
Happy reading ❤️❤️
Hari ini adalah hari Sabtu tanggal 14 Juli, tepat sehari sebelum ulang tahun Kairi
"Kairi... Kau sedang apa??"
"Tidak hanya melihat kalender, oh ya Mama ingat besok hari apa??✨"jawab Kairi sembari menatap Kalender
Hari dan Kanglim sudah di beri tau rencana ini
"Em Hari Minggu?? Oh ya besok Mama dan Papa mau pergi ya, kamu jaga rumah"
Kairi tersenyum, namun senyuman paksa, apakah orang tuanya lupa dengan hari esok adalah hari apa?? Pikirnya
"Oh ok.."
Kairi keluar dari rumah untuk meredakan rasa sedihnya, ia niat bertanya pada teman temannya
"Kairi, maaf ya besok aku gak main soalnya mau pergi ke luar kota"
Alasan dari Renatha, dan juga HyuRa sama, Kairi hanya tersenyum paksa saat tau semua orang melupakan hari ulang tahunnya
Ia beranjak ke Heeon, dia yakin pasti pacarnya ini ingat, dia melihat Heeon sedang bermain di taman dekat apartemen lalu menghampirinya
"Sunshine!!"
Heeon terlonjak dan langsung menaruh ponselnya di kantong celananya
"Kenapa hm...??"
"Besok hari apa kamu inget??"
"Hari......"
Heeon sengaja menggantungkan kata-katanya, Kairi menunggu kelanjutan kata Heeon dengan mata berbinar
"Sabtu tanggal 15 Juli??!"
Pupus sudah, keluarga beserta teman-temannya lupa hari ulang tahunnya
"Iya benar"
Kairi menutupi sedihnya menggunakan senyuman
Ia tetap bermain bersama Heeon sementara di suatu tempat....
"Hei pelan pelan masukinnya... Uh~"
"Sebentar ya... Aku mau masukin ini dulu..."
"Eh hati hati itu..."
"Aish~ sakit.."
"Sebentar... Nanti gak sakit lagi"
"Woi woi kata katanya jangan ambigu Napa?! Ini lagi nata ruangan pesta bukan lagi *** ***!!!"
Hayolo yang otaknya dah traveling ke sana sini, tenang di book tentang Shinbi house yang ini author gak macem macem, tp mungkin di book lainnya
"Mangap mangap, tp emang sakit banget nih tangan ke pukul, udah masukin kadonya si Heri bar bar banget lagi!!"
Yang tadi agak ambigu itu adalah Hikari dan Heri yang masukinnya bar bar
"Hadeuh... Anak jaman sekarang ya, kata katanya mulai ambigu!"
Hari dan Kanglim sampai menepuk jidat mereka, kenapa ponakan ponaknnya pada ambigu semua kata katanya
"Sabar lah, Lim. Entah mereka dari mana dapet tuh kata kata"
Rion menggeleng kan kepala sembari memasang hiasan di dinding
"Jangan salahin kita lah!! Salahin tuh author laknat yang nyuruh di naskah begitu, kita kan hanya mengikuti naskah!!"
"Hachu!! Koq kayak ada yang ngomongin gue yak??"- Author
"Heeon... Kamu bener bener lupa besok hari apa??"
"Apa mangnya??"
Heeon mulai tak tega melihat wajah Kairi yang tak bersemangat itu, pengen rasanya makan Kairi Sakin imutnya saat merajuk
"Hei hei jangan sedih donk... Iya iya aku inget... Ish.. di ajak bercanda gak bisa"
Heeon sudah tak tega melihat wajah Kairi yang sedih
"Bikin wajah gitu lagi, aku makan kamu.."
Heeon mengajak Kairi ke taman hiburan, disana wajah Kairi sangat senang, setidaknya ada 1 orang yang inget hari ulang tahunnya
...Keesokan harinya......
"Ugh... Mama dan Papa pergi, Renatha perjalan bisnis, dan HyuRa katanya mau ngunjungin sepupu nya eh? Kan Om Hyoonwo dan Tante sara gak punya sodara!!ish gak beres nih"
"Btw kenapa Hikari gak pulang pulang ya sehabis ke taman? Apa main dulu? Ah samperin aja deh"
Kairi berjalan ke taman dekat rumah mereka, karena Hikari ijin untuk kesan, namun ia tidak menemukan apapun, hanya Ghost Ball milik adiknya itu
"Hikari! Kau dimana?!"
"Hei Kairi ada apa??"
Heeon tiba tiba saja datang, tp memang di setiap pagi selalu ke sana
"Kau lihat Hikari gak??"
"Enggak tuh, emang keNapa??"
Kairi semakin gusar, hingga akhirnya ia teringat, ia pernah membuat gelang penghubung antara dirinya dan teman temannya termasuk adiknya
Ia memencet tombol dengan nama sang adik, hingga keluarlah lokasi Hikari berada, yaitu di.... Apartemen Shinbi??!
"Hikari mampir ke rumahmu??"
"Tidak"
Kairi segera berlari ke apartemen Shinbi, diikuti dengan Heeon di belakangnya
"Hei ada apa??"
"Hikari ada di apartemen Shinbi!!"
Sesampainya di apartemen Shinbi, ia tidak menemukan Heri maupun dua Goblin itu
"Sebenarnya di mana mereka??!"
Kairi semakin risau, namun Heeon berusaha menenangkan pacarnya, padahal dalam hati ia ingin tertawa
Mereka mencari keseluruh penjuru apartemen, hingga akhirnya menemukan sebuah rumah di belakang apartemen itu
Padahal seingatnya tidak ada rumah di situ, mereka masuk ke dalam rumah yang gelap, lebih seperti gudang sih sebenarnya
Disana gelap, tiba tiba Heeon menghilang, dan tiba tiba juga ada yang menutup matanya
"Surprise!!"
Lampu seketika menyala, menampakkan orang orang yang bersembunyi di dalam kegelapan
"Selamat ulang tahun, Teddy bear!!"
"Apa....?"
Dia pikir mereka lupa, ternyata malah membuat kejutan tuk dirinya
"Hayolo yang kemaren mau nangis.."
Renatha mendekati Kairi lalu memeluknya, dan memberikannya hadiah
"Mana mungkin kita lupa sama ulang tahun kamu"
HyuRa memakai topi ulang tahun dengan peluit ulang tahun di mulutnya
"Hiks... Terimakasih.."
"Ululu Kak Kairi terhura nih.."
Mereka yang berada disana tertawa, Kairi menangis bahagia, ternyata mereka tidak lupa
"Terimakasih kasih, semuanya"
...~...
...Jangan lupakan vote ✴️...
...Comment...
...Share ...
...Bye bye...