leher nya dari belakang.


"oppa geumanhae"


"aku menhinginkanmu"


"tidak sekarang, nanti kamu telat"


"ayolah hyerin sebentar saja,


selagi anak-anak masih tidur"


"baiklah"


khyuhyun tersenyum menampilkan smiriknya,


khyuhyun mematikan kompor, lalu ia menggendong hyera ala bridal style membawa nya menuju kamar mereka.


khyuhyun mengunci pintu terlebih dahulu agar tidak ada yang mengangu kesenanganya,setelah itu khyuhyun


membaringkan hyera di atas tempat tidur.


khyuhyun menindih tubuh mungil hyera,


khyuhyun menatap hyera intents, hyera


bergitik saat melihat maat khyuhyun


yang sudah diselimuti kabut gairah.


"yeobo apa kamu sudah siap?


"ah ne, cepat lah sebelum anak-anak


bangun dan mencariku"


khyuhyun mendekatkan wajahnya dengan wajah hyera,mengikis jarak di antara mereka.


bibir tebal khyuhyun mulai bergerak menyapu


bibir tipis hyera yang menjadi candu baginya.


hyera memejamkan mata merasakaan ciuman khyuhyun yang terkesan terburu-buru.


beberapa menit kemudian, hyera terkulai lemas di atas tempat tidur. permainan panas


khyuhyun, membuat hyera kewalahan.


"istirahat lah, aku akan menyuruh han ahjuma


menyiapkan sarapan"


"baiklah"


khyuhyun bangkit dari tempat tidur, khyuhyun memunguti piyama yang berserakan di lantai.


lalu segera memakai piyama itu kembali,


benerapa menit kemudian khyuhyun kembali


ke kamar, ia kembali menghampiri hyera yang


masih berbaring di tempat tidur.


"yeobo, apakah kamu masih lelah?


"ne oppa, oppa aku ingin mandi"


"kajja kita mandi bersama"


"shireo!


"hanya mandi, aku janji tidak akan


menyerangmu kembali


"baiklah"


khyuhyun menggendong tubuh mungil hyera membawa nya menuju kamar mandi, khyuhyun menyalakan air hangat memenuhi


bathub,lalu ia memasukan hyera kedalam


bathub.


"yeobo,kamu bisa mandi sendiri kan?


"ne oppa"


"oke, aku mandi dulu"


khyuhyun mentup tirai membiarkan hyerin menikmati ritual mandinya, khyuhyun berjalan mendekati shower, ia menyalakan shower lalu


memulai ritual mandi nya.khyuhyun selesai lenih awal, ia keluar dari kamar mandi lalu


segera berganti pakaian,mengingat hyera


sudah menyiapkan pakain kerja untuknya.


"yeobo apa kamu sudah selesai?


tanya khyuhyun dari luar kamar mandi, tetapi


tidak ada jawaban.khyuhyun memutuskan untuk memasuki kamar mandi, ia berjalan menuju bathub lalu menyingkap tirai yang


menutupi bathub.khyuhyun sangat panik saat


melihat, hyera tak sadarkan diri.


khyuhyun menempelkan tangannya di kening hyera,rasa panas menjalar melalui tanganya.


khyuhyun semakin panik, ia segera menggendong hyera membawa nya keluar


dari kamar mandi. khyuhyun mengambil handuk lalu mengeringkan tubuh hyera.


jujur ini baru pertama kali, khyuhyun memakaikan hyera baju.khyuhyun menelan ludahnya saat melihat tubuh naked hyera,


yang terlihat sangat menggoda. khyuhyun


menahan diri agar tidak menyerang hyera,mengingat hyera sedang sakit.


Setelah selesai memakaikan baju hyera,


khyuhyun segera menelepon dokter kang.


dokter kepercayaan keluarga cho, tak lama


dokter kang memasuki kamar khyuhyun.


"dokter tolong perikas istriku"


"baik tuan cho"


dokter kang moyen segera memeriksa hyera,


setelah selesai memeriksa, dokter kang memberitaukan keadaan hyera pada khyuhyun.


"bagimana keadaan istriku dokter?


"selamat tn cho istri anda hamil,"


"apa?apa aku tak salah dengar?


"istri anda sedang hamil, usia kandunganya


sudah memasuki 2 minggu, jika anda ingin


memastikan nya lagi, anda bisa membawa


ny cho untuk di periksa ke rumah sakit"


"ne uisanm, kamsahamnida"


khuuhyun mengantarkan dr kang sampai kedepan pintu, dr kang memasuki mobil.


tak lama,mobil kembali melaju meninggalkan


mansion keluarga cho. khyuhyun kembali memasuki mansion, ia segera menuju ruang


makan mengingat sudah waktunya sarapan.


jihyun,minhyun dan yeonjun sudah berada di meja makan mereka sedang menunggu khyuhyun-hyera. mereka merasa heran saat


melihat khyuhyun yang terus menyunggingkan senyumanya.


"appa, kenapa senyum-senyum sendiri?


tanya jihyun


"appa memilki kabar bahagia"


"apkah appa. akan menaikan uang


jajan kami?


"tidak ini lebih dari uang jajan"


"jangan membuat kami penasaran appa"


teriak minhyun-yeonjun bersmaan"


"uri eomma sedang hamil, kalian akan


memiliki adik lagi"


"mwo? appa bercanda kan?


"appa serius, dokter kang sudah memeriksanya"


"yey, aku harap adiku permpuan"


seru jihyun kegirangan, minhyun memasang


wajah datar sementara. yeonjun memasang


wajah cemberut.membuat minhyun kebingungan.


"kalian kenapa memasang wajah seperti itu?


"aku tidak mau punya adik appa"


rengek yeonjun manja


"astaga yeonjun,kenapa kamu berbicara


seperti itu nak?


"aku tidak mau ada saingan, jika


adiku lahir nanti appa & eomma pasti akan sibuk mengurusi dia dan melupakan aku"


"astag yeonjun, jagan berpikir seperti itu


appa & eomma akan tetap memperhatikanmu"


"tapi appa aku sudah nyaman jadi anak bungsu, jika aku punya adik lagi aku


tidak bisa manja pada eoma"


"yeonjun ah, kamu sudah besar belajar lah mandiri seperti kakak-kaka mu"


"ne appa"


"sudah,sekarang kalian pergi sekolah dengan


han ajusshi, yang akan mengantar kalian"


"ne appa, kami pergi dulu"


minhyun,jihyun, yeonjun salim terlebih


pada anak-anaknya. setelah itu, mereka


melenggang pergi meninggalkan dapur.


sepeninggal anak-anak, khyuhyun mengambil


nampan yang berisi makanan, lalu ia membawanya menuju kamar mereka.


khyuhyun meletakan nampan di atas nakas,


khyuhyun mencoba membangunkan hyerin


yang masih tertidur.


"hyerin ah, ireona"


tak lama, hyerin pun teebangun. hal yang pertama kali hyerin lihat, adalah sosok


khyuhyun yang terlihat rapih mengenakan


setelan kantornya.


"oppa, kenapa belum berangkat kerja?


"aku harus memastikan jika kamu makan,


cha sekarang makan dulu"


khyuhyun mengambil mangkuk berisi bubur,


dengan telaten khyuhyun menyuapi hyera.


setelah selesai, khyuhyun menaruh kembali


mangkuk itu di atas nakas.


"yeobo, apakah sudah mendingan?


"kepala ku masih pusing oppa"


"kajja kita ke rumah sakit"


"tidak usah oppa, aku hanya kelelahan"


"tidak, kita periksa sekarang sekalian


memeriksa kandunganmu"


"kandungan?apa maksudmu mu oppa?


"yeobo, kamu sedang hamil usia kandungan mu baru memasuki 2 minggu"


hyerin sangat bahagia saat mengetahui kabar kehanilanya, hyerin berhambur memeluk khyihyun.hyerin sangat senang, mengingat


khyuhyun menginginkan hyerin untuk hamil.


"gomawo yeobo"


"ne oppa, aku janji akan menjaga bayi kita"


"cha, kita ke rumah sakit sekarang"


khyuhyun-hyera pun pergi ke rumah sakit,


untuk memeriksa kandungan.sementara itu


di tempat lain,jihyun-minhyun baru saja sampai di depan gerbang Sopa. mereka turun


dari mobil,lalu berjalan memasuki sekolah.


jihyun-minhyun berpisah di koridor, mengingat kelas mereka berbeda.


jihyun kembali meneruskan langkah


nya,menuju kelas 2-2. sesampai disana,


jihyun segera memasuki kelas.


jihyun, berjalan menuju tempat duduknya.


sesamlai disana, jihyun melihat buket bunga yang tergeletak di atas meja.



karena penasaran jihyun mengambil buket bunga,


lalu mengambil kartu yang berada di buket itu.


"temui aku saat jam makan siang di taman belakang"


jihyun merasa penasaran dengan seceart admirer, yang selalu mengirimi jihyun bunga.


jihyun memutuskan, untuk menemui pria itu


saat jam istirahat nanti.


bel berbunyi menandakan jika pelajaran akan segera di mulai,siswa-siswi segera memasuki kelas pelajaran park ssem pun di mulai.


waktu berlalu begitu cepat, bel berbunyi


menandakan jam istirahat telah tiba.


siswa-siswi berhambur meninggalkan kelas,


jihyun bergegas menuju taman sekolah.


beberapa menit kemudian jihyun pun sampai


di taman sekolah,jihyun duduk di bangku taman. menunggu sceart admirer yang akan


menemui jihyun di taman itu.


jihyun memasang hedphone nya,


sambil menunggu, jihyun mendengarkan


lagu melalui ponsel pintar nya. tak lama,


seorang pria tinggi berjalan menghampiri


jihyun,pria itu menepuk bahu jihyun.


jihyun menoleh,jihyun terpesona pada


ketampanan pria tinggi yang berdiri


tak jauh darinya.



"maaf membuatmu menunggu lama"


"anio,aku baru saja datang"


"bolehkah aku duduk?


"ah ne, silahkan"


pria itu duduk di samping jihyun, suasana


terasa canggung. pria itu berinisiatif untuk


kembali membuka percakapan.


"ekhm, jihyun ada yang ingin ku katakan"


"katakanlah,aku mendengarkanmu"


"sebenarnya,aku adalah orang yang diam diam mengirimi mu bunga setiap harinya,


aku menyukai mu jihyun, tapi aku tidak


memiliki keberanian untik mendekatimu


secara langsung,jadi aku menjadi sceart


admirer mu"


"oh begitu rupanya,


apkah aku boleh tau nama mu?


"aku lai guanlin, kamu bisa memanggilku


guanlin"


"ah ne guanlin, apakah kamu murid baru?


selertinya aku baru kali ini melihatmu"


"anio,aku sudah lama bersekolah disini


aku berada di kelas 2-3"


"oh begitu,berarti kamu sekelas dengan oppaku"


"ia,aku sekelas dengan minhyun"


"oh seperti itu"


keheningan kembali melanda, tiba-tiba guanlin mrngengam tangan jihyun.jihyun


terkejut saat guanlin mengengam tangannya.


"dangsineun na yeoja chingu iseulka?


seketika jantung jihyun berdetak lebih cepat saat guanlin menyatakan cinta nya, rasanya


banyak kupu-kupu yang berterbangan di memenuhi dadanya, meskipun baru mengenal guanlin, entah mengapa jihyun


langsung jatuh cinta pada pria itu.


"jadi bagaimana jihyun?


"aku mau menjadi pacarmu"


"gomawo jihyun,mulai sekarang


kita menjadi sepasang kekasih"


saking senang nya, gualin memeluk jihyun


hal itu membauat jihyun kaget.maklum saja


guanlin adalah pria pertama yang memeluk jihyun selain khyuhyun & minhyun. seleng


beberapa menit kemudian, guanlin melepaskan pelukan nya.


guanlin menatap jihyun intens, jihyun menjadi salah tingkah. guanlin mendekatkan wajahnya mengikis jarah diantara mereka,


jihyun memejamkan mata saat bibir guanlin


mualai menyapu permukaan bibir jihyun.


"yakkkk apa yang kalian lakukan?


teriak mimhyun saat melihat jihyun yang sedang bercumbu bersama seorang siswi.


jihyun-guanlin terkejut, mereka segera melepas tautan bibir mereka. tak lama minhyun menghampiri jihyun-guanlin.


"jihyun aku butuh penjelasanmu!


"eumm,oppa kami berpacaran"


"mwo?


"guanlin baru saja menyatakan cinta


nya padaku,mulai hari ini kita menjadi sepasang kekasih"


"aku tidak mengizinkan kalian berpacaran!


"weyo oppa"


"jika appa tau, appa akqn marah besar"


"tolong rahasiakan dari appa"


"baiklah, guanlin tolong jaga adiku


jika kau menyakiti adiku aku akan


membuat perhitungan padamu"


"ne minhyun, kamu tak usah khawatir


aku akan menjaga jihyun"


"yasudah,aku pergi dulu ingat


jangan macam-macam"


"ne minhyun"


minhyun melenggang pergi meninggalkan taman sekolah, sepeninggal minhyun


jihyun-guanlin segera pergi menuju kantin


sebelum bel masuk kembali berbunyi.


To be continue..............