
Mentari pagi kembali menyinari bumi,
cuaca hari ini cukup cerah.anggota keluarga cho kembali menjalani aktivitas, setealah
menghabiskan libur chuseok selama 3 hari.
seperti biasa, hyera bagun lebih pagi untuk
menyiapkan sarapan dan kebutuhan khyuhyun.
saat ini hyera sedang berkutat dengan peralatan dapur, memasak sarapan untuk
keluarga tercinta. saat sesang memasak,
tiba -tiba sebuah tangan kekar melingkar
di pinggang rampingnya, hyera sudah tau
sipa pelaku nya iatu suami nya sendiri.
"yeobo, kamu masak apa?
"sayur sop"
"aromanya sangat lezat,aku jadi lapar"
"bisakah kau melepaskanku?
"biarkan seperti ini sebentar"
hyera membiarkan khyuhyun dalam posisi seperti itu, hyera kembali mengaduk sayur
sup yang hampir matang.gerakan hyera terhenti saat ia merasakan, khyuhyun yang
sedang menciumi leher nya dari belakang.
"oppa geumanhae"
"aku menhinginkanmu"
"tidak sekarang, nanti kamu telat"
"ayolah hyerin sebentar saja,
selagi anak-anak masih tidur"
"baiklah"
khyuhyun tersenyum menampilkan smiriknya,
khyuhyun mematikan kompor, lalu ia menggendong hyera ala bridal style membawa nya menuju kamar mereka.
khyuhyun mengunci pintu terlebih dahulu agar tidak ada yang mengangu kesenanganya,setelah itu khyuhyun
membaringkan hyera di atas tempat tidur.
khyuhyun menindih tubuh mungil hyera,
khyuhyun menatap hyera intents, hyera
bergitik saat melihat maat khyuhyun
yang sudah diselimuti kabut gairah.
"yeobo apa kamu sudah siap?
"ah ne, cepat lah sebelum anak-anak
bangun dan mencariku"
khyuhyun mendekatkan wajahnya dengan wajah hyera,mengikis jarak di antara mereka.
bibir tebal khyuhyun mulai bergerak menyapu
bibir tipis hyera yang menjadi candu baginya.
hyera memejamkan mata merasakaan ciuman khyuhyun yang terkesan terburu-buru.
beberapa menit kemudian, hyera terkulai lemas di atas tempat tidur. permainan panas
khyuhyun, membuat hyera kewalahan.
"istirahat lah, aku akan menyuruh han ahjuma
menyiapkan sarapan"
"baiklah"
khyuhyun bangkit dari tempat tidur, khyuhyun memunguti piyama yang berserakan di lantai.
lalu segera memakai piyama itu kembali,
benerapa menit kemudian khyuhyun kembali
ke kamar, ia kembali menghampiri hyera yang
masih berbaring di tempat tidur.
"yeobo, apakah kamu masih lelah?
"ne oppa, oppa aku ingin mandi"
"kajja kita mandi bersama"
"shireo!
"hanya mandi, aku janji tidak akan
menyerangmu kembali
"baiklah"
khyuhyun menggendong tubuh mungil hyera membawa nya menuju kamar mandi, khyuhyun menyalakan air hangat memenuhi
bathub,lalu ia memasukan hyera kedalam
bathub.
"yeobo,kamu bisa mandi sendiri kan?
"ne oppa"
"oke, aku mandi dulu"
khyuhyun mentup tirai membiarkan hyerin menikmati ritual mandinya, khyuhyun berjalan mendekati shower, ia menyalakan shower lalu
memulai ritual mandi nya.khyuhyun selesai lenih awal, ia keluar dari kamar mandi lalu
segera berganti pakaian,mengingat hyera
sudah menyiapkan pakain kerja untuknya.
"yeobo apa kamu sudah selesai?
tanya khyuhyun dari luar kamar mandi, tetapi
tidak ada jawaban.khyuhyun memutuskan untuk memasuki kamar mandi, ia berjalan menuju bathub lalu menyingkap tirai yang
menutupi bathub.khyuhyun sangat panik saat
melihat, hyera tak sadarkan diri.
khyuhyun menempelkan tangannya di kening hyera,rasa panas menjalar melalui tanganya.
khyuhyun semakin panik, ia segera menggendong hyera membawa nya keluar
dari kamar mandi. khyuhyun mengambil handuk lalu mengeringkan tubuh hyera.
jujur ini baru pertama kali, khyuhyun memakaikan hyera baju.khyuhyun menelan ludahnya saat melihat tubuh naked hyera,
yang terlihat sangat menggoda. khyuhyun
menahan diri agar tidak menyerang hyera,mengingat hyera sedang sakit.
Setelah selesai memakaikan baju hyera,
khyuhyun segera menelepon dokter kang.
dokter kepercayaan keluarga cho, tak lama
dokter kang memasuki kamar khyuhyun.
"dokter tolong perikas istriku"
"baik tuan cho"
dokter kang moyen segera memeriksa hyera,
setelah selesai memeriksa, dokter kang memberitaukan keadaan hyera pada khyuhyun.
"bagimana keadaan istriku dokter?
"selamat tn cho istri anda hamil,"
"apa?apa aku tak salah dengar?
"istri anda sedang hamil, usia kandunganya
sudah memasuki 2 minggu, jika anda ingin
memastikan nya lagi, anda bisa membawa
ny cho untuk di periksa ke rumah sakit"
"ne uisanm, kamsahamnida"
khuuhyun mengantarkan dr kang sampai kedepan pintu, dr kang memasuki mobil.
tak lama,mobil kembali melaju meninggalkan
mansion keluarga cho. khyuhyun kembali memasuki mansion, ia segera menuju ruang
makan mengingat sudah waktunya sarapan.
jihyun,minhyun dan yeonjun sudah berada di meja makan mereka sedang menunggu khyuhyun-hyera. mereka merasa heran saat
melihat khyuhyun yang terus menyunggingkan senyumanya.
"appa, kenapa senyum-senyum sendiri?
tanya jihyun
"appa memilki kabar bahagia"
"apkah appa. akan menaikan uang
jajan kami?
"tidak ini lebih dari uang jajan"
"jangan membuat kami penasaran appa"
teriak minhyun-yeonjun bersmaan"
"uri eomma sedang hamil, kalian akan
memiliki adik lagi"
"mwo? appa bercanda kan?
"appa serius, dokter kang sudah memeriksanya"
"yey, aku harap adiku permpuan"
seru jihyun kegirangan, minhyun memasang
wajah datar sementara. yeonjun memasang
wajah cemberut.membuat minhyun kebingungan.
"kalian kenapa memasang wajah seperti itu?
"aku tidak mau punya adik appa"
rengek yeonjun manja
"astaga yeonjun,kenapa kamu berbicara
seperti itu nak?
"aku tidak mau ada saingan, jika
adiku lahir nanti appa & eomma pasti akan sibuk mengurusi dia dan melupakan aku"
"astag yeonjun, jagan berpikir seperti itu
appa & eomma akan tetap memperhatikanmu"
"tapi appa aku sudah nyaman jadi anak bungsu, jika aku punya adik lagi aku
tidak bisa manja pada eoma"
"yeonjun ah, kamu sudah besar belajar lah mandiri seperti kakak-kaka mu"
"ne appa"
"sudah,sekarang kalian pergi sekolah dengan
han ajusshi, yang akan mengantar kalian"
"ne appa, kami pergi dulu"
minhyun,jihyun, yeonjun salim terlebih
pada anak-anaknya. setelah itu, mereka
melenggang pergi meninggalkan dapur.
sepeninggal anak-anak, khyuhyun mengambil
nampan yang berisi makanan, lalu ia membawanya menuju kamar mereka.
khyuhyun meletakan nampan di atas nakas,
khyuhyun mencoba membangunkan hyerin
yang masih tertidur.
"hyerin ah, ireona"
tak lama, hyerin pun teebangun. hal yang pertama kali hyerin lihat, adalah sosok
khyuhyun yang terlihat rapih mengenakan
setelan kantornya.
"oppa, kenapa belum berangkat kerja?
"aku harus memastikan jika kamu makan,
cha sekarang makan dulu"
khyuhyun mengambil mangkuk berisi bubur,
dengan telaten khyuhyun menyuapi hyera.
setelah selesai, khyuhyun menaruh kembali
mangkuk itu di atas nakas.
"yeobo, apakah sudah mendingan?
"kepala ku masih pusing oppa"
"kajja kita ke rumah sakit"
"tidak usah oppa, aku hanya kelelahan"
"tidak, kita periksa sekarang sekalian
memeriksa kandunganmu"
"kandungan?apa maksudmu mu oppa?
"yeobo, kamu sedang hamil usia kandungan mu baru memasuki 2 minggu"
hyerin sangat bahagia saat mengetahui kabar kehanilanya, hyerin berhambur memeluk khyihyun.hyerin sangat senang, mengingat
khyuhyun menginginkan hyerin untuk hamil.
"gomawo yeobo"
"ne oppa, aku janji akan menjaga bayi kita"
"cha, kita ke rumah sakit sekarang"
khyuhyun-hyera pun pergi ke rumah sakit,
untuk memeriksa kandungan.sementara itu
di tempat lain,jihyun-minhyun baru saja sampai di depan gerbang Sopa. mereka turun
dari mobil,lalu berjalan memasuki sekolah.
jihyun-minhyun berpisah di koridor, mengingat kelas mereka berbeda.
jihyun kembali meneruskan langkah
nya,menuju kelas 2-2. sesampai disana,
jihyun segera memasuki kelas.
jihyun, berjalan menuju tempat duduknya.
sesamlai disana, jihyun melihat buket bunga yang tergeletak di atas meja.
karena penasaran jihyun mengambil buket bunga,
lalu mengambil kartu yang berada di buket itu.
"temui aku saat jam makan siang di taman belakang"
jihyun merasa penasaran dengan seceart admirer, yang selalu mengirimi jihyun bunga.
jihyun memutuskan, untuk menemui pria itu
saat jam istirahat nanti.
bel berbunyi menandakan jika pelajaran akan segera di mulai,siswa-siswi segera memasuki kelas pelajaran park ssem pun di mulai.
waktu berlalu begitu cepat, bel berbunyi
menandakan jam istirahat telah tiba.
siswa-siswi berhambur meninggalkan kelas,
jihyun bergegas menuju taman sekolah.
beberapa menit kemudian jihyun pun sampai
di taman sekolah,jihyun duduk di bangku taman. menunggu sceart admirer yang akan
menemui jihyun di taman itu.
jihyun memasang hedphone nya,
sambil menunggu, jihyun mendengarkan
lagu melalui ponsel pintar nya. tak lama,
seorang pria tinggi berjalan menghampiri
jihyun,pria itu menepuk bahu jihyun.
jihyun menoleh,jihyun terpesona pada
ketampanan pria tinggi yang berdiri
tak jauh darinya.
"maaf membuatmu menunggu lama"
"anio,aku baru saja datang"
"bolehkah aku duduk?
"ah ne, silahkan"
pria itu duduk di samping jihyun, suasana
terasa canggung. pria itu berinisiatif untuk
kembali membuka percakapan.
"ekhm, jihyun ada yang ingin ku katakan"
"katakanlah,aku mendengarkanmu"
"sebenarnya,aku adalah orang yang diam diam mengirimi mu bunga setiap harinya,
aku menyukai mu jihyun, tapi aku tidak
memiliki keberanian untik mendekatimu
secara langsung,jadi aku menjadi sceart
admirer mu"
"oh begitu rupanya,
apkah aku boleh tau nama mu?
"aku lai guanlin, kamu bisa memanggilku
guanlin"
"ah ne guanlin, apakah kamu murid baru?
selertinya aku baru kali ini melihatmu"
"anio,aku sudah lama bersekolah disini
aku berada di kelas 2-3"
"oh begitu,berarti kamu sekelas dengan oppaku"
"ia,aku sekelas dengan minhyun"
"oh seperti itu"
keheningan kembali melanda, tiba-tiba guanlin mrngengam tangan jihyun.jihyun
terkejut saat guanlin mengengam tangannya.
"dangsineun na yeoja chingu iseulka?
seketika jantung jihyun berdetak lebih cepat saat guanlin menyatakan cinta nya, rasanya
banyak kupu-kupu yang berterbangan di memenuhi dadanya, meskipun baru mengenal guanlin, entah mengapa jihyun
langsung jatuh cinta pada pria itu.
"jadi bagaimana jihyun?
"aku mau menjadi pacarmu"
"gomawo jihyun,mulai sekarang
kita menjadi sepasang kekasih"
saking senang nya, gualin memeluk jihyun
hal itu membauat jihyun kaget.maklum saja
guanlin adalah pria pertama yang memeluk jihyun selain khyuhyun & minhyun. seleng
beberapa menit kemudian, guanlin melepaskan pelukan nya.
guanlin menatap jihyun intens, jihyun menjadi salah tingkah. guanlin mendekatkan wajahnya mengikis jarah diantara mereka,
jihyun memejamkan mata saat bibir guanlin
mualai menyapu permukaan bibir jihyun.
"yakkkk apa yang kalian lakukan?
teriak mimhyun saat melihat jihyun yang sedang bercumbu bersama seorang siswi.
jihyun-guanlin terkejut, mereka segera melepas tautan bibir mereka. tak lama minhyun menghampiri jihyun-guanlin.
"jihyun aku butuh penjelasanmu!
"eumm,oppa kami berpacaran"
"mwo?
"guanlin baru saja menyatakan cinta
nya padaku,mulai hari ini kita menjadi sepasang kekasih"
"aku tidak mengizinkan kalian berpacaran!
"weyo oppa"
"jika appa tau, appa akqn marah besar"
"tolong rahasiakan dari appa"
"baiklah, guanlin tolong jaga adiku
jika kau menyakiti adiku aku akan
membuat perhitungan padamu"
"ne minhyun, kamu tak usah khawatir
aku akan menjaga jihyun"
"yasudah,aku pergi dulu ingat
jangan macam-macam"
"ne minhyun"
minhyun melenggang pergi meninggalkan taman sekolah, sepeninggal minhyun
jihyun-guanlin segera pergi menuju kantin
sebelum bel masuk kembali berbunyi.
To be continue..............