
Happy reading ❤️❤️
Kondisi Kairi dan Hikari sudah membaik, mereka sudah sadar bahkan sekarang sedang latihan dengan teman temannya
Cring...
Tang....
Bunyi pedang saling beradu, Heeon melawan Kairi, walau terpaut umur yang beda 2 tahun, tp Heeon dan Kairi kekuatannya setara namun kelincahannya pasti lebih lincah Kairi
Yang lain hanya memperhatikan mereka, belum ada yang kalah jadi tidak bisa gantian
"Huh... Hah... Berhenti menghindar Kairi"
Kairi melesat kebelakang Heeon, ia menodongkan Pedangnya ke arah belakang Heeon namun Heeon peka, dengan mata setajam elangnya ia menghindar dari serangan Kairi
"Kalian terlalu lama!! Kami juga mau"rengek HyuRa
Gaian yang sedari td memperhatikan Hyura terkekeh geli dengan tingkah HyuRa yang kekanak Kanakan
Akhirnya yang kalah adalah Kairi, Kairi walau lincah dia kurang peka kl di serang dari samping kiri
"Kak Heeon curang, nyerang dari kiri"Kairi menghentakkan kakinya setelah lepas dari kekangan tangan Heeon
"Nah kan dah kalah, sini giliran gue ma Kari ayam ini"Heri menarik Hikari ke arah arena latihan
Heri memberikan ancang ancang, dengan yoyo ditangannya, ia menyerang Hikari, dengan ayunan yoyo yang terus menabrak tanah
Hikari sendiri melompat lompat, wajahnya tenang sekali, menghindar dengan tenang dan elegan
Saat melihat celah Heri, Hikari melompat memutar ke arah nya lalu menodongkan pedang tepat di depan Heri, sedikit bergerak maka tamat lah riwayat Heri yang tamvan
"Weh curang lu!"Heri tak menerima kekalahannya yang begitu cepat oleh yang ia sebut Kari Ayam
"Km aja yang lamban dan banyak celah"ledek Hikari sambil menyilang kan tangan di depan dadanya
Renatha dan Yuta datang dengan wajah senang, sebenarnya yang wajah senang hanya Renatha Yuta hanya berwajah biasa saja sambil mengikuti Renatha
"Teman teman nanti malam ada festival kembang api!!"
Saking semangatnya Renatha berteriak yang membuat semuanya menutup telinga
"Aduh...kuping gue"ringis Heri
"Aduh.. Dimana Rena??"tanya HyuRa sambil mengusap kupingnya
"Di taman kota, kalian mau ikut gak"
"Mau lah"allkecHeeondanKairi
"Kami gak dulu ya, ada urusan"ucap Kairi sambil tersenyum
Semuanya kecewa, sang Peri tidak mau ikut ke festival bercahaya itu dengan mereka
"Tp Kami tuh siapa??"Yuta sekarang yang bertanya
"Eum...anu itu--"
"Pasti Heeon??"tebak Gaian
Muka Kairi memerah, ia sudah lebih dulu di ajak oleh Heeon pergi ke Festival bercahaya itu,
"Yaudah latihannya udah dulu, nanti malam kita ketemuan di rumah Shinbi"
Mereka langsung membereskan barang barang yang mereka pakai untuk latihan, kecuali Yuta san Renatha, karena mereka baru saja datang dan langsung pulang lagi
"Dah, sampai ketemu nanti malam"
"Ma Pa, Kairi pergi dulu"
"Koq gak sama Hikari??bukannya mau ke festival kembang api??"ucap Hari sambil menaikkan sebelah alisnya
"Eum... Aku ada janji sama kak Heeon bye"
Kairi langsung melesat meninggalkan rumah itu dengan wajah memerah
"Kanglim, lihat tuh anaknya mu dah besar, kencan lagi sama Anak sahabat kita"
Hari tersenyum jahil, Kanglim hanya terkekeh, cepat sekali anaknya besar, perasan baru kemarin rasanya anak itu ia gendong
"Ia cepat sekali"
"Malam ma Pa Hikari pergi dulu ya sama teman teman"
Baru saja keluar ia langsung balik lagi,"Ma, Kakak kemana??"
Hikari baru sadar kl Kakanya tidak ada
"Lagi kencan Ama Kak Heeon nya"jahil Hari dan Kanglim bersamaan lalu ketiga makhluk hidup itu tertawa lepas
"Hei mana Kairi dan-- oh mereka kencan"
HyuRa mengangguk paham, Sahabatnya itu kencan, mungkin sebentar lagi akan ada kabar bahwa mereka jadian dan bisa makan besar mereka semua
Mereka berjalan menghampiri pedagang pedagang yang ada di sekitar sana
Keenam orang itu berjalan dengan senang menunggu puncak dari malam itu
Di suatu tempat
Seorang perempuan sedang menunggu seseorang
"Eum Kairi maaf lama td pas lagi beli di dempet ma banya orang"
laki laki itu menghampiri perempuan yang bernama Kairi, ia memberikan gula kapas ke arah Kairi
Matanya langsung berbinar, melihat makanan kesukaan nya ada di depan mata
"Makwaci Kwak Heeon"
Dengan mulut penuh ia berterima kasih kepada sang kekasih---ralat calon kekasihnya
"Habisin dulu baru ngomong"
Heeon mencubit pipi Kairi yang Penuh dengan gula kapas, ia gemas dengan tingkah laku Kairi
Suara bising yang membuat langit bercahaya akhirnya muncul manambah keromantisan pasangan itu
...
...
"Indah sekali"
"Iya, tp gak lebih indah dari yang di samping ku"gumam Heeon yang bisa di dengar oleh Kairi
" kamu tau gak ada yang udah ngambil hati aku"
"Udah ngambil hati aku sehingga aku tidak bisa menariknya kembali"
"Perempuan paling berani yang bisa merebut hati dari ku"
"Yang lincah dan mempunyai keistimewaan"
"Namanya sangat cantik, secantik wajah dan hatinya"
Hati Kairi memanas, Heeon black blakan mengungkapkan hatinya, rasanya seperti sedang di sayat oleh ribuan pisau yang tajam
"Namanya terdiri dari 5 huruf"
"Kau mau tau namanya??atau harus di tunjukkan itu siapa??"
Sungguh Kairi ingin menangis, namun ia menahannya
Tangan Heeon menggenggam tangannya lalu menariknya ke dalam dekapannya
"Itu kau, kau yang telah mangambil hatiku, perempuan paling berani yang pernah aku temui, yang namanya istimewa seperti hati dan wajahnya, yang selalu aku mimpikan dalam tidur"
Wajah Heeon semakin mendekat, jarak demi jarak terkikis, hembusan nafas terasa oleh Kairi dan Heeon
"Aku mencintaimu K-A-I-R-I"
Bibir mereka bersatu, Kairi awalnya terkejut
Lama kelamaan mereka larut dalam ciuman itu
Mereka melepaskan tautan, menciptakan benang Saliva
"You are mine now, Kairi"ucap Heeon sambil mengusap pipi Kairi
"I Love You, Heeon"
"Love you too"
Malam itu adalah malam yang bahagia, jadian di bawah gemerlapnya sinar petasan/kembang api
Sungguh momen yang di idamkan oleh semua orang termasuk Author
"Baa...."
Seorang gadis SMA mengangetkan kedua sahabatnya yang baru saja resmi jadian sebut saja namanya HyuRa
"Hayolo ketawan baru jadian"
Laki laki berambut silver yang dari td merangkul HyuRa ikut menggoda mereka berdua
"Kakak udah pacaran??"
Adik dari 2 orang itu bertanya secara bersamaan dengan tatapan menyelidik
"Eum... Iy"
"Jangan lupa PJ nya"
Perempuan berambut merah Candy datang dengan temannya di belakangnya, Renatha dan Yuta
"Kalian koq gak ke sana??oh iya baru jadian jadi mau berduaan dulu yakan??"
Yuta ikut ikutan menggoda temannya, mereka tak peduli melihat wajah Kairi yang sudah memerah seperti kepiting rebus
"Hihihi iya kita baru jadian, PJnya besok jam 10 ya, ketemuan di rumah Shinbi, yang telat gak diajak"
"Udah Sono hush hush"
Heeon mengusir mereka, "Udah punya pacar adek/sahabat di lupain"allkeckairidanheeon
Mereka melanjutkan malam itu, seperti bermain biang Lala, memancing ikan ikanan, beli beberapa baju yang cantik untuk Kairi kekasih baru Heeon
"Td kamu udah mau nangis ya pas aku bilang begitu??"selidik Heeon yang masih memilih baju untunya sendiri
"N-n-nggak!"tegas Kairi, walaupun yang di katakan Heeon benar
"Kl iya, kenapa pas aku deketin matanya berkaca kaca"Heeon mensejajarkan tingginya dengan Kairi
"Eum...iya iya, soalnya kamu gak langsung kasih tau, di kira orang lain"ucap Kairi sembari melihat ke arah lain
"Lucu banyet cih, my Teddy bear"
Heeon mencubit gemas pipi pacarnya itu hingga membuat Kairi kesal
"Lepwasin dwonk...cakwit"ucap Kairi yang pipinya masih di cubit olah Heeon
"Mau makan gak?"dibalas dengan anggukan dari Kairi
Mereka datang ke warung dekat sana, walaupun mereka dari keluarga kaya tp mereka juga merakyat loh
"Km gak papa makan di sini, Teddy??"begitulah panggil Heeon ke pada Kairi sekarang
"Gak papa lagian aku juga lebih suka disini, gak ada musik yang bikin Telinga bengkak"ucap nya sembari memilih makanan
Heeon kagum dengan pacarnya yang sangat merakyat, ini pertama kalinya ia makan di tempat seperti itu
Setelah mereka memilih makanan, beberapa menit kemudian makanan mereka sudah ada di depan mata mereka
"Enak banget"puji Heeon
"Iya lwah"
Kairi belum menelan makanan yang di mulutnya, hingga membuat ngomongnya jadi tidak jelas
"Di bilang abisin dulu baru ngomong"
"Hehehehe"
Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam, Heeon mengantar Kairi pulang dengan mobil, mereka pulang lebih lama dari pada yang lain
"Aduh aduh, ada yang baru jadian nich"
Hari menggoda anaknya yang baru saja pulang itu
"Gimana--"
"Aku kasih tau, hehehehe soalnya mama juga nanyain"Belum selesai Kairi ngomong Hikari lebih dulu memotongnya
Keesokan Harinya
Jam 10.00
"Koq kalian dateng duluan sih"kesal Kairi
Dia berharap ada yang tidak Dateng agar dompetnya dan kekasihnya aman
"Iya donk masa mau makan makan ketinggalan"ejek Yuta yang berada di samping Renatha
Perasaan Selalu di samping Renatha Mulu dah-Readers
Lah mana gua tau, kan author yang ngasih posisi-Yuta
Tehee~~~-author
Mereka menaiki mobil milik Heeon, mereka menuju ke resto yang sebelumnya sudah di booking oleh Heeon dan Kairi
Skip time...
"Wah enak banget disini"
Mata Heri berbinar binar, begitu juga dengan Hikari
"Makanannya juga enak banget"ucap HyuRa menimpali Hikari dan Heri
Mereka pulang setelah kenyang di traktir makan oleh kekasih baru itu
______________________________________
...Jangan lupa pencet ✴️...
...Comment...
...Dan follow akun author ya...
...TBC.......