You Are Mine!!

You Are Mine!!
YAM 8



Happy reading ❤️❤️


"Angkat, angkat, angkat, angkat..."


Porsha terus menerus bergumam sepanjang pelajaran, ia merasa ada hal buruk yang menimpa temannya


Tentu saja Kairi, bukan Ash atau yang lainnya


Bel istirahat kedua telah berbunyi, ia segera mencari kontak Kairi dan menelponnya


"Kairi... Jawablah"


Keringat bercucuran dari pelipis perempuan cantik itu, ia berjalan hingga tak sengaja menabrak seseorang


"Maaf maaf, aku tak sengaja"


"Iya tidak apa apa, namun kenapa kau melamun??"


"Temanku hilang.."


Seorang lelaki tampan dengan rambut biru tua dan mata Aquamarine nya menatap Porsha kasian


"Aku akan membantu mencarinya"


"Sungguh??"


Porsha akhirnya menengadahkan kepalanya ke atas,


pemandangan yang pertama kali ia lihat adalah seorang lelaki yang notabe nya kakak tingkatnya


"Nama ku Fu Jing-shi, panggil kak Jingsi juga boleh"


Senyum manis membuat beban pikirannya memudar kecuali masalah temannya itu


"Aida Porsha"


Wajah Porsha bersemu, hingga Indra mendengarkannya menangkap suara dari orang yang ia cari


"Halo Kairi??"


"Porsha, kau tidak apa-apa kan??"


"Baka! Harusnya aku yang menanyakan itu ke padamu!!"


"Itu teman mu??"


Porsha mengangguk dan kembali berbicara dengan Kairi


"Kau dimanam?"


"Aku-- aku tidak tau, seperti gedung tua"


"Aku akan kesan--"


"Jangan!! Ash orang jahat!! Jangan kesini atau kau celaka, laki laki yang di belakangmu adalah Jingsi kakak tingkat kan??"


Hei bagaimana Kairi tau??


"Bagaimana kau tau??"


"Jingsi oni-chan, kau kenal Kairi??"


Jingsi mengangguk lalu menjelaskan perkara Kairi menyelamatkanya


"Baiklah"


"Suruh ia menjagamu sebagai balas Budi dirinya pada ku"


Tentu saja itu di dengar oleh Jingsi dan ia mengangguk sambil tersenyum manis


Deg..deg..deg..deg..


"Ya Tuhan... Temanku hilang nih jantung malah gak beres😣"


Pipi Porsha bersemu merah, ia memalingkan wajahnya ke arah jendela sekolah dan melihat seseorang berlari ke dalam sekolah tersebut


Itu adalah Sahabat dari temannya, dan juga 3 orang lainnya yang tidak ia ketahui


"Hosh hosh Porsha dimana Kairi?!"


Renatha sering bertemu dengan Porsha hingga akhirnya ia akrab dengan teman sahabat nya ini


"Siapa dia??"


Renatha menjelaskan bahwa Porsha adalah teman Kairi di sekolah ini, dan ia juga memberikan kode bahwa Porsha tidak tau bahwa mereka adalah itu


"Eh Heeon??"


Jingsi menunjuk wajah Heeon, rupanya mereka saling kenal, atau lebih tepatnya Heeon teman sekelas dirinya dulu saat SMA


"Loh Jingsi?? Kamu sekolah disini??"


Ok pembicaraan ini mulai ngelatur dari masalah Kairi di culik,


Gaian akhirnya membuat pertanyaan tak penting itu berakhir


"Hei kau, kau tau dimana Kairi?? Atau jalan ****?!"


Porsha dan Jingsi mengangguk, Gaian menghela nafas lega sedangkan HyuRa masih menangis sedari td


"Hei sudahlah, kita sudah disini kau tidak perlu takut, kita pasti menyelamatkan Kairi"


"Aku takut, hiks...hiks..hiks"


Mereka meminta ijin ke guru untuk pulang lebih awal dan pergi ketempat yang di maksud Ash


"Katanya di jalan ini, ini gedungnya tp sangat horor"


Banyak makhluk/setan yang mengelilingi tempat itu, membuat semua kekuatan tersegel di dalamnya


Tak lama setelah itu, disebelah mereka muncul hantu perempua yang kita ketahui adalah Cici


"Ukh, seram sekali, apa benar Kairi disini??"


Mereka menoleh ke sumber suara itu dan terkejut


Porsha sembunyi di balik tubuh kakak tingkatnya ketakutan, sedangkan Jingsi menjaga Porsha seperti yang di amanahkan


"K-kau siapa??"


HyuRa yang awalnya sesenggukan makin nangis melihat hantu di sebelahnya


"Aku temennnya Kairi-Chan, kalian sahabat nya ya??"


Mereka terkejut namun tidak mengendorkan ancang ancang ya


"Tunjukkan kalau kau benar benar teman Kairi!!"


Tak menunggu lama, Cici mengusir hantu hantu yang berada di situ, mereka kagum namun tetap curiga, sedangkan Porsha dan Jingsi tidak melihat Cici


Hanya mendengar suaranya


"Sudahkan?? Ini jurus Kairi bukan??"


Ya, Kairi mengajarkan jurus tuk mengusir makhluknya kepada Cici si Setan loli


Mereka kemudian mempercayai Cici dan masuk ke gedung itu


Mereka mencari ke segala penjuru gedung, mulai lantai 1 sampai 25, Cici juga tidak dapat merasakan keberadaan Kairi


"Dimana dia?? hari sudah malam, apa sebaiknya kita pulang saja??"


Heeon menatap tajam ke segala tempat hingga ia melihat tempat yang belum mereka jelajahi


Yaitu, Basement atau tempat parkir mobil


Suasana gelap menambah keseraman gedung tersebut, mereka menyalakan senter hp untuk menerangi jalan


"Kita sudah mencari seharian, dimana dia??"


HyuRa semakin khawatir bahkan tubuhnya bergetar, jika saja Gaian tidak memeluknya erat


"Kita pulang saja dulu-"


"TIDAK!! AKU TIDAK AKAN PULANG TAMPANYA!!"


Heeon berlari kesebuah pintu, firasatnya mengatakan bahwa Kairi disana


"Hei Heeon!! Jangan gegabah!!"


"Biarkan saja, kalau kita hentikan yang ada dia semakin jadi, lebih baik kita ikuti"


Mereka mengikuti usulan Cici


Jika kalian bertanya dimana Jingsi dan Porsha, jawabnya mereka pulang lebih dahulu karena Porsha pingsan akibat khawatir berlebih


"Baunya!! Ini bau darah!!"


Mereka terkejut bukan main, mereka mengejar Heeon hendak menghentikannya


"Heeon berhenti!! Ada jebakan!!"


Teriakan dari belakang membuat Heeon menghentikan langkahnya tepat sebelum menginjak jebakan pisau tersebut


Pisau itu berasal dari atas kepala, kalau terkena, bisa mati di tempat


Heeon mundur 2 langkah hingga sama dengan temannya yang lain


"Lalu bagaiman?? Kalau ada jebakan pastinya Kairi di dalam"


"Akh!! Sakit!!"


Terdengar jeritan seorang perempuan, yang tentu mereka kenali adalah Kairi


"Kairi!!"


Heeon kemudian memotong tali itu dengan kekuatannya, setelah jebakan itu hancur Ia berlari di ikuti temannya


...TBC.....


...~...


...Jangan lupa vote ✴️...


...Comment...


...Share ...


...Bye bye...