
Sejak kejadian siang itu hubungan Lea dan Leon sedikit merenggang hal itu membuat Lea merasa bersalah dan memilih untuk pergi meninggalkan Leon.
Liburannya juga sebentar lagi usai, sedangkan Leon sedang dalam perjalanan bisnis ke negara kincir angin membuatnya semakin berani untuk pergi tanpa pamit.
TOK....
TOK....
TOK....
Lea langsung sadar dari lamunannya saat pintu kamar di ketuk dari luar. Dengan cepat Lea berdiri dan membukanya, terlihat tiga bocah laki-laki yang begitu tampan tengah menatapnya dengan tatapan berbinar.
Tiga bocah laki-laki itu adalah Hessa Diovan Hidianra yang merupakan putra pertama Kellan bersama mantan istrinya, usia Hessa kini beranjak 12 tahun dan sebentar lagi dirinya akan masuk sekolah menengah pertama. Yang kedua adalah bocah berusia 9 tahun yang tidak lain Zael Giovan Hidianra, Zael juga merupakan anak kedua Kellan dengan mantan istrinya. Dan bocah yang ke tiga yaitu Geoff Johns Addrisson Xavier, Geoff adalah anak pertama dari Xavier dan Lio dan kini berusia 7 tahun, terakhir Lea melihat Geoff yaitu saat usia Geoff masih 5 tahun, sudah cukup lama mereka tidak bersua.
'Aunty" panggil Zael pelan
Memang Zael adalah salah satu bocah yang lembut dan penyayang, berbeda dengan Hessa yang lebih cuek. Sikap Hessa dan Geoff tidak jauh berbeda.
'Ada apa sayang?" tanya Lea lembut
'Kami ingin pergi ke minimarket depan buat beli ice cream sekalian lihat pemandangan, hanya saja bunda tidak memperbolehkan jika tidak ditemani. Aunty mau kan temani kami pergi?" tanya Zael penuh hati-hati
'Memangnya bunda sama yang lainnya kemana?" tanya Lea tidak tau karena sejak sarapan pagi Lea memilih istirahat di kamar
'Omah sama opah pergi ke pesta, uncle Xavier sama aunty Lio juga ikut pergi. Sedangkan papa lagi kerja juga, bunda jagain adek Mayra jadi tidak ada yang bisa menemani kami, apa aunty mau?" tanya Zael berbinar setelah menjelaskan semuanya
Lea baru sadar jika tadi pagi nyonya Erika menawarkan jika dirinya ikut pergi ke pesta salah satu kolega bisnis tuan Alfa, tetapi Lea menolak dengan alasan tidak mau menjadi nyamuk diantara keempatnya membuat semuanya tertawa lucu, ternyata sifat ceria Lea sudah kembali membuat semuanya senang.
'Baiklah, tunggu sebentar ya sayang aunty ambil dompet dulu" ucap Lea masuk ke dalam kamar dan mengambil dompet miliknya
'Bunda dimana kak?" tanya Lea pada Hessa
'Bunda di ruang santai aunty" balas Hessa
Meski Hessa cuek dan dingin tetapi jika ada yang mengajaknya bicara maka dirinya akan segera menyahut karena Kellan dan Leysa mengajarkan tata krama yang bagus untuk keduanya.
Keempatnya menuruni tangga, terlihat Lea yang mengawasi ketiga keponakannya itu saat menuruni tangga, takut jatuh atau terpeleset.
'Itu bunda aunty" ucap Zael menatap Leysa yang tengah bermain dengan Mayra
'Apa ketiga bocah ini mengganggu mu?" tanya Leysa saat melihat kedatangan adik iparnya
'Padahal sudah diberitahu jika nanti mas Kellan saja yang beli saat pulang kerja, kalian ini yaa" protes Leysa melihat tajam ke arah kedua putranya dan keponakannya itu
'Mais Geoff veut manger de la glace maintenant" (Tapi Geoff ingin ice cream sekarang) ucap Geoff menggunakan bahasa kesehariannya
'Plus tard, attendez que l'oncle Kellan rentre à la maison, il sera bientôt à la maison " (Nanti saja, tunggu om Kellan datang, sebentar lagi dia pulang) jelas Leysa membalas bahasa asli keponakan itu
Jangan lupakan jika Leysa adalah mantan model internasional, berbagai macam bahasa sudah dirinya kuasai. Terlihat kekesalan di wajah keponakannya itu, ada rasa penyesalan dalam dirinya setelah menolak keinginan Geoff
'Baiklah, kalian boleh pergi bersama aunty Lea tapi dengan syarat tidak boleh merepotkan aunty, kalian paham?" Leysa menatap ketiga bocah beda usia itu bergantian
'Baik" patuh ketiganya
Sejujurnya Geoff tau tata krama, jika di Indonesia maka dirinya harus menggunakan bahasa Indonesia, tadi dirinya hanya kesal makanya menggunakan bahasa Prancis, karena sejujurnya semuanya keluarga Prayuda mengerti hanya saja Hessa dan Zael baru belajar jadi tidak begitu paham.
'Tolong jaga ketiganya ya Lea, kakak memohon sekali, Mayra tidak bisa ditingal" pinta Leysa
'Tidak ada, ini pakai saja kartu ini buat beli apa yang mereka mau" Leysa mengeluarkan kartu gold pemberian Kellan untuknya
'Tidak perlu kak, pakai kartuku saja. Lagian jarang ngasih buat ponakanku" kekeh Lea membuat Leysa tersenyum manis
'Baiklah, tolong jaga ketiganya yaa" ucap Leysa dan di angguki Lea
'Kita naik mobil saja yaa biar cepat" ajak Lea tetapi ketiganya menolak
'No aunty, kita harus jalan kaki supaya sehat" tolak Geoff dan diangguki oleh Hessa dan Zael
Sepertinya Lea paham tujuan ketiga keponakannya ini, membeli ice cream hanyalah alasan. Tujuan mereka adalah ingin jalan-jalan saja, karena sejak kedatangan semuanya ke rumah besar Prayuda mereka belum pernah keluar.
'Baiklah, kita jalan kaki" Lea mengiyakan kemauan ketiga bocah tampan itu
Cukup lama ke empatnya berjalan hingga sampai juga pada salah satu minimarket, langsung saja ketiganya berlarian memasuki minimarket itu membuat Lea panik.
'Astaga!" panik Lea dan ikut berlari
Di dalam minimarket ketiganya langsung mengambil keranjang masing-masing, sedangkan Lea hanya melongo melihatnya.
Lea ikut keliling untuk menjaga ketiga keponakannya, ini adalah amanah untuknya sebagai seorang aunty yang baik.
'Aunty, Zael mau snack itu" tunjuk Zael pada makanan ringan di tempat yang paling tinggi
'Geoff juga pengen aunty" sambung Geoff
'Hessa juga mau aunty" ucapnya pelan karena malu, sebenarnya tinggi tubuhnya bisa mencapainya hanya saja dirinya juga ingin mendapatkan perhatian dari istri uncle nya itu
'Baiklah" Lea mengambil tiga buah dan memberikannya pada ketiga bocah itu
Ketiganya akhirnya selesai belanja, Lea hanya tersenyum melihat pengeluaran yang dihabiskan oleh ketiga keponakannya itu, 800 bukanlah hal yang banyak untuknya, apalagi untuk keponakan tersayang.
'Apa sudah puas?" tanya Lea terkekeh
'Belum aunty, kami bosan dirumah terus" keluh Hessa sambil mengela nafas berat
Saat keempatnya keluar dari minimarket tiba-tiba suat klakson mengejutkan mereka, tidak lama kemudian terlihat Leon turun dengan setelan jas kerjanya.
'Uncle!" teriak ketiganya
'Maaf membuat kalian kaget hehe" kekeh Leon dan membantu ketiga keponakannya membawa belanjaan mereka
'Kok kakak sudah pulang, bukannya dua hari lagi baru pulang. Dan bagaimana bisa kakak tau kami disini?" tanya Lea tanpa jeda
'Satu-satu sayang, kamu ini. Sebaiknya kita masuk, lihat ke-tiga bocah itu sudah masuk duluan" ucap Leon sambil mengecup kening Lea
Akhirnya Lea masuk ke dalam mobil setelah Leon membukakan pintu untuknya sedangkan ketiga bocah itu sudah duduk anteng di kursi belakang.
💕💕💕
Punya keponakan seumuran ketiganya memang menyenangkan, meski sedikit mengesalkan sih karena lagi jahil-jahilnya.
riri-can