
Saat hendak pergi ke kamar mandi, aletta mendengar keributan di halaman belakang sekolah, karena penasaran aletta pun bergegas untuk melihatnya.
Namun saat ia hendak melangkahkan kakinya, tiba tiba ada seseorang yang menahan lengannya.
srett...
yapp...yang tak lain orang itu adalah kenan, Aletta sontak terkejut melihat kenan yang menghampirinya.
"bisa kan ga usah ikut campur urusan orang".
ucap kenan dengan nada pelan.
"kamu pikir yang kamu lakuin sekarang itu apa kalau ga ikut campur urusan aku". aletta menepis tangan kenan kemudian berlari mengecek belakang sekolah.
"cckk...".
kenan berdecak kesal, saat ia hendak mengikuti aletta namun tiba-tiba aileen memanggilnya.
"kenann..".
"eh..leen ada apa?".
"ga ada apa apa sih, mau ke kelas bareng?".
ucap aileen tersenym.
Kenan membalas senyuman aileen dan mengangguk pelan seraya menoleh ke belakang sekilas.
Plaakkk...
Bughhh...bruukkk....
Terlihat angel dan teman temanya lagi lagi merundung sandra hingga terluka.
"mau minta bantuan siapa elo haa! lo pikir dia siapa berani beraninya ngancem kita, liat aja nanti, gue akan telpon papa gue dan sebentar lagi elo akan dikeluarkan haha".
gertak angela tertawa puas.
"hikss..hikss...gue salah apa sih sama kalian? gue mohon jangan lakuin itu ".
sandra menangis seseguakn, kemudian ia hendak berlutut pada angela tapi dihentikan oleh aletta.
"sandaraa !!!".
teriak aletta.
Angela tersenyum sinis melihat aletta dan melirik ke arah sandra dengan wajah songong.
"pergi dari sini, gur ga mau temenan sama lo hikss... ".
ujar sandra ketakutan.
"san sandra?".
aletta ragu dengan ap yang di katakan sandra.
"pergiiii !!! kalau ga gue bakal dikeluarin dari sini hikss ... hikss ..".
Sandra berteriak sangat kencang".
"itu ga akan terjadi".
aletta meraih tangan sandra dan menggenggamnya erat.
"minta maaf sama dia sekarang atau kalian yang akan dikeluarkan dari sini!".
imbuh aletta.
".elo pikir lo siapa?!".
ujar angela mendorong aletta.
"hhh... gue hitung sampai tiga kalau kalian ga minta maaf sekarang juga gue bikin kalian berlutut dengan sandra dihadapan ayah kalian!".
ucap aletta ketus.
"coba aja kalau bisa ciihh... ".
ucap angela kemudian pergi meninggalkan aletta dan sandra.
"Satu...".
aletta memulai hitungannya.
"gimana dong ".
key berbisik pada teman-temannya, ia merasa bingung antara iya/tidak.
"duaa...".
"paling juga kaya kemaren, cuma ngacem doang, buktinya angela ga terjadi apa apa kan?".
ucap daniar menyusul angela pergi.
"tii...".
"tapi tetep aja gue takut ".
key langsung berlari ke arah aletta.
Angela, daniar, windy : "Keyy !!!".
"sandra aku minta maaf ya ".
ucap key tergesa gesa kemudian kembali berlari menghampiri teman temannya.
"elo gila ya ! bikin malu aja sih! ".
gerutu angela kesal.
Aletta tersenyum ke arah sandra dan berusaha menenangkannya.
" elo tenang aja mulai sekarang gue pindah ke kelas kamu, sahabat ".
mengacungkan cari kelingkingnya.
"sahabat...".
sandra tersenyum tipis kemudian mengaitkan jari kelingkingnya.
"gue ke toilet dulu ya kita ketemu dikantin".
ucap aletta.
"oke".
Saat di toilet, aletta langsung menelpon papanya untuk meminta bantuannya agar angela dan teman temannya jera, setelah itu ia kembali pergi ke kantin untuk menemui sandra.
"gue udah pesenin makanan nih".
ujar sandra.
"waahh thankyou".
___________________________________________
"kenaaan...mm...ini buat kamu, jangan lupa hubungi aku yah ".
ujar salah satu siswi menghampiri kenan untuk memberikan sebuah minuman yang ditempel dengan kertas bertuliskan nomor hpnya.
"byee..".
ucapnya malu-malu dan berlari kecil menjauh dari K4.
Kenan tersenyum tipis kemudian melempar minumannya pada kenzo.
"gue udah punya pacar, nih buat lo ".
ucap kenzo melempar minumannya pada ken.
"oke, akan gue minum ".
ken meneguk minumannya hingga habis, setelah itu ia melempar botol minumannya ditempat sampah.
Saat berjalan dikoridor kenan berpapasan dengan aletta , mereka hanya sekilas memandang dan berpura pura tidak mengenal satu sama lain.
"stop..stop..stopp... ".
ucap karen mencegah teman temannya agar berhenti berjalan.
"aletta...kamu tahu ga apa yang ga ada digoogle?".
tanya karen menghampiri aletta.
"apa?".
aletta mengernyitkan dahi dan menaikkan alis nya sebelah.
ucap karen sambil menunjukkn Hp nya.
Kenan dan lainnya pun hanya tertawa kecil melihat tingkah karen.
" kamu tau ga jawabannya apa?".
uar karen modus.
"wahh.. google kamu belum di upgrade tuh berarti".
jawab aletta tertawa kecil.
"bisa gitu ya, kalau kamu tahu tulis aja disini". karen menyodorkan hp nya pada aletta.
Kenan yang melihatnya langsung menyahut hp karen yang ada ditangan aletta dan mengajak pergi.
" ayo...".
"heeeii...!!! Kenaannn!! Asshhh...".
karen berlari kecil menghampiri kenan dan teman temannya.
___________________________________________
Angela mengambil hpnya yang berding dan terlihat di layar hp panggilan telepon dari ayahnya.
"ssttt...".
angela mnyuruh teman temannya untuk diam sebentar.
*via telepon*
Tn. Roy : "Angela !!! Kamu bikin masalah apa disekolah !!!".
Angela : "maksud papa? ( ujarnya kebingungan)".
Tn. Roy : "segera minta maaf dengan aletta kalau kamu masih pingin hidup mewah dan bersekolah disana".
Angela : "papa becanda?!".
Tn. Roy : "kalau kamu membuat ulah lagi, papa tidak segan segan menghukum kamu, jadi...cepat minta maaf karena papa tidak punya banyak waktu buat ke sekolah kamu!".
Angela : "gaa..angela ga mau!!!".
Tn. Roy : "terserah, tapi jangan harap kamu bisa memakai semua fasilitas dari papa lagi! (Menutup telepon)".
*via telepon off*
Brakk!!!
Angela menggebrak meja sangat kencang hingga seisi ruangan terkejut.
"ada apa?".
tanya windy kebingungan.
Angela terengah, ia memandang tajam teman temannya tanpa menjawab sepatah kata pun.
___________________________________________
Sepulang sekolah angela langsung menghampiri ayahnya dan memastikan ucapan ayahnya saat di telepon.
"pah, papa tadi becanda kan? Ya kali angela harus minta maaf hhh...emang dia siapa!".
ujar angela tak terima.
Plakkk..!!!
Satu tamparan mendarat dipipi angela.
Angela mulai berkaca kaca menatap ayahnya seolah tak percaya.
"kamu tahu siapa dia?! Haaa!!! Dia anak dari pemilik LCT dan juga pemegang saham terbesar nomor 2 dan kamu tahu sebentar lagi dia akan menjadi pemegang saham terbesar, dia bukan dari keluarga sembarangan, jadi jangan sekali-kali kamu melakukan hal bodoh lagi!! Apalagi sampai dia mengadu pada ayahnya seperti tadi, kamu tahu apa konsekuensinya kan!!".
Tn.Roy berteriak tepat didepan wajah angela, ia kemudian meninggalkan angela yang masih terbelalak tak percaya.
"cchhh...aarrrgghhh...".
gerutu angela.
___________________________________________
•Apartemen•
"beresin barang barang kamu, kita pindah ke rumah sekarang".
ucap kenan sambil membereskan barang-barangnya.
"rumah siapa?".
tanya aletta.
"rumah kita lah".
jawab kenan.
Meski terlihat bingung, aletta langsung berkemas tanpa bertanya apapun lagi.
"mmpphh...beeratt bangeettt...".
rintih aletta kesusahan karena menenteng tiga tas dan mendorong dua koper sekaligus.
" heeeii !!! woyy!!!".
teriak aletta.
Brakk...
Aletta dengan sengaja menjatuhkan semua barang barangnya karena kesal melihat kenan yang hanya membawa satu koper dan tidak peduli dengannya yang sedang kesulitan.
"apa kamu udah gila?! Haa? Buruan".
ujar kenan tampak tidak peka dengan maksud aletta.
"ipi kimi idih gili...bantuin ga!!!".
ujar aletta kesal.
"ga!".
jawabnya singkat.
"heeeii !!!".
aletta mengejar kenan yang berjalan begitu saja.
"ogahh!".
"bantuin ga..hayoo...bantuin ga! ".
Aletta menggelitiki kenan tanpa henti.
"ahahaha...gelii...woyy..udah udah, oke, bilang dulu kenan yang paliiing ganteeng bantuin dong".
ucap kenan dengan muka sok imut.
"ga!".
"yaudah...".
"ehh...tunggu tunggu, pfftt...kenan yang paliing ganteeng bantuin dong ".
ujar aletta dengan muka terpaksa .
Kenan mendekatkan wajahnya pada aletta seraya berkata.
" senyumnya mana?".
"cari mati? haa?".
sahut aletta.
"oh.. yaudah..".
kenan lagi-lagi hendak meninggalkan aletta tanpa membantunya.
"ahehe...kenan paliiing guanteeenggg bantuin dong".
ujar aletta tersenyum paksa.
"oke".