You Are Mine!!

You Are Mine!!
YAM 20



Happy reading ❤️❤️


Pagi pagi sekali....


Seorang perempuan bersurai coklat terang berjalan malas ke arah meja makan


"Selamat pagi"sapanya malas


"Hei jalan tegap nanti bongkok"tegas sang ayah tamvan, Kanglim


"Papa aku ingin bertanya"


"Ya nak tanyakan saja"


"Apa rasanya di kendalikan mkhluk asap dan rasanya harus menjauhi Mama?"tanya nya sambil memakan makanannya


Hari dan Kanglim tersentak ia memandang satu sama lain hingga akhirnya keduanya mengangguk


"Sakit, kau harus menjauhi orang yang kau cinta semu menjaganya, namun orang di jauhi juga akan merasa sedih mendalam karena tidak di beri tau kebenaran, ada apa memangnya??"tanya Kanglim sambil mengusap kepala anak gadisnya


"Itu loh Pa, Ma, Kak Heeon ngejauhi Kak Kairi , padahal kan baru 1minggu"terang Hikari blak-blakan


Tangis Kairi pecah mengingat saat saat Heeon menjauhinya


"Mungki...hiks...bila benar seperti itu... hiks apa aku harus menjalani... Hiks.... Alurnya seperti Papa dan Mama dulu??"tanya Kairi sambil mengelap Matanya


"Tidak perlu, kau harus meyakinkan bahwa kalian bisa saling melindungi"ucap Hari sembari memasukkan makannya ke mulutnya sendiri


"Hum... benar!!'timpal Kanglim


"Baiklah kami berangkat dulu y"ucapnya sambil mengambil tas


"Dah"Hikari tetap bersemangat karena ini masalah Kakanya bukan dirinya memang adik laknat


"Kalian sudah datang"Hikari berlari memeluk Heri, Heri hampir saja jatuh karena dorongan cinta-- eh dorongan dari Hikari


"Kalian ini kayak orang pacaran" Hikari segera melepaskan pelukannya


"Eh besok kita mau makan makan loh..."ucap HyuRa senang hingga melompat lompat


"Kenapa mangnya??"tanya Kairi dan Hikari heran


"Nih nih baru jadian, pas banget td di depan kami"ucap Gaian sambil menunjuk kedua sejoli yang sedang bergandengan tangan


"Owh... Yey kita makan makan lagi"jawab Kairi lesu


"Btw mengenai kakak Gue kayaknya benar kata Lo kak Kairi, pas aku perhatiin dia sering ngomong sendiri di kamar"ucap Heri sambil menundukkan kepalanya


"Benarkah??"Kairi mengangkat kepalanya pertanda tertarik dengan info dari Heri


"Dia juga sering kesakitan sampai mengunci diri di kamar, ia juga eum... Menangis terus setiap tidur sambil memanggil namu Lo kak"ucap Heri mendongakkan kepala


Sampai di depan gerbang sekolah terlihat Kai, yang tampaknya sedang menunggu seseorang, kalian pasti bisa tebak kan??


"Owh Hai Kairi"Kai mengikut rombongan Ghost Ball itu


"Hai"sapa Kairi malas


"Mana kak Heeon??"tanya Kau sengaja


"Dia ada tugas jadi duluan"ucap Gaian dingin


"Weh selow donk, saya kan teman kalian"ucap Kai sambil menaruh tangan di depan dada


"Minggir kami mau lewat"tegas Kairi langsung menubruk Kai


"Jan istirahat di taman belakang sekolah"teriak Kai dari jauh


"Huh dia menyebalkan"dengus Kairi


Criiiiiing......(bel masuk )


Mereka memasuki kelas, hari ini jadwal belajar bahasa Inggris, gurunya seorang bule yang fasih Inggris- korea maupun sebaliknya


"Hi everyone"


"Good morning Mrs. Alinda"


"Today we ganna learn about......(penjelasan panjang author malas nulis)"


"Now open your book page 150, do the questions from 1 to 10 ok??" Ujar Mrs.Alinda


"Ok Miss"mereka mengeluarkan buku nya lalu mengerjakan soal, Kairi mengerjakannya dengan hati buruk


"Great Mrs. Choi"


Kairi memandangin keluar jendela, ini adalah hari ke 3 Heeon menjauhi Kairi


Disisi lain...


"Huh apa yang harus aku lakukan, menjauhi Kairi seperti ini membuatku ingin mati"


"Hahahaha maka dekatlah ke dia, pasti dia akan senang hwahahahahaha"


"Akh!!aku lupa kau masih ada di dalam diriku BRENGSEK"Heeon menendang batu di depannya dengan kesal


"Huh aku harus meminta bantua ke ayah mertua --ayah Kanglim"ucap Heeon lalu menghilang


Di kediaman Choi...


Kanglim sedang WFO karena ingin bersama dengan istri tercintahnya


Ting nong...Ting nong...


"Tunggu"Kanglim membuka pintunya ia melihat Heeon yang berdiri di depan pintu


"Heeon?!kau gak sekolah??"tanya Kanglim mempersilahkan Heeon masuk


"Sama guru killer"jawabnya kalian pasti tau kan kl sama guru killer nan baik gimana


"Ooh.... Kenapa tiba tiba??"giliran Hari yang bertanya, Hari duduk di samping istrinya


"Akh.....iya, aku ingin bertanya, apakah Ayah mengendalikan kekuatan makhluk asap??"tanya Heeon agak pelan


"D-dari mana kau tau??"


"Dari adiknya dia"jawab Heeon jujur


"Hoo.. jadi ini yang di maksud Kairi??benar dugaanya donk sampai tadi pagi bertanya ke pada ku"ucap Kanglim sambil memandangi istrinya


"J-j-jadi dia sudah ta--"


"Ya begitu lah"


"Apa rencana dia??"tanya Kanglim


"Mengambil jiwa sebagai ganti kakaknya dan jiwa itu adalah jiwa......


Kairi!"


*Duk


Kanglim menjatuhkan gelas plastiknya, ia menatap Heeon mencari kebohongan di lelaki itu namun nihil


Hari menutup mulutnya tidak percaya, kenapa harus anaknya??


"Hahahaha rupanya gadis itu sudah tau, maka akan lebih mudah sekarang"


"Diam kau!!"bisik Heeon yang dapat di dengar Kanglim dan Hari


"Dia ingin... Huf... Dia ingin balas dendam kepada keluarga kalian, sia ingin menggunakan tubuh istimewa Kairi untuk menghancurkan keluarga ini"Heeon menutup mukanya denga telapak tangan, Kanglim mengusap wajahnya kasar dan Hari menahan tangisannya


"Aku bingung harus memberi tahu yang lain atau tida--"


"Beri tau semua anggota Ghost Ball termasuk Kairi, ibu ayah mu juga harus semua anggota harus tau karena itu satu satunya cara tuk mengalahkan dia"


Heeon terperanjat mendengar kata kata yakin dari Kanglim sendiri


"Tp-tp bagaimana kala--"


"Percayalah Ibu dan ayah pernah melakukannya dan itu berhasil"


"B-baiklah, aku ijin balik ke sekolah dulu ya.."


'apakah harus aku melakukan itu??apa dampaknya bagi Kairi??aku tunda saja hingga waktunya tepat'batin Heeon


...______________________________________...


...Jangan lupa pencet ✴️...


...Comment...


...Dan follow akun author ya...


...TBC.......