
Happy Reading
|•
|•
|•
"Ini kamu yang masak?"
Letha menganggukkan kepalanya. "Iya. Tadinya mau minta ajarin Una, tapi dia lagi pergi sama Leon. Terus aku cari resepnya di YouTube" ceritanya
Ziko duduk, begitupun Letha yang duduk berhadapan dengan Ziko
Mereka berada di apartemen Ziko sekarang. Karena Ziko mengantar Nazwa ke Kafe dulu, jadinya Letha ke apartemen duluan
Ada orek tempe, ayam goreng dan sayur sop baso. Pastinya ada nasi juga
Ziko menyendok orek tempe
"Gimana? Enak?" Tanya Letha penasaran
Ziko hanya menganggukkan kepalanya pelan. Lalu menyendok sayur sop ke dalam mangkuk nasi lalu memakannya. Ziko mengedipkan mata beberapa kali tanpa ngomong apa-apa
"Kok diem? Enak gak?"
"Enak" balas Ziko tersenyum, masih mengunyah
"Gitu banget jawabnya" kecewa Letha "Jujur aja, gak papa" tambahnya
Ziko mengambil ayam goreng, lalu menggigitnya
"Kamu mah diem aja ditanya tuh. Gimana rasanya? Jujur aja, gak papa. Enak gak?" tanya Letha lagi
Ziko menggaruk pipinya. Bingung mau jawab apa
"Beneran nieh aku boleh jujur?" Tanya Ziko memastikan
Letha kembali menganggukkan kepalanya
"Masakan kamu enak" kata Ziko "Setiap masakan pasti gak ada yang sempurna sama halnya manusia"
"Hah?" Bingung Letha
"Masakan kamu ibaratkan alam"
"Alam?" Letha masih bingung
Tadi manusia, sekarang alam, apa hubungannya sama makanan coba?
"Ayam gorengnya ibaratkan padang pasir. Hampa, hambar, sepi. Orek tempenya kayak pemandangan hamparan luas pegunungan dipagi hari yang keliatan manisssssssss banget kalo di pandang. Kalo sayurnya rasa pantai banget"
Letha menatap Ziko tidak percaya akan komentar masakannya. Buruk banget kah?
"Satu lagi"
Letha diam, menunggu ucapan Ziko
"Kamu tau kan sawah?" Tanya Ziko "Wangi, kayak beras yang baru aja di panen" tambahnya
"Jahat banget" sedih Letha. Dapat disimpulkan, masakan Letha gak enak
Letha kesal dong. Kesel sama dirinya sendiri gak bisa masak masakan yang enak kayak Yunna. Dia harus berguru nih sama Yunna
"Bilang aja ayam gorengnya hambar, gak ada rasanya. Orek tempenya kebanyakan kecap jadi kemanisan. Sayurnya asin banget dan nasinya belom mateng" tambahnya
"Bukan gitu-"
"Bilang aja masakan aku gak enak" Potong Letha
"Tadi katanya di suruh jujur. Aku itu udah jujur loh"
"Maaf aku gak sejago dan seenak masakan Una"ucap Letha sedih "Minum aja airnya, cobain. Kalo airnya pasti enak. Ibaratkan air terjun Niagara" tambahnya kesal
🍒
🍒
🍒
"Punya hp kalo ada telpon tuh diangkat" Leon datang tiba-tiba duduk di sebelah Yunna
Ada Nico sama Alif juga. Nico menarik bangku yang kosong, sedangkan Alif duduk di sebelah Ellen
Mereka di kafe Agam
"Jauh-jauh lo. Sana beli bubur sama Bellalabela aja. Gak kenal gue" Yunna menggeser duduknya sedikit "Agam!" Panggilnya
Agam yang sedang berdiri membuat kopi, menoleh
"**** boy" Tambah Yunna sambil menunjukkan jari tengahnya
Agam hanya tertawa. "Sorry girls" balasnya
"Tau gak ay-"
"Engga" potong Yunna
"Ada kedai es krim yang baru buka. Mau kesana gak?" Lanjut Leon
"Engga"
Nico dan Alif sudah menahan tawanya melihat Leon yang kelimpungan menjinakkan pacarnya itu
Leon berdiri, berjalan kearah panggung kecil yang ada disamping. Mengambil gitar akustik dan duduk dengan mic dihadapannya. Tidak lupa mematikan musik yang sedang disetel
"Mau ngapain lagi dia?" Gumam Yunna
"Selamat sore semuanya" sapa Leon
Semua pengunjung Kafe yang agak ramai memperhatikan Leon
"Sorry kalo gue ganggu waktu kalian. Gue disini cuma mau nyanyi sebentar buat cewe gue yang lagi ngambek disana" Leon menatap Yunna tersenyum
Semuanya menoleh menatap Yunna sambil bersorak menggoda membuat Yunna malu
Leon mulai memetik gitarnya
...🎶There's nowhere we need to be...
...No, no, no...
...I'ma get to know you better...
...Kinda hope we're here forever...
...There's nobody on these street🎶...
Pengunjung bertepuk tangan meriah karena suara Leon yang gak beda jauh lah kayak Justin Bieber
...🎶If you told me that the world's ending...
...Ain't no other way that I could spend it...
...Oh, oh, oh, oh...
...Got all this time in my hands...
...Might as well cancel our plans (yeah)...
...I could stay here forever...
...So lock the door...
...And throw out the key...
...Can't fight this no more...
...It's just you and me...
...And there's nothing I, nothing I, I can do...
...I'm stuck with you, stuck with you, stuck with you🎶...
Leon tersenyum menatap Yunna yang menatapnya juga
...🎶So go ahead and drive me insane Baby, run your mouth...
...I still wouldn't change being stuck with you...
...Stuck with you, stuck with you...
...I'm stuck with you, stuck with you, stuck with you🎶...
Pengunjung kembali bertepuk tangan dan bersorak
Yunna ikut bertepuk tangan, tersenyum melihat Leon yang fokus memetik gitarnya
...🎶Whoa, whoa, oh...
...Baby, come take all my time...
...Go on, make me lose my mind...
...We got all that we need here tonight...
...I lock the door...
...And throw out the key...
...Can't fight this no more...
...It's just you and me...
...And there's nothing I, nothing I'd rather do...
...I'm stuck with you, stuck with you, stuck with you🎶...
Leon tersenyum kembali menatap Yunna yang tersenyum juga
...🎶So go ahead and drive me insane...
...I still wouldn't change...
...All this lovin' you, hatin' you, wantin' you...
...I'm stuck with you, stuck with you, stuck with you...
...Stuck with you, stuck with you, stuck with You~🎶...
Lagi,
Pengunjung bertepuk tangan dan bersorak kagum
"Lagi!"
"Lagi!"
"Lagi!"
"Lagi!"
Leon hanya tertawa. Meletakan Kembali gitarnya
"Maaf ya guys, bukanya gak mau. Silahkan pinta ke pemilik kafe, bayar gue kalo mau nyanyi lagi"
Agam hanya tersenyum, sedangkan pengunjung Kafe bersorak kecewa
"Kalian tau Bangtan?" Tanya Leon
"Tau!" Sebagian menjawab
"Next time, gue nyanyi lagi. Bareng sama anak Bangtan"
"Kapan kak?!" Tanya salah satu pengunjung cewe
"Kalo itu rahasia. Makanya sering-sering mampir, karena kita bakalan random tampil disini" jawab Leon "Makasih sebelumnya atas perhatiannya. See you next time" tambahnya, kembali mendapatkan tepuk tangan
Leon kembali menghampiri Yunna dan teman-temannya
Musik kembali disetel
"Seharusnya kalian duet. Beuh! Pasti lebih bagus" kata Ellen
"Mau nyanyi lagi? Ayo" ajak Leon
"Engga ah. Malu tau" tolak Yunna
"Malu kenapa? Suara lo kan bagus. Pingkan Mambo kalah!"
"Apaan sih?!" Yunna memukul bahu Leon yang tertawa
"Susi Susanti juga kalah" saut Nico
"Itu pemain bulutangkis bego" jawab Ellen
Bukan Ellen namanya kalo enggak ngegas
"Eh? Udah pindah profesi"
"Otak lo noh, loncat profes ulang"
Nico sama Ellen kalo disatuin ya gini. Pasti ada aja yang didebatin, berantem and baku hantam
"Proses Pi, proses. Ngajak gelut lo?"
"Gak ah, lagi males. Nanti aja, pending dulu kita gelutnya"
"Yaudah" balas Nico seadanya
Yunna tertawa melihat keduanya. Sedangkan Alif lebih memilih memainkan ponselnya dari pada menyimak perdebatan Ellen dan Nico
Leon tersenyum melihat Yunna yang tertawa
Jangan tanya Agam dan Nazwa dimana. Keduanya sibuk membuat pesanan untuk pelanggan
"Sekarang gak jadi ke Mallnya. Besok aja pulang ngampus, langsung. Soalnya gue harus balik lagi ke kampus jam 5" kata Leon
Yunna menganggukkan kepalanya paham
"Iya, nanti gue minta anter Alif aja kalo mau pulang"
"Hmmm" Leon menganggukan kepalanya sambil membenarkan ikat rambut Yunna yang merosot
"Pulang jam berapa? Malem?" Tanya Yunna
"Gak tau. Tapi, kayaknya malem"
"Kalo udah beres, telpon ya"
"Hmmm"
TBC~
...WhatsApp...
✨Marhaban Ya Ramadhan ✨
_________________________________
Zikoko pandan: Assalamualaikum ukhti
Zikoko pandan: guysssss
Zikoko pandan: girlssssss
Zikoko pandan: bebsssssss
Zikoko pandan: woi
Zikoko pandan: guk guk guk
Zikoko pandan: Ngok Ngok 🐽
...Apaan si Ko? Rame banget lo sendiri juga...
eL: Bukan Koko pandan kalo gak penting
Awaawa: nyimak aja sih gue mah
Zikoko pandan: Gue panggil baik2 gak pada keluar
Zikoko pandan: giliran guk guk Ngok Ngok pada keluar lu pada
eL: noh kan, apa gue bilang
...Jangan sampe lo di keluarin lagi ya Ko...
Zikoko pandan: tunggu dulu atuh
Zikoko pandan: gue mau nanya ini serius
Awaawa: apaan?
Zikoko pandan: Manusia bernapas pake paru-paru, cacing bernapas pake kulit, kalo ikan bernapas pake apa?
...Masih gue simak😒...
eL: pake insang lah bego
Zikoko pandan: bukan
...Pake oksigen?...
Zikoko pandan: salah
Awaawa: air?
Zikoko pandan: no no
eL: TERUS PAKE APAAN DONG MALIK?
Zikoko pandan: ikan bernapas atas izin Allah SWT🙂
...Sekian terima kasih, bhay...
...Anda keluar...
...eL keluar...
Awaawa: :)
...Awaawa keluar...
Zikoko pandan: jahat sekali kalian para ukhti😢
Zikoko pandan: nip, gue tau lo temen gue
...Hanif_ah keluar...
Zikoko pandan: kok 🐽 semua sih
Zikoko pandan telah menambah eL
...Zikoko pandan telah menambah anda...
...Zikoko pandan telah menambah Awaawa...
...Zikoko pandan telah menambah Hanif_ah...
...eL mengeluarkan Zikoko pandan...
...Akhirnya penduduk Marhaban Ya Ramadhan hidup tenang dan bahagia 🤣...
|•
|•
|•