You're My Destiny

You're My Destiny
Season 2 Kegalauan Jihyun



Hari ini jihyun kembali bersekolah seperti biasanya, meskipun suasana hatinya sedang memburuk jihyun tetap memaksakan diri bersekolah mengingat ada ulangan matematika. dengan langkah gontai, jihyun


turun dari mobil, berjalan menuju gerbang.


khyuhyun merasa prihatin melihat jihyun,


yang sedang galau karena putus cinta.


"minhyun, hiburlah adikmu dan ingat jangan biarkan dia berhubungan lagi dengan guanlin"


"ne appa, serahkan saja padaku"


Minhyun segera turun dari mobil, bergegas menyusul jihyun yang sudah lebih memasuki sekolah. sebelum pergi ke kelas ny, minhyun


menyemparltkan diri untuk ke kelas jihyun


memastikan jika adik nya tidak berbuat nekad. kedatangan minhyun menjadi pusat


perhatian, banyak siswi-siswi yang terang-


terangan menatap kagum pada minhyun.


"hai tampan ada apa kemari?


Tanya yujin, ketua kelas jihyun yang agak


sedikit centil.


"hanya melihat keadaan adikku"


jawab minhyun acuh, sambil melihat ke a


rah bangku jihyun yang berada di barisan


paling depan. jihyun terlihat lesu, ia menelungjupkan wajahnya pada meja.


"yejin, maukah kau membantuku?


"tentu saja tampan, apa yang bisa ku bantu?


"tolong awasi jihyun"


"ok, tapi tidak gratis tanpan"


"apa yang kau mau dariku?


"menonton bioskop akhir pekan nanti"


"ok"


Setelah itu, minhyun pun melenggang pergi


menuju kelasnya yang berada di lantai 2. yejin bejingkrak-jingkrak kegirangan, ia sangat senang karena akan menghabiskan waktu dengan pangeran sekolah. siswa-siswi menatap heran pada tingkah yejin, yejin


memelototi mereka, mereka pun lari terbirit


birit memasuki kelas.


Jihyun masih dalam posisi nya, tak lama lucas datang. lucas menaruh tas ranselnya,


ia duduk di samping jihyun lalu menepuk


bahu jihyun.


"jihyun ah, gwanchanyo?


Jihyun bangkit dari posisinya, lucas hampir terjungkal karena terkejut melihat wajah jihyun yang terlihat pucat dan mata yang


sembab dan memerah, jihyun terlihat seperti


hantu di film horor.


"omo kamchagiya, ada apa denganmu?


"aku sakit"


"mana yang sakit? beritau aku biar ku obati"


"hatiku yang skit hiksss"


Seketika tangis jihyun pecah, tatapan tajam siswa-siswi mengarah pada lucas. lucas pun


mencoba menenangkan jihyun.


"jihyun ah uljima, kau membuat mereka salah paham"


Bukan ny berhenti, tangis jihyun semakin menjadi. lucas menarik tangan jihyun membawa jihyun meninggalkan kelas.


lucas membawa, jihyun menuju taman


yang berada di halaman belakang sekolah.


"yakk apa kau tak lelah?


sedari tadi kau terus menagis"


Seketika jihyun pun berhenti menagis.


"apa kau ada masalah?


aku tak akan memaksamu jika kau tak


mau cerita"


Jihyun hanya terdiam, sambil menatap kosong ke arah air danau yang terlihat tenang.


"jika aku sedang kesal, aku sering melemparkan batu ke dalam air


itu cukup ampuh melampiaskan kekeasalanmu"


Kata Lucas, sambil mengambil batu lalu melemparkannya ke danau. jihyun hanya


terdiam, memperhatikan lucas. tak lama,


lucas memberikan batu berukuran sedang


pada jihyun.


"coba lemparkan"


Jihyun mengambil batu itu, ia memejamkan mata membayangkan seolah melampiaskan


emosinya pada batu itu, lalu melemparnya


ke dalam air danau.


"bagaimana? apa perasaan mu sudah lega?


"sedikit"


"kajja kita kembali ke kelas"


"aku tidak mau, bisakah temani aku membolos"


"mwo? apa aku tak salah dengar?


seorang siswi teladan sepertimu mengajak ku membolos?


"ayolah sekali ini saja, aku sedang tidak


mood belajar"


"y sudah, tunggu sebentar aku kabari ketua


kelas dulu"


Lucas mengeluarkan ponsel pintar dari saku almamater nya, ia segera mengirim pesan pada ketua kelas. memberitahukan jika jihyun


sakit, sehingga ia akan menemani jihyun di


di uks. untung nya, si ketua kelas mempercayai kebohongan lucas.


"kajja"


Lucas menarik tangan jihyun, mereka bergegas meninggalkan taman sekolah.


berhubung lucas sering membolos, jadi


dia sudah hafal jalan tikus untuk keluar


dari sekolah itu. saat ini lucas & jihyun


berada di belakang sekolah, mereka


menatap tembok tinggi yang akan mereka


lewati.


"tembok ny tinggi sekali, bagimana kita.melewatinya"


"naik saja ke punggungku"


"mwo"


"cepat naik, nanti keburu ketahuan"


Lucas pun berjongkok, jihyun segera naik ke punggung lucas. lucas menggendong nya,


saat sudah sampai di tembok, jihyun segera


meloncat. setelah itu, lucas segera menyusul


hihyun. mereka berjalan menuju motor lucas


yang di parkirkan di luar sekolah, sesampai


disana, luca melepas almamater nya lalu memberikan pada jihyun.


"rok mu terlalu pendek, tutupi dengan ini"


"ah ne"


Jihyun tersipu malu, ia mengambil almamater


itu lalu memasangkan pada pinggang nya.


jihyun memakai helem terlebih dahulu, lalu


ia segera naik ke motor nija itu.


"sudah siap?


"ah ne"


"pegangan lah, aku akan ngebut"


Jihyun meletakan tangan nya pada pinggang


lucas, sehingga posisi mereka terlihat seperti berpelukan. lucas segera tancap gas meninggalkan area sekolah, sebelum pergi


jalan-jalan lucas membawa jihyun menuju


salah satu butique yang cukup terkenal di seoul.


"kajja"


"kenapa kau membawaku ke sini?


"untuk mencari pakian, jika kita jalan


jalan masih mengenakan seragam kita


akan kena masalah"


Jihyun mengangguk mengerti, ia segera turun dari motor. mereka pun berjalan memasuki butique itu, pemilik butique menyambut lucas


& jihyun dengan ramah. maklum saja, pemilik


butique itu merupakan bibi lucas.


"selamat datang di tiffany butique, hey anak


nakal siapa gadis cantik yang kau aja membolos? apa ini pacarmu?


"kami belum pacaran bibi, masih tahap pendekatan, kenalkan ini jihyun"


"annyeong haseyo jihyun imnida"


"kenalkan nama aunty tiffany"


"ah ne, salam kenal aunty"


"aunty, tolong carikan dress yang cocok


untuk jihyun"


"tunggu sebentar, anak nakal"


Aunty tiffany melenggang pergi, tak lama ia


kembali sambil membawa 5 pasang dress.


"jihyun, coba dulu dress ny"


Jihyun mengambil ke 3 dress itu lalu memasuki fitting room, beberapa menit


kemudian jihyun keluar dari fitting room.


jihyun terlihat cantik mengenakan dress


berwarna merah maroon.


"bagimana?


"terlalu terbuka, ganti"


Jihyun pun kembali memasuki fitting room,


beberapa menit kemudian jihyun keluar. kali


ini jihyun terlihat elegan mengenakan gaun


berwarna hitam, tetapi sayang lucas tidak


menyukainya.


"dress nya tidak cocok untuk siang hari,


ganti"


Aunty tiffany menatap jengah pada lucas,


dengan malas jihyun pun kembali memasuki


fitting room. tak lama ia keluar dari fitting room, jihyun terlihat cantik mengenakan gaun musim panas berwarna baby pink.


"aku ambil yang ini aunty"


Lucas memberikan black card ny pada auty


tiffany, setelah membayar lucas & jihyun pamitan, mengingat mereka akan pergi jalan


jalan.


"aunty, kami pergi dulu"


"hati-hati di jalan, ingat jangan sering


sering membolos"


"ne aunty"


Lucas & Jihyun pun kembali melanjutkan perjalanan, jihyun mengertkan pelukannya


saat lucas menambah kecepatan laju motor


Lucas tersenyum di balik helm nya. setelah


menempuh perjalanan kurang lebih setengah


jam, mereka pun sampai di lotte world.


Lotte world merupakan taman hiburan terbesar di korea selatan, taman hiburan


ini memiliki banyak wahana permainan.


tak hanya wahana permainan, di lotte word


terdapat stand yang menjual makanan maupun minuman, seperti ice cream atau


pop corn. dan juga di taman hiburan ini terdapat toilet umum & tempat mengganti


popok bayi. sehingga tempat ini cocok


dijadikan tepat rekreasi bagi anak muda


maupun orang tua yang sudah berkeluarga.


Setelah memarkirkan motor, lucas menggendeng tangan jihyun. mengajak


jihyun memasuki kawasan lotte world itu,


jihyun mengikuti langkah lucas memasuki


taman hiburan itu.


"kamu mau coba wahana yang mana?


"roller coster"


"serius? memang nya kamu tidak takut?


"jika aku takut, aku takkan mengajkmu"


Lucas & jihyun bergegas untuk membeli tiket,


untung nya antrian tidak terlalu panjang sehingga mereka tidak perlu mengantri lama.


setelah mendaoatkan tiket, Lucas & jihyun


segera menaiki roller coster. setelah semua


kursi terisi oleh penupang, roller coster mulai


berjalan. para penumpang belum bereaksi,


mengingat roller coster belum berada di puncak ketinggian, tetapi saat roller coster


sudah berada di puncak ketinggian dan hendak turun, para penumpang mulai berteriak. ada yang berteriak histeris karena


euporia ada pula yang berteriak ketakutan.


Jihyun berteriak, ia sangat menikmati euporia


terjun dari ketinggian. lain hal nya dengan lucas, keringat dingin mulai membasahi kening & lehernya, mata lucas mulai berkunang-kunang. tak lama, roller coster


pun berhenti, mengingat mereka sudah sampai di bawah. satu persatu peumpang


mulai turun, menyisakan lucas & jihyun yang


masih berdiam diri di bangku paling depan,


jihyun terkejut saat melihat wajah lucas yang


terlihat sangat pucat.


"lucas gwaenchanyo?


"aku ingin ke toilet"


Jihyun membantu lucas berjalan, mengingat


lucas berjalan sempoyongan. jihyun menagtarkan lucas sampai ke depan tolet


pria.


"kamu tunggu di sini, aku takkan lama"


Lucas segera memasuki toilet, sesampai disana lucas memuntahkan isi perutnya.


setelah selesai, lucas mencuci muka &


kumur-kumur, setelah itu ia keluar dari toliet.


"kajja"


"tunggu, kamu baik-baik saja kan?


"tenang saja, aku tidak apa-apa kajja"


Lucas kembali menggandeng tangan jihyun,


jihyun pun mengikuti langkah lucas. setelah


berjalan cukup jauh, langkah mereka berhenti


di depan loket tiket rumah hantu.


"kenapa mengajakku kesini?


"ini seru jihyun, jangan-jangan kamu takut?


"anio, aku hanya malas melihat boneka


hantu"


"jika kamu tidak takut, ayo kita masuk"


Lucas menarik jihyun menuju loket tiket, lucas membeli dua tiket. mereka berjalan


memasuki rumah hantu, sesampai di dalam


lucas memberikan tiket itu pada petugas.


petugas, memberi isyarat agar lucas & jihyun


naik ke kereta. mereka duduk di barisan paling depan, tak lama kereta mulai berjalan.


Bulu kuduk jihyun mulai meremang, suasan terasa mencekam mengingat keadaan di dalam rumah hantu sangat gelap, dan juga


hanya mereka berdua yang ada di kereta,


sehingga semakin terasa mencekam.


"aaaaaaaaaaa"


Jihyun berteriak ketakutan saat mwlihat boneka hantu, yang tiba-tiba muncul.


refleks jihyun memeluk kucas, menyembunyi


kan wajahnya di dada bidang lucas. lucas terkekeh melihat jihyun yang ketakutan.


"sampai kapan kau akan memelukku?


hantunya sudah tak ada jihyun"


Jihyun pun melepas pelukannya, seketika


ia menjadi salah tingkah. lucas tertawa


melihat tingkah, tingkah jihyun. jihyun


memasang wajah cemberut karena kesal


pada lucas, tak lama kereta pun berhenti.


jihyun bernafas lega, karena telah keluar


dari rumah hantu, ia pun segera turun dari


kereta, lucas pun segera menyusul.


"jihyun tunggu"


Jihyun tak menghiraukan panggilan lucas,


ia meneruskan langkahnya keluar dari ruamah hantu itu. tetapi langkah jihyun


terhenti saat lucas, menarik tangannya.


"lepaskan lucas"


"jihyun,kamu marah hmm?


"tidak, aku hanya kesal padamu


kenapa kau suka sekali menertawakanku?


"karena kamu lucu"


Seketika pipi jihyun merona, jihyun melepas


tangan lucas. ia bergegas meninggalkan


tempat itu, lucas pun segera menyusul jihyun.


"jihyun tunggu, kamu mau kemana?


"mencari catton candy & ice cream"


"kajja, aku bantu carikan"


Lucas menggandeng tangan jihyun, mereka


kembali menyusuri lotte world mencari stand


yang menjual ice cream & cotton candy. setelah berjalan cukup jauh, mereka menemukan nnya. lucas segera membelikan


ice cream & catton candy, lalu memberikan


nya pada jihyun.


"gomwo lucas"


"tidak usah sungkan, sekarang


kamu mau kemana lagi?


"aku ingin naik biang lala"


"kajja"


Mereka kembali berjalan menyusuri taman,


menuju loket tiket biang lala. sesampai disana, lucas segera membeli tiket. setelah


itu, mereka pun menaiki biang lala itu.


suasana terasa canggung, jihyun segera


melahap ice cream yang ia pegang, sebelum


icream itu mencair. setelah ice cream habis,


jihyun mulai memakan catton candy.


"lucas, cattin candy ny manis kamu


mau tidak?


"aku tidak suka makanan manis, habiskan


saja"


Jihyun kembali menikmati catton candy, sambil menatap langit dari atas biang lala.


langit sudah berwarna orange, menadakan


jika senja sudah tiba.


"woah langitnya cantik sekali"


Jihyun terkagum saat melihat langit yang berwarna orange, waktu berlalu begitu cepat


matahari tak lama lagi akan tenggelam. tiba


tiba lucas menggengam tangan jihyun, lucas


menatap jihyun intes, hal itu membuat hati


jihyun berdesir.


"ada apa lucas?


"jihyun, ada yang inginku katakan


tapi, jika aku sudah mengatakannya


jangan menjauhiku"


"baiklah, kata kan saja"


"wo ai ni jihyun, will you be my giril friend?


Jihyun terkejut saat mendengar pernyataan


cinta lucas, jihyun di landa kebingungan ia


tak mungkin menerima lucas, mengingat


jihyun masih mengahrapkan guanlin.


"maaf lucas, aku belum bisa menjawabnya"


"gwaenchana jihyun, aku akan menunggu"


Tak lama matahari pun tenggelam, langit pun


menjadi gelap. bertepatan dengan itu, biang


lala pun berhenti, lucas & jihyun segera turun


dan bergegas pualang. selama dalam perjalanan, tidak ada yang membuka percakapan, sehingga suasana terasa akward.


"lucas, boleh aku nyakakan radio?


"nyalakan saja"


Jihyun segera menyalakan radio, kebetulan


sedang memutar lagu Bts. seketika jihyun


pun ikut bersenandung menyanyiakan lagu


Bts, lucas kembali tersenyum saat melihat


tingkah jihyun. entah mengapa apapun yang


dilakukan jihyun, selalu menarik perhatiannya


dan membuat lucas tersenyum.


Setelah menempuh perjalanan selama 2 jam


mobil lucas pun berhenti di pekarangan mansion keluarga cho, bertepatan dengan


datangnya mobil audy hitam milik khyuhyun.


menyadari jika sang ayah sudah pualng,


jihyun bergegas keluar dari mobil.


Lucas menyadari keberadaan mobil khyuhyun, ia pun keluar dari mobil lalu


menyusul jihyun.


"jihyun, kamu darimana saja?


kenapa tidak memakai seragammu?


"maaf abonim, aku mengajak jihyun


membolos"


Seketika khyuhyun menggeram marah saat


mendengar perkataan lucas, khyuhyun mencoba menahan emosi nya agar tidak


menghajar namja jangkung itu.


"itu tidak benar appa, aku yang mengajak


lucas membolos, aku sedang tidak mood


belajar jadi aku mengajak dia membolos"


"jihyun, masuk!


Jihyun pun segera memasuki mansion, kini


hanya menyisakan khyuhyun yang siap


mengintrogasi lucas.


"apa alasanmu mengajak putriku


membolos?


"hari ini jihyun sangat murung tidak seperti


biasnya, mungkin dia masih sedih karena


putus dengan guanlin, aku mengajak nya


jalan2x mencoba menghiburnya"


"ok, kali ini aku maafkan


tapi ingat jangn sering-sering


mengajak jihyun membolos"


"ne abonim"


"aku tau, kau menyukai putriku


jika kau benar2x menyukai jihyun,


bantu dia agar melupakan pria itu"


"ne abonim, aku akan berusaha"


Khyuhyun menepuk bahu lucas, lalu melenggang lergi memasuki mansion.


lucas menyunggingkan senyumannya,


ia sangat senang karena mendapat lampu


hijau dari khyuhyun, luca kembali memasuki


mobil porsche nya. tak lama mobil pun


meninggalkan pekarangan mansion.


To be continue...................