
Lea makan bersama dengan keluarga Rauff dan sesekali mereka tertawa melihat tingkah Michael yang terlihat lucu.
'Aunty, jika nanti Ael sudah besar apa Aunty mau menikah dengan Ael?" tanya Ael penuh percaya diri
Nada menatap putranya dengan tatapan tidak percaya, entah gen siapa yang sudah menurun pada putranya itu, nyatanya Rauff selaku sang ayah sifatnya sungguh tertutup dan tidak banyak bicara sedangkan dirinya adalah tipe wanita yang sama juga dengan Rauff.
'Maafkan Aunty tetapi Ael bukanlah tipe Aunty" balas Lea menjatuhkan semangat Michael
'Yaahhh..." keluh Michael membuat ketiganya tertawa
'Mommy, apa Ael jelek? Ael bisa operasi plastik kok jika jelek" ujar Michael semakin membuat Lea gemas
Michael memiliki wajah yang tampan untuk asli penduduk Rusia, ketampanannya sudah terlihat dari sekarang dan Lea pastikan jika nantinya Michael bisa menjadi rebutan para gadis di luar sana nantinya.
'Makanlah Michael jangan membuat Mommy marah lagi" Rauff yang sedari tadi hanya menyimak langsung membungkam mulut putranya
Akhirnya ketiganya makan dan berbincang-bincang sebelum Rauff mengantarkan Lea untuk pulang.
***
Di negara Indonesia jam menunjukkan pukul 01:00 terlihat Leon yang tengah menyesap minuman beralkohol miliknya.
Padahal minuman alkohol tidaklah bagus untuk tubuhnya apalagi saat remaja dulu dia sempat mengalami operasi ginjal, dimana saat terjadi kecelakaan di Bali yang mengakibatkan kedua ginjalnya rusak dan harus melakukan operasi dan parahnya Leon berpikir pendonor ginjal miliknya adalah saudara kembarnya yang tidak lain Lio, membuatnya frustasi dan menganggap jika dirinya adalah penyebab penderitaan kakak kembarnya itu, tetapi nyatanya Xavier melakukan hal yang membuatnya bisa berpikiran positif yaitu dengan cara menyelamatkan saudara kembarnya itu mencarikan pendonor ginjal yang lain, memikirkan bagaimana cintanya Xavier terhadap Lio membuatnya sedikit iri karena Xavier mampu dan bisa mengekspresikan perasaan cintanya pada Lio sedangkan dirinya malah hanya bisa sembunyi, sungguh lemah sekali. (Yang tidak tau silahkan baca novel 'KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA").
'Apa kamu sudah tidur sayang?" tanya Leon pada keheningan
Leon masih berada di kantor miliknya padahal sudah tengah malam bahkan beberapa jam lagi waktu akan berganti pagi.
Tok... Tok... Tok...
Pintu terbuka memperlihatkan sekretaris Tio dengan wajah khawatirnya.
'Tuan, sudahi minumnya, alkohol tidaklah baik untuk kesehatan tubuh Tuan" jelas Tio menjauhkan botol minuman alkohol yang ada di atas meja Leon
'Apa yang baik untukku Tio? katakan! apa yang harus aku lakukan agar hatiku tenang!" Leon menatap Tio tajam
'Jika Tuan boleh mengalah, lawanlah ego Tuan, buktikan jika Tuan mencintai istri Tuan" Tio merasa kasihan dengan Tuannya itu
Sejujurnya Tio juga tidak suka dengan sikap dan tingkah Laku Leon yang terlalu memaksakan diri untuk membenci Lea, padahal jelas sekali jika Leon mencintai Lea tetapi malah dia tutupi.
'Apa aku mati saja Tio?" tanya Leon dengan wajah polosnya
'Sadarlah Tuan! jika tuan terus bertingkah seperti ini setiap malam maka Nyonya akan semakin membenci Tuan, seharusnya Tuan bisa menahan diri, saya kemari ingin memberikan laporan mengenai penjagaan terhadap Nyonya di negara Rusia, tetapi sepertinya Tuan tidak dalam kondisi sadar, lebih baik besok saja saya berikan" terang Tio
Leon yang mendengar laporan mengenai Lea langsung tersadar dan menatap Tio tajam sedangkan Tio terkejut, ternyata cinta memang bisa mengubah siapapun, baik itu iblis sekalipun jika sudah merasakan yang namanya cinta maka bisa melakukan apa saja.
'Berikan laporannya!" perintah Leon memperbaiki cara duduknya
Tio menghembuskan nafas kasar dan menyerahkan laporan berupa file video cuplikan mengenai pelecehan terhadap Lea.
Melihat rekaman CCTV itu membuat amarah Leon naik, berani sekali cecu*nguk itu melakukan hal senonoh pada istrinya.
'Tetapi Tuan jika nama Nyonya di sebutkan sebagai korban bukankah itu bisa menjelekkan nama Nyonya?" tanya Tio bingung
'Apa kamu begitu bo*doh? ku rasa kucing lebih pintar daripada kamu, jangan biarkan nama istriku terseret oleh kasus menj*ijikkan itu!" Leon menekan kepalanya yang pusing dengan kelemotan sekretaris sekaligus asisten pribadinya itu
'Kemana perginya otak pintar mu itu!" sindir Leon sarkas membuat Tio meringis
'Dia sendiri yang bo*doh, siapa suruh punya ego yang tinggi" guman Tio tetapi masih bisa Leon dengar
'Aku mendengarnya Tio, jika masih berbicara maka gajimu dan bonus bulan ini aku potong!" ancam Leon membuat Tio panik
Jika gaji dan bonusnya di potong bagaimana nantinya, Tio tidak mau hidup melarat untuk sebulan ke depan apalagi kebutuhan istri dan anaknya tidaklah murah, biarkanlah malam ini Tio jadi penj*ilat.
'Maafkan saya Tuan, saya khilaf" balas Tio dan Leon memilih acuh saja
'Keluarlah!" perintah Leon dan Tio memilih keluar
'Pulang saja, aku akan menginap di sini" Leon berucap lagi membuat Tio tersenyum tipis
Di balik ke egoisan dan pemarah Tuannya itu terdapat hati yang masih suci, jujur saja Tio merindukan buah hatinya dan juga istrinya di rumah tetapi tidak mungkin Tio meninggalkan Leon di saat Leon tengah bersedih.
Setelah kepergian Tio, Leon berdiri dan berjalan menuju jendela, menatap pemandangan malam dari tempatnya berdiri.
Jika sudah begini maka Leon bisa apa selain hanya bisa bersabar, Leon ingin sekali melawan egonya tetapi rasanya begitu susah.
'Maafkan aku" sesalnya
***
Sedangkan di tempat lain yaitu Rusia terlihat Lea yang baru saja bangun tidur.
Lea membuka ponselnya dengan menghidupkan wifi apartemennya dan matanya melotot melihat pemberitahuan mengenai Mr. Luigi yang kini di penjarakan, Lea merasa senang dengan berita itu karena Mr. Luigi pantas mendapatkannya.
Dengan wajah berseri Lea pun mandi dan buru-buru memakai baju yang cocok untuk di kenakan hari ini.
Lea harus menyiapkan beberapa perlengkapan musim panasnya nanti karena universitas tempatnya mengejar ilmu pendidikan akan libur selama musim panas itu berganti.
Kebanyakan orang Rusia akan berjemur di pantai atau menikmati waktu bersama keluarga maupun teman, seharusnya Lea pulang saja ke Indonesia saat musim panas yahh itu bukan pilihan yang buruk, Lea akan pulang dan memberikan surprise untuk pelayan setianya.
Setelah selesai sarapan Lea langsung berangkat ke kampus dengan hati yang berbunga-bunga dengan berita yang tadi dia baca.
'Siapapun yang melaporkan tindak kejahatan Mr. Luigi pasti merupakan orang hebat" puji Lea tanpa tau itu adalah perbuatan Leon
Satu kampus gempar dengan berita penangkapan Mr. Luigi bahkan beberapa korban memberikan kesaksian yang bisa menyulitkan Mr. Luigi membuat pihak kampus merasa kewalahan dengan berita itu, karena dengan berita tersebut membuat nama kampus kotor tetapi dengan berbagai cara pemilik kampus tidak menyangkut pautkan urusan kampus dengan Mr. Luigi agar para mahasiswa masih bisa kuliah dengan normal, pihak kampus juga melakukan pers untuk menjelaskan kejadian tersebut.
🌸🌸🌸
Hmmm... Di Indonesia ada tidak ya kampus yang menomor satukan mahasiswa? jika ada tolong kasih tau author yaaa biar author juga tau terimakasih.
riri-can