
Hari ini hari ulang tahun Afra. Kebetulan sekali hari minggu, jadi gak perlu izin ngampus. Masalah tugas, nanti aja. Yang penting, Afra dulu
Di Kafe sudah ada Paul dan Abil. Soal Kafe, Agam percaya kepada mereka
Sebelumnya, Agam membeli Apel, jeruk dan pisang. Buah favorit Afra. Ia sengaja datang pagi-pagi karena ingin banyak menghabiskan waktu bersama Afra sebelum datang kawan-kawannya nanti siang
Kangen juga udah seminggu gak ketemu. Kan beda kalo lewat telpon, Vidio call atau chat
"Assalamualaikum" salam Agam masuk ke kamar inap Afra yang sudah seperti kamarnya sendiri
Hanya ada Ibu Afra yang sedang tidur di sofa. Terbangun karena mendengar salam Agam, lalu mendudukkan dirinya
"Maaf, Agam ganggu tidur Ibu" Agam mencium tangan Ibu yang sudah ia anggap Ibu keduanya
"Engga kok" jawab Ibu "Kamu udah makan belom?" tambahnya
"Udah, Ibu sendiri udah makan?"
"Belom, ini nunggu kamu dulu. Biar sekalian"
"Ibu kalo mau makan, makan aja. Gak usah nunggu Agam"
"Iyaaa" balas Ibu sambil tersenyum
"Anaknya mana Bu?"
"Di taman kayaknya. Tadi katanya sumpek, pengen keluar. Coba aja cari di taman belakang"
"Agam kesana dulu ya. Ibu makan aja"
"Iyaaa"
"Nanti siang Bangtan sama anak-anak cewe mau kesini, kasih kejutan kecil-kecilan buat Afra. Bunda sama Hani juga mau kesini, tapi sorean" kata Agam memberitahu
Ibu tersenyum
"Iya, makasih ya Agam"
"Kan kan kan, mulai lagi"
Ibu tertawa
"Udah sana ah!"
Agam ikut tertawa, lalu pergi menghampiri Afra
...🎉🎉🎉...
"Na, abang lo dokter di sini kan ya?" Tanya Nico
"Hmmm" jawab Yunna sambil menganggukkan kepalanya
"Dokter apaan?"
"Dokter umum, dokter bedah juga"
"Bisa meriksa gue gak?"
"Emang lo sakit apaan?" Tanya Ellen
"Sakit jiwa" saut Yoga
"Setiap kali gue deket sama El, kek ada getaran gitu. Dug dag dig dug dag dig dug gitu. Panas dingin, pengennya deketan terus sama El" jelas Nico gombal, alay, lebay
"Yeuhhh! Buaya buntung" saut Alif
"Noh kan! Beneran sakit jiwa" Yoga
"Jangan kemakan omongan buaya El. Tutup idung lo" kata Yunna sambil tertawa
"Kebanyakan mengkonsumsi micin dengan dosis berlebihan jadi kek gini nih" Ziko
Nazwa dan Letha hanya tertawa sedangkan Leon menggelengkan kepalanya
"Udah jangan berisik. Ini rumah sakit bukan tempat adu argument" rerai Leon
"Tau ih, gak di mana-mana berisik mulu. Nanti diusir satpam tau rasa lo pada" Ellen
Agam datang menghampiri teman-temannya yang menunggu di lobby rumah sakit
"Lu pada mau jenguk orang atau tawuran? Rame amat" sambut Agam
"Belom aja gue bawa komplotan" saut Nico
"Nanti gue masuk duluan, kalian siapin kuenya terus masuk aja" kata Agam tanpa membalas ucapan Nico
"Oke, cake siap!" Seru Yunna
"Kamera siap" Ziko
"Kado siap!" Nazwa
"Siap jadi imam Ellen!" saut Nico yang mendapatkan royoran dari Yoga, pukulan pantat dari Alif dan dorongan dari Ziko, plus sorakan dari Yunna, Ellen dan Nazwa. Letha hanya tertawa
Mereka pun pergi ke ruang inap Afra yang ada di lantai 4 dengan lift
Agam langsung masuk, sedangkan yang lain menyiapkan lilin di Cake
"Happy birthday to you~ happy birthday to you~ happy birthday.. happy birthday.. happy birthday Arfa~" semuanya bernyanyi masuk ke ruang inap Afra
Tentu saja Afra kaget
Semuanya masuk, masih bernyanyi mendekati Afra
Afra menangis, menangis bahagia
Yunna mendekati Cake supaya lilinnya ditiup
"Make a wish dulu" kata Yunna
Afra memejamkan matanya untuk beberapa saat, lalu meniup lilinnya. Semuanya bertepuk tangan senang
Ia menatap Agam senang. Agam pun menatap Arfa ikut senang
"Happy birthday Afra. Doanya yang terbaik buat kamu. Semangat terus, jangan nyerah. Inget, masih banyak orang yang sayang sama kamu" ucap Yunna "Aku Yunna" tambahnya memperkenalkan diri
"Makasih"
"Jangan mau ya, punya gue ini" Leon merangkul Yunna yang malah mendapatkan sikutan
Afra tertawa
"Aku Ellen"
"Hay, gue Ziko dan ini Letha cewe gue" kata Ziko masih merekam
Letha tersenyum "Hai Afra" sapanya
Nazwa tersenyum
"Aku Nazwa" katanya
"Oh? Kamu-" Afra menatap Agam tidak melanjutkan ucapannya
"Hmmm?" Bingung Nazwa
"Apa kamu liat-liat?" Tanya Agam
Arfa hanya tertawa
"Hello, i'm Yoga. 20 year old, i'm jomblo" kata Yoga ikut memperkenalkan diri
"Pulang sono" usir Agam
Lagi,
Afra tertawa
"Hay semuanya, aku Afra. Makasih banget hari ini kalian dateng. Padahal kalian sibuk, maaf kalo aku ganggu kesibukan kalian. Hari ini, hari yang bahagia banget dan gak akan aku lupain. Sekali lagi makasih banyak" ucap Afra
"Betul banget" saut Yunna
"Oke, bisa di mulai kan partynya? Gue udah laper banget nih" seru Yoga
Emang si tukang makan. Sebelas-duabelas keyak Ellen
"Nah! Gue setuju. Nanti aja ya buka kadonya. Beneran deh, laper banget" setuju Ellen
"Yeuhhh, emang kalian mah babi. Mati kalo gak ngunyah" saut Ziko
Yang nanya Hanif kemana, dia gak ikut soalnya lagi sakit
S
K
I
P
Yunna dan Letha bersama Ibu mengobrol di sofa. Keduanya mendengarkan cerita Ibu tentang Afra, tentang hal lain juga
Yoga, Alif, Leon, Ziko dan Ellen sedang bermain Uno, lesehan di lantai di samping ranjang Afra yang ikut menonton sambil tertawa. Nazwa juga ikut nonton, duduk di samping ranjang Afra
Bukan mereka kalo gak rame rusuh kocak
Sedangkan Nico dan Agam sedang makan sambil nonton TV. Ada Transporman di TransTV. Maklum, keduanya penggila Optimus dan Buble Bee
"Assalamualaikum"
Semua menoleh
"Abang?"
"Una? Kamu ngapain disini?" Tanya Jeo
"Kamu kenal sama dokter Jeo?" Tanya Afra
"Abang aku" jawab Yunna
"Pantes lagi rame. Sampe lupa pemeriksaan" Jeo mendekati Afra
"Oh iya, lupa" saut Agam
Ia bangun, untuk mengambil kursi roda untuk Afra
"Jadi kamu yang selama ini dokter ceritain. Dokter Jeo banyak cerita tentang kamu"
"Wah wah wah, cerita apa nih? Gak yang aneh-aneh kan?"
"Rahasia dong! Kepo banget kamu" balas Jeo meniru ucapan Yunna tadi pagi
"Dih! Nyebelin banget" Yunna menatap Jeo jengkel
Agam datang membawa kursi roda
"Hari ini aku mau ditemenin Awa. Kamu mau kan?" Kata Afra menatap Nazwa
"Emang boleh?" Tanya Nazwa
"Mau ya?"
Nazwa tersenyum, menganggukkan kepalanya
"Iyaaa" jawabnya
Agam menggendong Afra berpindah ke kursi roda
"Sebentar ya guys, gak akan lama kok" pamit Jeo mendorong kursi roda Afra
-
-
-
-
-
-
-
-
TBC~
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
......................
...----------------...
.............
Helowww yeorobun semuanya~👋🏻 Sehat-sehat selalu yaaaaa
Gimana part sekarang? Sok atuh yang punya komentar, diketik. Jangan lupa pencet 👍🏻 yaaaa:)
Gak kerasa udah sampe part 40. Kadang tuh kalo lagi mentok, suka mikir 'Mau dibawa kemana ya ceritanya? Sad ending atau happy ending ya?' pokonya banyak banget deh:')
Kadang suka gak sempet juga buat ngetik. Padahal udah ada dipikiran nih
Eh,
Pasti ada aja halangan buat ngetik dan akhirnya lupa entah kemana
JADI!
Mungkin update gak sesering awal-awal. Maaf guyssssss😭
Diusahain update seminggu sekali, kalo engga sibuk mungkin seminggu 2 kali, random ya
POKONYA TERIMA KASIH BANYAK KALIAN YANG MASIH BACA STORE AKU, BAHKAN ADA YANG LIKE SAMA KOMENTAR. SERING-SERING YAAAAAAA
Sekian pengumuman ini saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf, wassalamu'alaikum wr. wb
SEE YOU NEXT CHAPTER GUYSSS♡👋🏻
🌷
🌷
🌷
🌷
🌷
Ada dalam nieh dari mas Kim Doyoung🤭
Senyumnya itu loh, mengalihkan duniaku🙃
GEMES BANGET GAK SIH? BISA BANGET BUAT ANAK PERAWAN ORANG NAKSIR😭