
Sudah lewat satu bulan, hubungan Yunna dan Leon dianggap resmi. Sang Mama juga, sudah kembali ke Jepang 3 minggu yang lalu
Tidak ada yang berubah dari keduanya. Ya namanya pacaran, pasti selalu ada perdebatan kecil. Leon masih menjadi ojek pribadi Yunna. Saat istirahat makan di kantin bersama. Leon main ke rumah Yunna dan Yunna main ke rumah Leon. Pacaran saat hari libur. Malem mingguan, ya gitu-gitu aja terus
Tapi semenjak malam itu, Yunna berusaha cepat untuk membalas chat atau telpon dari Leon. Ia juga semakin manja, lebih terbuka dan jujur kepada Leon
"BWA!"
"Monyet!" Kaget Yunna
Jey tertawa, masuk menghampiri Yunna. Duduk di meja yang bersebelahan dengan Yunna
"Kaget gue ih!" Yunna memukul bahu Jey
Yunna masih di kelas karena menunggu Leon yang katanya masih ada kelas
"Tumben sendiri, yang lain pada kemana?"
"Langsung pada simulasi praktek. Bu Erin kalo udah marah serem banget anjir"
"Ngapa emang?"
"Pada belom ngumpulin skripsi. Untung semalem gue kelarin tuh skripsi, selamet kan gue"
"Lah tumben? Biasanya dia paling santai kalo masalah tugas"
"Di kasih waktu seminggu, belom kelar. Di kasih waktu lagi seminggu, masih belom kelar. Ngomel lah Bu Erin" jelas Yunna "Lagian, lagi pada riweh ngurus tugas prof. Sanjaya. Tau sendiri kan, dia kalo ngasih tugas gak kira-kira. Gue aja belom kelar" tambahnya sedih mengingat tugasnya
"Lo kenapa masih di sini? Nungguin pacar lo?"
"Hmmm" Yunna menganggukkan kepalanya, fokus memainkan ponselnya
"Na"
"Hmmm"
"Lo kenapa?" Tanya Jey
Yunna menatap Jey bingung
"Kenapa apanya?"
"Biasanya kalo gue bilang 'pacar lo', lo selalu bales 'siapa? Gue punya pacar? Pacar gue siapa?' Kok sekarang lo mengiyakan sih? Jangan jangan, jangan jangan ya lo?"
"Hah? Emang iya apa? Engga tuh" elak Yunna
"Noh kan bener. Pasti lo udah official kan sama bang Leon? Ngaku lo tomket!"
"Apaan sih, lo alay banget. Ya emang gue pacaran sama Leon udah lama kali"
"Tapi kan Na, gak ada kesempatan kesekian kalinya dong buat gue"
"Kesempatan apaan sih dodol? Mau gue pukul?"
"Kesempatan untuk memberi kebahagiaan"
"Bodo amat upil! Beneran mau gue pukul" benar saja, Yunna memukul lengan Jey "Mendingan beri gue makanan, atau minuman kek. Aus nih gue" tambahnya
"Seharusnya lo yang beri gue asupan perut. Pan elo yang abis official tomket!"
"Kaga ada ah, gue lagi kangker"
"HAH?!" Kaget Jey
Mukanya asli kaget+serius+sedih+kasian. Asli, komuk banget. Yunna Pengen ngakak aja
"Seriusan lo?! Sejak kapan bego? Udah stadium berapa?" Tambahnya
Oke,
Yunna tertawa terbahak-bahak sambil memukul-mukul meja dan lengan Jey
"Bukan kangker penyakit bego" Yunna masih tertawa "Maksud gue kangker itu, kantong kering. Bego banget ih, temen siapa sih lo" tambahnya masih tertawa
Ingin sekali Jey melempar Yunna ke rawa-rawa biar di makan ikan piranha aja
"Goblok"
"Siapa?" Tanya Yunna
"Elo"
"Elo bego!"
"Ay" panggil Leon menghampiri Yunna
"Apa beb?" Yang menyahut Jey
"Gue manggil cewe gue, bukan manggil ayam"
"Tai ayam!" Kesal Jey "Yang abis jadian diem-diem bae. Seblak kantin kek, laper nih gue" tambahnya
"Tapi lo anterin Yunna balik"
"Lo mau kemana?" Tanya Yunna
"Tugas tambahan, mungkin sampe malem"
"With Bella again?"
"Nugas doang, gak usah cemburu" Leon memencet hidung Yunna
"Apaan sih?! Siapa lagi yang cemburu"
Leon mengodok saku celananya, mengambil uang 100 ribu
"Cukup?"
"Lebih dari cukup" senang Jey
Yunna bangun dari duduknya, menarik Jey dan sengaja memeluk lengan Jey
"Itu ngapain meluk-meluk gitu hey. Belajar selingkuh hah?" Leon menahan tangan Yunna
Yunna menepis tangan Leon
"Emang kenapa? Lo cemburu? Suka-suka gue lah mau meluk, mau rangkulan atau mau ciuman, suka-suka gue" balas Yunna lalu menarik Jey keluar kelas
"Mau kemana lo?!"
"Mau nugas sambil selingkuh!" Jawab Yunna
"Seenggaknya kalo mau selingkuh, gue jangan sampe tau!" Teriak Leon lagi entah di dengar atau tidak
"Gemes banget, makin suka gue" gumam Leon
...💞💞💞...
...WhatsApp...
...🎉ZikoUdahMoveOn🎉...
...El telah mengubah subjek dari JAMAAH OH JAMAAH menjadi 🎉ZikoUdahMoveOn🎉...
...ZikoSudahMelupakanCacaMericaHeyHey😗...
...Anda telah mengubah subjek dari🎉ZikoUdahMoveOn🎉 menjadi ZikoSudahMelupakanCacaMericaHeyHey😗...
...🎊Jodohku dipertemukan saat kerja kelompok...
...Awaaa telah mengubah subjek dari ZikoSudahMelupakanCacaMericaHeyHey😗 menjadi 🎊Jodohku dipertemukan saat kerja kelompok ...
Elll: Ngakak asli🤣
Awaaa: Sama anjir🤣
Awaaa: perut gue sampe sakit🤧
Zikolor: Emang anjj semua ya lo pada🐽
Hanif: Gue kaga ikut-ikutan
... Me too:)...
Zikolor: Sebagai kawan yg baik doain kek semoga dibukakan hatinya Letha my baby bala-bala untuk gue:")
Elll: Najis, alay banget lo kolor ijo🐽
Zikolor: Seriusan anjing
... Guk guk guk...
Elll: Guk guk guk
Awaaa: Meyong~
Hanif: Seketika grup jadi rumah anjing
Zikolor: Diantara kawan gue yg paling waras, coba kasih masukan my bro Hanif
Hanif: Sorry, no commen bro
-
-
-
Ziko meletakan ponselnya, malas membalas chat kawan-kawannya itu. Ia membaringkan tubuhnya di sofa panjang, menatap langit-langit rumah Yunna
Sekarang Ziko di rumah Yunna
Katanya males di rumah. Mamanya lagi kurang sajen, ngomel-ngomel gak jelas. Gak bisa salah sedikit alias lagi haid
"Emang lo serius sama Letha?" Tanya Yunna
Yunna duduk di bawah yang beralasan karpet menghadap ke tv, bersandar pada sofa yang ditiduri Ziko
"Ya seriusan lah"
"Nih ya, gue bener-bener, seriusan nanya sama lo dan lo harus jawab yang jujur sejujur-jujurnya" Yunna menatap Ziko serius "Lo beneran udah lupain Caca?"
Ziko diam. Entah apa yang dipikirkan, yang membuat Yunna geregetan
"Ah tau ah! Kesel gue sama lo" Yunna kembali melihat tv
"Sejauh ini yang gue liat, Letha cewe baik-baik. Jangan sampe lo cuma jadiin Letha pelampiasan doang"
"Kalo suka ya bilang suka. Kalo enggak, bilang enggak. Kalo masih ragu, ya jangan banyak ningkah. Jangan buat anak perawan orang baper tapi gak ada tanggung jawab"
"Jangan nyesel aja nantinya"
Lagi, entah sudah berapa kali Ziko menghelakan napasnya berat
TBC~