You Are Mine!!

You Are Mine!!
YAM 3



Happy reading ❤️❤️


"Lihat lihat kembang apinya akan datang!"


Mereka sekarang sedang berada di festival kembang api,


tempat indah bagi semua orang namun tak semua orang


Kairi terlihat murung, ia kehilangan Handphone nya di sini,


padahal kontak kontak teman dan keluarganya ada di situ


Bukan masalah handphone, hanya saja di tidak hapal no semua kontaknya


Termasuk ibu dan ayahnya, jadi ia murung sepanjang malam tersebut


"Kairi..."


Ash menghampiri Kairi yang sedang menangis, di kasihan dan tak tega kl Kairi begini


Tp itu dia yang mengambil handphone milik Kairi agar tidak bisa menghubungi kekasih Kairi


°Flash back on°


"Ayo Kairi, sebentar lagi akan mulai, kita harus cepat"


Porsha mengguncang guncang bahu Kairi yang sedang menyetir, padahal masih 30 menit lagi


"Aduh duh... Sabar ngapa, sakit tauk!"


Akhirnya Kairi menambahkan kecepatannya hingga membuat Porsha duduk kembali di kursinya


"Hei Kairi, kalo mau mati jangan ngajak ngajak donk!!"


Ash berpegangan pada sit belt dengan kencang karena kecepatan Kairi yang gak main main


Kairi langsung memelankan mobilnya membuat Porsha ingin nyungsep


"dah di pelanin yak, noh di depan udah sampe!"


Kairi sedikit mengencangkan suaranya kalau keluar dari mobilnya Itu


Porsha dan Ash buru buru keluar, kepala mereka pusing sekali


"Kalian payah, masa cuma kecepatan segitu langsung pusing, aku kecepatan 200km/jam aja biasa"


Mereka geleng geleng kepala, mimpi apa mereka bisa ketemu orang seperti dia


Mereka berjalan memasuki areal festival, mereka membeli jajanan di sana


Seperti cotton candy, dan permen gulali, atau apel caramel


"Enak banget yah.."


Ash tak sengaja melihat handphone milik Kairi terjatuh lalu mengambilnya


Awalnya ia ingin memberikannya ke Kairi, namun sisi gelap di hatinya mengatakan agar mencurinya


Dengan alasan, agar kau punya kesempatan tuk menjadi pacar Kairi yang baru


Ash pun mengundurkan niatnya tuk mengembalikan handphone Kairi


"Tunggu ya aku mau liatin ke pacar aku"


"Bucin Mulu!"


Kairi tertawa ringan, saat dia hendak mengambil handphone di sakunya, namun tidak ada


"Eh hp ku mana?!"


Kairi mencari ke sekitar namun hasilnya nihil, festival ini terlalu besar, ia tidak mungkin mencarinya kesana kemari


"Ada apa??'


Ash pura pura bersimpati kepada Kairi


"Hp ku Hilang, aku tidak hapal no di kontak ku"


Ash agak kasihan namun, ia juga senang karena rencananya berhasil


Mereka bertiga mencari Handphone Kairi, hingga akhirnya Kairi menyerah dan duduk di bangku taman


"Maaf sunshine~~"


°Flashback Off °


'aku bisa menghubungi Heeon dengan gelang ini kan??"


Kairi menatap gelang yang ada di tangannya, ini buatannya khusus tuk dirinya dan Heeon


Ia memencet tombol berwarna biru cerah, lalu di situ terdapat gambar Heeon yang sedang makan


Fiturnya hampir sama dengan handphone, jadi bukan hanya hologram saja, namun gambar jelas


"Loh Kairi kenapa nelpon pake ini?? Kl keliatan orang orang gimana??"


"Hp aku ilang.."


"Ditambah aku gak hapal no kamu"


"Ooh kamu beli aja dulu handphone nya, nanti aku kasih no aku ya?"


"Iya"


*Duar...


*Jeder....


*Bum..


*Meong...


"Eh apa itu?? Kembang api??"


"Iya lagi festival di sini, ohya kamu liburan semester ini kesini kan?? Bareng yang lain??"


Kairi sangat berharap Heeon saat datang ke tempatnya ini


"Iya Teddy bear, janji!"


"Udah dulu ya, tugas numpuk segunung"


Heeon menunjukkan tumpukkan bukunya yang segunung


"Bye"


Kairi mematikan telpon canggih nya, lalu menatap kembang api yang masih berjalan


"Idih ngapa senyum senyum gitu??"


Porsha yang sedang melihat Kembang api, di kagetkan oleh teman di sampingnya ini


"Hpnya dah ketemu?? Koq td ngobrol sama pacar kamu??"


Ash agak cemburu,namun ia harus tenang, bagaimana pun hp Kairi ada di tangannya


"Belum, tp aku punya alternatif untuk menghubungi nya, di tambah lagi akhirnya semester, dia akan datang kesini!!"


Kairi terlihat excited sekali Tampa menyadari ada tatapan cemburu dari temannya, Ash


"Kau hanya milikku!"gumam Ash


°Keesokan harinya°


Kairi telah membeli handphone baru, ia menghubungi Heeon dengan gelangnya di dalam apartemen


Beruntung hari ini, guru harus rapat jadi sekolah di liburkan sebentar


"Ok, semoga gak ada makhluk yang ganggu pas lagi nelpon"


Kairi kalau memencet tombol biru di gelangnya, lalu muncullah hp jadi jadian yang menghubungkannya dengan pacarnya


"Hai sunshine"


"Hai Kairi, gimana udah beli Hpnya??"


"Nih no aku---"


⚠️Ada makhluk⚠️


⚠️Ada makhluk⚠️


Di saat saat menenangkan ini makhluk menjadi peghalangnya, Kairi menghembuskan nafasnya kasar lalu mengeluarkan kekuatan nya


"Hei jangan bunuh aku!!"


"Kau bisa bicara??".


Kairi agak terkejut, lalu melihat makhluk tersebut dari atas hingga bawah


Cantik, tidak seperti hantu Jepang lainnya, tp kenapa auranya lemah sekali??


"Siapa kau??"


"Aku Cici"


"Cici?? Mengapa kau disini?? Ganggu aja!!"


Cici mundur karena takut akan Kairi yang galak (canda galak)


"Aku butuh teman, namun aku tidak tau akan menggangu mu"


Jadilah mereka berteman dan Kairi menyebutkan seribu aturan untuk menjadi teman Kairi Choi


°di negara lain°


"Kenapa tiba tiba sambungan terputus??"


"Apa disana ada makhluk??"


Heeon sedang belajar sambil bergumam tidak jelas, ia tampak khawatir


"Psst... Heeon jawaban no 25 itu berapa??"


Kaino, teman sebangku Heeon menanyakan yang tidak ia mengerti, namun ini jawabannya


"A"


Segera Kaino menuliskan itu di kertasnya, lalu memandang Heeon yang sedang menatap jendela luar


"Kau mengkhawatirkan pacarmu??"


"Iya, sambungannya terputus, mungkin ada makhluk kali ya??"


"M-mungkin saja"


Kaino sangat takut dengan namanya makhluk, jadi sekali dengar kata mahluk maka nyalinya ciut


*Kusuka susu susu yang murni....( Bel istirahat)


"Etdah, sekarang belnya ganti jadi bel susu nasional yak??"


Di depan kelas Heeon, sudah ada kelompok Ghost Ball di sana


"Kau sudah menghubungi Kairi??"


Pertanyaan tiba tiba dari Heeon membuat semuanya terkejut


"Belum, pas mau di hubungi gak bisa pake hp, pas pake gelang gak bisa juga"


Renatha agak mengeluh, kemudian Heeon menjelaskan kenapa mereka tidak bisa menghubungi Kairi dengan hpnya


"Ooh karena itu"


"Baiklah, mungkin kl gelang karena ada makhluk"


Mereka berjalan ke kantin bersama untuk mengisi perut dan otak yang sudah kosong


TBC..




Jangan lupa vote ✴️


Comment


Share



Bye bye