
Happy reading ❤️❤️
"Akhirnya waktu istirahat"
"Hoi pengantin baru, pajak jadiannya belom nih..."
Ingatkan saat chapter sebelumnya??mereka sudah memberi taunya ke teman teman mereka
Kalian pasti tau siapa yang mengatakan percakapan pertama kan?? Yap dia adalah kucing Garong bersurai merah Candy yang kini menjabat menjadi istri-- eh pacar dari Yuta
"Hei kau ini ya... Kalo orang jadian selalu pertama minta pajak"
Rena mentoyor dahi gadis loli dengan rambut merah cabe di sebelahnya
"Ya iyalah, masih jomblo enak gak usah PJ, mintanya ke yang baru jadian, ya gak Gaian??"tanya HyuRa sambil menyenggol lengan Gaian
Gaian hanya tersenyum simpul
"Hahahaha ngomong aja HyuRa, taruhan ya, kl dalam 1 bulan kamu gak jadian ma Gaian, aku kasih kamu cincin yang kamu suka dari kecil itu"
Ucapan Kairi seakan mengejek HyuRa bahwa cepat atau lambat dua sejoli ini akan jadian
"Oke, liat aja deh, tp aku gak yakin Gaian kl nembak aku ,bakalan aku tolak"tentu saja ucapan terakhirnya hanya ia ucapkan dalam hati
"Beneran nie...."
"Yaudah nih PJ nya, pilih masing masing 1 eskrim"ucap Renatha sembari menunjuk ke arah box biru yang ia bawa entah dari mana dan sejak kapan
"Wiih... Magic nih, aku mau ini aja"HyuRa mengambil 1 eskrim rasa Vanila dengan Oreo
Mereka memakan eskrim tersebut dengan lahap sebelum bel istirahat berbunyi
Heri dan Hikari yang baru datang ikut memilih eskrim, rejeki gak boleh di tolak sahut mereka bersamaan
Selesai memakan Es krim, Renatha memilih untuk pergi ke Rooftop
"Aku ke rooftop dulu ya"ucap Renatha
"Iya tp jangan bunuh diri"
Hikari langsung mendapat toyoran kasih sayang dari Heri
"Sembarangan bat lu kl ngomong, tuh mulut kagak punya sensor atau saringan apa??"
"Kagak, hahahahhaha"
"Hikari lu........ BOCAH PRIK!!"
Renatha terkekeh kecil melihat tingkah laku adik dari sahabat nya ini yang ganteng dan cantik
Renatha berjalan keluar dari kantin, Yuta pun mengikuti nya
pengantin baru mah selalu bersama, nanti kl dah nikah bilangnya, ' entar dulu' atau 'aku gak ikut' gitu dah
"Rena, kamu kenapa??"tanya Yuta yang sudah mensejajarkan posisi nya dengan Renatha
"Aku--- entar aja ya di Rooftop"-----
Di Rooftop.......
"Bisa cerita kah apa yang mengganggu kamu, Kitty??"tanya Yuta sembari menatap Reantah
"Aku cuma ngerasa---- gak ada sih, hehehehe"Yuta tentu tau kl Renatha menyembunyikan sesuatu darinya
"Jwb yang bener!"
"Aku ngerasa gundah, resah, aku gak tau kayak aku tuh ngerasa takut...hiks.... Takut kejadian 4 tahun yang lalu terjadi.....hiks....saat mereka meninggal....hiks...aku gak mau itu terjadi lagi, huaaaa"
Renatha menangi di dalam dekapan sang kekasih, Yuta berusaha menyambung kata kata yang di katakan Reantah hingga akhirnya ia mengerti
"Shuuut tenang, kl dia kembali kita hadapin bersama, kau takut kehilangan aku kan?? Aku bakal jaga kamu dan diri sendiri koq, tenang aja cup cup cup KittyCandy ku lagi takut ya, hemmm??"
Yuta adalah pendengar dan pengamat yang baik, dia jago ngegombal dan meberi nasihat, juga menenangkan seseorang
"Kak Heeon kan kekuatan menguat karena waktu itu, jadi bisa lebih gampang ngelahin dia kl kembali kan??"
Pemuda beriris gold itu menatap gadisnya tenang, mata mereka saling bartemu
"Snif... Makasih, Goldy"ucap Reantah sembari memeluk pemuda yang ia sebut Goldy itu
"Goldy?? Ada ada saja kamu ini tapi lucu juga sih"ucap Yuta sambil mengacak rambut kekasihnya itu
"Dari pada kamu, manggilnya Kitty candy, lebih Aneh bin panjang tauk, hum"
"Ululu pengen cium ya??"
Kita alihkan posisi dulu ya, kita ke tempat yang lebih mencengkam dari pada yang romantis terus, baper author nya
"Kak, kau merasakan energi asing dan aneh gak sih??"tanya Heri agak berbisik agar tidak terdengar seluruh kantin
"Kamu ngerasa juga Heri??aku rasa juga ada seperti itu"Hikari menimpali perkataan teman sekelas nya itu
"Hum hum"mereka serempak mengangguk
"Aku beli minum dulu y, kalian mau apa??"tanya HyuRa dengan niatan lain
"Gak usah"
"2in"
"3"
"4"
"5"
"Loh koq pada ngitung, em yaudah ikutan aja 7"
Yang lain bersweat drop melihat kelakuan Hikari
"Apa jangan jangan BlackBat??"tanya Heeon yang membuat semuanya menatap penuh tanya
"Berdasarkan informasi kelompok Aegis, BlackBat ini adalah pemimpin makhluk sejenis kelelawar yang sering muncul di malam maupun siang hari, tp tida dengan BlackBatnya sendiri dia hanya keluar jikalau malam hari dan ia menyerap energi lawanya, mereka bukan pemburu tp makhluk jahat yang berusia jutaan tahun, black bat awalnya terkurung di Gua makhluk tp aura ini.... Kemnungkinan besar milik nya"terang Heeon panjang kali lebar
Di suasana mencengkram ini, ada seseorang yang mengendap endap mendekati orang orang yang sedang serius itu
"Dor!"
"Huaaaaaa"
Mereka semua terlonjak membuat seisi kantin ikut terkejut, terlebih lagi Suara Hikari dan HyuRa yang sangat sangat kencang melebihi 100000 toa
FYI HyuRa dah balik yak
Seisi kantin mengalihkan pandangan mereka ke arah meja mereka lalu melanjutkan pembicaraannya
Ada yang tau itu siapa.???
"Renatha Yuta!!
Ternyata Renatha dan Yuta yang baru saja balik dari Rooftop, mereka pun menarik kursi lalu mendekat ke arah kerumunan itu
"Mangap mangap dah, kalian bahas makhluknya terlalu serius"
"Kalian tau BlackBat??"tanya Heri dan Gaian secara mendadak
Renatha seketika diam, ia menunduk, memori memori kelamnya berputar di kepala
Yuta khawatir terhadap hal itu
Tes....
Tes....
Tes....
Air mata perlahan bercucuran dari mata indah sang kucing Garong
"Hiks....maafin Lina gak bisa....hiks...nyelamatin kalian....hiks...Baba... Mama"Renatha menangkupkan mukanya dengan tangan
Memori dimana ayah dan ibunya berkorban demi melindungi dirinya, melihat orangtuanya mati di depan matanya, hingga akhirnya makhluk itu pergi
"Di-dia yang ngebunuh---- ortu R-r-Renatha"ucap Yuta
*Bruuk...
Renatha pingsan karena traumanya akan hal itu, Yuta segera membawa Renatha ke UKS dan pada saat itu juga bel masuk berbunyi yang memaksa yang lainnya harus masuk kekelas
...______________________________________...
...Jangan lupa pencet ✴️...
...Comment...
...Dan follow akun author ya...
...TBC.......