You Are Mine!!

You Are Mine!!
YAM 23



Happy reading❤️❤️


Pikiran Kairi melambung tinggi mendengar tantangan dari Heeon dengan nada dingin dan terkadang perintah.


"Kairi, kau baik baik saja??"


"i-iya"Kairi berbohong dan tampak jelas diwajahnya asa sesuatu yang disembunyikan.


"Katakan saja oke? aku akan selalu ada buatmu"Ucap Thunder sambil mengelus pucuk kepala dari perempuan bermarga Choi itu.


"I-iya"


Kompetisi dimulai, kompetisi sesungguhnya bukan bohongan seperti tadi. Sungguh ia masih syok karna Ash yang tiba tiba datang dan menyeringai sama persis seperti waktu 'itu'


Author males siapa siapa aja jadi skip lah, Kuy...


Hingga sampailah mereka pada babak Kairi di panggil, kira kira... yang ke 472. Alhamdulillah gak gemeteran tuh kaki.


Sekarang yang paling kita tunggu tunggu, Twilight Angel dari sekte Twi-Lang melawan Ash dari sekte Yin!!


Deg!!


Oksigen serasa habis, Nafas Kairi sesak seketika mendengar nama yang paling ia takuti walau ia tau bahwa pasti akan begini.


"Tidak tidak tidak tidak"Gumam Kairi.


Ash sudah maju ke Arena dan mengatakan hal yang membuat penonton agak terkejut sedikit.


"Kemana Twilight Angel yang katanya paling hebat? kenapa tak naik?? takut?"


Jantungnya berdebar kencang, trauma akan hari itu benar-benar tak bisa dihindarkan.


"Kairi??"


"Kairi sadar??!!"


Suara itu seakan angin ditengah tengah kepanikan sang Kairi, hingga tiba tiba ada yang menepuk pundaknya.


"Kairi, kau baik baik saja?"


Dia Heeon, Heeon Raymond yang tadi pagi sempat berkata kepadanya dengan nada dingin nan datar.


"H-Heeon"


Entah kenapa, kehangatan tangan Heeon menjalar keseluruh tubuhnya dan membuatnya tenang.


"Kairi??"Thunder juga mendekat namun melihat Heeon disamping pujaan hatinya membuatnya enggan.


"Aku o-oke"


Kairi berjalan ke atas Aren namun sebelum itu ia di tarik oleh Heeon, "Jangan lupa pakai penutup wajah mu"


Kairi merasa tenang, ia berjalan penuh keyakinan ke atas Arena dan berhadapan dengan Ash sendiri.


Semua siap?! Mulai!!


***Cring!!


Krang!!


Trang***!!


"Hempasan gelombang Angin"


"Tembok kristal"


***Zrash!!


Prang!!


Klang***!!


Pertarungan kedua insan ini berlangsung epik, lama dan seru, Tubuh Kairi mulai bergetar saat Ash semakin mendekat dan memojokkannya kepinggir arena.


"Hanya segini kemampuan mu??"


***Trang!!


Trak***!!


Perisai yang dibuat Kairi untuk membatasi dirinya dengan Ash retak seketika, Ia benar benar takut.


Prang!!


"Aku mendapatkan mu.."Seringai jahat kembali terbit di wajah seorang antagonis bernama Ash ini.


Deg deg deg deg...


*Bukan kah itu pelecehan??


Ash, peserta itu kayaknya keterlaluan


apa yang mereka lakukan??


asapnya terlalu tebal


Ini diluar pertarungan*.


"Kenapa? takut??"


Wajah Ash semakin mendekat dengan Kairi, begitu juga Kairi yang semakin berada di ujung arena.


Kairi, Kau baik baik saja kan di dalam?!-Thunder&Heeon


"Apa mau m-mu??!!"


Ash membelai wajah Kairi lembut membuat Kairi semakin gemetar.


"Aku ingin kamu tidak boleh kah??"


"T-tidak!!"


"Jangan sentuh aku, penjahat!!!!!"


Kairi mendorong Ash namun entah bagaimana tenaga lelaki ini jadi jauh lebih kuat darinya.


"Tenang Kairi"


Aku takut!!!-Kairi.


"Kairi!! Gambare ne!!! Daijobu desu ne?!!"Suara Heeon menembus kebut tebal itu, seakan sebuah kekuatan menembus tulang Kairi membuat tubuhnya tak gemetar lagi.


"Siapa itu?? pacarmu ya?"


Kairi mendorong Ash lalu mengeluarkan sayapnya, terbang diatas tanah membuat penutup wajahnya terbuka dan kabut itu menghilang.


*Itu wajah aslinya?? cantik sekali!!


Benar benar malaikat!


Aaaa aku mimisan!!


Cantik sekali!! Sekte Twi-lang benar benar diberkati oleh dewa*


"Aku memang takut padamu, Ash. Tapi kau salah jika menjadikan itu kelemahan ku"Kairi agak takut saat mengatakan hal ini namun ia menahan rasa itu.


Menahan rasa takut karna harapan dari banyaknya orang di sekte Twi-lang agar sekte mereka jadi no.1.


Harapan agar ia bisa bertarung dengan Heeon di babak akhir nanti.


"Kau sungguh perempuan yang aneh"


Ash mengangkat tangannya pertanda menyerah membuat semua orang bingung karna tak tau apapun yang terjadi.


P-pemenangnya adalah Twilight Angel!!!


"Yeay, Kak Kairi menang!!!"


Thunder turut senang namun ia menatap tak suka kearah lelaki yang kini sedang ikut bertepuk tangan di depannya, siapa lagi kalau bukan Heeon Raymond.


"Hebat, Sugoi ne??"tanya Heeon sambil berbalik menatap Thunder.


"Hai, (bukan ngapa, bahasa jepang ini) Sugoi"


Kairi turun, ia menatap Ash dan sedetik itu hilang di makan kerumunan peserta lainnya.


Ia turun dari arena dan menghampiri Thunder Dkk plus Heeon.


"Kerja bagus, Kairi!!"Cyclone mengangkat tangannya dan dibalas hi-5 oleh Kairi.


"Apa yang terjadi di balik kabut itu??"tanya Heeon sambil mengusap kepala Kairi lembut.


"H-Heeon.."


"Tak usah takut akan melukai ku lagi Kairi.., Seakan akan aku lemah tau"Ucap Heeon dengan nada yang dibuat buat.


*Apa yang terjadi??-Thunder


Kemarin Kairi histeris sekarang??-Thunder*


Lelaki itu tak habis pikir dibuat nya, apa yang terjadi sebenarnya.


"Maaf, Heeon"


Cyclone memandang sang kakak dengan pandangan kasihan, ia tau Thunder menyukai Kairi, walau baru beberapa hari ini Kairi berada disana.


••Thunder, kita perlu bicara••(Ini artinya telepati)


"Heeon maafkan aku selama ini menghindari mu"


Heeon mengangguk sambil tersenyum lebar, ia senang karna Kairi tak lagi takut menyakitinya.


"Ya, aku tak pernah marah koq"


"Tadi pagi??"


"kalau itu beda"


Kedua insan tersebut tertawa tanpa tau ada hati yang tersakiti diantara mereka...



\*\*Like


komen


share


follow



TBC\*\*...