
Hani yang baru saja bangun, keluar dari kamarnya menuruni tangga. Niatnya akan ke dapur karena perutnya berontak minta diisi
"Babang pulang jam berapa semalem?" Tanyanya menghampiri Agam yang sibuk dengan leptopnya, melupakan niat awalnya
Agam duduk lesehan di karpet hitam dengan leptop yang ia letakkan di meja
"Jam duaan" jawabnya "Kamu gak ke sekolah?"
"Gak ah, males" Hani duduk di sofa tepat dibelakang Agam
"Kamu kira sekolah punya nenek moyang"
"Punya Papanya kak Alif kan"
"Ya terus?"
"Kak Alif kan bestie Babang, Babang kan abang aku, berarti kak Alif juga abang aku. Kak Leon, bang Nico, bang Yoga juga. Semuanya abang aku"
"Emang mereka mau punya adik kayak kamu?" balas Agam tanpa menoleh membuat Hani jengkel
"Babang" panggil Hani
"Hmmm?"
"Babang pernah naek motor matic?"
"Pernah"
"Enak kan?"
"Hmmm"
"Gak minat beli motor matic apa bang?"
"Buat apaan? Tinggal minjem punya mang Agus" Agam menoleh menatap adiknya "Emang kenapa sih? Kamu mau belajar naek motor matic?" Tambahnya
"Engga ah, takut"
"Terus?"
"Kemaren aku abis jalan sama kak Argha. Naek motor matic. Enak tau bang, gak ribet" adu Hani
"Jalan kemana? Lancar pdkt'nya?"
"Kayanya gak bisa di bilang pdkt'an" jawab Hani agak sedih "Jalan ke Mall cari kado buat kak Afra. Seneng, tapi agak kesel juga" tambahnya
"Keselnya?"
"Seneng bisa jalan sama kak Argha, maen ngabisin waktu sama kak Argha. Tapi kak Argha selalu nyebutin nama kak Ran 'Ran juga suka itu. Ran paling gak suka sama ini. Ran tuh orangnya gini-gini' Ran Ran Ran terus"
Ingin sekali Agam tertawa
"Yaudah lah, cari yang lain aja. Emang cowo cuma Argha doang"
"Tapi aku sukanya sama kak Argha"
"Siap mental, siap hati, siap fisik aja kamu kalo misalnya si Argha itu milih si Ran"
Hani menghelakan napasnya berat
Agam mengacak rambut Hani pelan, lalu kembali fokus pada leptopnya
"Oh iya, aku udah beli kado buat kak Afra. Babang udah belom?"
"Gak usah beli kado. Babang kan kado terindah"
Hani menatap Babangnya jijik-jijik gimana gitu
"Kalo kak Afra denger, yakin gumoh" Hani tertawa
"Lucu kamu ya"
"Haha!" Balas Hani lalu pergi kembali ke kamarnya
"Mau sarapan apa?!"
"Nanti aja, belom laper!" Balas Hani
...✨✨✨...
"Yang abis honeymoon, mana nieh oleh-olehnya?" Ziko tiba-tiba datang dengan hebohnya
"Honeymoon jantung lo loncat!" balas Yunna
"Yang abis jadian, mana nieh pjnya?" Sekarang Ellen meniru Ziko
Ziko mengeluarkan sesuatu dari tasnya. Memberikan masing-masing sebungkus permen pada Ellen, Yunna, Nazwa dan Hanif
"Apaan nih?" Tanya Hanif melihat permen yang diberikan Ziko
"Permen lah"
"Permen apaan? Kek gini amat bentuknya" Ellen
"Permen gue beli di Arab nieh"
"Siapa yang naek haji?" tanya Nazwa
"Permen rasa eek onta"
Yunna, Nazwa dan Hanif tertawa. Sedangkan Ellen menatap Ziko datar
Ziko ikut tertawa
"Canda elah. Lagi ada yang bertamu apa lo, sensitif banget kayak tespeak kena air kemih" Ziko menyikut lengan Ellen
~
Yunna baru saja selesai kelas, langsung ke kantin kampus menghampiri Leon
"Oyoy" sapa Yunna duduk di hadapan Leon
Leon menoleh, meletakan ponselnya
"Gimana tadi presentasinya?" Tanya Leon meletakan kota bekal dan segelas es teh manis di hadapan Yunna
"Gak jadi, gue jadinya besok" jawab Yunna sambil melihat kotak bekal "Apaan nih?" Tambahnya
"Sandwich buatan Mami. Lo disuruh maen ke rumah, katanya Mami kangen"
Yunna tersenyum senang. Membuka kotak bekalnya, lalu memakan 1 sandwich yang berisi selada, irisan tomat, irisan daging dengan saus tomat dan mayonais
"Gue masih ada kelas sampe malem" kata Yunna sambil makan
"Sampe jam berapa?"
"Sampe jam 10an mungkin"
"Nanti kalo udah mau pulang telpon gue"
"Hmmm" Yunna menganggukkan kepalanya "Oh iya!" Yunna mengambil permen yang diberi Ziko tadi
"Apaan?"
"Permen. Dikasih Ziko"
"Permen apaan? Bentuknya kayak tai kambing"
"Bukan lah. Beli di Arab itu, permen rasa eek onta"
"Najis! Jorok banget" Leon melempar 1 permen ke arah Yunna
Yunna tertawa
"Beli jauh-jauh ke Arab cuma beli permen tai onta. Gak guna banget hidupnya Ziko"
"Lagi seneng dia, jadian sama Letha"
"Cewe bule itu?"
"Hmmm" Yunna menganggukkan kepalanya
"Apaan?"
"..."
"Di kantin. Kalo kaga penting gue kasih upil lu"
"Jorok banget ihhh" saut Yunna sudah menghabiskan 1 sandwich. Ia yakin, pasti yang menelpon Yoga
"..."
"Oh iya, gue otw sekarang"
"..."
"Bacot anjing"
Sambungan dimatikan oleh Leon
"Gue lupa ada kelas tambahan" katanya
"Yaudah sana"
"Telpon siapa kek biar gak sendiri"
"Awa sama Hanif otw kesini"
"Yaudah, nanti bales chat gue"
"Iyaaa"
Leon menggendong tasnya, mengusap atas kepala Yunna lalu pergi
"Ceroboh banget jadi manusia" gumam Yunna melihat ada kunci mobil Leon yang tertinggal di meja
"Leon bawa mobil?"
~
Ellen merangkul Nazwa dan Yunna, berjalan membuat pagar menuju kelas
"Males banget ihhh. Mau pulang, mau rebahan" sedari tadi Ellen terus mengeluh ingin pulang
"Kalo bukan karena poin, mending gue jaga Kafe aja" Nazwa
"Namanya juga hidup, jalanin aja adanya apa"
"Apa adanya, Yaaa" koreksi Nazwa
Ketiganya menghelakan nafasnya bersamaan
"Itu Letha bukan?" Tanya Ellen
"Letha!" Panggil Yunna
Letha yang duduk di luar kelas menoleh. Ia bangun, menghampiri ketiga kawannya
"Kok masih di luar?"
"Nunggu kalian" jawab Letha
Mereka masuk bersama, duduk di meja barisan ke-4 dari depan
Jadi tuh tempat duduk kelasnya, mejanya nyatu sedangkan kursinya sendiri. Agak melengkung setengah lingkaran. Kayak kelas kampus di luar negri gitu. Ngerti gak? Pokonya gitu lah yaaa
"Yunna" panggil Letha yang duduk di tengah antara Nazwa dan Yunna
Ellen duduk di sebelah Nazwa, sibuk dengan leptopnya
"What?"
"Salah gak sih kalo cewe ngelarang cowoknya ngerokok?"
"Ziko ya?" Tanya Nazwa
"Hmmm" Letha menganggukkan kepalanya
"Menurut gue sih gak salah kalo itu baik buat dia"
"Iya, gak salah. Bagus malah" balas Yunna
"Leon ngerokok gak?" Tanya Letha lagi
"Iya, Leon ngerokok" Yunna meletakan ponselnya "Gue udah bilang sama Leon jangan ngerokok, soalnya gue gak suka liat cowo ngerokok, gak baik juga buat kesehatan. Tapi buat berenti ngerokok itu hak Leon. Dia juga kan udah tau baik buruknya ngerokok, seenggaknya gue udah ngasih tau. Kalo misalnya Leon gak bisa berenti ngerokok, jangan ngerokok di depan gue. Itu sih menurut gue pribadi. Setiap orang kan beda-beda" lanjutnya
"Gue juga setuju. Asal jangan ngerokok di depan kita. Dengan gitu, berarti mereka menghargai ucapan kita" setuju Nazwa "Ziko emang gitu dia mah, paling susah kalo di larang. Apalagi kalo ngelarang apa yang dia suka, susah banget. Kalo lo bisa buat Ziko berhenti ngerokok, keren banget Ta" tambahnya
"Emang dia ngerokok di depan lo?" Tanya Yunna
"Engga sih, tapi gue gak suka banget sama cowok yang ngerokok. Gue juga punya asmah, gak bisa ngehirup asep rokok. Takut aja"
"Lo kasih tau aja kalo lo punya alergi sama asep rokok. Ziko juga bakal ngertiin kok"
"Leon berenti ngerokok setelah elo larangan?"
"Gak tau juga. Tapi setelah gue kasih tau, dia gak ngerokok lagi di depan gue. Gak tau kalo diluar gak sama gue"
Letha menganggukkan kepalanya paham
"Thank you, gue banyak belajar dari kalian. Makasih banyak"
"Sama-sama. Kalo butuh bantuan bilang aja. Kalo butuh temen cerita bilang aja, gak usah sungkan" Nazwa
Letha tersenyum sambil menganggukan kepalanya. Ia sangat bersyukur dipertemukan oleh teman-teman baik seperti mereka, dan bonusnya laki-laki yang menyukainya
Jujur, saat ayahnya menyuruh untuk ikut pertukaran pelajar, Letha menolak. Ia takut untuk merantau apalagi ni negeri orang. Walaupun Letha lahir dan sering ke Indonesia. Ditambah, Letha butuh waktu untuk beradaptasi di lingkungan baru
TBC~
YOUna127
❤️17.374 Like
YOUna127 Who are we? Ultragirls💪🏻🔥
Lihat semua 648 komentar
-
-
-
-
Hdy_44 Suka heran, makin buluk kok nambah cute
God_loves Wih, para bidadari melokal, tapi tetap @nazwasalzabilah10 dihati
Zi_koko Bales chat aku dong yang😭 @unknown_leth
Rya_364 Tutor tetep cantik walaupun diborbardir tugas gimana sih?😬 @YOUna127
Irj_jhs Yang? Yang? APA NIEH MAKSUDNYA? @Zi_koko
Uus_746 Mungkin maksudnya mas Yanklex si rapper Indonesia🙃 @younglexxx
Adri_64 Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi saya dan @YOUna127 apabila saudara/i hadir untuk memberikan doa restu kepada kami
k_nicola @b.leon_char01
el1000 Yang abis jadian diam-diam aja, konfirmasi dong biar merica kacang kedelai hitam yang sudah dirawat seperti anak sendiri itu tau😏 @Zi_koko
YOUna127 @Cha2_ydr upsss kepencet🤭