You Are Mine!!

You Are Mine!!
YAM 27



Happy reading ❤️❤️


Pertarungan sengit tak bisa dihindari, banyak yang terluka, terutama Renatha yang melindungi Yuta dari bawahan Blackbat


"Huff...huf.. huf"


Nafas Renatha tersengal sengal namun ia tetap melindungi Yuta


"HyuRa sekarang saatnya!!"


"Baik!"


HyuRa dan Heeon mengeluarkan kartu Savir mereka


"Pelepas kunci kartu Savir, Naga cahaya api!!"


"Pelepas kunci kartu Savir, Naga Frostfire!!"


2 naga dengan warna merah dan campuran telah berada di depan mereka dengan kedua anggota Aegis di atasnya


"Formasi Cahaya!!"


3 serangan langsung meluncur ke arah blackbat, Renatha masih tetap melindungi Yuta, Yuta ingin membantu, namun luka di punggung nya tidak memungkinkan dia tuk membantu


"Penggabungan Kekuatan Peri Cahaya!! Kemarahan Dewa Cahaya!!"


Mereka nyerangnya pake cahaya karena itu kelemahan Blackbat


Blackbat tumbang seketika, namun anehnya kelelawar yang menyerang Renatha bertambah banyak


Heri dan Hikari merasakan sesuatu yang lebih besar dari td


Dari langit, terlihat sesosok kelelawar raksasa setinggi rumah lantai 2 di hadapan mereka membuat tanah yang mereka pijaki bergubcang dan mereka semua jatuh


"Tak kusangka, kalian dapat tertipu oleh salinanku, hahahaha"


Baiklah, mereka ingin menangis sekarang, mereka bertarung mati Matian hanya untuk melawan Blackbat palsu, terlaluh


"Sekarang, energi kalian sudah terkuras, hahahahahaha, mangsa di depan mata menyerahkan diri, beruntung sekali aku, hahahaha"


"Woi ketawa Mulu dah, kapan nyerangnya"


"Yosh... Ngelrank makhluk seru juga yak??"


"Ho'oh"


Seperti tersambar petir, ternyata makhluk itu ingin ngeprank mereka, malah di permalukan di depan seluruh makhluk yang sedang melihat dan membaca novel ini


"Rena Rena, kau terlalu ada ada saja"


Yuta beneran terluka, ia sudah menyembuhkan lukanya, mereka berdelapan tertawa lepas


Muncul perempatan di kepala sang makhluk, ia benar benar malu plus marah


"Kalian!!"


Makhluk itu meluncurkan serangan ke Blackbat asli


"Bentar bentar, jangan marah donk, siapa suruh nyerang orang yang punya mata batin"


Ucapan Kairi seakan meledek sang Makhluk, Kairi menahan serangan makhluk itu dengan 1 tangan


"Kl bukan karena kamu bikin tiruan terlalu jelek aja"


Timpal Renatha yang sedang memegangi perutnya


Ok sekarang makin tidak benar kelakuan ini


Tiruan td memang terlihat jelas, dari ukuranny, kekuatannya, dan juga...... Jurusnya


"Oh ya, Kairi~~ HyuRa dan Heri, tolong bentar ya~~"ucap Renatha dengan nada Psycho nya


"Ashiap.."


Yang di panggil maju, mereka mengeluarkan kekuatan masih masing dan di salurkan ke Renatha


"Aku akan membayar apa yang kau lakukan pada orang tua ku!!!"


Renatha seger melesat ke makhluk itu hingga membolongi dadanya, sama seperti ortunya dulu, di tusuk di dada nya


"Maaf lebih sadis dari ortu ku dulu~"


Bagi yang mendengarnya pasti bergidik ngeri, apa lagi kekuatan sebesar itu


Bisa kalian tebak, Blackbat langsung menjadi cahaya dan masuk ke Ghost Ball dan Power coin


"Kau terlalu sadis tau gak!!"


Yuta menoyor kepala Sang kucing Garong


"Darah di ganti darah, artinya Serangan ortuku di jantung mereka dan harus di ganti jantungnya juga donk"


"Ya ampun, ternyata temanku punya keperibadian Psycho"ucap HyuRa dan Kairi denga gaya dramatis


Mereka tertawa lalu kembali berkemah, makanan yang di masak Gaian telah menjadi dingin, sehingga harus membuatnya kembali


Renatha, Yuta dan Kairi sedang berada di kemah tuk mengobati luka di punggung Yuta


Tenang mereka gak ngapa ngapain koq


"Aduh, lukanya dalem pula, gak sakit??"tanya Kairi polos


"Gak, ya kali gak sakit, pala mu kali yang sakit"


Yuta sangat sebal, sedari td Kairi seperti gak niat ngobatinnya, ia merintih kesakitan karna Kairi terlalu kencang


"Cabar yang, cayang. Kairi memang gitu, gak niat jadi dokter"ucap Renatha sambil memelototi Kairi


"Bodo lah bodo amat dah!!"


"Woi!! Makan makan, gak kesini nanti abis!!"


Gaian memanggil The sengklek bestieny untuk makan, manggilnya kayak tukang nasi goreng pas makanannya dah jadi


"Iya iya"HyuRa keluar lebih dulu, disusul dengan Hikari di belakangnya


Heeon dan Heri sedari td di situ langsung makan saja, Yuta, Reantha, dan Kairi keluar dari tenda dengan Yuta di pegangi Renatha


"Iish aku bisa sendiri tauk"


"Heh harusnya kamu seneng Yuta, artinya Rena perhatian, jarang jarang loh Rena perhatian"ucap Gaian sambil menuangkan makanannya ke mangkuk


"Awas aja kl perhatian ke cowok lain!!"


"Iya Yuta ku Sayang tralalalalala"


Mereka makan, beberapa cerita api unggun di bawakan dengan mendramatisir, mereka bahkan sampai mempraktikkan yang mereka ucapkan


Seru sekali! Kata yang tepat untuk mengambarkan suasana itu


Jam menunjukkan pukul 9 malam, da mereka langsung masuk ke dalam tenda masing masing


...Keesokan paginya......


"Hoaaam.... Eh Yang, kamu duluan bangun"ucap HyuRa sembari ngucek ngucek matanya


"Gak tau, td kebangun abis tuh mau aja gitu olahraga"ucap Gaian sambil mencium kening HyuRa


"Wiih pagi pagi dah uwu uwuan nich"


Mereka tercyduk oleh kucing Garong, Yuta juga sudah bangun dan baru keluar dari tendanya


"Kalian ini"


Gaian dan Hyura tersenyum kikuk, mereka memilih untuk memasak sarapan saja


"Eh kenapa ribut ribut??"tanya Hikari yang baru Dateng


"Gak koq, oh ya Hikari, kamu mau jawab pertanyaan kakak gak??"


Tanya Heeon yang baru saja keluar sebelum Hikari


"Kenapa??"


"Ulang tahun kakamu Kapan??"tanya Heeon


"Eum.....sekarang 11, 12, 13....ah iya tanggal 15 bulan ini"


"Eh, lusa donk??"


Reantha terkejut, hampir saja ia tersedak bila tidak langsung di berikan minum oleh Yuta


"Eh iya ya, aku lupa, hehehehe"


"Hikari, jawab pertanyaan ku ya"


"Apaan emangnya??"


"Kamu suka.. eh gak Cinta sana Heri gak??"tanya HyuRa blakblakan


*Blush.....


"Eum... Eh aku banguni kakak dulu ya"


Mereka memandangi Hikari yang pergi untuk membangunkan Kairi


'dari gerak gerik, sudah di pastikan, ia suka dengan Heri"gumam HyuRa


"Eh gimana rencana kalian dengan ulang tahun Kairi??"


Tanya Heeon


"Kita Prank aja gimana??"


Ucap Renatha


"Kayak mana??"tanya Heeon balik


"Kayak gini........."


"Oh boleh juga"semuanya setuju dengan ide Renatha


Kita kira apa rencananya ya??


Apa pura pura Hikari di culik??


Atau pura pura di teror kah??


Atau....kalian ada ide??


...Baca yuk chapter selanjutnya...


...______________________________________...


...Jangan lupa pencet ✴️...


...Comment...


...Dan follow akun author ya...


...TBC.......