The Greatest Marriage

The Greatest Marriage
...



Di sekolah aletta sangat gugup tiap berpapasan dengan kenan, ia selalu menghindar dan mengalihkan pandangannya dari kenan.


Aileen terus mengamati kenan yang sedang tertawa kecil melihat aletta.


"hhh...kalian udah deket banget ya kayanya".


ujar aileen tersenyum sinis.


" apa? Siapa? Aku? Sama siapa?".


Ujar kenan gelagapan.


"emang dari tadi kamu lagi liatin siapa?".


Ucap aileen tersenyum sinis.


" aku ga lagi liatin siapa siapa kok".


Timpal kenan.


"ga perlu jaga perasaan aku, aku tau kok".


Aileen tersenyum tipis dan beranjak pergi.


" aileen..".


Teriak kenan mengejar aileen.


Aileen berlari sembari mengusap air matanya, ia segera menghentikan langkahnya dan berpura pura seolah tidak terjadi apa apa.


"aku minta maaf".


Ucap kenan pelan.


" minta maaf kenapa".


"ya kamu marah gara gara aku kan".


Balas kenan.


" haha ya engga lah, ngapain juga aku marah, aku duluan ya, mau ke kantin".


Ujar aileen sedikit ketus.


"mau bareng?".


Tanya kenan tersenyum.


" engga usah".


"yuk...".


Kenan merangkul aileen dan berjalan ke kantin bersama.


Aileen kembali tersenyum melihat kenan yang masih peduli dengannya.


" kenan...".


"apa?".


"jangan tinggalin aku...".


Ujar aileen lirih.


" iyaa.."


Kenan tertawa kecil sambil mengusap rambut aileen.


Di tengah perjalanan, aileen berpapasan dengan angela dan mengingat tawaran dari teman teman angela.


"mmm...kenan, kamu duluan aja, aku mau ke toilet bentar".


" oh yaudah kalau gitu, daah...".


Setelah melihat kenan pergi, aileen menghampiri angela dan teman temannya.


"gue terima tawaran kalian waktu itu".


Ucap aileen sedikit ragu.


" tawaran apa? Perasaan gue ga ngomong apa apa".


Tanya angela yang merasa tidak menawarkan apa apa pada aileen.


"temen temen lo yang bilang".


Jawab aileen.


"dia mau kerjasama sama kita buat singkirin aletta".


Sahut daniar menjelaskan.


" sadar juga kamu akhirnya".


Timpal key.


"baiklah, sebenarnya aku ga ikhlas kalaupun kenan sama kamu, tapi itu jauh lebih baik dari pada harus sama aletta".


Angela melihat sinis ke arah aileen.


" oke, kabarin gue aja kalau ada sesuatu, gue duluan".


Ujar aileen kemudian menyusul kenan di kantin.


Angela : "oke".


__________________________________________


•kantin•


" pulang nanti kalian ke basecamp kan?".


Tanya ken sambil mengaduk aduk minumannya.


"pastilah".


Ujar kenzo.


" aku ga dulu deh".


Sahut karen.


"hah, mau kemana emang".


Tanya kenan penasaran.


" aku mau ngikutin aletta, aku masih penasaran sama dia".


Ucap karen sambil menyipitkan matanya berlagak seperti orang serius.


"seriusan?".


Tanya kenzo tak percaya.


" ya ga lah! Kaya ga punya kerjaan banget gue".


Ucap karen tertawa kecil.


"gue kayanya ga dulu deh".


Sahut kenan.


" elo mah sekarang emang udah jarang kali".


Ujar kenzo.


"kemaren lo bukannya nawarin kita buat latihan basket lagi ya".


Ucap ken mengingatkan.


" ee...ya..itu, aku pikir pikir sih ngapain juga gitu".


Kenan seketika gugup karena telah berbohong.


"aahh...alesan doang kan lo, sebenernya itu cuma alesan lo buat gagalin kencan gue sama aletta kan".


" apaan sih, ya ga lah!".


Balas kenan tak terima.


"tuh bener bohong".


Ujar karen meledek.


" mana ada?".


Kenan tetap berusaha membela diri.


"oh ya emang elo mau kemana".


Tanya ken menghentikan pertengkaran karen dan kenan.


" mau pulang".


"kayanya tiap hari dapat jatah nih temen kita, makannya rajin pulang".


Ejek kenzo.


" enak aja, gue aja ga gapernah bicara sama dia".


Ujar kenan tak terima.


"masaaa...".


ledek teman temannya serentak.


" rese kan kalian! ".


Kenan melempar makanan ringan pada teman temannya satu persatu karena kesal.


" hey...".


Ucap aileen yang baru tiba.


"eh udah selesai ke toiletnya".


Ujar kenan.


" iya, habis cerita apa nih seru banget kayanya".


Tanya aileen penasaran.


"nih si karen".


Kenan melempar kesalahan pada karen.


" kenapa jadi gue sii".


Ujar karen bingung.


"kamu mau pesen makan?".


Ucap kenan mengalihkan pembicaraan.


"engga deh, aku udah sarapan soalnya".


Balas aileen.


"udah mau masuk nih, ke kelas yuk".


Sahut ken.


" yuk...".


___________________________________________


Sepulang sekolah, aileen tau jika kenan tidak pergi ke basecamp lagi, ia pun berniat untuk mengikuti kenan untuk mengetahui rumah barunya.


Di pertengahan jalan, kenan sadar dengan mobil aileen yang terus mengikutinya.


Kenan segera bergegas dan menelpon aletta.


*via telepon*


Kenan : "hallo kamu dimana?".


Aletta : " udah di rumah".


Kenan : "ohh yaudah kalau gitu".


Aletta : " kenapa emang? Mau ngajak keluar ya?".


Kenan : "PD banget sih, ini aileen ngikutin aku dari belakang".


Aletta : " hah segitunya? Gilaa".


Kenan : "jangan berani bilang dia gila lagi! (Ketus)".


Aletta : " ya emang gitu kenyantaannya".


Tuutt...


Kenan langsung mematikan telponnya dan pergi ke rumah lama nya.


setibanya dirumah kenan yang lama.


"cckk...ngapain juga aku ngikutin sampe sini kalau ujung ujungnya dia ke rumah lama nya".


Aileen berdecak kesal dan menghentikan mobilnya sedikit jauh dari mobil kenan. Karena merasa sia sia, aileen pun segera berputar balik dan pulang.


" loh kenan? Kamu pulang? Sama aletta kan?".


Tanya tn. Zhackery terkejut melihat anaknya pulang.


"engga, ken....".


"kamu jangan bikin malu papa, buruan pulang, nanti kalau aletta bilang sama papanya lagi mau di taruh mana muka papa".


Bentak tn. Zhackery.


" orang kenan juga udah bilang sama aletta kalau mau kesini bentar".


Sahut kenan sambil melihat kondisi diluar.


"emang kamu mau ngapain pulang?".


" ee...mm..tuh kan kenan jadi lupa, yaudah deh kenan balik dulu".


Kenan garuk garuk kepala karena merasa gugup. Ia segera berpamitan dan pulang sebelum banyak pertanyaan yang keluar dari mulut papanya.


"hati hati".


___________________________________________


Setibanya di rumah...


" gimana?".


Tanya aletta.


"apanya?".


" penggemar kamu".


Balas aletta.


"hah? Siapa?".


" aileen lah, lagian siapa juga yang mau ngikutin orang sampe rumah kalo bukan penggemar".


Ujar aletta sedikit meledek.


"aku udah pernah bilang kan? Jangan bicara apapun soal aileen".


Ucap kenan ketus.


" iya iya pacarnya".


Ujar aletta kesal karena kenan tidak bisa diajak bercanda.