
"sandra kemana sih".
aletta celingukan dan tak sengaja melihat kenan dan aileen yang hendak berciuman.
Saat ingin membalas ciuman dari aileen, kenan sadar akan adanya aletta yang melihatnya dari kejauhan, ia pun segera menjauhkan wajahnya dari aileen dan melirik tajam ke arah aletta.
"mm..maaf...hhh...".
aileen tersenyum sinis.
"yuk ke kelas".
ujar kenan melirik ke arah aletta.
"kamu duluan aja, nanti aku nyusul".
ucap aileen dengan nada pelan.
"ohh yaudah kalau gitu, aku duluan".
ucap kenan.
"hhh...bodoh banget sih aku! Mana mungkin kenan mau ciuman sama aku hhh...yang bener aja".
gerutu aileen.
____________________________________________
Sepulang dari kuliah, entah mengapa kenan jadi lebih sering pulang kerumah dibanding ke basecamp.
"ehh, kenan ini grup kelompok kita ya?".
tanya aletta duduk disofa kamar sembari melihat hp.
"hmm, awas kalau sampe nyimpen nomor aku!"
ucap kenan.
"diih peduli juga engga !! Pffttt...hhmmpphh...cape nyaa...".
aletta menghela napas dan langsung merebahkan diri dikasur.
"hhffttt...".
kenan pun ikut merebahkan tubuh disamping aletta.
Aletta menoleh ke arah kenan seketika.
"hhh...coba aja pertemuan pertama kita berlangsung dengan baik mungkin kita sekarang udah temenan".
"chihh...".
kenan tersenyum tipis dan melihat balik aletta.
"paling kamu juga udah suka sama aku".
ujar kenan sangat percaya diri.
Aletta menatap kenan datar dan mengelus dada.
"huffttt....masih sabar...".
" buruan mandi, kita makan di luar aja".
ujar kenan tiba-tiba.
"apa? Tumben? Kamu udah siapin racun di cafe nya kan!!! ".
Aletta mendekat perlahan ke arah kenan.
Kenan menoyor kepala aletta dengan telunjuknya.
" yaudah kalau ga mau".
"ehh yaudah deh, bosen juga dirumah terus".
aletta langsung bergegas menuju kamar mandi.
" hah? bosen? Dirumah terus? Woyy...dari kemaren kamu tiap pulang sekolah langsung pergi itu ke mana kalau bukan keluar?". ujarnya kenan melempar bantal ke arah aletta.
"yaudah sih dikit".
teriak aletta dari kamar mandi.
" dikit dikitt".
"udah jangan bicara mulu bikin tambah lama aja".
ucap aletta memarahi kenan.
Beberapa jam kemudian, aletta selesai mandi dan juga dandan, ia segera menghampiri kenan yang sudah menunggunya di depan tv.
"yukk, ga lama kan?".
ucap aletta turun dari tangga.
" ga lama kok, ampe cafenya selesai renovasi noh".
ujar kenan kesal karena menunggu terlalu lama.
"namanya juga cewe".
balas aletta.
" aileen cewe juga, tapi ga lama amat dandannya".
"heeiii !!! Jangan bandingin aku sama orang lain ya!!! Emang kamu tahu dia dandan dari jam berapa? Emang kamu nungguin langsung haa?!!".
bentak aletta semakin kesal.
Kenan terkejut dengan bentakan aletta.
" santai aja kali".
"ga bisa lah!".
sahut aletta ketus.
Balmm!!!
Aletta menutup pintu mobil dengan keras.
" aashhh...bisa rusak tau ga mobil kesayangan aku ini".
"bodo...oh ya lusa temenin ke USA yah".
ujar aletta seketika berubah menjadi manis.
sahut kenan.
"kenan serius!!!".
" gamau!".
"pliss...sabtu kita ada kelas pagi, sepulang kuliah kita langsung terbang trus besoknya kita balik lagi yaahh...yaa...".
rengek aletta.
" mau ngapain sih kesana lagi, bukannya semuanya udah dibawa kesini? Apa yang ketinggalan aku beliin disini deh".
ujar kenan.
"gabisaa, aku masih ambil surat penting dari kampus sana dan belom tanda tangan disana".
balas aletta.
"emang dulu dulu ngapain?".
ujar kenan kesal.
" ya kamu pikir aja, aku bangun tidur langsung disuruh terbang ke sini aku aja ga beresin barang barang aku sendiri, semuanya udah diurus mama sama bibi, kalau mereka bilang mana mungkin pernikahan kita bisa terjadi!!! Kesel bangett deh!".
jelas aletta kesal.
"lagian aku belum sempet pamitan sama bryant, entah apa ekspresi dia kalau tau aku kesana sama kenan dan tau kalau kita udah nikah, aaahhh...ga gaboleh terjadi!!! Aku masih sayang sama dia, dia kayanya juga gitu, meskipun kita LDRan tapi dia tetep peduli kaya biasanya, ga kaya dia!!!". Gimana kalau udah disana aku ajak kabur bryant dan suruh kenan balik sendiri tanpa aku, trus kita hidup bersama dehh".
gumam aletta berbicara dalam hati sambil senyum senyum sendiri.
"woyy? Heeeii!!! ".
kenan melambai lambaikan tangan ke wajah aletta.
Tiiiiiinnnn.....!!!!
Kenan mengklakson mobilnya sangat kencang.
" kenan awass!".
teriak aletta tersadar dari lamunannya.
"awas apannya? Udah sampe tuh ngelamun aja".
ujar kenan turun dari mobil.
" hiihh bikin kaget aja sih".
____________________________________________
•basecamp K4•
"kenan ga kesini lagi ya?".
tanya aileen.
" engga deh kayanya".
jawab karen.
"aashhh...kenan jadi sering sibuk sekarang".
sahut ken.
" mungkin dia lagi ngerjain tugas bareng kelompoknya".
ucap kenzo.
"hhh...sejak kapan kenan rajin?".
ujar aileen.
" bisa jadi juga sih, dia kan ga satu kelompok sama kita, jadi ga bisa seenaknya sendiri, malang sekali nasib anak itu ".
ucap ken dengan nada dramatis.
"kenan bisa berbuat apa aja kali, mau dia dikelompok manapun, kalian ga lihat seberapa terobsebsinya semua siswi dikampus kita sama kenan?".
ujar aileen.
" lebih tepatnya dengan K4".
imbuh karen membenarkan.
"terserah kalian deh, oh ya dia juga ga ngasi kabar apa gitu di grup kalian?".
tanya aileen.
" engga, eh tapi bentar deh, nih orangnya ngirim foto".
ujar kenzo menunjukkan foto kenan.
"aaisshh...pingin mukul aku kalau dia udah berpose sok imut gini".
sahut ken terlihat jijik.
" dia kemana?".
tanya aileen.
"mana kita tau, chat aja sendiri".
sahut karen jutek.
" chat aku aja belom dibales sampe sekarang".
jawab aileen.
"hoaammzss...susah emang kalau ga ada hubungan apa apa tuh, mau marah juga ga punya hak ".
kenzo bergumam sambil membaca komik di sofa.
Aileen seketika kesal dengan ucapan kenzo, ia merasa bahwa ucapan kenzo tertuju padanya.
" grhmm...gue pergi dulu!".
ucap aileen kesal.
Ken dan karen saling pandang dan menyalahkan kenzo.
"kenapa? Orang gue baca yang ada dikomik ini kok".
ucap kenzo membela diri.