
Happy reading ❤️❤️
Pagi yang cerah, tepatnya hari Rabu jam 06.30 tepat
Terdengar amarah dari seorang ibu muda, Hari memarahi anaknya yang belum juga bangun
"Woi kalian gak sekolah?!!"belum juga bangun, benar benar tidur seperti orang mati kedua Kaka beradik ini
Kesabaran Hari mulai habis, memang sih mereka sangat lelah berjalan dari rumah Renatha yang berada di antah berantah ke rumah mungkin sekitar 25menit
Tp tidak harus buat masalah pagi lagi di hari sekolah lagi, "Huh Papa Kanglim tutup kupingnya"seakan tau apa yang akan terjadi Kanglim menuruti perintah istri bar barnya
Hari menarik nafasnya panjang lalu "BANGUN!!!UDAH JAM SETENGAH TUJUH!!"Yap, teriakan Hari membuat telur telur para burung langsung menetas, Hikari dan Kairi loncat dari tempat tidur hingga jatuh ke lantai dengan estetok
Rambut Kanglim yang rapih sampai sedikit berantakan oleh ulah sang istri yang teriaknya melebihi 100 toa di gabungkan menjadi 1
"Aduh sakit"ringis Kairi yang terjatuh dengan pantat langsung terkena lantai, berbeda dengan Hikari yang masih di alaskan dengan Karpet bulu
Tak menunggu sirine ke dua, kedua gadis itu lari ke kamar mandinya masing masing
"Hari, lain kali gabung aja ya sama pemerintah, jadi kalo ada pengumuman gak usah pake tv atau surat kabar, teriakan kamu udah sampe Indonesia kali"Kanglim menggeleng geleng melihat kelakuan istrinya, mimpi apa ia kenapa bisa punya istri se bar bar itu, untung Cinta mati......
"Jangan salahin aku lah, salahin tuk anak mu yang tidurnya kadang ke babelasan"tak terima Hari malah menyalahkan kedua anak gadisnya ini, ia menyeruput air putihnya kerena serak habis teriak yang bikin kedengeran sampai apartemen Shinbi
"Kanglim, kamu tau siapa pemimpin grup ReoPark??" Tanya Hari penasaran
"Gak tau, katanya dia masih muda sih"Kanglim merapikan rambutnya yang td berantakan
"Ooh artinya kamu bisa godain dia dong"sindir Hari
"Godain siapa ma??"Kairi baru saja selesai mandi, ia sudah cantik dengan seragam SMA yang melekat di tubuhnya
"Itu kan Minggu depan, Papa mu mau kerja sama dengan grup Park, katanya masih muda palingan nanti Papa mu godain dia"Kanglim hanya mengelus dada atas tuduhan sang istri
"Iyalah muda orang masih SD"batin Kairi dan Hikari yang sudah duduk di meja makan
5 menit kemudian Kairi dan Hikari bergegas berangkat tanpa meminum susu yang telah di buat Oleh Hari untuk kedua anaknya
"Hei susunya diminum"teriak Hari kepada anaknya yang sudah berada di luar rumah
"Tenang, Hari. Kamu koq yang paling cantik buat aku"bagus sekali, Kanglim bisa membuat Hari malu malu untuk kesekian kalinya
"Udah sana pergi, hush hush"usir Hari mencoba mengalihkan topik
"Yaudah bye my sweet love"Kanglim mencium bibir Hari sekilas lalu masuk ke dalam mobil mewahnya
"Bye!"
Ganti posisi ya, udah uwu uwu annya kasian jiwa jomblo yang masih belom punya pasangan buat kayak gitu
"Hai Renatha"sapa Kairi yang baru saja masuk ke dalam kelasnya, disambut dengan Renatha yang sedang membaca buku dengan fokus
"Hai, tumben td di samper gak keluar"Gaian membalas sapaan Kairi
"Palingan masih tidur"sindir HyuRa sambil menunjukkan muka menahan tawa nya
"Sama aja Ogeb"kini Renatha yang menjawab
"Iyain dah"
"Eh Renatha skincare yang kamu kasih bikin wajah aku selembut kulit bayi tau"HyuRa terlihat senang smabil memegang pipinya
"Masa sih"dengan sengaja Gaian memainkan pipi cabi milik HyuRa
"Aghuh Sakhit"ucapan HyuRa menjadi tidak jelas karena pipinya yang di mainkan oleh Gaian
Sari roti roti sari roti
Bel masuk sekolahnya kini berubah menjadi peromosi Sari roti, makanan bergizi seimbang untuk kesehatan tubuh
Eh lupa bukan endors
:>Abaikan yang di atas
Triiiiiiiing....
Bel masuk sudah berbunyi, kini kelas sudah dipenuhi oleh siswa siswi yang duduk rapi di tempatnya
"Bahik anak anak kita punya murid baru silahkan masuk"Bu Li datang dengan seorang murid laki laki
"Namaku Yamako Yutanashi, Kalian bisa memanggilku Yuta, senang berkenalan"sapa anak itu
"Baik Yuta kau duduk di sebelah Renatha Park"
"Baik Bu"
"Hai Reolina"sapa Yuta dengan senyum mengembang
"Syuut namaku Renatha disini, panggil itu kalo pribadi, Tanashi"rupanya Renatha sudah mengenal Yuta Sang murid baru
"Iya iya"
Pelajaran di mulai dengan penuh hikmat
"Psst.. kamu ngapain pindah kesini"tanya Renatha sedikit berbisik
"Kau ini, aku mau SMA disini, nah sambil nunggu aku punya koskosan aku sebagai sahabatmu boleh lah tinggal di rumah mu yang megah itu"ucap Yuta semangat
"Awas kl ngapa ngapain"
"Iya Lina ku"Yuta terkekeh geli terhadap tingkah laku sahabat masa kecilnya itu
...Jangan lupa pencet ✴️...
...Comment...
...Dan follow akun author ya...
...TBC......