
Happy reading ❤️❤️
??? POV
Hai, namaku Kairi Choi, kalian bisa memanggilku Kairi
Aku berasal dari Korea Utara, aku punya pacar bernama Heeon Raymond
Ia tampan, baik, hangat, dan pinter, anggota Ghost Ball seperti aku
Namun kini kita berpisah, karena aku harus melanjutkan studi beasiswa full di Jepang, negeri pohon sakura impian ku
Aku telah setahun tidak melihat dirinya dan juga teman teman ku yang lain, tentu saja kecuali Renatha, si miliarder muda temanku itu
Dia sering gak masuk kuliah karena ingin mengunjungi ku, dengan alasan perusahaan di Jepang nya ini
Entah kenapa yang lain tidak mendatangi ku, mungkin sibuk kali ya??
Hari ini adalah hari Senin, aku harus berangkat kuliah sekarang ini, karena di Jepang tepat waktu itu wajib,pake banget loh...
Tap..tap..tap...
Aku menaiki motor berwarna hitam dan biru ku, lalu mengendarainya dengan kecepatan normal
Masih 50 menit sebelum masuk, jadi aku masih sempat ke kantin untuk membeli sesuatu
"Huh akhirnya sampai juga.."
"Kairi-Chan!!"
Ini dia, dia adalah Porsha, dia itu kelakuannya mirip sama HyuRa, tp rambutnya berwarna biru, mirip orang orang yang cosplay gituloj
Tp sebenarnya nggak
"Tumben kamu udah Dateng, Sha?"
"Oh gak boleh?? Yaudah besok aku dateng nya 1 jam setelah di mulai, wleek"
Satu lagi sifatnya yang bikin aku gemes, yaitu sifatnya baperan
"Nanti malam ada festival kembang api, ke sana yuk??"
"Boleh"
Mungkin dengan ini aku bisa mengulang masa masa bersama Heeon dulu
"Ayok kita ke kantin..."
Aku menarik Porsha ke arah Kantin walau sepanjang jalan ia ngomel ngomel gegara aku narik kekencengan
Selama 1 tahun ini, blom ada yang tau kl aku bisa mengendalikan makhluk, termasuk Porsha
"Nii-san, aku pesan cheese cake 1 dan fanta float nya 1 ya"
"Apa lagi dek??"
"Kamu mau apa,Sha??"
Porsha masih menatap menu menunya dengan wajah yang, em... Khawatir
"Aku pesen..... Jus strawberry aja, RI, hehehehe"
"Tambah Cheese cake nya 1 dan jus strawberry nya 1 ya, Nii-san"
Bisa di bilang, Porsha bukan anak orang yang kaya banget kayak diriku, makanya aku selalu mentraktir dia
Walaupun ia gak tau
Nggak nunggu lama, pelayan itu sudah membawakan pesanan kita, dan lagi lagi Porsha aku bohongi
"Loh koq dapet cheese cake terus?? Padahal aku cuma pesen jus strawberry paling murah pula"
"Ya gini dek, di sini, khusus buat kalian berdua, setiap beli jus strawberry dapet gratisan"
Ya, itulah kebaikan ku di sini, berbohong agar Porsha senang
Dia sama seperti ku, sama sama beasiswa full di sekolah ini
Terlihat Porsha sangat menyukainya, ia memakan cheese cake di depannya dengan lahap
"Pagi anak anak"
Hari ini pelajaran kesukaan ku, yaitu olahraga, aku selalu dapet nilai tinggi di pelajaran olah raga dan yang paling sempurna
"Kita akan bermain basket, masih ingat caranya seperti Minggu lalu??"
Yes... Basket, aku memandang Porsha dengan wajah sama sama gembira
"Masih pak!!"
"Bagus lah, tim akan di bagi 4, masing masing 12 orang ya, tim boleh di campur"
Kami segera berlari lari membentuk tim
Di timku baru berisi sebelas orang, dan tim lain sudah lengkap
Tinggal 1 orang yang belum mendapat tim, itu Ash, laki laki tampan yang di jauhi oleh orang orang karena di rumorkan akan membawa nasib buruk
Ia duduk di kursi yang telah di sediakan sambil memantul mantulkan bola basket ke tanah
"Apakah kita harus mengajak Ash??"
Tanya salah satu orang dalam tim ku, aku menjawab dengan anggukan bersamaan dengan Porsha
"Ash!! Bergabunglah!"
Aku menarik lengannya untuk masuk ke tim, orang orang menatapku sembari berdoa dalam hati mereka
Ini memang biasa terjadi bagi orang yang menyentuh Ash
"Lepaskan aku!!"
Ini dia sikapnya
"Tidak!! Kamu harus masuk dalam tim ku, nanti kl gak gak bisa main!"
Akhirnya terjadi perdebatan antar aku dan Ash, yang di saksikan benyak orang dengan tatapan ngeri
"Aku bilang jauhi aku!! Kau tidak dengar yang di rumor kan orang hah?! Aku pembawa si-"
"Diam!!"
Ash akhirnya diam, ia menatapku setajam elang dengan ya..... Seakan menyuruhku menjauhinya
"Rumor hanya rumor, siapa tau itu kebetulan saja, lagi pula kau akan main dengan siapa coba??"
Semuanya terdiam, memang benar itu rumor, tp sudah terjadi 3 kali
"Baiklah, cerewet!"
Sabar, Kairi sabar, orang sabar di sayang Heeon
Kairi POV End
"Baik anak anak, kl sudah beri nama tim kalian, bila timnya menang, akan dapat 15 poin tambahan masing masing orang"
"Kami tim Elang!!"
"Kami tim Star!"
"Kamu tim Leader!!"
"Kamu tim menang"
Kairi menamai timnya menang, karena ia yakin bahwa dirinya akan menang
"Cih sombong sekali namanya"
"Ia kira bisa mengalahkan kita"
"Padahal dia bersama si laki laki pembawa sial"
Riuh pelan suara orang orang yang mengejek tim Milik Kairi
"Tidak usah dengar kata mereka, kalau kita yakin pasti menang"
"Baiklah anak anak, untuk pertama tim Elang dan Leader ya, selanjutnya baru tim Star dan tim menang!"
Mereka memulai permainan, banyak anak yang menggerutu karena harus melawan tim menang
Tp Kairi dan kawan kawannya yakin bahwa mereka akan menang sesuai dengan nama tim mereka
Jangan lupakan vote ✴️
Comment
Share
Bye bye