You Are Mine!!

You Are Mine!!
YAM 5



Happy reading ❤️❤️


"Hei Kairi, kenapa kau cemberut??"


Pagi ini, Kairi cemberut terus, ia cemberut karena hari ini hari rabu,


bukan karena mata pelajaran yang membuatnya begitu malas ke sekolah,


tp setiap hari Rabu lokernya akan penuh dengan surat cinta dari para fansnya


Bukan suatu hal yang asing lagi, anak sulung dari Kanglim ini menuruni bakat sang ayah, yaitu mampu memikat hati orang


Bedanya jika Kanglim tak menghiraukan orang orang itu, Kairi malah akan marah marah membuat orang orang tidak berani dekat dengannya


Kecuali Porsha tentu saja, ia selalu sabar setiap Kairi marah marah, bahkan Porsha hapal dalam kondisi apa saja Kairi akan Marah


"Kau lihat saja nanti"


Kairi kemudian menaiki motornya lalu melakukannya, tentunya Cici langsung teleport saja tak perlu di bonceng Kairi


"Itu Kairi"


"Iya, aah hari ini dia sangat cantik~"


"Benar, seperti Peri saja"


(Emang Peri babon)


Kairi yang memakai headset diam melewati kerumunan lelaki laknat itu,


menurutnya hari Rabu adalah hari semua laki laki akan memberi surat cinta mereka bersamaan


"Ooh jadi karena ini kau malas dari tadi"


Kairi berusaha tidak menanggapi Cici di sampingnya, hingga ia ke lokernya


Benar saja, surat cinta sampai berjatuhan ke lantai saat dia membuka loker bertuliskan namanya


"Ah buang saja lah"


Seperti itu tiap minggunya Kairi akan membuang surat surat itu Tampa mendengar suara hati retak dari banyak orang


"Kau ini, padahal harusnya senang jadi populer"


Kairi berjalan ke arah kelasnya sambil memandang langit langit lorong yang bergambar awan


Ia tak melihat di depannya ada orang yang berjalan lawan arah hingga...


Bruk!!


Kairi menabrak orang itu, ia melihat ke orang yang telah menabraknya td, ternyata itu Ash


"Ah maaf Kairi, aku tidak melihat jalan"


"Ya tidak apa apa"


Kairi lanjut jalan ke arah kelasnya, Porsha sebagai teman sebangkunya sudah duduk di sana


"Kairi Kairi!!"


Porsha melambaikan tangannya dari jauh, Kairi menghampiri Porsha, kasian dia capek kl kelamaan ngelambaiin tangannya


"Hai, kenapa??"


"Aku punya berita baru!!"


Porsha melirik ke arah Ash yang sedang duduk di bangku belakang mereka, tentu saja Kairi terkejut


Ia segera melihat bawah mejanya dan benar saja ada 1 surat yang berasal dari Ash


Jadi td Porsha membisikkan ini.


"Kairi, Ada surat dari Ash di hari Rabu ini, lihat lah di kolong meja mu, dengan stiker bola basket"


Kairi pun membaca surat dari Ash hingga akhirnya ia meremas dan membuangnya


"Aku kira kau beda, ternyata sama saja!" Gumam Kairi kesal lalu duduk kembali di tempatnya


Tak lama setelah itu, dosen yang mengajar hari Rabu pun datang, Kairi masih punya pertanyaan pada Ash nanti saat istirahat


°di Korea°


"Heeon kau dari mana saja??"


Ya Heeon baru pulang setelah semalaman menghilang, bisa di tebak ia di mana bukan??


"Aku dari hutan"


"Huh berat juga ya, gak kerasa udah setahun Kairi gak balik"


"Iya"


Yang lain menundukkan kepalanya hingga....


"Hei!! Kalian harusnya menghawatirkan ujian akhir semester yang akan membunuh!!"


HyuRa memang mirip dengan Hyoonwo saat belajar, di buat buat susah padahal gampang


"Itu gampang"


"Tp ada benarnya juga, Kairi punya Ghost Ball dan juga punya kekuatan spesial, jadi kita tidak perlu khawatir, bukan??"


Yang lain hanya diam sepanjang perjalanan Tampa mendengarkan ocehan yang keluar dari mulut HyuRa tentang ujian akhir semester 2 mereka dan Heeon 4


Tak merasa mereka sudah sampai di gerbang sekolah dan berpisah tuk ke kelas masing masing


"Sepi tanpa kamu Kairi"


Bisa di bilang yang mengatakan itu adalah Gaian karena biasanya Gaian akan di repot kan oleh Kairi dengan segala macam


Mirip kelakuan Hari ke Gaeun lah..




"Kalian!"



"Kenapa Rena??"



Renatha menghampiri Heeon, Gaian dan Yuta yang sedang ngobrol bersamaan dengan HyuRa di belakangnya



"Itu... Aku hari Jumat akan ke Jepang.. aku akan ketemu klien di Jepang"



Yang lain menunggu kata kata selanjutnya



"Ada yang mau di titip kan atau di sampaikan ke Kairi?? Nanti di sana aku bakal kasih no kalian koq ke dia, dan juga nanya alesan kenapa selalu ada Makhluk di dekatnya"



Mata mereka berbinar kecuali Yuta yang akan ikut bila seperti ini



"Gak ada sih tp... Pulang dari sana bawain keriping gurita"



HyuRa menunjukkan cengiran yang sangat mirip dengan ayahnya



Renatha mengangguk lalu pergi tuk memesan makanan, disisi lain Heeon senang akhirnya akan bisa menelpon kekasihnya lagi



...TBC.....


...~~~~~...



...Jangan lupa vote ✴️...


...Comment...


...Share...



...Bye bye...